Aku terkejut saat seorang yang membuka pintu merupakan seorang gadis kecil yang mirip seperti Elena, dia lebih imut dan juga terlihat lebih ramah.
"Kakak."
Ia melompat ke arah Elena, sudah jelas dia adalah adiknya.
"Erna bagaimana keadaan ibu?"
"Mamah masih sakit," balasnya sedih.
Elena segera masuk bersama adiknya sementara aku mengikuti dari belakang ke ruang tidur di mana seorang yang mirip Elena yang lain terbaring lemah.
"Ibu."
"Elena, kamu pulang.. sudah bilang ibu tidak apa-apa."
"Jangan membohongiku sudah jelas sakit ibu semakin parah."
Gadis kecil Erna menimpali.
"Kakak membawa pacarnya mama."
"Heh."
"Dia bukan pacarku? Dia hmmm tukang barang."
Aku hanya tersenyum masam sementara ibunya tertawa kecil.
"Putriku pasti banyak merepotkan, mohon jaga dia."
"Ibu, hubungan kami tidak seperti itu."
Ibu Elena tampak beberapa kali batuk hingga Elena membawakan air padanya. Melihatnya aku turut prihatin. Apa ada sesuatu yang bisa kulakukan, aku mungkin punya sihir yang tepat di dalam menu skill-ku.
Selagi mereka mengobrol ringan aku terus melakukan pencarian.
"Ini dia."
Mendengar teriakanku yang spontan mereka mengalihkan pandangan heran padaku yang kubalas dengan senyuman.
"Ibu terlihat tidak sehat boleh aku mencoba menyembuhkan Anda dengan sihir."
"Aku tidak keberatan."
"Apa barusan kau memanggil ibu?"
"Permisi."
Aku mengabaikan perkataan Elena sebelum menyentuh tangan Ibu Elena, aku harus pura-pura seperti seorang yang merapal dan dengan sedikit perkataan.
"Recovery."
Tubuh Ibu Elena bersinar terang sebelum redup dan menghilang, wajahnya yang pucat digantikan dengan wajah sehat yang segar serta ia terlihat lebih muda dari sebelumnya.
"A-apa yang kau lakukan pada ibuku?"
"Aku menyembuhkannya."
"Bukan hanya itu, coba perhatikan lebih jelas."
"Aku tidak merasa sakit lagi."
"Lihat baik-baik mama."
Erina mengambil cermin yang mana ia sodorkan padanya, ketika ia melihatnya dia juga terkejut.
"Apa?"
"Ini salahku, maafkan aku."
"Tak perlu minta maaf, aku jadi 19 tahun lagi yeey 🖤"
Ibu Elena ternyata genit.
Kuharap Elena juga bisa sepertinya walaupun hanya sedikit. Aku memeriksa kembali jendela menuku dan melihat bahwa sihir recovery memiliki efek peremajaan juga.
Jangan bercanda, para penjual kosmetik akan menangis jika melihat ini. Aku bisa dikejar mereka jika mereka tahu.
Terlepas dari keterkejutan semua orang entah Elena atau Erna keduanya memeluk ibunya dengan perasaan bersyukur, ada air mata yang jatuh pada ketiganya.
"Ah benar, mari buat sedikit perayaan.. menantu, makanan apa yang kamu sukai?"
"Ibu?"
"Aku suka daging."
"Kalau begitu aku akan beli daging yang banyak."
"Kau juga katakan sesuatu?"
"Ibumu hanya bercanda tak usah dipikirkan."
Elena menggembungkan pipinya.
"Kalau begitu kalian berdua jaga rumah, aku dan Erna akan berbelanja dan mengabari bahwa aku sudah sehat."
"Um."
Aku hanya bisa melihat kepergian mereka dari balik pintu yang tertutup, aku belum bertanya apa yang membuatnya sakit tapi kurasa itu bisa menunggu.
Elena di sampingku tampak berkomat-komit hingga aku berfikir apa dia baik-baik saja jadi aku yang lebih dulu berkata.
"Ada sesuatu yang ingin kau katakan?"
"Itu... ter-"
"Ter."
"Terima kasih sudah menyembuhkan Ibuku, aku tidak tahu sihir apa yang kau gunakan namun fakta bahwa ibuku tidak menderita lagi adalah hal yang sangat aku syukuri."
Aku tersenyum jahil padanya.
"Apa kau mau meminta bayaran untuk ini semua? Jika kau memintaku berbuat mesum aku akan membunuhmu."
Elena tampak terkejut saat aku mengulurkan tangan ke arahnya, dibanding apapun hanya satu hal yang ingin kuminta darinya.
Itu adalah sebuah jabat tangan hangat.
"Mulai hari ini mohon bantuannya, bolehkah aku menganggapmu sebagai temanku."
"Ah iya."
Ibu Elena kembali hingga kami segera menjaga jarak.
"Ibu mau bilang tidak ada siapapun di rumah jadi pastikan untuk menjaga batasan, oke."
Orang ini benar-benar jahil.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
ChrisNeedMoney
jadi keinget anime Isekai wa smartphone to tomo ni😹
2024-05-11
2
Frando Kanan
recovery?! itu Dr anime itu
2022-09-26
1