***
Hari ini di sekolah mengadakan pencarian bakat vocalis untuk band di sekolah itu. Tentunya karna vocalisnya sudah kelas 12 dan sebentar lagi akan lulus, jadi hari ini di adakan seleksi.
Zizi yang tadinya tak tau ia hanya ikut menonton saja. Tadinya ia mengajak mayang, tapi mayang menolak. Akhirnya ia pergi di temani sofia yang duduk di depan Mayang.
Terlihat acara itu sangat meriah dan para pesertanya pun antusias. Disana sudah mulai di buka acara dengan bernyanyi bersama dengan vocalis band kelas 12.
"Namanya Bima Dirgantara, anak kelas 12 IPS, dulu dia anak IPA, tapi setelah putus dari pacarnya dia pindah ke IPS" tutur sofia pada Zizi.
"Oooohhh, lumayan tampan ya ? hehe"
"Bukan lumayan lagi, emang dia tampan ko, jadi idola satu sekolah ini"
"Oh ya ?"
"Iya, suaranya juga bagus banget, dia selalu bawa piala saat ikut perlombaan"
"Wow, hebat"
"Sayangnya, dia playboy"
"Wajarlah, tampan gitu ko"
"Kamu, jangan sampai sama dia"
"Kenapa ?" tanya zizi penasaran.
"Nanti keperawananmu hilang" ucap sofia sambil berbisik ke telinga zizi.
DEGG
"Serius ?"
"Ngapain aku bohong, tanya saja sama yang udah pernah di pacarin sama Bima"
"Serem juga"
Kemudian suara obrolan mereka sedikit terganggu karena suara sound sekolah itu sangat kencang.
Nampak tak jauh dari zizi terlihat Doni sedang memperhatikannya bersama Rifki.
"Karisma Zizi luar biasa ya Ki" kata Doni.
"Biasa saja ko Don" ucap Rifki.
"Aku yakin kalau Bima lihat zizi, pasti langsung jatuh hati"
"Jangan mendahului takdir"
"Lihat saja, saat nanti lampu panggung menyorot ke zizi, Bima akan membawanya naik ke atas panggung"
"Hem"
Tak lama setelah Doni berucap tiba-tiba lampu sorotan itu mengarah ke arah zizi. Bima yang tadinya menyanyi menggunakan kacamata ia sampai melepas kacamata itu saat melihat zizi.
Bima mendatangi zizi dan menarik tangannya untuk ikut ke atas panggung. zizi yang masih kebingungan ia hanya diam dan ikut saja.
"Apa aku bilang" ucap Doni.
"Ahh itu hanya kebetulan"
Mereka kemudian menonton lagi.
"Siapa namamu cantik ?" tanya Bima.
"Zizi"
"Kamu anak baru ya ? ko aku baru lihat"
"Iya, anak 11 IPA 2"
"Wow, anak IPA emang cantik-cantik ya gaes ya ?"
Terdengar suara sorak sorai dari penonton.
"Lu lihat Ki, nanti juga tangan Zizi pasti di cium sama Bima"
Rifki hanya diam dan melihatnya saja. Tak lama benar yang di katakan Doni, Bima mencium tangan Zizi. Doni tertawa.
Semua gadis disana merasa sakit hati. Punya saingan baru lagi. Padahal mereka tau kelakuan Bima, tapi mereka tetap mencintai Bima.
"Ok Zizi cantik, sampai jumpa lagi ya" ucap Bima sambil melambaikan tangan saat zizi turun dari panggung.
Zizi di hampiri sofia.
"Jangan mau kemakan modusnya Bima zi" ucap zizi.
Tapi terlihat zizi sangat bahagia. Ia senyum-senyum sendiri. siapa sih yang nolak kalau di rayu Bima.
***
Di kantin
"Kemarin udah lihat kan kost-nya zizi, serem ga sih menurut kalian ?" tanya Mega pada Rita dan Nia.
"Mewah banget itu"
"Yang serem tuh di samping rumah itu dodol !!"
"Ada apanya sih ?"
"Pohon beringinnyalah !"
"Oh iya. gede itu, hehe"
"Apanya yang gede ?"
"Setannya, hahaha"
"Hush !! jangan keras-keras, nanti ada yang denger. kan yang sekolah di sini juga banyak yang kost di tempat itu"
"Ada ide ga ?"
"Emmm, biasanya di sebuah kost itu ada larangan tertentu yang ga boleh di langgar, aku yakin pasti di sana juga ada larangannyakan ?"
"Wah, bener banget, gimana kalau kita cari tau aja dulu, jangan buru-buru, nanti ketahuan, pelan tapi pasti. ok ?"
***
"Ki, lu udah lihat kan gimana karisma atau aura dari zizi ?" tanya Doni.
"Lu nanyanya itu mulu, yang lain kek"
"Gua penasaran banget ama zizi, kayaknya dia itu punya khodam ratu deh"
DEGG
"Khodam ratu ??" tanya Rifki.
"Iya, tau kan ciri-cirinya ?"
"Di sukai banyak orang ??"
"Betul"
"Ealah Don ! jaman sekarang ko percaya sama kayak gituan, Zizi di sukai banyak orang karna attitude-nya baik, sopan santun, ramah, kalem. Ga perlu punya khodam ratu buat bisa dapatin hati semua orang"
Plaakkk
Sebuah buku melayang ke kepala Rifki.
"Ehh somplak !! Bima yang punya semar mesem aja kepincut loh sama Zizi" ucap Doni.
"Ya karna Bima itu playboy. Lihat gadis cantik dikit ya matanya ijo"
"Lu lama-lama ngeselin ya ki !"
"Don, Zizi itu anaknya manja, makan baso aja dia ga bisa. Apa lagi punya khodam ratu. Dia juga bukan anak indomie"
"indigo !!"
"Ya itulah maksud aku, hehe"
"Punya khodam ga harus indigo ki"
"Tapi setidaknya kalau dia punya khodam sudah pasti dia bisa melihat makhluk tak kasat mata alias indihome"
"Indigo Rifki !!"
"Hehe"
"Lu becanda mulu dari tadi"
"Sorry sorry, ok serius. yang aku rasakan di Zizi itu bukan khodam ratu Don, tapi khodam harimau putih"
"Serius lu ?"
"Ya itu yang aku rasakan, dan ada aura berbeda lagi, tapi aku ga tau apa itu. Susah di tebak. Auranya lari-lari, hehe"
"Aku juga mikir gitu, auranya berbeda-beda"
"Makanya, lu ga usah macem-macem sama Zizi, khodamnya ga cuma satu."
Doni tersenyum. Tapi senyumannya seperti menyimpan sesuatu. Kira-kira apa ya ?
***
Jam pulang sekolah pun berdentang, semua murid berhamburan keluar. Zizi berniat mengajak mayang untuk pulang bareng.
"Loh ?? kemana tuh anak ? ko ilang ?" tanya zizi dalam hati saat melihat ke arah meja Mayang namun Mayang sudah menghilang.
Zizi mencoba bertanya kepada Sofia.
"Udah keluar tadi" jawab sofia.
Zizi segera berlari keluar untuk mencari Mayang. Tapi di luar banyak siswa, jadi tak nampaklah tuh Mayang. saat ia hendak menuju parkiran motor ia melihat Mayang bersama dengan seorang bapak-bapak agak tua.
"Mayang sama siapa ya ?" tanya zizi heran.
Saat ia akan mendekati Mayang tiba-tiba Rifki datang menghampiri Zizi.
"Hay zi, mau pulang bareng ?" tanya Rifki.
Zizi masih mencoba melihat Mayang tapi mayang pergi bersama pria itu.
"Mungkin ayahnya" ucap zizi lirih.
"Hellow Zizi, kamu baik-baik aja ??" tanya Rifki.
"Ehh, i i iya, tadi ngomong apa ?"
"(Tersenyum dan mengulangi pertanyaannya) mau pulang bareng ga ?"
"Emmm... ga usah, ehh Rifki, aku mau nanya boleh ?"
"Bolehlah, nanya aja"
"Kamu tau kelas 12 IPA 1 ?"
DEGGG
"Ngapain kamu nanyain ruangan itu ?"
"Ya penasaran aja, lagian kenapa juga harus nundukin kepala pas jalan di area itu ? sebegitu istimewanya kah ?"
"Emmm... gimana ya ngejelasinnya ke kamu ?"
"Emang ada apa sih ?"
"Kamu tau itu dari Mayang ya ?"
"Iya, ga boleh bersuara dan kepala harus nunduk, ga masuk akal banget"
"Ada lagi yang di ceritakan oleh Mayang ?"
"Ga ada"
"Ya udah, patuhi dan turuti aja"
"Ya penasaran aja, saat melintas di sana ada suara jeritan dan bau yang sangat menyengat, bikin mual."
"Tunggu tunggu ! suara jeritan ?"
"Iya, apa ruangan itu adalah tempat hukuman bagi anak yang melanggar aturan ya ?"
"Nggak. Ruangan itu kosong sudah berpuluh-puluh tahun yang lalu Zi"
DEGG
"Kosong berpuluh-puluh tahun yang lalu ???"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
Anita Kumala Sari
klo khodam macan kasur gmn🤭
2023-11-26
2
Hasnah Siti
lanjut lg....makin seru ...🤩🤩
2023-11-01
1
Ela Jutek
mulai ada serem nya nie
2022-10-17
3