“Hahaha! Akhirnya aku berhasil menerobos ketingkat Martial Lord!” Liu Yunhai tertawa keras hingga suara tawanya membuat kerikil langit-langit ruangan berjatuhan.
Dia sama sekali tidak merasakan apa-apa setelah membunuh seribu lebih manusia dalam satu waktu. Bahkan dia tersenyum lebar melihat mayat manusia yang bergelimpangan di lantai ruangan dengan kondisi tubuh kurus kering seperti tulang berlapis kulit.
“Mayat-mayat ini sangat menggangu,” Liu Yunhai mengeluarkan api dari tangannya, membakar semua mayat itu hingga menjadi abu.
Liu Zhiyun dan Liu Qiaoyu hanya bisa terdiam dengan tubuh gemetar. Ini sudah berakhir, mereka tidak lagi memiliki harapan lebur dari tempat ini.
Ayah mereka sudah benar-benar gila.
“Jadi siapa yang ingin bermain lebih dulu?” Liu Yunhai berjalan mendekati kedua putrinya dengan seringai lebar.
“Ayah.. kau bisa melakukan apapun pada ku sesuka hati mu.. tapi aku mohon lepaskan adik ku,” Liu Zhiyun sudah benar-benar pasrah.
Liu Qiaoyu melebarkan matanya mendengar itu, “Tidak kakak, lebih baik aku yang berkorban. Kau tidak harus melakukan hal itu demi diri ku.”
“Qiaoyu, aku ini kakak mu, jadi ini sudah seharusnya aku lakukan,” Liu Zhiyun mencoba untuk tersenyum.
“Kau selalu saja menganggap diri mu lebih tua hanya karena kau 2 menit 23 detik lebih dulu lahir dari ku! Aku...”
“Sudahlah sudahlah, dari pada berebut mendapatkan tempat pertama, lebih baik kalian berdua sekaligus!” Liu Yunhai membuka kurungan lalu menarik tangan Liu Zhiyun dan Liu Qiaoyu.
Kedua gadis itu hanya pasrah di tarik oleh ayah mereka.
“Oh, kalian tidak melawan kali ini?” Liu Yunhai menaikkan alisnya.
“Kenapa.. kenapa kami harus memiliki ayah seperti mu? Kenapa kami harus mengalami nasib seperti ini?” Liu Zhiyun meneteskan air matanya.
Kedua gadis itu menangis meratapi nasib mereka.
Ini adalah pemandangan yang biasa, Liu Yunhai sudah sering melihat mereka berdua menangis seperti ini. Namun entah kenapa kali ini, suara Isak tangis kedua putrinya membuat getaran tertentu di hati Liu Yunhai.
Liu Yunhai menyadari jika hatinya mulai tergerak, hal itu membuat ekspresinya berubah dingin.
Tidak, aku tidak boleh memiliki perasaan seperti ini lagi! Aku sudah membuang jauh-jauh perasaan ku! Aku hidup hanya demi kekuatan dan kedua putri ku hanyalah sumber daya untuk mewujudkan ambisi ku menjadi yang terkuat.. menjadi penguasa Benua Chenwu!
Liu Yunhai menguatkan tekadnya, menyingkirkan perasaan yang menurutnya hanya membuat dirinya menjadi lemah.
Liu Yunhai dengan kasar menarik tangan kedua gadis itu menuju altar.
“Xiao Yun! Kau yang paling memiliki mental kuat, jadi akan ku lihat bagaimana mental mu itu hancur!” Liu Yunhai mendorong Liu Zhiyun keatas altar dengan kasar.
Liu Zhiyun memejamkan matanya dengan kuat, tubuhnya gemetar ketakutan.
Saat Liu Yunhai mengambil posisi di atasnya dan bersiap melancarkan aksinya, tiba-tiba saja ruangan bergetar.
*BAM!
Sesaat kemudian sesuatu seperti benda jatuh keluar melalu langit-langit ruangan menghantam lantai hingga membuat kepulan debu dan tanah bergetar
“Siapa itu?!” Liu Yunhai bisa merasakan itu bukanlah sebuah benda melainkan seorang kultivator.
Sebelum Liu Yunhai bisa melihat siapa orang itu, ia tiba-tiba merasakan sesuatu menghantam wajahnya dengan kuat.
***
Xiang Shin terbang dengan kecepatan tinggi, mengepakkan sayap petirnya yang besar dengan kuat.
Setelah hampir setengah jam, Xiang Shin melihat sebuah gunung dimana aura yang dia rasakan berada di dalam gunung tersebut.
Xiang Shin tidak berniat mencari pintu pasuk kedalam gunung itu karena itu pasti akan membutuhkan waktu lama.
“Aku bisa membuat pintu masuk sendiri jadi tidak perlu mencari pintu masuknya!” Xiang Shin menambah kecepatan ketingkat maksimal, langsung menabrak gunung itu, masuk kedalam hingga membuat lubang seperti sumur yang dalam.
Xiang Shin terus masuk kedalam gunung hingga dia akhirnya memasuki sebuah ruangan dan mendarat di sana. Ia bisa merasakan aura itu berada di dalam ruangan ini bersama 2 aura kehadiran lainnya.
“Siapa itu?!”
Xiang Shin menoleh ke sumber suara, matanya yang tajam bisa melihat menembus kepulan debu.
Xiang Shin melebarkan matanya saat melihat seorang pria sedang menindih tubuh seorang gadis diatas altar.
Tidak perlu menebak apa yang terjadi karena semuanya sudah jelas di mata Xiang Shin. Melihat bagaimana kedua gadis itu mengeluarkan air mata, pasti mereka telah dipaksa oleh pria itu.
Dalam sekali lompatan, Xiang Shin berada di hadapan pria itu kemudian memukul wajahnya dengan kuat.
Pria itu terhempas dengan keras, menabrak dinding ruangan, tubuhnya terus terdorong hingga menembus gunung, pria itu baru berhenti saat tubuhnya menghantam gunung lainnya.
Pukulan Xiang Shin benar-benar mengandung kemarahan yang kuat hingga pukulannya melebihi batas maksimal.
Xiang Shin tidak suka melihat pria yang melecehkan seorang wanita. Jika memang hal-hal seperti itu terjadi atas keinginan kedua pihak maka Xiang Shin tidak masalah namun jika tidak maka pemuda itu tidak akan menahan diri dalam menghajar si pelaku.
“Kalian tidak apa-apa?” Xiang Shin menghampiri kedua gadis itu.
Liu Zhiyun dan Liu Qiaoyu benar-benar tidak menyangka akan benar-benar ada seseorang yang menyelamatkan mereka berdua.
Awalnya mereka berdua benar-benar putus asa, merasa berada di titik terendah dari hidup mereka. Namun kini mereka melihat sebuah harapan, seperti uluran tangan yang menarik mereka keluar dari jurang kegelapan.
Tanpa sadar, mereka kedua gadis itu memeluk Xiang Shin dengan erat, mereka tidak bisa menahan tangis.
Xiang Shin bisa merasakan tubuh mereka bergetar ketakutan. Ia pun membalas pelukannya, mengelus kepala mereka dengan lembut, berusaha menenangkan keduanya.
“Tenanglah, semuanya baik-baik saja!” Xiang Shin bisa merasakan ada keanehan pada tubuh kedua gadis itu.
“Apakah ini.. tubuh ilahi?” Xiang Shin mengerutkan keningnya, “tapi ini bukan saatnya memikirkan hal itu, aku harus membawa kedua gadis ini ke tempat yang aman!”
Xiang Shin berpikir dimana tempat yang aman untuk membawa kedua gadis ini.
“Aku rasa aku tidak bisa membawa mereka pergi untuk saat ini,” gumam Xiang Shin.
“Nona, masih ada masalah yang harus aku tangani, jadi bisa lepaskan aku dulu?”
Liu Zhiyun dan Liu Qiaoyu pun melepaskan pelukan kemudian menatap wajah penyelamat mereka.
Karena Xiang Shin lebih tinggi, mereka harus mendongak. Mereka tidak mengenal siapa pemuda itu dan bagaimana pemuda itu bisa datang kemari menyelamatkan mereka.
“T-erima kasih..”
Hanya itu yang bisa keluar dari mulut Liu Zhiyun, sementara Liu Qiaoyu masih diam.
Xiang Shin tersenyum lembut lalu mengusap air mata kedua gadis itu.
“Tunggu aku disini sebentar, aku akan mengurus orang-orang diluar!”
Liu Zhiyun dan Liu Qiaoyu hanya bisa mengangguk pelan.
Xiang Shin pun membuat lingkaran sihir agar mencegah orang-orang Keluarga Liu masuk kedalam ruangan ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 702 Episodes
Comments
lance lor
aku baru ngerti thor pantes aja xiang zhu dihukum sama bapak nya ternyata xiang shin memang the real sigma :v
2023-09-18
4
Sudar Manto
selamat
2023-06-25
0
fifid dwi ariani
trusbahagia
2023-06-14
0