Bab 7 Menjadi Tukang Sapu
Paman Li terpana di tempat dia melihat bahwa tamparan Long Fai yang sederhana itu bisa membuat tuan muda Qin terbang menjauh.
"Bajingan kamu.. akan aku bunuh kamu!" Qin Luo melototi Long Fai, dia di permalukan oleh orang rendahan ini dia harus secepatnya membunuhnya.
Dia harus membunuh Long Fai, untuk mememuaskan rasa tidak nyaman ini. Kemudian dia mengunakan seni gigitan ular dengan versi penuhnya.
Qin Luo berdiri lalu tangan keduanya mengepal ke arah Long Fai kemudian di kedua tangan itu memunculkan cahaya ular dengan warna hijau dan bergegas menyerang Long Fai.
Sementara itu Long Fai melihat jurus yang di gunakan oleh Qin Luo merasa bahwa jurus itu sangat jelek dan penuh kekurangan.
Dengan tenang Long Fai menghindar ke kiri dan ke kanan dengan mudah seseolah gigitan ular cahaya hijau itu, hanya anak mainan belaka.
"Hei bajingan apakah hanya bisa menghindar dasar pengecut!" Qin Luo memarahi Long Fai, bahwa ketika dia menyerang tapi Long Fai dengan tenang bisa menghindari sehinga dia malu dan mengunakan alasan seperti itu.
Long Fai juga tak berdaya dia ingin mempelajari jurus-jurus tapi dia ingin memarahi ibunya bahwa dia tidak di perbolehkan untuk mempelahari jurus bahwa kata Nisan Naga itu, jurus yang ada di situ hanyalah sampah.
Tanpa daya Long Fai membuat tembakan dia maju ke depan sambil berlari dengan lincah menghindari serngan jurus ular yang di gunakan Qin Luo.
Qin Luo panik ketika dia melihat Long Fai berlari menghampiri dirinya dan dia dengan mudah menghindari serangan itu sendiri.
Ketika Long Fai sudah dekat Qin Luo, dengan panik meninju ke arah dia tapi tiba-tiba tangan Qin Luo, di jepit oleh tangan Long Fai. Sehinga, dia panik.
"Kamu apa yang kamu lakukan...!" Qin Luo sangat panik hinga ingin kencing.
"Plakkk"
Qin Luo sekali lagi di tampar oleh Long Fai, sehinga dia terbang jauh sehinga dia menabrak barang-barang yang ada di sekitar.
"Apakah sampah ini menjadi begitu kuat?"
"Lihat lah dia mengunkakan dengan tamparan saja tanpa mengunakan jurus!"
"Ini tuan muda yang banga kalah dengan sampah!"
Para penonton ahirnya berdiskusi ada yang memberi keterkejutan kepada Long Fai dan ada juga yang mengejek putra Qin Luo bahwa jika anda kalah sama sampah, apakah anda lebih buruk dari sampah itu sendiri.
Qin Luo sementara itu, dia sudah tidak sadarkan diri dia tergeletak dengan malu. Tapi tiba-tiba ada pengawal dari tuan Qin dengan marah sudah tiba di depan Long Fai.
"Bajingan kamu berani membuat tuan muda Qin menjadi terluka..! Nak mati kamu..!" Penjaga itu berteriak langsung mengunakan seni bela dirinya.
"Tinju singa mengaum!" Tiba-tiba tangan kanan penjaga itu memunculkan cahaya kepala singa ema yang sedang mengaum dan menyerang ke arah Long Fai.
"Eehh?" Long Fai terkena tinju tidak bereaksi sehinga terpental jauh dan berguling-guling dan berhenti menabrak meja.
Para penonton diam, karena penonton sudah menjamin bahwa Long Fai mungkin tidak selamat dan terluka karena penonton itu juga menilai bahwa jurus yang di keluarkan dari penjaga putra Qin begitu kuat.
Tapi sekali lagi penilaian penonton itu salah karena dia melihat Long Fai bergerak dan mencoba berdiri.
Para penonton ada yang mengusap matanya bahwa dia salah melihat orang itu terkena jurus dan tidak terluka. Bahkan ada yang mencubit kulitnya karena dia berpikir apakah ini hanya mimpi?
Tapi setelah berapa menit ini adalah pemandang yang nyata tanpa kepalsuan bahwa pemuda Long Fai tidak terluka sedikit pun.
Sementara itu, Long Fai mengira bahwa serangan penjaga dari putra Qin yang menakutkan itu, akan membuka pintu nadi ke satu tingkat tapi harapan dia sia-sia karena serangan itu hanya mengelitik saja.
Dia Long Fai berspekulasi bahwa dengan nadi yang terbuka hanya enam belas atau dua puluh sudah sangat kuat seperti ini jika dia berhasil mebuka seluruh pintu nadi apakah dia akan menjadi saitama.
Long Fai terpana!
Jika dia sudah seperti Saitama mungkin kah dia bisa menghancurkan alam semesta hanya sebuah satu tamparan saja?
Long Fai sangat semangat sehinga dia tidak repot-repot membalas penjaga itu dan melewati penjaga itu tanpa mengeluarkan suara.
Merasa bahwa serangan penjaga itu tidak mempan, dia jelek. Wajahnya dia, melihat bahwa Long Fai mengabaikan dan melewati diri sendiri seseolah anda tidak layak sekali.
"Tungu kamu..!" Penjaga itu sangat marah. Tapi, setelah mengeluarkan suara marah dia melihat Long Fai tidak menoleh sedikit pun. Sehinga penjaga itu berjalan dengan cepat menghampiri Long Fai dengan marah.
Long Fai sedang berjalan tiba-tiba penjaga itu menghampiri sambil membawa pedang dan menebas pungung Long Fai.
Long Fai mebalikan tubuhnya dan tangan kanan itu meraih pedang dengan tangan kosong.
"Apakah kamu tidak makan? Serangan kamu sangat lemah." Long Fai berkata kepada penjaga itu sambil menangkap tebasan pedang yang tajam dengan tangan kosong.
"Kamu....!" Penjaga itu terkejut bahwa serangan sembunyi-sembunyinya akan di ketahui dengan cepat. Kemudian dia mencoba menarik pedang kembali, tapi dia tidak bisa karena cengkarman tangan Long Fai sangat erat.
Kemudian Long Fai meninju perut penjaga itu.
"Puf!"
Penjaga itu meludahkan darahnya dan melepaskan pedang itu sambil mundur beberapa langkah, dia memandang Long Fai dengan ngeri bahwa orang ini kekuatannya sangat kuat.
Dia sedang mundur karena terkena tinju di perutnya tapi Long Fai yang memegang pedang di tangan kanannya langsung melemparkan pedang itu sampai menusuk perut penjaga itu.
"Puf!"
Perut penjaga itu berdarah dan meningal karena di tusuk oleh pedang.
Setelah membunuh, dia berjalan lagi tapi di hentikan oleh Paman Li.
"Ada apa lagi..!" Long Fai berkata tidak senang karena selau di hentikan.
"Kamu nak setelah menghancurkan di ruangan ini apakkah akan kabur! Setidaknya kamu mengasih uang tips untuk membenarkan barang yang rusak dengan kepingan emas."
Tiba-tiba Long Fai malu dan mengaruk hidunya tapi dia mencoba berkata jujur bahwa dia tidak mempunyai sepeser emas sedikit pun.
Tapi tiba-tiba Paman Li menawarkan dia untuk bekerja menjadi tukang sapu di sekte yang populer peringkat dua.
Ini adalah kesempatan bagi Long Fai karena dia belum ada tujuan kedepan. Masalah memikirkan lataihan itu tidak perlu untuk di pikrkan karena entah jenis apa latihan itu tidak bergun baginya.
Ahirnya Long Fai setuju. Tapi, sebelum itu dia di suruh untuk membersihkan barang yang berantakan di ruangan ini. Dia juga memindahkan Qin Luo dan jenasah penjaga di luar pavilium.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 1007 Episodes
Comments
Ardi Provision
kenapa gak ambil uang di cincin ruang musuh yang sudah mati dan tuan muda Qin masak mereka gak ada uang sepeser pun, aneh
2024-08-29
0
eryco
translatenya acak kadut /Smug/
2024-08-10
0
Reca
nama Saitama pun muncul, gak skalian Song Goku atau Naruto, kok ada perbandingan sama karakter lain, emang jaman kultivator udah kenal Saitama, otor terlalu bertele-tele 😂😂 mc nya spt dibuat krisis identitas aja 🤣🤣🤣🤣
2024-08-07
1