Sejenak mereka melepaskan ciuman itu, nafas keduanya saling memburu, kening mereka saling bersentuhan, ada sesuatu yang memaksa keduanya untuk saling dekat.
"Maafkan, Aku!" ucap Rico kepada gadis yang baru saja ia cium. Spontan Cynthia menjauh dari posisi semula, Ia membelakangi Rico dengan perasaan yang gemetaran, baru kali ini Ia dicium oleh seorang pria yang terasa begitu manis. Cynthia tampak meraba bibirnya yang baru saja merasakan gigitan lembut dari duda beranak satu itu.
"Ah .... Cynthia! Apa yang kamu lakukan! Ini tidak ada dalam skenario rencana mu, tapi kenapa kamu larut dalam buaian pria dewasa ini." rutuknya pada dirinya sendiri.
"Astaga! Om Rico benar-benar pria yang lembut! Dia pandai sekali membawaku dalam dunianya, jujur ini pengalaman pertama ku, berciuman dengan perasaan seperti ini." gadis itu mencoba menolak apa yang terjadi pada perasaannya.
"Apa yang kamu pikirkan?"
Lagi-lagi suara bariton itu mengagetkan Cynthia yang masih berdiri di tempatnya. Gadis itu spontan menghadap ke arah Rico dan berkata. "Cynthia juga minta maaf, Om! Cynthia nggak bermaksud untuk ... " gadis itu menghentikan kata-katanya di saat Rico Kembali menatap dalam-dalam bola mata itu.
"Ke-kenapa Om melihat saya seperti itu?" Cynthia tampak salah tingkah, ah entahlah kenapa tatapan mata seorang Rico membuat tubuh Cynthia melemas, Ia ingin sekali lari dari hadapan pria itu, tapi dia tidak bisa.
"Kau menyukainya, bukan?"
What? Pertanyaan macam apa ini, Cynthia semakin dibuat gugup saat kedua tangannya di pegang Daddy-nya Kiara itu.
"Katakan! Jika kamu merasakan hal yang sama seperti diriku!" ucapnya sembari mencium punggung tangan Cynthia. Sungguh pesona sang duda sudah membuat hati Cynthia meleleh, apa dirinya sudah menyerah. Ah ... tentu saja tidak, seketika bayangan janjinya kepada Kimmy dan teman-temannya membuat Cynthia tersadar kembali, jika apa yang dilakukan nya hanyalah demi sebuah pertaruhan dan sepasang sepatu Gucci.
Cynthia tersenyum dan berkata kepada Rico yang mulai merasa nyaman dengan kehadiran gadis itu.
"Iya ... Aku pun sama, Om! Hatiku juga merasa berdebar saat bersama Om! Entahlah kenapa tiba-tiba saja Aku seperti ini." ucapnya dengan ekspresi yang seolah-olah dirinya sedang galau.
"Assiilk ... sebentar lagi Om Rico pasti jatuh ke dalam pelukanku, Aku sudah tidak sabar lagi ingin mengumumkan kepada semuanya, jika Cynthia adalah satu-satunya gadis perayu yang profesional." gumamnya sembari tersenyum smirk.
Tiba-tiba saja ia sangat terkejut dengan sesuatu yang melingkar pada pinggang rampingnya, Iya benar! Kedua tangan Rico telah mengunci Kembali tubuh Cynthia.
"Om Rico mau apa?" tanyanya dengan mata yang membola, sementara kedua tangannya berada di dada Rico. Saat keduanya saling menatap, entah kenapa tatapan mata keduanya seolah sedang berbicara.
"Aku merasa cinta ku bangkit kembali, setelah Aku merasakan kekecewaan yang begitu dalam kepada seorang wanita, di saat Aku mulai merasa jika wanita itu selalu mempermainkan perasaan pria, sekarang aku menyadari jika kehadiran mu sudah mewarnai hatiku, pantas saja putriku sangat menyukaimu, ternyata putriku tidak salah memilih, kamu yang akan menjadi the next Mama untuk putriku."
"Gila gila gila! Cynthia kamu tuh kenapa bisa selemah ini, pria ini bukan tipe mu, pria ini terlalu tua bahkan Ia berumur hampir sama dengan Papi-mu, kenapa hatimu mulai mengagumi nya, jangan bodoh!"
Tangan Cynthia tampak merremas kemeja Rico ketika pria itu kembali mengecup bibir Cynthia, dan lagi-lagi gadis itu tidak bergeming, apa yang dilakukan duda itu berhasil membuat Cynthia tidak berdaya.
"Ah ... gila! Sungguh aku tidak bisa melepaskan ciuman Om Rico yang bikin nagih, Aku sudah gila, gila, gila."
Setelah ciuman itu berhenti, Cynthia langsung melepaskan tangan Rico dari pinggang nya, dengan menatap wajah sendu Rico gadis itu mulai beranjak pergi. Namun, tiba-tiba Rico mengehentikan langkah gadis itu.
"Kamu mau kemana?" tanya Rico sembari menahan satu tangan Cynthia.
"Aku mau ke Papi, Papi pasti sudah menunggu!" jawabnya sembari melepaskan tangan Rico.
"Benny sudah pulang!" Rico berkata sembari menatap wajah Cynthia.
"Apa? Papi sudah pulang? Darimana Om tahu?"
"Hmm ... Benny sedang ke kantor, ada sedikit urusan yang harus Ia selesaikan." ungkap Rico.
"Kenapa Papi nggak bilang sih kalau udah pulang, terus Aku pulang sendiri dong, ih Papi tega ninggalin Aku dengan duda gila ini." ucapnya lirih sembari mengerucutkan bibirnya.
"Aku akan mengantarmu pulang!" seru Rico yang membuat Cynthia menaikkan alisnya. Kemudian keduanya turun dari tempat itu, Cynthia tampak diam dan sesekali melirik ke arah Rico.
Rico berpamitan dengan teman-teman sekolahnya karena Ia harus mengantarkan Cynthia pulang, bagaimanapun juga Cynthia adalah tanggung jawabnya, mengingat Benny telah memasrahkan Cynthia untuk dijaga oleh Rico selama Benny belum kembali.
"Hai semua! Aku pulang duluan, semoga malam kalian bahagia!" pamit Rico yang di sampingnya ada Cynthia. Rupanya dua orang itu mendapat perhatian dari teman-teman Rico, mereka mengatakan jika Rico sangat cocok dengan putri Benny itu.
"Hai Ric! Ternyata kamu pantas loh bersanding dengan putrinya Benny, wajah kalian benar-benar mirip, katanya kalau mirip itu pertanda jika kalian adalah jodoh iya, nggak teman-teman." ucap salah seorang diantaranya.
Rupanya semua teman-teman sekolah Rico agaknya menyetujui dengan usul jika Rico menikahi putri sahabatnya itu.
"Haha bener-bener, kita pasti setuju jika kamu dan putrinya Benny menjadi pasangan, beuh ini pasti akan menjadi berita heboh, seorang duda menikah dengan gadis belia yang juga merupakan putri dari sahabatnya sendiri."
Seluruh ruangan itu terdengar riuh oleh dukungan atas hubungan Rico dan Cynthia. Sementara Cynthia tampak cengar-cengir sembari mengumpat. "Astaga! Lebay banget sih mereka, nggak mungkinlah Aku nikah dengan Om Rico, haduh bisa-bisa sekali ronde udah mangap-mangap dia!" ucap Cynthia lirih, namun entah kenapa tiba-tiba Rico seolah mendengarkan keluhan Cynthia.
"Apa kamu bilang? Aku mangap-mangap?"
"Deg."
Cynthia tampak memaksakan senyumnya, Ia mencoba mencari alasan yang tepat untuk menghindari pertanyaan Rico lagi.
"Hehehe bukan apa-apa, Om! Anu itu yang mangap-mangap itu maksud Cynthia ... itu ...aduh susah banget sih buat ngejelasin nya." ucapnya sambil garuk-garuk kepalanya.
"Iya, Aku tahu! Apa kamu selalu berfikir jika pria tua itu tenaganya melemah? Kamu salah besar, Nona!" jawabnya sembari menaikkan satu sudut bibirnya.
"Yeeee, Om ngaku aja, emang begitu, kan? Hehehe Om pasti tidak tahan lama, huuuh rugi dong nikah sama laki-laki lemah kayak gitu." celetuk Cynthia yang semakin membuat Rico menahan kesabarannya.
"Terus! Menurutmu aku pria seperti apa?" tanya Rico kepada Cynthia yang tampak salah tingkah.
"Emmm ... eh itu ... anu." Cynthia gemetaran saat Pria itu benar-benar ingin menanyakan tentang dirinya sendiri.
...BERSAMBUNG....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 120 Episodes
Comments
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
barbarnya km cyn🤩 asyik psti hdp sm org yg ceria ky km
2023-07-02
0
Dedeh Dian
mangap mangap kaya ikan nyari oksigen dong...Aya Aya Ae..cntiya
2022-10-14
0
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞𝐀⃝🥀иσνιєℛᵉˣ𝓐𝔂⃝❥࿐
Wah wah wah butuh pembuktian tuh Cynthia
2022-09-29
0