Maya bangun seperti biasanya.Mandi dan sholat subuh.Lalu kedapur untuk memasak yang ada tersedia dikulkas.Setelah itu ia pun berpakaian.
" Kak bangun " kata Maya yang membangunkan Bayu.
" Bayu pun bangun dan duduk sebentar. Untuk membuang rasa kantuknya.
" Kamu ngak masak " tanya Bayu yang beranjak dari ranjang
" Sudah , cuma telor ceplok dan sayur lodeh " jawab Maya yang ingin sarapan kedapur .Ketika sudah berpakaian rapi.
Sedang Bayu bergegas mandi .Karna harus kerja seperti biasanya.Maya yang sarapan pun sudah selesai.Dan kembali kekamar.
" May kamu ngak sarapan " kata Bayu yang hendak melangkah kedapur.
" Sudah kak ,Maya mau berangkat kerja dulu takut macet " kata Maya
" Buat apa kerja kalo ngak menghasilkan, sudah gaji kecil mana pulang malam" kata mami yang menengahi obrolan Maya dan Bayu.
" Maaf mi tapi cuma segitu kemampuan saya Lalu bagaimana menurut mami tentang kak Bayu yang kerja sampai lembur malam tapi tak berguna buat keluargganya" Jawab Maya
yang menjawab perkataan sang mertua.
" Heh .......Maya sudah brani kamu menjawab mami ya , sudah merasa hebat " kata mami marah
" Sudah mi pagi pagi kok cari keributan " kata Bayu menengahi.
" Maya mami orang tuaku , tak pantas kau melawannya " tegur Bayu.
" Mana yang pantas mas punya suami pembohong atau menantu yang jujur " kata Maya berlalu pergi karna kecewa.
Deg.....
" Ada apa sih dengannya " kata mami menatap Bayu.
Bayu hanya diam. mematung menatap kepergian Maya.Entah kenapa Maya berkata seperti itu. Membuat hat Bayu seperti tercubit.
Setelah itu pun Bayu bergegas sarapan dan berangkat kekantor.
.........................
Maya sampai dikantor dengan perasaan resah.Entah mengapa hati nya tak merasa tenang memikirkan kejadian semalam Sebenarnya ia sudah mulai lelah .hidup dirumah mertua yang tak pernah menghargainya.
" Aku harus bicara nanti sepulang bekerja " guman Maya pada diri sendiri.
Lalu Maya pun bekerja seperti biasanya Dan menghilangkan beban di hatinya sementara waktu .Agar bisa konsentrasi bekerja tampa ada kesalahan.
" Mba Maya yuk rapat dulu " kata Siska teman satu bagian yang menghampirinya.
" Ya mba " kata Maya .Lalu menyiapkan berkas untuk rapat tahunan yang akan mereka adakan.
.....................................
Sorenya setelah Makan di Warteg seperti biasa Maya langsung pulang.
" Ngak lembur tegur Bayu yang juga Baru sampai rumah.
" Iya besok " jawab Maya berlalu dan masuk kamar.
" Kamu kenapa sih May akhir akhir ini berubah " kata Bayu.
" Bukan sebaliknya kak Bayu yang berubah kak" jawab Maya.
" Lho aku kan sudah jujur karna kak Bayu masih kuliah ,apa kamu ngak bisa sabar menunggu 6 bulan lagi " kata Bayu sedikit emosi.
" Apa kantor kakak tiap.lembur sampai jam 11 Malam, bukannya jam 7 sudah tutup " kata Maya sengit
" Maya ada apa sih dengan mu " kata Bayu yang menatap Maya tajam.
" Kau sudah banyak berbohong kak , kau bilang tak punya uang. Tapi kau malah bisa bersenang senang di belakangku. Bahkan bisa menghadiahi perempuan lain" kata Maya.
" Apa maksud mu , apa kamu menuduhku" kata Bayu tersinggung.
" Apa kak Bayu merasa, kenapa ?kalau kakak bosan sebaik nya kembalikan Maya pada ibu.Kita bisa berpisah baik baik " jawab Maya
Jleb.......
Bayu langsung diam tak bersuara.Karna memang benar ia sudah berbohong. Dan bermain api di belakang Maya. Hanya untuk bersenang senang semata
" Kamu bicara apa May, kakak tak punya uang untuk bersenang senang.Kalau pun ada hanya untuk menyelesaikan kuliah " kata Bayu tetap kekeh pada pendiriannya.Karna dia pikir Maya tidak tahu apa apa
" Lalu siapa itu laras , gadis yang sering kak Bayu ajak jalan jalan " kata Maya sinis.
" Astaga dia hanya anak kuliahan yang minta bimbingan hukum" kata Bayu memberi alasan.
" Apa sampai kekamar hotel juga " kata Maya menatap Bayu penuh selidik
" Maya.....hati hati bicara , apa kau menuduhku selingkuh " kata Bayu menatap Maya tajam.
" kalo iya kenapa kak, bukan kah itu benar " Kata Maya cukup berani menatap tajam Bayu.
" Cih....kau hanya cemburu , dia mahasiswa magang dikantor. Aku hanya menemaninya" Kata Bayu lagi melunak .karna Maya terlihat emosi.
" Alasan " kata Maya yang lalu masuk kekamar mandi.
Bayu meraup wajahnya kasar. Bagaimana bisa Maya tahu .Padahal selama ini cukup berhati hati bermain dibelakang Maya.
" Huh......Aku harus menenangkannya " kata Bayu. Aku masih membutuhkan mu May. Lagian laras hanya selingan " bathin Bayu Yang mencoba tenang dan berpikir. Bagaimana bisa membuat Maya tenang.
Sedang Maya terduduk dilantai kamar mandi.
dengan hati kecewa.
" Kau berbohong kak, dan kau juga menyangkal atas semua perbuatan mu " Guman Maya. Lalu perlahan membasahi sekujur tubuhnya dengan sabun cair.
Ceklek......
Maya sudah selesai ritual mandinya dan lalu berpakaian.Bayu pun mendekati Maya.dan memeluknya dari belakang.
" Kakak ngak berbohong padamu may, kak Bayu mencintaimu.Dia belum sebanding denganmu " rayu Bayu yang meletakan kepalanya dicaruk leher Maya.dan mencium pipi Maya.
Maya hanya diam.Dan mencari pakaian yang akan ia pakai
" Minggir kak , Maya mau berpakaian " kata Maya pelan.
" May kak Bayu ngak bohong tunggu sampai kak Bayu lulus. Semua uang mu akan kakak ganti .Dan kamu bisa senang senang nanti" kata Bayu merayu Maya.
" Ngak perlu kak, Maya hanya ingin Kak Bayu jujur " kata Maya yang melepaskan pelukan Bayu.
" May kak Bayu ngak bohong ,gadis itu hanya minta bimbingan masalah hukum tak lebih " Kata Bayu memberi alasan.
Maya menatap Bayu lekat. Entah mengapa kini hatinya tak yakin dan tak bisa percaya lagi pada Bayu.Dulu ia mengira Bayu pria yang baik.Tapi ternyata ia suami yang tak berguna.Dan Parahnya lagi ia hanya di manfaatkan Bayu untuk kepentingan sendiri Bahkan Bayu mulai bermain api dibelakangnya.
" Aku tak perlu janji kak, tapi bukti kesungguhan mu " kata Maya yang lalu duduk disofa untuk mengoles handbody.
" Baiklah kak akan berusaha " kata Bayu yang mendekati Maya. dan mencium pucuk rambut Maya .
" Jangan gampang terpancing omongan orang , karna suamimu keren jadi banyak gadis yang mendekati " kata Bayu. Mencoba mengibur Maya .Agar mood Maya berubah
Namun Maya tak bersuara. Bayu pun mengecup pipi Maya..Lalu beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah itu mengajak Maya untuk memasak didapur .Karna tadi sepulang kerja ia sempat belanja untuk keperluan rumah.
Bayu bukan tak punya ,Bahkan gajinya cukup besar. Tapi karna Gaya hidup ia pun mengikuti pergaulan teman temannya diluar.Agar terlihat keren untuk mengikuti kariernya.
Tapi tidak bagi Maya..Uang akan cukup bila untuk memenuhi kebutuhan hidup .Tapi tak kan cukup untuk memenuhi gaya hidup . Apalagi untuk memuaskan keinginan dan nafsu sesat. untuk kesenangan duniawi semata .Dimana orang ingin terlihat keren dan gaul juga terlihat berkecukupan. Tapi dengan memaksa diri.Padahal ia belum mampu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 510 Episodes
Comments