Part~9

Pagi itu Merry nampak duduk di depan televisi setelah membersihkan dirinya, ia bersyukur William semalam tidak pulang jadi ia tidak merasa terusik.

Dan berharap pria itu tidak akan kembali lagi, meski itu mustahil tapi sesuai info yang ia dapatkan dari pelayan pribadinya jika William sedang pulang ke rumah keluarganya bisa sampai beberapa hari baru kembali.

Namun meski tak ada William di rumah tersebut, Merry tetap tidak bisa kemana-mana karena bodyguard selalu berjaga di depan pintu kamarnya.

Meski berstatus seorang istri, tapi Merry merasa seperti seorang tahanan yang di jadikan budak nafsu oleh suaminya sendiri.

Suami? sepertinya Merry masih enggan mengakui jika dirinya telah bersuami, usianya baru saja menginjak 18 tahun.

Di usianya yang belia harusnya ia habiskan untuk bersenang-senang dengan teman-teman sekolahnya, bukan melayani pria yang ia duga sebagai pembunuh orang tuanya.

Namun hati kecil Merry mengatakan jika kedua orang tuanya masih hidup dan entah berada di mana sekarang tapi ia akan segera mencari tahu.

Gadis itu nampak memindah beberapa chanel televisi berharap mendapatkan berita tentang keberadaan orang tuanya, namun sama sekali tidak ada.

Sepertinya media telah di bayar oleh seseorang untuk menghilangkan berita tentang peristiwa penembakan yang terjadi di kediamannya waktu.

Saat berpindah ke channel berikutnya tiba-tiba Merry melebarkan matanya ketika melihat William nampak sedang menggandeng seorang wanita cantik nan seksi di sebuah pelelangan kaum elit.

"Apa wanita itu istrinya ?" Merry bertanya-tanya dalam hati saat memperhatikan layar televisi tersebut.

"Selamat malam pemirsa yang ada di rumah, malam ini saya sedang meliput acara lelang yang di hadiri oleh para pengusaha di negeri ini. Mari kita lihat siapa saja yang hadir di sana." wartawan tersebut nampak meliput beberapa pengusaha yang hadir dalam sebuah acara pelelangan tersebut.

"Pemirsa, rupanya tuan William Smith yang selama ini menjadi idola para wanita di negeri ini terlihat datang juga dengan menggandeng nona Natalia yang sebelumnya di gosipkan mempunyai hubungan spesial dengannya." ucap wartawan tersebut seraya menunjuk ke arah William dan Natalia yang terlihat sedang berbincang akrab.

"Lihatlah pemirsa, betapa serasinya mereka. Sepertinya tak lama lagi akan menjadi hari patah hati bagi seluruh wanita di negeri ini."

Ucap wartawan itu lagi dalam siaran ulangnya yang di tayangkan pagi ini.

"Dasar laki-laki bajingan apa belum cukup mempunyai satu istri dan satu kekasih saja, kenapa masih saja merenggut masa depanku juga." Merry nampak melempar remot televisi keatas meja, sungguh ia sangat kesal saat ini dan bersamaan itu tiba-tiba pintu kamarnya di buka.

"Nyonya, tuan William memanggil anda untuk sarapan bersama di meja makan." ucap Hanna, pelayan pribadinya saat baru membuka pintu kamarnya.

Seakan mendapatkan angin segar Merry langsung beranjak dari duduknya, tak peduli bagaimana penampilannya saat ini yang hanya mengenakan kimono mandinya.

Karena di kamar itu sama sekali tak ada pakaian wanita kecuali sebuah kimono mandi itupun tadi baru ia buka dari bungkusnya.

Merry terlihat lega akhirnya bisa keluar dari kamarnya setelah tiga hari terkurung di sana.

Gadis itu nampak mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya dan berharap melihat pintu keluar hingga ia bisa kabur dari sana.

Saat akan menuruni anak tangga, Merry terlihat kagum dengan desain mewah bangunan rumah tersebut dengan pilar-pilar besar yang berdiri gagah tapi ia segera merutuki dirinya sendiri karena saat ini bukan waktunya untuk mengagumi sesuatu.

"Nona, ruang makan ada di sebelah sana." Hanna menunjukkan letak ruang makan saat gadis itu hendak melangkah ke arah pintu yang terbuka lebar di mana terlihat dua bodyguard sedang berjaga di sana.

Merry terlihat kesal karena langkahnya untuk mendekati pintu telah gagal, namun ia akan menahan dirinya. Ia yakin jika bersikap baik di sini maka kesempatannya untuk kabur akan lebih besar.

"Silakan nona, tuan William sedang menunggu anda di sana." Hanna menunjuk sebuah meja makan panjang dengan banyak kursi berjejer namun di sana hanya ada William seorang yang nampak sedang duduk.

Merry berjalan malas, rasanya enggan sekali harus bertemu lagi dengan pria itu.

"Bukannya bajingan itu masih lama kembali, kenapa sekarang sudah ada di sini." gerutu Merry di setiap langkahnya.

Sesampainya di depan William, Merry nampak berdiri menunduk.

"Duduk !!" perintah pria itu seraya menatap penampilan Merry dari ujung kaki hingga rambut dan terlihat seksi di matanya.

Merry segera menarik kursi untuk ia duduki namun William langsung menegurnya.

"Siapa yang menyuruhmu duduk di sana ?" tanya William yang langsung membuat Merry menjauhkan tangannya dari kursi tersebut.

"Lalu aku duduk di mana ?" tanya Merry mulai kesal, apa pria itu ingin menyuruhnya untuk duduk di lantai? sungguh biadab pikir gadis itu.

William menepuk sebelah pahanya. "Kemarilah, duduk di sini !!" perintahnya yang langsung membuat Merry menelan ludahnya.

"Tidak-tidak, paman pasti akan keberatan karena makanku sangat banyak." tolak Merry dengan berbagai alasan yang terdengar absurd.

"Satu." hitung William yang sontak membuat Merry memicing.

"Dua." ucap William lagi, namun sepertinya Merry masih enggan mendekat.

"Ti...." ucapan William tertahan saat Merry langsung menjatuhkan bobot tubuhnya di pangkuan pria itu.

"Sepertinya kamu sangat suka sekali di ancam." ucap William, namun Merry hanya diam membisu di pangkuannya.

William yang sedari tadi menahan hasratnya saat melihat istrinya itu mengenakan kimononya langsung mengusap lembut paha gadis itu.

"Apa kamu senang karena semalam saya tidak pulang, hm ?" tanya William seraya menyusuri leher putih Merry hingga membuat gadis itu menggigit bibirnya menahan gejolak tubuhnya yang mulai beraksi.

"Aku kebangun sudah pagi." dusta Merry padahal setelah ia terlelap karena percintaan mereka kemarin sore, Marry semalam tak bisa tidur karena memikirkan cara untuk kabur.

"Bagus, kamu benar-benar menyimpan tenaga untukku." ucap William dengan suara beratnya, bibirnya nampak menyusuri tengkuk istrinya itu lalu sebelah tangannya mulai merayap masuk ke dalam kimono gadis itu.

Merry terlihat menahan napasnya saat tangan besar pria itu m3r3m4s dadanya secara bergantian lalu memilin puncaknya hingga membuat gadis itu langsung mendesah seksi.

Mendengar itu William nampak tersenyum kecil, kemudian di raupnya bibir istrinya itu lalu di lum4tnya dengan rakus.

William terlihat begitu candu dengan bibir mungil gadis itu hingga membuatnya enggan melepaskannya, namun saat Merry tersengal karena kehabisan napas dengan terpaksa pria itu melepaskan panggutannya.

Ketika Merry sedang mengambil napas sebanyak-banyaknya, William tiba-tiba menarik kimono gadis itu lalu membuangnya ke sembarang arah.

"Jangan di sini." Merry mencoba menutupi sebagian tubuhnya, matanya nampak mengedarkan pandangannya melihat setiap pintu yang terbuka di mana para bodyguard sedang berjaga di sana.

Namun William yang sedang menikmati pemandangan setiap lekuk tubuh istrinya itu nampak tak menanggapi.

"Ku mohon jangan di sini, bagaimana kalau mereka melihatnya." Merry menunjuk dua orang bodyguard yang nampak sedang berdiri membelakangi pintu.

"Jangan khawatir honey, mereka buta dan tuli dengan apa yang kita lakukan." ujar William masih menatap intens istrinya yang terlihat seksi itu.

"Tetap saja aku malu." sungut Merry dengan kesal, apa pria di depannya itu tak mempunyai rasa malu.

Beruntung di belakang Merry hanya sebuah tembok jadi punggungnya yang polos tak ada yang melihat.

"Jika malu mendekatlah dan peluk suamimu ini agar mereka tidak...." ucapan William tertahan saat Merry langsung memeluknya yang sontak membuatnya tersenyum menyeringai.

Saat merasakan miliknya sudah meronta, William nampak mengangkat tubuh Merry sedikit keatas hingga membuatnya mudah untuk memasuki gadis itu.

Kini mereka nampak bersatu dengan Merry berada di atasnya, gadis itu melingkarkan tangannya di leher William saat pria itu menghujamnya dari bawah hingga membuat tubuhnya terguncang naik turun.

"Kamu begitu nikmat honey, kamu milikku selamanya." rancau William di tengah hentakannya dan tak berapa lama mereka nampak sampai puncaknya bersama-sama.

Napas mereka terlihat naik turun saat gairah mulai melanda dan lagi-lagi William menumpahkan cairan percintaannya ke rahim istrinya itu.

Merasa tak puas hanya bermain sekali, William langsung membawa istrinya itu masuk ke dalam kamarnya dan melanjutkan aktivitas panasnya itu di sana.

Beberapa saat kemudian, terdengar seorang wanita berteriak nyaring saat William dan Merry baru mengakhiri percintaannya.

Pintu kamar William yang tak tertutup rapat hingga terdengar teriakan tersebut sampai telinga mereka.

"William !!"

"Sayang !!"

Teriak seorang wanita yang langsung membuat William mendesah kasar, lalu mengambil kimono tidurnya dan segera memakainya.

"Nat, apa yang sedang kamu lakukan di sini ?" geram William saat melihat Natalie sudah berada di depan pintu kamarnya.

Terpopuler

Comments

epifania rendo

epifania rendo

wiliam tidak tau tempat

2023-09-24

0

Febby Fadila

Febby Fadila

eeeee om Will bercinta tu butuh makan jg klw ngak makan gmna mau d tenaga.. heran de ngak tau t4...

2023-08-29

0

Valkarin Lv

Valkarin Lv

.

2023-08-28

0

lihat semua
Episodes
1 Part~1
2 Part~2
3 Part~3
4 Part~4
5 Part~5
6 Part~6
7 Part~7
8 Part~8
9 Part~9
10 Part~10
11 Part~11
12 Part~12
13 Part~13
14 Part~14
15 Part~15
16 Part~16
17 Part~17
18 Part~18
19 Part~19
20 Part~20
21 Part~21
22 Part~22
23 Part~23
24 Part~24
25 Part~25
26 Part~26
27 Part~27
28 Part~28
29 Part~29
30 Part~30
31 Part~31
32 Part~32
33 Part~33
34 Part~34
35 Part~35
36 Part~36
37 Part~37
38 Part~38
39 Part~39
40 Part~40
41 Part~41
42 Part~42
43 Part~43
44 Part~44
45 Part~45
46 Part~46
47 Part~47
48 Part~48
49 Part~49
50 Part~50
51 Part~51
52 Part~52
53 Part~53
54 Part~54
55 Part~55
56 Part~56
57 Part~57
58 Part~58
59 Part~59
60 Part~60
61 Part~61
62 PENGUMUMAN
63 Part~63
64 Part~64
65 Part~65
66 Part~66
67 Part~67
68 Part~68
69 Part~69
70 Part~70
71 Part~71
72 Part~72
73 Part~73
74 Part~74
75 Part~75
76 Part~76
77 Part~77
78 Part~78
79 Part~79
80 Part~80
81 Part~81
82 Part~82
83 Part~83
84 Part~84
85 Part~85
86 Part~86
87 Part~87
88 Part~88
89 Part~89
90 Part~90
91 Part~91
92 Part~92
93 Part~93
94 Part~94
95 Part~95
96 Part~96
97 Part~97
98 Part~98
99 Part~99
100 Part~100
101 Part~101
102 Part~102
103 Part~103
104 Part~104
105 Part~105
106 Part~106
107 Part~107
108 Part~108
109 Part-109
110 Part~110
111 Part~111
112 Part~112
113 Part~113
114 Part~114
115 Part~115
116 Part~116
117 Part~117
118 Part~118
119 Part~119
120 Part~120
121 Part~121
122 Part~122
123 Part~123
124 Part~124
125 Part~125
126 Part~126
127 Part~127
128 part~128
129 Part~129
130 Part~130
131 Part~131
132 Part~132
133 Part~133
134 Part~134
135 Part~135
136 Part~136
137 Part~137
138 Part~138
139 Part~139
140 Part~140
141 Part~141
142 Part~142
143 Part~143
144 Part~144
145 Part~145
146 Part~146
147 Part~147
148 Part~148
149 Part~149
150 Part~150
151 Part~151
152 Part~152
153 Part~153
154 Part~154
155 Part~155
156 Part~156
157 Part~157
158 Part~158
159 Part~159
160 Part~160
161 Part~161
162 Part~162
163 Part~163
164 Part~164
165 Part~165
166 Part~166
167 Part~167
168 Part~168
169 Part~169
170 Part~170
171 Part~171
172 Part~172
173 Part~173
174 Part~174
175 Part~175
176 Part~176
177 Part~177
178 Part~178
179 Part~179
180 Part~180
181 Part~181
182 Part~182
183 Part~183
184 Part~184
185 Part~185
186 Part~186
187 Part~187
188 Part~188
189 Part~189
190 Part~190
191 Part~191
192 Part~192
193 Part~193
194 Part~194
195 Part~195
196 Part~196
197 Part~197
198 Part~198
199 Part~199
200 Part~200
201 Part~201
202 Part~202
203 Part~203
204 Part~204
205 Part~205
206 Part~206
207 Part~207
208 Part~208
209 Part~209
210 Part~210
211 Part~211
212 Part~212
213 Part~213
214 Part~214
215 Part~215
216 Part~216
217 Part~217
218 Part~218
219 Part~219
220 Part~220
221 Part~221
222 Part~222
223 Part~223
224 Part~224
225 Part~225
226 Part~226
227 Part~227
228 Part~228
229 Part~229
230 Part~230
231 Part~231
232 Part~232
233 Part~233
234 Part~234
235 Part~235
236 Part~236
237 Part~237
238 Part~238
239 Park~239
240 Part~240
241 Part~241
242 Part~242
243 Part~243
244 Part~244
245 Part~245
246 Part~246
247 Part~247
248 Part~248
249 Part~249
250 Part~250
251 Part~251
252 Part~252
253 Part~253
254 Part~254
255 Part~255
256 Part~256
257 Part~257
258 Part~258
259 Part~259
260 Part~260
261 Part~261
262 Part~262
263 Part~263
264 Part~264
265 Part~265
266 Part~266
267 Part~267
268 Part~268
269 Part~269
270 Part~270
271 Part~271
272 Part~272
273 Part~273
274 Part~274
275 Part~275
276 Part~276
277 Part~277
278 Part~278
279 Part~279
280 Part~280
281 Part~281
282 Part~282
283 Part~283
284 Part~284
285 Part~285
286 Part~286
287 Part~287
288 Part~288
289 Part~289
290 Part~290
291 Part~291
292 Part~292
293 Part~293
294 Part~294
295 Part~295
296 Part~296
297 Part~297
298 Part~298
299 Part~299
300 Part~300
301 Part~301
302 Part~302
303 Part~303
304 Part~304
305 Part~305
306 Part~306
307 Part~307
308 Part~308
309 Part~309
310 Part~310
311 Part~311
312 Part~312
313 Part~313
314 Part~314
315 Part~315
316 Part~316
317 Part~317
318 Part~318
319 Part~319
320 Part~320
321 Part~321
Episodes

Updated 321 Episodes

1
Part~1
2
Part~2
3
Part~3
4
Part~4
5
Part~5
6
Part~6
7
Part~7
8
Part~8
9
Part~9
10
Part~10
11
Part~11
12
Part~12
13
Part~13
14
Part~14
15
Part~15
16
Part~16
17
Part~17
18
Part~18
19
Part~19
20
Part~20
21
Part~21
22
Part~22
23
Part~23
24
Part~24
25
Part~25
26
Part~26
27
Part~27
28
Part~28
29
Part~29
30
Part~30
31
Part~31
32
Part~32
33
Part~33
34
Part~34
35
Part~35
36
Part~36
37
Part~37
38
Part~38
39
Part~39
40
Part~40
41
Part~41
42
Part~42
43
Part~43
44
Part~44
45
Part~45
46
Part~46
47
Part~47
48
Part~48
49
Part~49
50
Part~50
51
Part~51
52
Part~52
53
Part~53
54
Part~54
55
Part~55
56
Part~56
57
Part~57
58
Part~58
59
Part~59
60
Part~60
61
Part~61
62
PENGUMUMAN
63
Part~63
64
Part~64
65
Part~65
66
Part~66
67
Part~67
68
Part~68
69
Part~69
70
Part~70
71
Part~71
72
Part~72
73
Part~73
74
Part~74
75
Part~75
76
Part~76
77
Part~77
78
Part~78
79
Part~79
80
Part~80
81
Part~81
82
Part~82
83
Part~83
84
Part~84
85
Part~85
86
Part~86
87
Part~87
88
Part~88
89
Part~89
90
Part~90
91
Part~91
92
Part~92
93
Part~93
94
Part~94
95
Part~95
96
Part~96
97
Part~97
98
Part~98
99
Part~99
100
Part~100
101
Part~101
102
Part~102
103
Part~103
104
Part~104
105
Part~105
106
Part~106
107
Part~107
108
Part~108
109
Part-109
110
Part~110
111
Part~111
112
Part~112
113
Part~113
114
Part~114
115
Part~115
116
Part~116
117
Part~117
118
Part~118
119
Part~119
120
Part~120
121
Part~121
122
Part~122
123
Part~123
124
Part~124
125
Part~125
126
Part~126
127
Part~127
128
part~128
129
Part~129
130
Part~130
131
Part~131
132
Part~132
133
Part~133
134
Part~134
135
Part~135
136
Part~136
137
Part~137
138
Part~138
139
Part~139
140
Part~140
141
Part~141
142
Part~142
143
Part~143
144
Part~144
145
Part~145
146
Part~146
147
Part~147
148
Part~148
149
Part~149
150
Part~150
151
Part~151
152
Part~152
153
Part~153
154
Part~154
155
Part~155
156
Part~156
157
Part~157
158
Part~158
159
Part~159
160
Part~160
161
Part~161
162
Part~162
163
Part~163
164
Part~164
165
Part~165
166
Part~166
167
Part~167
168
Part~168
169
Part~169
170
Part~170
171
Part~171
172
Part~172
173
Part~173
174
Part~174
175
Part~175
176
Part~176
177
Part~177
178
Part~178
179
Part~179
180
Part~180
181
Part~181
182
Part~182
183
Part~183
184
Part~184
185
Part~185
186
Part~186
187
Part~187
188
Part~188
189
Part~189
190
Part~190
191
Part~191
192
Part~192
193
Part~193
194
Part~194
195
Part~195
196
Part~196
197
Part~197
198
Part~198
199
Part~199
200
Part~200
201
Part~201
202
Part~202
203
Part~203
204
Part~204
205
Part~205
206
Part~206
207
Part~207
208
Part~208
209
Part~209
210
Part~210
211
Part~211
212
Part~212
213
Part~213
214
Part~214
215
Part~215
216
Part~216
217
Part~217
218
Part~218
219
Part~219
220
Part~220
221
Part~221
222
Part~222
223
Part~223
224
Part~224
225
Part~225
226
Part~226
227
Part~227
228
Part~228
229
Part~229
230
Part~230
231
Part~231
232
Part~232
233
Part~233
234
Part~234
235
Part~235
236
Part~236
237
Part~237
238
Part~238
239
Park~239
240
Part~240
241
Part~241
242
Part~242
243
Part~243
244
Part~244
245
Part~245
246
Part~246
247
Part~247
248
Part~248
249
Part~249
250
Part~250
251
Part~251
252
Part~252
253
Part~253
254
Part~254
255
Part~255
256
Part~256
257
Part~257
258
Part~258
259
Part~259
260
Part~260
261
Part~261
262
Part~262
263
Part~263
264
Part~264
265
Part~265
266
Part~266
267
Part~267
268
Part~268
269
Part~269
270
Part~270
271
Part~271
272
Part~272
273
Part~273
274
Part~274
275
Part~275
276
Part~276
277
Part~277
278
Part~278
279
Part~279
280
Part~280
281
Part~281
282
Part~282
283
Part~283
284
Part~284
285
Part~285
286
Part~286
287
Part~287
288
Part~288
289
Part~289
290
Part~290
291
Part~291
292
Part~292
293
Part~293
294
Part~294
295
Part~295
296
Part~296
297
Part~297
298
Part~298
299
Part~299
300
Part~300
301
Part~301
302
Part~302
303
Part~303
304
Part~304
305
Part~305
306
Part~306
307
Part~307
308
Part~308
309
Part~309
310
Part~310
311
Part~311
312
Part~312
313
Part~313
314
Part~314
315
Part~315
316
Part~316
317
Part~317
318
Part~318
319
Part~319
320
Part~320
321
Part~321

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!