Sesampai nya ridwan dan john di rumah keluarga jenazah, ridwan dan john langsung mengeluarkan keranda dari mobil.
Ridwan dan john di minta untuk istirahat dulu saja, jangan langsung berangkat pulang ke rumah sakit karna pasti masih lelah setelah di sasarkan oleh GPS.
Mereka pun duduk sambil minum kopi,posisi ridwan menghadap mobil ambulance, saat sedang mengobrol, ridwan melihat seperti ada yang duduk di bagian belakang mobil ambulance
Ridwan terkaget " john...john... Barusan gua lihat ada yang duduk di bagian belakang mobil kita, parah sih gua merinding banget " ujar ridwan.
John berkata bahwa dia tidak melihat nya karna arah duduk nya tidak menghadap ke mobil ambulance.
Setelah itu jenazah di masukan ke dalam keranda dan di tutup. Pihak keluarga jenazah menitip pesan untuk berhati hati saat jalan pulang ke rumah sakit nanti.
Keranda pun di masuk kan ke dalam mobil, ridwan dan john langsung izin pamit untuk langsung ke rumah sakit sambil membawa jenazah salah satu keluarga yang akan di otopsi.
Mereka pulang di jam 4 pagi, suasana masih sangat gelap karna kanan kiri hutan yang harus mereka lewati.
Baru 20 menit perjalanan, mobil mati di tengah - tengah hutan, ridwan dan john kebingungan meminta tolong ke siapa, sedangkan posisi mereka sedang di tengah - tengah hutan dan tidak ada orang satu pun yang lewat.
Mereka duduk di dalam mobil, niat hati ingin menunggu sampai langit cerah, tetapi mereka sudah menunggu cukup lama langit masih belum terang juga.
Saat mereka sedang menunggu, pintu bagasi yang berisi keranda dan jenazah tiba - tiba terbuka sendiri.
"Wan,... Lu lihat deh, itu pintu belakang terbuka sendiri,mending kita tutup berdua yuk biar aman " ujar john.
Mereka berdua keluar mobil dan turun untuk menutup pintu bagasi.
Saat mereka sedang menutup bagasi, tiba - tiba mobil nya menyala sendiri.
Mereka langsung menaiki mobil dan ridwan mengendarai mobil itu.
Saat di tengah perjalanan saat ridwan masih menyetir, ridwan merasa pusing dan lemas, ridwan pun kerasukan arwah pemilik awal mobil ini.
Tetapi john tidak tahu jika teman nya kerasukan, ridwan hanya menyetir dan diam dengan wajah pucat.
John mengajak ngobrol ridwan tetapi ridwan selalu diam saja sampai john curiga jika terjadi sesuatu pada ridwan.
Jalan mobil semakin cepat, ridwan membawa mobil tanpa rasa sadar, john panik, membuka kaca mobil dan berteriak meminta pertolongan " tolong ... Tolong saya .... Teman saya kerasukan tolong ... " Ujar john.
Mobil terus di laju oleh ridwan, john melihat di depan ada rel kereta dengan suara sirine yang menandakan kereta akan lewat, tetapi ridwan menerobos palang rel kereta api itu.
John pasrah dan mereks berdua tertabrak rel kereta api dengan kondisi membawa jenazah, mobil terpental 50 meter dari lokasi kejadian.
John, ridwan dan satu jenazah terlempar dari dalam mobil.
John dan ridwan tewas di tempat.
Aneh nya mobil yang tertabrak hanya penyok sedikit padahal terpental jauh dan tertabrak sangat keras
Ambulance datang membawa semua jasad, mobil ambulance yang tertabrak kereta di angkut dengan mobil derek.
Semua warga menghampiri dan ada yang melihat kejadian nya juga.
Warga sekitar pun ada yang di mintai keterangan, mereka ada yang berkata, mobil itu melaju dengan cepat seperti tidak mendengarkan sirine dan lampu lewat nya kereta dan seperti kejadian yang di sengaja, karna palang kereta juga di terobos oleh mobil ambulance itu.
Warga sekitar masih tidak menyangka akan ada tragedi seperti itu.
Setelah semua korban di bawa ke rumah sakit, sedangkan mobil ambulance yang tertabrak masih di tahan di kepolisian untuk di aman kan sementara.
Salah satu karyawan rumah sakit yang membeli mobil ambulance itu di minta oleh atasan nya untuk mengembalikan mobil nya dan meminta uang nya kembali karna ada yang janggal dengan mobil yang telah di beli.
Salah satu karyawan itu langsung mendatangi rumah tasya.
" Tok ... tokk ... tokkk ... Assalamualaikum pemisi " ujar karyawan rumah sakit.
Ayah tasya langsung membuka pintu
" Wah pak ada apa nih, sini masuk dulu pak " ujar ayah tasya.
Karyawan rumah sakit menjawab " jadi begini pak, mobil yang saya beli di bapak itu sudah memakan korban teman saya yang menjadi supir ambulance, 2 orang pak tewas di tempat karna menabrakan diri di rel kereta, apa mungkin ada hal yang bapak tau soal mobil yang bapak jual ke saya ?? " ujar karyawan itu.
Ayah tasya berkata ke karyawan itu jika dia tidak tahu akan tragedi yang telah terjadi sampai mobil itu bisa menelan korban.
Ayah tasya masih belum sadar jika mobil pasca kecelakaam keluarga anak nya itu telah menjadi mobil pembawa malapetaka.
Ayah tasya berkata " mungkin supir ambulance nya mengantuk kali pak jadi tidak sadar kalau ada suara sirine atau palang yang sudah tertutup " ujar ayah tasya.
Karyawan rumah sakit itu berkata, jika mengantuk pasti teman sebelah nya memberitahu, ini kan tidak, informasi warga pun mobil ngebut sangat cepat, beruntung tidak ada yang mereka tabrak meski nyawa mereka sendiri yang menjadi taruhan nya.
Karyawan itu langsung meletakan kunci mobil di meja "pak,... Ini saya berikan lagi mobil nya ke bapak, karna dari pihak rumah sakit meminta di tukar lagi saja dengan uang yang saya kasih ke bapak dan saya kasih lagi mobil nya, dan untuk perihal kerusakan mobil akan di tanggung pihak rumah sakit untuk di perbaiki kembali dan akan di kirim kan kembali mobil nya ke rumah bapak, bagaimana pak ? " Ujar karyawan itu.
Ayah tasya bingung, jika mobil di kembalikan dan uang nya di berikan lagi, bagaimana membayar nya sedangkan sebagian uang nya sudah ada yang di gunakan.
Ayah tasya termenung, kenapa semua ini bisa terjadi seperti ini. Kenapa kasus kecelakaan ini malah membawa bawa mobil ini yang bermasalah
Ayah tasya pun menjawab ucapan karyawan itu " yasudah tidak apa - apa pak, tetapi uang sebagian sudah ada yang saya pakai, itu bagaimana" ujar ayah tasya.
Karyawan rumah sakit itu langsung berkata bahwa dia telah berdiskusi perihal masalah itu, dan boleh di kembalikan uang nya dengan cara di cicil sampai lunas tanpa biaya tambahan.
Dua pihak sudah saling setuju untuk menukar kembali barang dan uang nya,
Ayah tasya mengambil uang yang hanya ada sebagian dan langsung di berikan ke karyawan itu.
Setelah karyawan itu menerima uang sebagian dari ayah tasya, kunci mobil pun juga telah di berikan, dia langsung pamit untuk kembali ke rumah sakit.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 20 Episodes
Comments