Waktu terus berputar.Maya masih memberikan kesempatan untuk Bayu .Walau hatinya kecewa.
Dua tahun pernikahan berjalan cepat .Maya pun masih melayani suaminya seperti biasanya Karna itu sudah menjadi kewajibannya.
" Kak besok May ada tugas keluar kota ,Paling beberapa hari kak Bayu bisa pesan catering aja atau beli matangan saja di warung depan" kata Maya.
" Pergi dengan siapa " kata Bayu menyelidik
" Ada 3 staf audit dan 1 orang pengawas " Kata Maya menjelaskan
" Ya sudah hati hati di sana " Kata Bayu. Yang merasa senang Maya pergi.Untuk beberapa hari keluar kota.
Malam itu pun Maya melayani Bayu seperti yang sudah sudah tampa curiga.Karna Maya juga tak ingin berburuk sangka dengan suaminya itu.
.....................................
" Woi bro tumben lho necis amat " kata Renaldy. menyapa Bayu.
" Kencan gue janjian sama si laras " kata Bayu sumringah.
" Cie.....berhasil juga lho dapatin dia bro " kata Wawan yang menepuk pundak Bayu.
" Iya lah tampang gue keren gini " kata Bayu narsis.
" Hahahaha........wah pesta nih kita,.Tapi ngomong ngomong apa lho ngak takut ketahuan Maya Bay " kata Renaldy.
" Dia lagi keluar kota bro beberapa hari " kata Bayu tersenyum.
"Wah kesempatan bro. bisa pesta kita " Kata Wawan senang.
Gea yang tak sengaja lewat mendengar obrolan ketiganya.Memandang tiga pria itu dengan pandangan tidak suka.
" Oh begini ya tingkah kalian dibelakang istri" tegur Gea sambil melipat dua tangannya didepan dada.
" Hai mba.kita cuma nongkrong mba ,ngak macam macam " kata Wawan.
" Iya mba biasa minum kopi dicafe " kata Bayu. santai sambil tersenyum.
" Oh ya Bay, ku yakin suatu hari kau akan menyesal menyepelekan istri mu yang baik dan menyakitinya. Azab akan datang pada pria pria brengsek seperti kalian yang ngak punya akhlak " kata Gea berlalu meninggalkan ketiganya.
Ketiganya pun terdiam.Bayu merasa seperti tersindir oleh ucapan Gea. seolah olah Gea tahu apa yang mereka lakukan. Mungkin.bukan maksud Gea untuk mencampuri urusan mereka .Namun sebagai sesama manusia Gea hanya menegur. Bahwa perbuatan mereka adalah suatu kesalahan
" Apa maksudnya dia ngomong begitu " kata Wawan yang tak merasa senang dengan Gea.
" Biasa kan dia Asisten bos sok menasehati" Kata Renaldy mencibir.
Sedang Bayu hanya diam. Lalu kembali kemejanya. Untuk mulai bekerja.
..............................
Sore sepulang kerja .Bayu langsung berdandan rapi.Dan siap pergi keluar untuk berkumpul bersama teman temannya.Namun ia ingin bertemu dulu dengan seseorang.
" Mi Bayu lembur dulu ya " kata Bayu pamit.
" Iya yang rajin kerja biar dapat duit banyak " Kata mami Ani tersenyum.
" Ini buat mami " kata Bayu menyodori beberapa lembar uang berwarna merah.
" Wah terimakasih Bay, hati hati dijalan " kata mami tersenyum manis.
" Iya mi " kata Bayu.Yang lalu melangkah pergi dan keluar dengan motornya.
Bayu membawa motornya menyelusuri perumahan.Dan ketika sampai disana Bayu pun membawa motornya masuk ke garasi.
Tok.. tok ...tok....
Ceklek........
" Hai sayang kok lama amat sih " kata seorang gadis yang tak lain adalah Laras. Selingkuhan Bayu.
" Maaf tadi telat karna harus menyelesaikan pekerjaan dulu " kata Bayu yang memeluk Laras.
" Patasan lama Laras sudah nungguin dari tadi " kata Laras manja.
" Kangen ya sama mas Bayu " kata Bayu yang mencium pipi Laras.
" Iya lah Laras pikir lupa " kata Laras yang lalu mencium pipi Bayu dengan manja.
Lalu keduanya pun masuk kedalam Kamar. dan bersenang senang. Selama beberapa jam.
" Mas sakit nih " kata Laras manja ketika mereka puas bersenang senang.
" Sini biar mas gendong " kata Bayu.Yang lalu mengedong tubuh polos Laras kekamar mandi.
...........................
Prank.........
Gelas pun pecah hampir mengenai kaki Maya.
" May kamu ngak pa pa " kata Dita teman satu timnya. ketika mereka menginap di hotel.
" Ngak pa pa Dit" kata Maya lalu memunguti pecahan kaca dan memasukan nya kedalam plastik dan membuangnya.
' Apa yang kau lakukan kak " guman Maya dengan mata berkaca kaca.
Maya berdiri mematung memandangi lampu lampu malam dari kaca jendela hotel.
" May sore besok kita sudah pulang ." kata Dita.Seraya melihat Maya termenung.
" May......
" Ah iya Dit kenapa " kata Maya menoleh
" Ngelamun " kata Dita . Yang lalu mendekati Maya.Berdiri memandangi lampu lampu malam.
" Ada masalah " tanya Dita bertanya.
" Yah tapi sudahlah yuk tidur .besok pagi kan kita meeting di kantor " kata Maya yang beranjak menuju ranjang.
" Yap gue juga ngantuk capek tahu duduk di mobil ber jam jam " kata Dita yang ikut naik keatas ranjang.
..............................
Hampir magrib rombongan Maya sudah kembali. ke jakarta.Namun mereka mampir dulu disebuah masjid untuk sholat.
" Habis sholat kita cari makan ya sebelum pulang " kata pa Sandy atasan Maya.
" Iya pa. " kata Dita.
" Apa boleh saya langsung pulang saja pa " kata Maya yang perasaannya tidak enak dari semalam.
" Ngak kita makan sama sama " kata pa Sandy penuh penekanan.
" Iya May ngapain buru buru pulang.santai aja lagi " kata Selly.
" Huh......ya sudah yuk sholah dulu " kata Dita yang berjalan lebih dulu menuju tempat wudhu.
Maya pun akhirnya mengikuti kedua temannya. Selesai sholat Mereka berempat pun masuk sebuah restoran mewah. Karna pa Sandy yang akan mentraktir mereka makan.Sedang kan pa Sandy mengajak sopir .Agar tak sendirian makan ditengah para wanita bawahannya.
" Silahkan pesan menu kesukaan masing masing " kata pa Sandy sambil ngobrol dengan pa Mansur sopir kantor .
" Ya pa boleh milih yang enak pa " kata Selly.
" Ya terserah kalian yang penting
dihabiskan " kata pa Sandy.
" kalo itu mah gampang pa " kata Dita senang
Sedangkan Maya hanya diam .Namun matanya menangkap sosok Bayu yang baru masuk restoran mengandeng mesra seorang gadis.
Deg.......
Lidah Maya terasa kelu.dan seperti ada batu besar menghantam dadanya saat ini.
Maya berpikir memberikan kesempatan untuk Bayu bisa membuatnya sadar tapi rupanya hanya untuk membuat nya lengah.
" May kenapa " kata Dita menyenggol tangan Maya.
" Ah ngak pa pa Dit ,aku mau kekamar kecil dulu ya" kata Maya yang beranjak dari kursi dan meninggalkan teman temannya.
Maya pun Lalu mendekati meja yang ditempati Bayu. Lalu memfoto suaminya itu dengan jarak dekat.Ingin rasanya Maya marah dan memaki Bayu.Tapi itu tak mungkin ia lakukan. di depan teman teman sekantornya apa lagi mengingat ada pa Sandy atasannya.Maya ingin cepat pulang menyelesaikan masalahnya Dengan cara yang elegan.
Maya pun pergi dari tempat itu lalu menuju kamar kecil. dan menangis sebentar menumpahkan kekecewaannya.
Sedang Bayu duduk santai menunggu pesanan.Bersama laras yang masih bergelayut manja.
" Mas disini Makanan nya enak ya " Kata Laras manja.
" Iya dong mas bisa ajak kamu makan ditempat yang enak enak nanti habis gajian " Kata Bayu tersenyum.
" Iya dong mas ,masa Laras makan di warteg " Kata Laras sambil menyuap makanan dengan tersenyum bahagia.
Tampa tahu ada hati yang mereka sakiti duduk tak jauh dari meja mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 510 Episodes
Comments
Aruna Maharani
waduh kalau wanita sudah bicara, hati2 aja ya 😤
2022-09-18
1
Aruna Maharani
Jadi penasaran gaya necisnya seperti apa 😂😂
2022-09-18
1