Xiang Shin melihat para budak itu terlihat kelaparan. Ia tentu saja merasa kasihan, tapi ekspresinya terlihat biasa saja.
Ia sudah menebak kalau para pedagang budak itu tidak akan memeriksa isi setiap gerbong karena ia sudah terbiasa menghadapi para pedagang budak dengan cara ini.
“Kalian lapar?” Xiang Shin akhirnya memecah keheningan di antara para budak.
Beberapa budak menatap ke arahnya, tapi sama sekali tidak ada yang mengucapkan satu kata pun.
Xiang Shin pun mengeluarkan sepotong roti dan sebuah botol minuman.
Mata para budak itu langsung melebar, beberapa dari mereka berniat menerjang untuk merebut makanan milik Xiang Shin, tapi tiba-tiba saja mereka tidak bisa bergerak.
“Haha, aku tau kalian akan langsung bereaksi seperti itu, jadi aku menggunakan kekuatan ku untuk menahan pergerakan kalian.” Xiang Shin tersenyum ramah. “Wajar saja kalian bersikap seperti itu mengingat kalian sudah sangat lapar, tapi tenang saja, kalian semua akan kebagian kok.”
Xiang Shin dengan tenang membagikan pada para pedagang budak itu masing-masing satu roti dan sebotol air.
Mereka tidak mengetahui bagaimana Xiang Shin mendapatkan semua makanan itu, karena mereka hanya melihat pria itu merogoh kantongnya kemudian mengeluarkan banyak makanan.
Mereka tidak peduli dengan asal makanan itu, yang penting mereka bisa mengisi perut yang sudah keroncong.
Para budak makan dengan sangat lahap, kemudian minum sampai air mereka habis. Wajah mereka menjadi sedikit lebih cerah, menatap Xiang Shin dengan rasa bersalah karena sebelumnya berniat buruk pada pria yang memiliki niat baik pada mereka.
“Maaf teman, sebelumnya.. aku berniat merebut makanan mu..” Seorang pemuda yang terlihat seusia Xiang Shin langsung meminta maaf dengan tulus. “Aku Chu Yan, terima kasih telah memberi kami makanan, dan maaf tidak bisa memberikan bayaran apapun.”
“Oh kalian tidak perlu khawatir, asalkan kalian duduk dengan tenang dan jawab pertanyaan ku maka semuanya beres.” Xiang Shin mengacungkan jempolnya.
“Oh apa yang ingin kau tanyakan? Aku akan menjawab sebisa ku.” Chu Yan sangat antusias karena dia bisa membalas budi pada orang yang telah membantunya.
“Aku ingin mengetahui tentang informasi umum, seperti kita berada di kerajaan mana dan hal-hal umum lainnya, hanya itu.”
Chu Yan mengangkat alisnya, ia sedikit bingung kenapa Xiang Shin menanyakan hal yang biasa seperti itu, namun ia tidak bertanya karena itu tidak sopan menurutnya.
“Karena aku hanya orang desa biasa yang di culik, aku pun tidak tau terlalu banyak tentang dunia ini, tapi akan aku jelaskan sejauh yang aku ketahui.”
Chu Yan pun mulai menjelaskan tentang informasi umum yang Xiang Shin tanyakan. Mulai dari dunia ini yang merupakan dunia yang di kuasai oleh para kultivator.
Benua ini bernama Benua Chenwu, ada banyak sekte dan kekaisaran yang berdiri dengan banyak kultivator kuat yang Chu Yan jelaskan bisa menghancurkan gunung dengan mudah. Meskipun Chu Yan tidak pernah melihat kultivator yang sudah mencapai tingkat kekuatan itu, ia hanya mendengar dari cerita orang-orang saja.
Setelah hampir 10 menit, akhirnya Chu Yan selesai menjelaskan.
Informasi yang di dapatkan Xiang Shin tidaklah banyak, karena Chu Yan memang bukan kultivator, hanya orang desa yang bahkan keluar dari desanya pun jarang.
Namun Xiang Shin sudah cukup puas dengan informasi itu, setidaknya ia sudah memiliki gambaran tentang dunia yang ia tempati sekarang ini.
**
Setelah melakukan perjalanan selama beberapa hari, rombongan pedagang budak pun tiba di tujuan. Mereka langsung mengeluarkan para budak dari gerbong kereta, tanpa menghitung berapa jumlah mereka.
Para budak turun dengan teratur dan berjalan menuju sebuah bangunan yang cukup besar di depan.
Xiang Shin keluar di paling akhir dan dia berada di barisan paling belakang. Ia melihat sekitar, area ini sangat luas dengan tembok setinggi 5 meter yang mengelilingi.
“Tidak di dunia sihir, tidak di dunia ini, gaya mereka dalam membuat tempat menyembunyikan para budak tidak jauh berbeda.” Xiang Shin bergumam pelan.
“Di mana ini?” Xiang Shin bertanya pada pedagang budak yang berjaga di posisi paling belakang untuk mengiring para budak.
Tapi pedagang budak itu sama sekali tidak menjawab pertanyaan Xiang Shin, dia hanya menatapnya dengan sinis. Terlihat dia berniat mencabut pedangnya untuk melukai Xiang Shin yang menurutnya berani bersikap sombong.
“Budak seperti mu berani bertanya pada ku, akan aku potong tangan dan kaki mu!”
“Hei, Dan Hu, jangan lukai para budak lagi, jangan sampai kita kekurangan jumlah budak lebih banyak karena mereka pasti sudah bersenang-senang dengan beberapa budak di dalam sana.” Teriak salah seorang pedagang budak.
“Ck! Menyebalkan!” Dan Hu pun menyimpan pedangnya kembali.
Xiang Shin pun memilih diam setelahnya, dia tidak ingin terjadi pertempuran untuk saat ini, jadi ia fokus ke depan, menggunakan indra spiritualnya untuk memeriksa apa yang ada di dalam bangunan di depan.
“Ada banyak orang, tapi kebanyakan dari mereka adalah kultivator yang sudah pasti merupakan pedagang budak, sepertinya mereka menyembunyikan budak-budak yang mereka tangkap di suatu tempat.” Xiang Shin bergumam pelan.
Saat Xiang Shin melangkahkan kakinya ke dalam bangunan, ia melihat sesuatu yang membuatnya terdiam.
Di dalam ruangan itu terdapat banyak pria sangat berbadan kekar, tertawa keras sambil minum. Suasana ruangan terlihat sangat kacau.
Namun bukan itu yang membuat Xiang Shin marah melainkan apa yang membuat para bajingan itu terhibur.
Mereka menjadikan tubuh manusia sebagai bahan hiburan, mengikatnya di dinding kemudian melemparkan pisau.
Pria yang diikat di dinding itu tubuhnya telah tertancap banyak pisau, darah bercucuran membasahi tubuh tak berbusana. Itu adalah pemandangan yang mengerikan untuk orang-orang yang baru pertama kali melihat hal keji seperti ini.
Nafas pria itu sudah sangat lemah, dengan luka separah itu, Xiang Shin tau dirinya tidak akan bisa menyematkannya.
“Hah! Sangat lemah, baru belasan pisau saja dia sudah mati! Ganti yang baru!” Seorang pria berbadan kekar berteriak.
Beberapa orang melepas ikatan pria tak bernyawa itu kemudian membawanya pergi. Beberapa saat kemudian, seorang wanita tak berbusana dibawa dengan dengan kasar.
Tangan dan kaki wanita itu diikat, membuatnya tidak bisa bergerak bebas. Wanita itu berusaha melepaskan diri, namun percuma. Apa yang wanita lemah seperti dirinya bisa lakukan dalam melawan tenaga seorang kultivator.
Teriakan wanita itu justru membuat semua orang disana tertawa terhibur.
“Hei hei! Tubuh wanita itu masih bagus, terlalu sia-sia jika menjadikannya sasaran lapar pisau. Bagaimana jika menikmati tubuhnya terlebih dahulu.”
Wajah wanita itu langsung pucat, tubuhnya lemas dan terlihat berhenti melawan. Dia sudah pasrah akan akhir hidupnya.
Xiang Shin yang awalnya terus berjalan mengikuti barisan, tiba-tiba berhenti membuat pria yang mengawalnya di belakang menabrak punggungnya.
“Hei! Jangan berhenti tiba-tiba seperti...” pria itu terdiam saat melihat tatapan dingin Xiang Shin tertuju para pria yang menjadikan tubuh orang sebagai sasaran lempar pisau.
“Baiklah, aku awalnya hanya berpikir untuk setidaknya membiarkan beberapa dari kalian untuk pergi. Tapi setelah melihat ini aku sudah tidak tahan lagi!”
****
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 702 Episodes
Comments
Nina
Mc nya naif bnr dah
2024-08-13
1
Vision Utama
plot berbeda tp alurnya sama dg pdk,,ini baca berulang nmnya,next nov yg lain btw trma kasih udh sajikan hbran crta pdk&rspny wlpn hiatus
/Smug/
*pgnya itu gak hiatus&sy yakn djdkan live action seru tuh tp y sdhlah*
2024-05-28
1
Ipunk Mdrc
lah? kok sama kayak pahlawan di dunia kultivator
2024-02-13
0