“Aku sudah membunuh 2 ribu bandit, sedangkan kau baru 500. Karena jumlah bandit di Pegunungan Duyi hanya sekitar 3 ribu orang, jadi akulah yang menang,” Xiang Shin tersenyum lebar.
Dibawah Xiang Shin saat ini terlihat tumpukan mayat yang menggunung, jumlahnya sekitar 2 ribu mayat.
Sementara di bawah Xu Lingling, mayat bertumpuk dalam kondisi yang tidak utuh, semuanya terlihat dalam kondisi mengenaskan, di tumpukan dalam satu tempat. Jumlahnya ada sekitar 500 mayat.
“Aku tidak percaya, pasti masih ada lebih banyak bandit di Pegunungan Duyi. Aku tidak akan kalah!” Xu Lingling menolak menerima kekalahan.
“Baiklah, tunggu sampai besok pagi untuk menentukan pemenangnya. Sebelum itu aku akan membakar semua mayat ini dulu agar tidak membusuk.” Xiang Shin pun menggunakan sihir api, membakar semua tumpukan mayat itu hingga tidak bersisa.
**
Keesokan harinya.
“Bagaimana? Kau sudah mengakui kekalahan mu?” Xiang Shin tersenyum mengejek.
Xu Lingling tidak berhasil membunuh sampai seribu bandit karena beberapa ratus bandit berhasil melarikan diri. Kerena Xiang Shin sudah membunuh 2 ribu bandit, ia pastinya menjadi pemenang.
Xu Lingling sudah berusaha mencari disetiap seluk-beluk Pegunungan Duyi namun tidak menemukan satupun bandit yang tersisa.
“Baiklah kali ini aku mengakui kekalahan, tapi ingat! Ini bukan berarti aku lebih lemah dari mu ya! Kita masih harus melakukan pertarungan ulang untuk menentukan siapa yang lebih kuat! Hmph!” Xu Lingling mendengus, pada akhirnya mengakui kekalahannya.
“Baiklah baiklah, kalau begitu lebih baik bakar semua mayat itu dan kita akan mencari rombongan ku. Sesuai perjanjian, kau akan mengikuti instruksi dalam menyelamatkan para budak sebelum mengadili Keluarga Liu.”
Yui sang elang api pun membakar habis tumpukan mayat para bandit.
Setelah itu Xu Lingling memasukkan semua Spirit Beast kedalam Cosmic Orb, tentu saja ia tidak mengeluarkan Cosmic Orb itu karena ada Xiang Shin yang melihat.
Cosmic Orb merupakan rahasia terbesar Sekte Hewan Suci, jika ada orang lain yang melihatnya maka Xu Lingling harus membunuhnya. Kecuali jika orang itu dipercaya bisa menjaga rahasia.
Mereka pun kembali mencari rombongan Xiang Shin. Mereka berdua menemui rombongan di tengah perjalanan.
Xiang Shin dan Xu Lingling sudah berganti pakaian dengan pakaian lusuh yang mencerminkan para budak. Mereka juga bisa menyembuhkan aura dengan sangat baik hingga orang lain akan berpikir mereka adalah orang biasa.
Meskipun sudah berganti pakaian, Xu Lingling masih menggunakan tedung hitam untuk menutupi wajahnya.
Entah kenapa dia tidak ingin memperlihatkan wajahnya didepan Xiang Shin, bukan karena ingin menyembunyikan identitasnya pada semua orang namun agar pemuda itu tidak melihat wajahnya.
“Xiang Shin, kau sebenarnya berasal dari mana?” Xu Lingling bertanya pada Xiang Shin yang duduk di depannya.
Mereka berdua saat ini berada di dalam gerbong yang sama dan hanya berdua saja.
“Kenapa kau tidak mengatakan asal mu dan memperlihatkan wajah mu terlebih dahulu sebelum bertanya mengenai hal itu?”
“Huh, jangan harap!”
“Aku kembalikan kata-kata mu,” Xiang Shin tidak mungkin mengatakan kalau dirinya berasal dari dunia lain pada seseorang yang bahkan dia tidak tau wajahnya seperti apa.
Suasana pun sunyi, hening tidak ada yang berbicara membuat suasana yang agak canggung.
“Sulit untuk menjelaskan dimana aku berasal, yang pasti aku berasal dari tempat yang sangat jauh dan sulit untuk di jangkau,” Xiang Shin pada akhirnya mulai bercerita sedikit tentang dirinya, “Aku ingin pulang ke tempat asal ku, aku merindukan kampung halaman ku. Yah, meskipun disana tidak mungkin ada yang merindukan kepulangan ku.”
Xu Lingling menoleh kearah Xiang Shin, melihat mata pemuda itu yang seolah menatap kembali ke masa lalu.
Melihat tatapan sendu Xiang Shin, Xu Lingling secara tidak sadar menceritakan kisah masa lalunya.
“Aku dulunya adalah anak terlantar yang hidup dengan mencuri, aku bahkan tidak tau siapa orang tua ku. Sebelum guru ku mengadopsi ku dan membuat ku bisa mencapai apa yang aku miliki saat ini.”
Xiang Shin diam meskipun dia cukup terkejut mendengar kisah singkat masa lalu Xu Lingling. Sepertinya gadis itu menjalani hidup yang lebih suram dari dirinya.
Tidak mengenal orang tuanya, hidup terlantar dan harus berjuang keras di dunia kejam ini untuk bertahan hidup.
“Sepertinya nasib kita tidak jauh berbeda ya. Saat aku masih berusia 12 tahun, kedua orang tua ku tewas dalam kecelakaan, aku harus bekerja keras untuk menghidupkan diri sendiri. Karena sesuatu hal yang tidak terduga, aku bisa menjadi kultivator seperti sekarang,” Xiang Shin terbawa suasana hingga dia menceritakan masa lalunya.
Merasa jika mereka sama, Xiang Shin dan Xu Lingling mulai lebih terbuka satu sama lain dan mulai merasa nyaman hingga mereka mulai membicarakan banyak hal.
***
“Ling, apa kau memiliki buku Alkimia dasar?”
“Buku Alkimia dasar? Apa kau ingin belajar Alkimia?”
“Ya bisa dibilang seperti itu,” Xiang Shin ingin mempelajari Alkimia di dunia ini dan mungkin saja itu bisa meningkatkan kemampuannya dalam meramu Eliksir.
“Kenapa kau ingin belajar Alkimia? Kau adalah seorang Ahli Formasi yang sangat hebat, mempelajari Alkimia hanya akan menghambat perkembangan mu dalam ilmu formasi. Saran dari ku, kau sebaiknya fokus dalam satu hal saja!”
Xu Ling Ling berkata demikian karena peduli pada Xiang Shin. Ia tidak ingin perkembangan Xiang Shin terhambat karena ingin belajar Alkimia.
“Tidak perlu khawatir tentang itu, aku memiliki rencana sendiri.”
“Terserah kau saja. Tapi sayangnya aku tidak punya buku Alkimia dasar. Jika kau menginginkan ilmu Alkimia, kau bisa datang ke Aula Obat yang berada di kota-kota terdekat.”
“Kalau begitu aku harus memikirkannya nanti, sekarang lebih baik fokus ke masalah utama.”
Saat mereka masih sedang ngobrol, Liu Han membuka pintu gerbong.
“Tuan Shin, kita sudah keluar dari wilayah Pegunungan Duyi, aku rasa besok sore kita akan tiba di Kota Liu dimana Keluarga Liu pusat berada.”
“Oh bagus kalau begitu, hanya membutuhkan satu hari untuk keluar dari Pegunungan Duyi,” Xiang Shin mengangguk.
“Itu semua berkat Eliksir yang Tuan Shin berikan, kuda jadi bisa berlari lebih cepat hingga kita bisa tiba lebih cepat dari yang diperkirakan.”
Setelah memberikan laporan, Liu Han kembalinya pintu gerbong, membiarkan Xiang Shin dan Xu Lingling di dalam.
“Ling, aku harap kau tidak bertindak sembrono nanti, ingat untuk mengikuti instruksi ku,” Xiang Shin tidak ingin jika saja nanti Xu Lingling emosi membuat rencananya gagal.
“Ya kau tidak perlu khawatir,” Xu Lingling tiba-tiba mengeluarkan seekor Spirit Beast tikus hitam yang sebesar tulus biasa.
“Untuk apa tikus itu?”
“Ini adalah Spirit Beast Tikus Bayangan, dia memiliki kekuatan tempur yang sangat rendah namun kecepatan mereka tidak perlu diragukan. Aku biasa menggunakan Tulus Bayangan untuk mengumpulkan informasi atau mengawasi suatu hak tertentu,” Xu Lingling mengelus kepala tulus hitam itu.
“Pergi dan selidiki Keluarga Liu!”
Tikus Bayangan mengangguk lalu melompat keluar dari gerbong melalui jendela yang terbuka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 702 Episodes
Comments
Nf@. Conan 😎
tulus apa tikus, kok jd bingung jadinya
2023-08-04
4
Sudar Manto
bagus
2023-06-25
0
fifid dwi ariani
trusceria
2023-06-14
0