Meskipun gadis itu punya banyak Spirit Beast, namun dia peduli dan menyayangi semuanya sebagai teman. Ia tidak pernah berpikir jikapun dirinya kehilangan satu Spirit Beast, dirinya masih punya banyak.
Karena itulah saat dia melihat salah satu Spirit Beastnya terluka, ia menjadi sangat marah.
Dia mengeluarkan senjatanya yang berupa dua pedang pendek, memerintahkan semua Spirit Beast menyerang Xiang Shin kemudian ia juga ikut menyerang langsung.
Xiang Shin dengan cekatan menghindari semua serangan para Spirit Beast. Tentunya dia tidak hanya menghindar, ia memberikan serangan yang cukup fatal pada para Spirit Beast setelah menghindari semua serangan mereka, membuat semua Spirit Beast itu terjatuh.
“Sialan! Kau berani melukai Spirit Beast ku!” gadis itu memasukkan semua Spirit Beast itu kedalam pusaran di tangannya.
Xiang Shin merasa sesuatu yang tidak baik akan dilakukan oleh gadis itu. Sebelum gadis itu melakukan apapun itu yang dia rencanakan, Xiang Shin bergerak cepat, seketika dia berada di belakang gadis itu dengan pedang yang sudah menempel di kulit leher gadis bertedung hitam.
“Baiklah sudah cukup. Bisakah sekarang kita membicarakan masalah ini baik-baik.”
“Kau.. lepaskan aku!” gadis itu ingin berontak namun Xiang Shin sedikit menekan pedangnya hingga membuat luka yang mengalirkan setetes darah pada lehernya.
“Jangan bergerak, pedang ku bisa memenggal kepala mu kapan saja!”
Pada akhirnya gadis itu berhenti melawan karena instingnya mengatakan pemuda itu tidak main-main dengan perkataannya.
“Cih, jika kau berani membunuh ku, Sekte Hewan Suci akan mengincar mu sampai ke ujung dunia!”
“Oh, mendengar kata-kata mu, sepertinya kau adalah orang penting di Sekte Hewan Suci.”
“Memangnya ada masalah dengan itu?!”
“Sebenarnya aku tidak peduli sih. Baiklah, mari kita kembali ke pembahasan utama. Aku sama sekali tidak memiliki niat buruk dan bukan orang jahat. Jika aku orang jahat aku sudah membunuh mu atau paling buruk aku akan melakukan ‘sesuatu yang lain’.”
“Kau jangan berani melakukan apapun yang kau katakan tadi!” gadis itu berkata dengan nada tinggi.
“Tenang saja, aku tidak mungkin melakukan hal itu pada gadis yang bahkan masih belum tumbuh,” ucap Xiang Shin dengan nada mengejek.
Gadis itu mengepalkan tangannya, benar-benar marah hingga ingin menghajar pemuda itu habis-habisan. Namun itu tidak mungkin bisa ia lakukan dalam situasinya saat ini.
“Aku hanya ingin bertanya beberapa hal pada mu. Siapa nama mu?”
“Ck! Kau bisa memanggil ku Ling.”
“Ling, kalau nama ku, Xiang Shin. Pertanyaan kedua, apa yang kau lakukan disini?”
“Aku sedang dalam misi untuk membasmi para bandit di Pegunungan Duyi. Tapi tadi aku sedang istirahat dan di dikepung oleh sekelompok bandit sialan itu!” Ling menjawab pertanyaan Xiang Shin dengan setengah hati.
“Pegunungan Duyi? Aku sebenarnya ingin melalui pegunungan tersebut bersama rombongan ku, bagaimana jika kau ikut dengan kami?”
“Apakah begini cara mu mengundang seseorang?” Ling baru pertama kali di undang dengan perkataan sopan namun pedang masih berada di lehernya.
“Haha, kau harusnya memahami situasi. Jika aku melepaskan mu sekarang, apa kau yakin tidak akan menyerang ku?”
Ling mendengus sebagai jawaban. Dia memang berencana menyerang Xiang Shin jika sudah dilepaskan.
“Ling, bagaimana jika kita berdamai dulu sejenak? Aku akan melepaskan mu dan kau tidak akan menyerang ku, bagaimana?”
“Cih, baiklah.”
Xiang Shin pun melepaskan Ling kemudian berdiri beberapa meter di depannya.
“Aku ingin bertanya tentang hukum perbudakan di Benua Chenwu.”
Ling mengerutkan keningnya. Jawaban pertanyaan itu merupakan hal yang umum di dunia kultivator.
“Apakah kau berasal dari Sekte Formasi Dewa?” Ling mengerutkan keningnya.
“Bukan, aku tidak berasal dari kekuatan mana pun, aku adalah kultivator independen. Aku kurang paham soal pengetahuan umum karena itulah aku bertanya.”
“Perbudakan sebenarnya adalah hal yang biasa. Di dunia ini membunuh saja merupakan keseharian, apa lagi perbudakan. Hanya saja ada peraturan tidak tertulis untuk para kultivator, yaitu tidak boleh melukai, membunuh dan memperbudak manusia biasa secara sengaja. Itu merupakan hal yang tabu untuk para kultivator.”
Ling mengusap darah yang keluar dari luka di lehernya. Ia berdecak kesal karena ini pertama kalinya dia dikalahkan.
“Xiang Shin kan? Aku meminta kita untuk melakukan pertarungan ulang! Aku tadi belum mengeluarkan kekuatan penuh ku, jika aku menggunakan seluruh kekuatan ku, aku tidak akan kalah dari mu!” Ling tidak terima dengan kekalahannya.
Xiang Shin menghela nafas, “aku tidak punya waktu untuk bertarung dengan mu karena sedang menjalankan tugas penting.”
“Tugas penting?”
Xiang Shin pun menceritakan saat dimana dia ditangkap menjadi budak Keluarga Liu dan bagaimana dia menyelamatkan semua budak hingga rencananya untuk membebaskan semua budak di keluarga Liu pusat.
“Jadi Keluarga Liu berani memperbudak manusia biasa. Ternyata mereka melakukan hal busuk ini saat masih bernaung di sekte ku!”
“Bernaung di sekte mu? Maksud mu Keluarga Liu adalah bawahan Sekte Hewan Suci?”
“Ya, Keluarga Liu adalah salah satu wilayah persemakmuran Sekte Hewan Suci. Mereka telah berjanji memberikan 10% pendapatan tahunan untuk sekte ku, sebagai gantinya mereka akan mendapatkan perlindungan. Selain itu mereka mendapatkan lebih banyak kuota penerimaan murid setiap tahunnya dari sekte ku, hingga ada cukup banyak anggota Keluarga Liu yang menjadi murid sekte ku.”
“Kalau begitu bagaimana jika kau mengikuti rencana ku menyamar sebagai budak untuk menyusup kedalam Keluarga Liu?”
“Huh, menyelamatkan budak adalah tugas mu. Aku hanya perlu mengadili Keluarga Liu!” Ling menolak tawaran Xiang Shin.
“Bagaimana kau akan mengadili Keluarga Liu?”
“Tentu saja mereka pantas mendapatkan kehancuran total.”
“Kehancuran total! Hei, bukankah itu terlalu berlebihan? Maksud ku, kau juga akan membunuh anak-anak?” Xiang Shin mengerutkan keningnya.
“Meskipun kau kuat, aku tidak menyangka kau ternyata terlalu naif. Ingat ini, tidak ada tempat untuk orang naif di dunia ini,” Ling menatap Xiang Shin dengan tatapan merendahkan.
“Aku naif kah?” gumam Xiang Shin.
Xiang Shin merenung, apakah di dunia ini pembunuhan memang sewajar itu? Bahkan membunuh anak-anak pun sangat wajar?
Xiang Shin mengingat kata-kata Liu Han kalau dunia ini sangat kejam, dunia yang menempatkan hukum rimba, kekuatan merupakan aturan mutlak. Yang kuat memakan yang lemah dan yang pintar memanfaatkan yang bodoh.
Apa yang bisa dilakukan untuk bertahan hidup adalah terus bertambah kuat. Dengan kekuatan, kau bisa mendapatkan kebebasan. Dengan kepintaran, kau bisa mendapatkan apa yang kau inginkan.
Orang lemah dan naif tidak memiliki tempat di dunia ini.
“Aku pernah berpikir untuk mulai beradaptasi dengan dunia ini. Tapi.. apakah aku benar-benar bisa beradaptasi dengan dunia yang begitu kejam seperti ini?” Xiang Shin mulai meragukan dirinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 702 Episodes
Comments
Nina
memang naif tuh mc
2024-08-13
0
Nina
Naif bgt nih mc, bodoh dipelihara
2024-08-13
0
Sang M
ikuti hatimu, bodoh.
2023-11-19
2