“Apa ini?“ Mereka heran setelah menjangkau tempat yang dimaksud. Mana lokasi nya demikian jauh. Yang nampak tak terlampau seberapa jika di pandang dari titik awal tadi. Namun sudah terbayang di awal, jika itu sungguh melelahkan. Kenyataan nya demikian. Mesti melewati semak belukar, lalu kembali bertemu dengan jalan setapak, dan menerobos lagi supaya sampai lokasi dengan jarak tempuh lebih pendek. Nyatanya harapan tak seindah yang di temui. Kini semua seakan sirna, begitu mendapati kenyataan bahwa yang nampak demikian menjanjikan dari kejauhan tadi, kenyataannya demikian berbeda. Nampak bukan hal yang ingin di temui tadi. Karena sudah terbayang sangat jauh berbeda dengan apa yang dibayangkan tadi. Pintu itu tentu tak akan nampak pada lokasi yang demikian saja. Akan banyak syarat yang tak ditemui di lokasi demikian. Ini nampak hanya sebagai tanda alam biasa, yang banyak ditemukan kalau berada di hutan angker begini. Jadi bukan ini yang dimaksud tentunya. Itu juga suatu hal yang sedikit membuat kecewa di hati.
“Malah ada pohon angker.“ Pohon di depan mereka ini nampak tinggi dan besar. Entah pohon apa. Mesti bertanya pada ahli nya. Sehingga nampak sangat menyeramkan. Dan di lokasi yang jauh tadi terbayang betapa nampak misterius nya. Maka tak jarang jika lokasi demikian yang sangat di sukai oleh mahluk-mahluk hutan. Baik itu mahluk astral atau binatang hutan buas yang biasa saja. Sebab kalaupun itu Cuma binatang semisal ular atau macan, akan merasa nyaman berada di bawah nya. Siang tak akan kepanasan, kalau malam tak terlampau dingin. Sebab jika siang bisa melindungi diri dari sengatan matahari. Namun jika malam, maka tetesan embun yang menusuk kalbu juga tak langsung menyentuh kulit. Itu salah satu yang membuat kebanyakan para penghuni hutan akan merasa nyaman berlokasi di tempat menyeramkan begini.
“Eh siapa tahu itu jalan masuk nya. Ayo kita terobos.“
Mereka berusaha menelusup masuk. Sulit. Lalu di cari sembari memutari pohon angker itu. Nyatanya sama sekali tak bisa. Walau berusaha menyeruak dengan menabraknya berulangkali tetap tak sanggup menjangkau pintu misterius nya. Ini yang membuat mereka menyerah.
“Nggak bisa, sangat rapat ini.“ Aqi mengeluh. Mana sampai tenaga nya terkuras hanya demi bisa masuk. Beda dengan dahulu yang nampak sangat mudah untuk menelusup ke dalam nya. Bahkan saat itu serasa tak sadar, jika sudah langsung berada dalam alam lain yang sangat misterius. Kini kalau ingin ke dalam benar-benar sangat kesulitan. Apalagi jika sudah terlanjur masuk, maka akan sulit menari titik keluar nya. Memang serba membingungkan. Dimana yang di luar mencoba menerobos masuk, namun kalau sudah berada di dalam akan kesulitan untuk keluar lagi.
“Ih, bukan ternyata.“ Mereka kecewa. Namun mesti mencoba lagi. Mencari lokasi lain supaya tak terlampau lama si adik berada dalam cengkeraman mahluk bercakar tajam itu. Jangan-jangan dia bakalan menjadi korban selanjut nya yang mengerikan. Atau Cuma akan menjadi kawanan mereka yang tiap purnama akan melolong mengerikan, juga bisa saja lebih mengerikan akan terjadi kalau si mahluk haus darah sehingga akan menyerap darah siapa saja yang melintas di kesunyian malam. Ini yang mesti dihindari. Makanya sebelum semua nya terjadi, harus segera di bebaskan dan terlepas dari banyak kasus yang menjerat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 132 Episodes
Comments