Masuk Ke Dunia Game Light & Night
Kehangatan Yang Berbeda.
Adalah malam yang cukup dingin.
Membuat sebagian besar orang akan memakai selimut tebal.
Wanita itu mengernyit karena tiba-tiba tubuhnya merasakan dingin. Sehingga dalam posisinya yang masih berbaring dikasur, salah satu tangannya meraba-raba selimut yang kemungkinan besar ada di sekitarnya.
"Dimana sih?" Merutuki nasibnya harus berusaha keras mencari selimut dengan indera perabanya, karena matanya benar-benar sangat berat untuk sekedar terbuka untuk sesaat.
Dalam diam wanita ini tersenyum puas karena ternyata selimutnya justru ada di ujung kasur, dan yang menemukannya bukanlah tangannya, melainkan kakinya.
Alinda langsung membuka lipatan selimutnya, kemudian membungkus tubuhnya rapat-rapat sampai hanya menyisakan kepalanya saja.
Dan akhirnya di dalam kehangatan yang Alinda terima, dia kembali tertidur.
Dengkuran halus pun terdengar.
Saat ini jam sudah menunjukkan pukul 11:59 PM.
Alarm ponsel yang berbunyi tetap tidak membuat Alinda terbangun karena sudah masuk ke alam mimpinya sendiri.
Akhirnya alarm nya mati sendiri dan akan kembali berdering 5 menit kemudian.
Saat jam menunjukkan pukul 00:00 tepat.
Layar ponselnya tiba-tiba kembali menyala sendiri.
Sebuah foto dari dua orang itu langsung muncul di layar utama.
Itu adalah foto hasil editannya sebelum tidur beberapa jam yang lalu.
Setelah itu layar ponsel semakin lama semakin terang. Cahayanya pun akhirnya mulai mengisi seluruh sudut kamarnya.
"Kenapa aku mendengar suara angin besar?" Benak hati Alinda ketika mendengar suara hembusan angin.
"Kenapa dingin pula? Kemana selimutku tadi?" Pikir Alinda.
Dengan mata yang masih terpejam, dia benar-benar berusaha mencari selimutnya yang kabur dari tubuhnya.
Tapi sayangnya dia merasakan keanehan besar.
Alinda
Sebentar, kenapa aku merasa tidak menyentuh apapun?
Sensasi hangat, dingin, disertai suara angin.
Perlahan-lahan Alinda membuka kelopak matanya.
Alinda
.............., hmm?
"Kenapa aku bisa melihat langit sejelas ini?" Dalam otak yang masih di proses, Alinda masih mengamati apa yang dia lihat.
Alinda mengerjapkan matanya beberapa kali.
Tapi yang dilihat oleh sepasang matanya benar-benar ada segumpalan awan yang besar dan terbentang cukup luas di depan sana.
Sampai pada waktu terakhirnya, hati, pikiran, juga instingnya langsung tersadar dari tidurnya.
Dia menyadari kalau apa yang dilihatnya bukanlah mimpi.
Karena degupan jantungnya tidak pernah berbohong. Adrenalin yang sedang dipacu langsung membuat mulutnya secara otomatis berteriak.
Alinda
AAAAAHHHHH............!
Kulitnya benar-benar merasakan dingin, tapi juga ada rasa hangat karena cahaya matahari yang bersinar memberikan ramuan penyadarnya.
Alinda
Kenapa aku tiba-tiba terjun seperti ini?!
Rambutnya yang terurai langsung berkibar karena tiupan anginnya yang cukup kencang.
Tidak hanya itu saja, bahkan pakaiannya ikut terkena imbasnya.
Mereka ikut bergerak-gerak.
Tapi dari pada memikirkan itu semua....
Alinda
APA AKU AKAN MATI?!
Alinda
KENAPA BISA JADI SEPERTI INI?!
Akhirnya teriakannya mengisi keheningan di langit.
Alinda yang menyadari dirinya sendiri jatuh dalam kondisi terbang bebas, sekarang hanya bisa berteriak dengan semua sumpah serapah.
Alinda
JIKA INI MIMPI, SIAPAPUN BANGUNKAN AKU!
Alinda
AKU TIDAK INGIN TERJEBAK DALAM ADRENALIN INI!
Comments
#manusiabiasa
keren juga cs nya
2023-03-03
1