Excel menjelaskan bahwa mereka sebelumnya berada di satu desa yang sama jadi sebelum tergabung di guild mereka sudah berteman.
Itu mungkin alasan mereka tidak menempatkan demi human di kelompok mereka, akan canggung jika salah satu orang asing berada di sana.
"Kami akan pergi untuk mengalahkan serigala gunung yang masuk ke pemukiman, jika mau kalian berdua bisa bergabung."
Alice melekatkan lengannya padaku, ini isyarat untuk tidak menerima tawaran jadi dengan sopan aku menolaknya dan hanya melihat kepergian mereka begitu saja.
Mereka orang baik, fakta bahwa sekarang kami diabaikan setiap orang adalah apa yang terjadi di sini. Aku tidak tahu alasannya mungkin itu karena kami lulus tanpa perlu melakukan hal berat sedangkan sebagian orang dinyatakan gagal.
Aku melambaikan tangan ke Elena dan ia segera memalingkan wajahnya cemberut dan melihat tatapan semua orang semakin tajam.
Ah, aku pikir alasan mereka membenciku bukan sesuatu yang sederhana itu.
Kami mendapatkan sebuah pekerjaan untuk menangkap seekor Boar berukuran 5 meter, dari mereka sering menghancurkan ladang dan kami diminta untuk mengusir mereka atau paling tidak membunuhnya.
Daging Boar cukup digemari di tempat ini karena itu mereka memiliki harga cukup mahal, aku tidak bisa makan daging seperti ini jadi mengalahkannya sudah cukup.
Aku mengunakan 3 skill sekaligus dari layar menuku, meliputi api, angin serta penambahan kekuatan.
Dengan serangan kombo itu Boar yang hendak menghancurkan pagar mulai berjatuhan, di sisi lain Alice mengalahkan Boar dengan tinjunya.
"Arsel.. mereka tidak terlalu kuat, apa ada yang lainnya lagi yang harus kita kalahkan."
Kami berdua masing-masing mengalahkan 20 ekor jadi kupikir tidak akan ada lagi yang muncul setelahnya, untuk berjaga-jaga kami menunggu sampai sore dan saat ke guild Elena memiliki ekpresi sulit saat dihadapkan tumpukan Boar yang kami kalahkan.
Boar ternyata bertambah saat kami sedikit menunggu lebih lama, dari ruang penyimpananku sekitar 30 ekor sementara sepuluh ekor diambil warga.
Kami hanya mendapatkan permintaan mengalahkan mereka jadi untuk tubuh mereka kami putuskan untuk menjualnya ke guild.
"Ba-bagaimana bisa baru pertama kali kalian mengalahkan Boar sebanyak ini? Satu saja cukup kesulitan dengan empat orang."
"Benarkah tapi mereka lemah.. aku pikir kami bisa mendapatkan banyak uang untuk ini."
"Tentu saja guild akan memberikan 200 koin emas."
"Cukup menjanjikan, benar kan Arsel."
"Dengan uang ini kita bisa membayar uang sewa."
"Jika kalian seperti ini terus mendapatkan rumah bukan hal yang sulit, kalian tahu."
Aku belum berniat untuk membuat rumah atau sebagainya yang kami ingin hanya hidup secara perlahan.
"Mari pergi Alice, apa kita bawa oleh-oleh untuk Eris sekalian merayakan keberhasilan kita masuk ke dalam Guild."
"Itu ide bagus, aku ingin melihatnya memakai pakaian sexy."
"Aku tidak mengharapkan hal itu tapi bagus juga jika kita melihatnya."
Alasan sebenarnya adalah pakaian Eris memiliki bentuk sama bahkan pakaian dalamnya juga, itu yang dikatakan Eris padaku sebelum datang kemari.
Sungguh itu informasi luar biasa aku bahkan akan membayarnya jika dia memintanya.
"Toko pandai besi?" Alice kebingungan sat aku mengajaknya kemari disela-sela tujuan kami sesungguhnya jadi aku mengatakan tidak ada salahnya untuknya memiliki sebuah senjata bagus, terkadang hanya sebuah senjata bisa memberikanmu banyak peluang hidup dalam situasi darurat.
Dan Alice mengangguk mengiyakan.
Bunyi bel berdering saat kami berdua memasukinya, di sana duduk pria kecil yang kebanyakan semua orang sebut sebagai Dwarf.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
ᥫ᭡
seru cuy, santai gitu kesannya, jadi bacanya tenang juga
2024-04-15
1
Nezuko caaan
Sudah ku duga mereka baik
2024-03-22
0
Fuji-san
Sayang gak ada ilustrasi nya
2022-09-25
4