Chapter 04 : Penyihir Dari Kota Nila

Tak hanya ras Human di sini ada elf, demi human dan beberapa beast yang tampak kuat. Demi human menyerupai manusia hanya saja ada bagian ekor dan telinga hewan di bagian tertentu sementara Beast sebutan untuk makhluk yang bisa berjalan seperti manusia, Kabold dan Lizardman termasuk di dalamnya.

Pengetahuan itu aku dapat dari sebuah jendela menu yang tiba-tiba muncul di depanku saat aku memasuki guild.

"Eh?"

"Eh?"

"Mustahil."

"Arsel, kau baik-baik saja?"

Semua orang menatapku sekarang dengan pandangan aneh, Alice tampak khawatir karena kau berteriak secara tiba-tiba dan aku segera meminta maaf pada semua orang.

Di saat aku pikir tidak memiliki sesuatu seperti ini, itu malah muncul secara tiba-tiba. Mungkinkah kemampuanku baru terproses sekarang.

Entah apapun alasannya, syukurlah aku memiliki jendela status yang hanya bisa kulihat olehku sendiri.

"Bukan apa-apa, mari mendaftar."

"Um."

Kami mengantri di salah satu loket, dan untuk alasan tertentu yang menjaga adalah seorang wanita cantik. Aku tidak tahu tapi mungkin standar dunia ini memang seperti ini.

"Selamat datang di guild kota Nila, namaku Elena apa yang bisa aku bantu untuk kalian berdua?"

Mungkin ia menyadari bahwa kami orang baru di sini, Elena seorang wanita dengan dada besar berambut pirang sebahu, dia mengenakan seragam guild yang merupakan gaun terusan berwarna hijau dengan topi kecil di atas kepalanya.

Penampilannya sempurna, aku bersyukur bisa pergi ke dunia seperti ini.

"Anu."

"Arsel kau jadi aneh saat datang kemari, mungkinkah tempat ini terkutuk?"

"Ter-terkutuk."

"Jangan mengatakan hal aneh Alice, aku hanya terpesona dengan pemandangan guild ini."

"Maksudmu dengan dadanya."

"Tidak sopan menunjuk tanganmu ke sana."

"Dasar cabul."

Elena segera memosisikan dirinya bertahan selagi menatapku dengan penuh kewaspadaan.

"Tidak, aku tidak bermaksud melihat ke sana.. pokoknya kami datang untuk mendaftar di guild."

"Jika kalian ingin mendaftar kalian harus mengikuti ujian."

Aku berteriak secara spontan hingga Elena menyipitkan matanya.

"Ada ujiannya, aku belum belajar."

"Jadi apa ujiannya?" tanya Alice mewakiliku.

"Itu hanya tes kecil yang akan diberikan oleh instruktur kami, jika mau kalian besok bisa kembali dan mencobanya bersama yang lainnya."

"Hmm sayang kita tidak bisa langsung mengambil pekerjaan... kami membutuhkan uang segera mungkin, benarkan? Arsel."

"Itu benar, nona biarkan kami bergabung sekarang."

"Itu tidak bisa, ini sudah prosedurnya."

Kami menyerah dan akhirnya duduk di luar guild dengan wajah kebingungan.

"Seharusnya kita tidak boleh boros."

Alice yang duduk di sebelahku berkata setelah sedikit memakan rotinya.

"Apa aku harus turun ke selokan lagi."

"Tidak, kau tidak harus melakukan itu.. sejujurnya aku melarangnya."

Membiarkan gadis cantik turun ke dalam hal kotor akan mempengaruhi mentalku mari cari perkerjaan tertentu yang bisa kita kerjakan.

"Aku mengerti."

Kami mengunjungi toko herbal yang dijalankan seorang penyihir dengan rambut hitam serta topi runcing di atas kepalanya. Dari penampilannya mungkin dia di awal 20an.

"Ara, apa yang bisa aku bantu untuk kalian berdua?"

"Kami ingin menjual tanaman herbal di sini, apa bisa kami mendapatkan sedikit uang."

"Hmm itu.... herbal yang kalian kumpulkan memiliki kualitas daun paling rendah, mungkin hanya sekitar 4 koin perunggu apa kalian tidak keberatan dengan harga segitu."

Aku dan Alice menjatuhkan bahu lemas.

"Sebenarnya kami perlu uang untuk menyewa penginapan, sepertinya kami akan tidur di luar sekarang."

"Kalian pasti kerepotan, bagaimana jika kalian menyewa kamar di tokoku di atas ada kamar kosong. Soal pembayaran kalian bisa membayarnya nanti jika punya uang, untuk harga satu koin perak seperti penginapan lainnya termasuk makan dan kebutuhan lainnya."

"Apa kau yakin? Kami orang asing loh."

"Tak masalah...belakangan ini tokoku sepi, aku perlu penghasilan lebih dan akan sangat menyenangkan jika aku tinggal dengan orang lain di sini."

Ternyata dia orang yang baik.

"Hati-hati Arsel, mungkin saja dia berniat untuk memasak kita ke dalam kuali besar."

"Tidak, aku bukan penyihir seperti itu.. tapi terkadang aku memasukkan slime ke sana."

"Sudah kuduga, dia musuhku."

"Kenapa bisa?"

Sepertinya aku harus menjelaskannya agar bisa dapat tempat menginap.

Terpopuler

Comments

Filanina

Filanina

dialog ini punya siapa? di atas ini dialog Alice, di bawah dialog Arsel.

2024-02-10

2

Filanina

Filanina

khas NPC penjaga toko

2024-02-10

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 : Orang Dari Dunia Lain
2 Chapter 02 : Awal Petualangan
3 Chapter 03 : Tempat Untuk Memulai
4 Chapter 04 : Penyihir Dari Kota Nila
5 Chapter 05 : Dua Skill Dasar
6 Chapter 06 : Ujian Petualang
7 Chapter 07 : Pekerjaan Pertama
8 Chapter 08 : Pengrajin Dwarf
9 Chapter 09 : Perjalanan Ke Ibukota
10 Chapter 10 : Evolusi Dari Slime
11 Chapter 11 : Sampai Di Tujuan
12 Chapter 12 : Bertemu Dengan Raja Iblis
13 Chapter 13 : Elmiara Iluetta
14 Chapter 14 : Goblin King
15 Chapter 15 : Penjelasan Emi
16 Chapter 16 : Sebuah Pandangan Masa Depan
17 Chapter 17 : Mengawal Resepsionis Guild Ini
18 Chapter 18 : Sebuah Jabat Tangan
19 Chapter 19 : Sungai Yang Tercemar
20 Chapter 20 : Mantan Pasukan Jenderal Iblis
21 Chapter 21 : Kembali Ke Kota Nila
22 Chapter 22 : Bekerja Untuk 100 Juta Koin Emas
23 Chapter 23 : Pulau Wyvern
24 Chapter 24 : Sebuah Kebohongan
25 Chapter 25 : Rekan Dari Negara Lain
26 Chapter 26 : Kerajaan Yang Telah Dihancurkan
27 Chapter 27 : Apa Yang Ada Di Tengah Pulau
28 Chapter 28 : Mengambil Air
29 Chapter 29 : Yang Ada Di Ujungnya
30 Chapter 30 : Kedatangan Kapal Kembali
31 Chapter 31 : Iblis Yang Menyamar Menjadi Manusia
32 Chapter 32 : Melawan Buaya Raksasa
33 Chapter 33 : Hadiah Dan Pengorbanan
34 Chapter 34 : Sebuah Pernikahan
35 Chapter 35 : Bertemu Pemilik Wilayah
36 Chapter 36 : Kesepakatan
37 Chapter 37 : Dua Slime Yang Mendapatkan Evolusinya
38 Chapter 38 : Pembangunan Wilayah
39 Chapter 39 : Membuat Sumber Air Keajaiban
40 Chapter 40 : Perburuan Di Gurun Pasir
41 Chapter 41 : Pembagian Kelompok
42 Chapter 42 : Panggilan Dari Para Slime
43 Chapter 43 : Pertempuran Awal
44 Chapter 44 : Anggota Tambahan
45 Chapter 45 : Indentitas Sesungguhnya
46 Chapter 46 : Pertemuan Yang Direncanakan
47 Chapter 47 : Sebuah Kerajaan Tersembunyi
48 Chapter 48 : Kesepakatan Bersama
49 Chapter 49 : Tahap Pertama Pembangunan Negara
50 Chapter 50 : Menaikan Level
51 Chapter 51 : Petualang Altina
52 Chapter 52 : Menuju Lantai Bawah
53 Chapter 53 : Rahasia Yang Terkuak
54 Chapter 54 : Pelelangan
55 Chapter 55 : Grimore
56 Chapter 56 : Rencana Selanjutnya
57 Chapter 57 : Ibukota Kerajaan
58 Chapter 58 : Cara Jenius Untuk Membunuh
59 Chapter 59 : Penyihir Petapa Dan Akhir Dari Raja Virtaz
60 Chapter 60 : Akhir Dari Pertempuran Ini Dan Awal Dari Perubahan
61 Chapter 61 : Pohon Super market
62 Chapter 62 : Pengembangan Wilayah
63 Chapter 63 : Kelompok Kerajinan
64 Chapter 64 : Hal Yang mengejutkan
65 Chapter 65 : Sebuah Penyelamatan
66 Chapter 66 : Penyelesaian
67 Chapter 67 : Pergi Ke Laut
68 Chapter 68 : Pergerakan Dari Peperangan
69 Chapter 69 : Masuk Ke Wilayah Ras Iblis
70 Chapter 70 : Wanita Penghibur
71 Chapter 71 : Kesepakatan Untuk Sebuah Minuman Alkohol
72 Chapter 72 : Pertarungan Di Kota
73 Chapter 73 : Jenderal Iblis Galeto
74 Chapter 74 : Kembali Ke Rumah
75 Chapter 75 : Menuju Pohon Super Market
76 Chapter 76 : Mencapai Lantai Atas
77 Chapter 77 : Latihan Sang Pendeta
78 Chapter 78 : Pertarungan Brietta
79 Chapter 79 : Aku Bertemu Dewi
80 Chapter 80 : Yang Tersembunyi Di Awal
81 Chapter 81 : Langkah Terakhir
82 Chapter 82 : Melawan Raja Iblis
83 Chapter 83 : Pendatang Baru
84 Chapter 84 : Agen Properti
85 Chapter 85 : Tujuan Selanjutnya
86 Chapter 86 : Festival Es
87 Chapter 87 : Ibukota Kerajaan Evilda
88 Chapter 88 : Seorang Necromancer
89 Chapter 89 : Vilain
90 Chapter 90 : Melawan Naga Jahat
91 Chapter 91 : Banyak Loli Di Banyak Pertemuan
92 Chapter 92 : Gadis Naga Ini Bernama Janeta
93 Chapter 93 : Empat Gerbang Tartaros
94 Chapter 94 : Bersembunyi Dalam Bayangan
95 Chapter 95 : Akhir Yang Baik (Tamat)
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Chapter 01 : Orang Dari Dunia Lain
2
Chapter 02 : Awal Petualangan
3
Chapter 03 : Tempat Untuk Memulai
4
Chapter 04 : Penyihir Dari Kota Nila
5
Chapter 05 : Dua Skill Dasar
6
Chapter 06 : Ujian Petualang
7
Chapter 07 : Pekerjaan Pertama
8
Chapter 08 : Pengrajin Dwarf
9
Chapter 09 : Perjalanan Ke Ibukota
10
Chapter 10 : Evolusi Dari Slime
11
Chapter 11 : Sampai Di Tujuan
12
Chapter 12 : Bertemu Dengan Raja Iblis
13
Chapter 13 : Elmiara Iluetta
14
Chapter 14 : Goblin King
15
Chapter 15 : Penjelasan Emi
16
Chapter 16 : Sebuah Pandangan Masa Depan
17
Chapter 17 : Mengawal Resepsionis Guild Ini
18
Chapter 18 : Sebuah Jabat Tangan
19
Chapter 19 : Sungai Yang Tercemar
20
Chapter 20 : Mantan Pasukan Jenderal Iblis
21
Chapter 21 : Kembali Ke Kota Nila
22
Chapter 22 : Bekerja Untuk 100 Juta Koin Emas
23
Chapter 23 : Pulau Wyvern
24
Chapter 24 : Sebuah Kebohongan
25
Chapter 25 : Rekan Dari Negara Lain
26
Chapter 26 : Kerajaan Yang Telah Dihancurkan
27
Chapter 27 : Apa Yang Ada Di Tengah Pulau
28
Chapter 28 : Mengambil Air
29
Chapter 29 : Yang Ada Di Ujungnya
30
Chapter 30 : Kedatangan Kapal Kembali
31
Chapter 31 : Iblis Yang Menyamar Menjadi Manusia
32
Chapter 32 : Melawan Buaya Raksasa
33
Chapter 33 : Hadiah Dan Pengorbanan
34
Chapter 34 : Sebuah Pernikahan
35
Chapter 35 : Bertemu Pemilik Wilayah
36
Chapter 36 : Kesepakatan
37
Chapter 37 : Dua Slime Yang Mendapatkan Evolusinya
38
Chapter 38 : Pembangunan Wilayah
39
Chapter 39 : Membuat Sumber Air Keajaiban
40
Chapter 40 : Perburuan Di Gurun Pasir
41
Chapter 41 : Pembagian Kelompok
42
Chapter 42 : Panggilan Dari Para Slime
43
Chapter 43 : Pertempuran Awal
44
Chapter 44 : Anggota Tambahan
45
Chapter 45 : Indentitas Sesungguhnya
46
Chapter 46 : Pertemuan Yang Direncanakan
47
Chapter 47 : Sebuah Kerajaan Tersembunyi
48
Chapter 48 : Kesepakatan Bersama
49
Chapter 49 : Tahap Pertama Pembangunan Negara
50
Chapter 50 : Menaikan Level
51
Chapter 51 : Petualang Altina
52
Chapter 52 : Menuju Lantai Bawah
53
Chapter 53 : Rahasia Yang Terkuak
54
Chapter 54 : Pelelangan
55
Chapter 55 : Grimore
56
Chapter 56 : Rencana Selanjutnya
57
Chapter 57 : Ibukota Kerajaan
58
Chapter 58 : Cara Jenius Untuk Membunuh
59
Chapter 59 : Penyihir Petapa Dan Akhir Dari Raja Virtaz
60
Chapter 60 : Akhir Dari Pertempuran Ini Dan Awal Dari Perubahan
61
Chapter 61 : Pohon Super market
62
Chapter 62 : Pengembangan Wilayah
63
Chapter 63 : Kelompok Kerajinan
64
Chapter 64 : Hal Yang mengejutkan
65
Chapter 65 : Sebuah Penyelamatan
66
Chapter 66 : Penyelesaian
67
Chapter 67 : Pergi Ke Laut
68
Chapter 68 : Pergerakan Dari Peperangan
69
Chapter 69 : Masuk Ke Wilayah Ras Iblis
70
Chapter 70 : Wanita Penghibur
71
Chapter 71 : Kesepakatan Untuk Sebuah Minuman Alkohol
72
Chapter 72 : Pertarungan Di Kota
73
Chapter 73 : Jenderal Iblis Galeto
74
Chapter 74 : Kembali Ke Rumah
75
Chapter 75 : Menuju Pohon Super Market
76
Chapter 76 : Mencapai Lantai Atas
77
Chapter 77 : Latihan Sang Pendeta
78
Chapter 78 : Pertarungan Brietta
79
Chapter 79 : Aku Bertemu Dewi
80
Chapter 80 : Yang Tersembunyi Di Awal
81
Chapter 81 : Langkah Terakhir
82
Chapter 82 : Melawan Raja Iblis
83
Chapter 83 : Pendatang Baru
84
Chapter 84 : Agen Properti
85
Chapter 85 : Tujuan Selanjutnya
86
Chapter 86 : Festival Es
87
Chapter 87 : Ibukota Kerajaan Evilda
88
Chapter 88 : Seorang Necromancer
89
Chapter 89 : Vilain
90
Chapter 90 : Melawan Naga Jahat
91
Chapter 91 : Banyak Loli Di Banyak Pertemuan
92
Chapter 92 : Gadis Naga Ini Bernama Janeta
93
Chapter 93 : Empat Gerbang Tartaros
94
Chapter 94 : Bersembunyi Dalam Bayangan
95
Chapter 95 : Akhir Yang Baik (Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!