Aku dan Alice saling bertukar punggung sesaat sebelum menerjang maju, aku menggunakan belati di tanganku menjatuhkan mereka tanpa kesulitan sehingga darah membasahi setiap lantai gua ini. Ada beberapa goblin pemanah yang menyerang dari kejauhan dan aku atasi dengan sihir api.
Membakar mereka ke tahap gosong tanpa melenyapkannya menjadi debu, langit-langit gua memang cukup menggangu jika menggunakan pedang besar ataupun longsword itu tidak memungkinkan namun dengan senjata aku maupun Alice itu bukan kendala.
Alice menggunakan tombaknya untuk menusuk para goblin yang menerjang padanya, tubuh itu seketika tertancap dengan baik tak tanggung-tanggung tiga sekaligus.
Ada goblin yang berhasil menyelinap mendekat padanya yang mana membuat tangan Alice terputus, dia seorang slime meski tubuhnya hancur itu dapat menyambung kembali dengan baik.
Para goblin cukup kebingungan karena darah tidak mengalir dari tubuh Alice sebelum mereka tahu ujung tombak yang tajam menghabisinya, di sisi lain aku telah menumbangkan banyak goblin, itu dua kali lipat dari yang dilawan rekanku.
"Api neraka."
Api membakar goblin yang baru mendekat.
Ada sesuatu di ujung gua yang tampak lebih besar di antara semuanya, dia menyeret sebuah gada raksasa di tangannya dan bersiap untuk menghantamkannya padaku. Gua ini terlalu sempit untuk bertarung dengannya maka dari itu aku dan Alice menyeretnya keluar gua.
Sosok goblin dengan armor berat semakin jelas, dia mungkin mengambilnya dari para petualang yang mengambil misi sama dengan kami dan gagal.
Alice memutar tombaknya sesat dengan senyuman di wajahnya.
"Sepertinya dia kuat, hoh, bukannya yang ada di lehernya itu kepala manusia."
Mendengar itu membuatku sedikit mual, monster memangsa manusia adalah hal wajar, aku harus terbiasa dengan itu.
Alice melangkah maju dan aku mengikuti pergerakannya dari belakang, sebuah gada terayun dari samping menghantam Alice, mengirimnya jauh ke samping.
Melihat pergerakanku, gada tersebut ditarik ke atas dan dijatuhkan tepat di atas kepalaku yang mana memaksaku menghindarinya dengan berguling ke samping, sebelum aku kembali bangkit serangan itu mengenaiku sama seperti dialami Alice hingga aku meluncur menabrak pepohonan dengan darah menyembur dari mulutku.
Kekuatan yang benar-benar mengerikan, aku bisa melihat bar HPku berkurang 100. Aku menggunakan skill penilai untuk mengindentifikasi lawan yang kami hadapi dan di diluar dugaan itu memiliki level jauh dari kami.
Nama : Goblin King [Level 25]
Job : Pemimpin.
Hp : 10.000
MP : 0
Skill : Menyerap sihir untuk dijadikan tenaga.
Dia tidak bisa dilawan dengan sihir, mungkin karena itulah banyak petualang mati di tangannya, kami bisa menarik nafas lega karena dia tidak bisa menggunakan sihir meski demikian ia memiliki kekuatan fisik yang luar biasa.
Alice menembakan bola air sebelum aku bisa memperingatinya, bola air tersebut dengan mudah diserap olehnya.
"Kenapa bisa?"
"Jangan gunakan sihir, kita harus menyerangnya secara langsung."
"Merepotkan sekali tapi aku masih bersemangat."
Aku memutar belatiku lalu melesat maju, bersama dengan Alice kami berdua menyerang dari segala arah, kiri ke kanan belakang ke depan maupun sebaliknya.
Dari sekian yang kuhadapi ini lawan yang sangat kuat, walaupun aku yakin di luar sana masih banyak makhluk-makhluk yang jauh lebih kuat.
Di dunia ini level tertinggi mencapai tiga digit angka, aku jelas masih jauh untuk sampai ke tahap seperti itu. Jika mengingat Alice dia juga masih berada di level 10 sama sepertiku yang mana menandakan perjalanan kami masihlah panjang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
ᥫ᭡
apakah dia akan mencapai lv999
2024-04-15
1