MELAMAR OM DUDA
Seorang pria muda terlihat sedang berlutut di depan seorang gadis cantik, pria itu tampak memohon kepada Cynthia untuk tidak memutuskan hubungan dengannya.
"Cynthia, Aku mohon sama kamu Pliss jangan putusin Aku! Apapun yang kamu minta pasti akan ku berikan, mobil, baju, uang atau handphone mahal, pasti semua akan Aku berikan, tapi Aku mohon kamu tetap menjadi pacarku!" pinta Ibra memelas. Sementara di gadis menatap sinis pada laki-laki itu.
"Tapi sayangnya Aku sudah tidak tertarik lagi kepada mu, Ibra! Aku sudah bosan sama kamu, lebih baik kamu pergi sana, mataku sepet lihat kamu di sini!" ucap gadis itu sembari mematikan puntung rokoknya.
Kemudian Cynthia pergi begitu saja dari hadapan Ibra, laki-laki yang merupakan teman sekolahnya itu ternyata harus menerima kenyataan pahit jika dirinya harus diputuskan oleh gadis yang populer di kampus mereka.
"Aku akan buat perhitungan dengan mu, Cynthia! Tunggu saja!" ucapnya geram sembari pergi meninggalkan Cafe itu.
Setelah itu Cynthia terlihat menghampiri teman-teman nongkrongnya. Abel dan Jessie, kedua teman Cynthia itu tampak geleng-geleng kepala pada temannya yang satu ini.
"Ya ampun Cynthia, kasihan banget tuh Ibra, sampai bersimpuh segala, Kamu tuh ya emang ratu playgirl, sekarang cowok mana lagi yang ingin kamu taklukkan?" tanya Abel sembari berfikir siapa cowok yang kira-kira akan menjadi incaran Cynthia selanjutnya.
Cynthia menyunggingkan senyumnya kemudian gadis berparas ayu itu tampak sedang mengeluarkan bedak dan menambahkan pada pipinya sembari berkata. "Untuk saat ini belum ada yang cocok, tampangnya pas-pasan semua, males aku." ucapnya sembari melentikkan bulu matanya dengan jari telunjuknya.
"Eh ... tumben kamu bilang males, biasanya tiga hari sekali ganti pacar, tapi yang paling lama Ibra deh, pantesan aja dia nggak mau di tinggal, ngerengek gitu kayak anak kecil, Kamu apain sih tuh si Ibra sampai kayak gitu?" sahut Jessie.
"Hmm ... cowok mana sih yang bakal nolak Cynthia, Aku lihat hampir seluruh cowok keren dan tajir di kampus kita nyangkut tuh sama si doi." balas Abel.
Cynthia kemudian memasukkan kembali bedaknya ke dalam tas, kemudian gadis itu berkata kepada kedua temannya.
"Dengar ya! Jangan cuma kita ini seorang wanita, kita tidak bisa melakukan apa yang bisa di lakukan oleh cowok, selagi itu menguntungkan Why not, duit ngalir hidup kita bahagia, tapi ... ada satu yang musti kita jaga, kalian paham itu, kan!" seru Cynthia sembari tersenyum smirk.
Agaknya Abel dan Jessie mengerti maksud dari ucapan Cynthia. Kemudian tiba-tiba saja Cynthia mengajak kedua temannya itu untuk pulang.
"Ya udah, kita balik yuk! Bokap pasti udah pulang, Aku nggak mau kena marah-marah lagi gara-gara pulang kemalaman." ujarnya sembari memakai tas selempangnya.
Akhirnya ketiga gadis itu pulang dengan mengendarai sebuah mobil milik Cynthia, mobil mewah yang Ia dapatkan dari pacarnya yang sudah di putusnya seminggu yang lalu.
"Ok girls! Kita meluncur!"
Cynthia segera melajukan mobilnya ke arah jalan raya, tampaknya ketiga gadis itu terlihat have fun dan sesekali mereka bercanda sehingga Cynthia kurang fokus saat sedang menyetir, tiba-tiba saja dari arah sebelah kiri muncul sebuah mobil sedan mewah yang sedang melaju, karena saat itu Cynthia tidak melihat ke depan, alhasil Mobil sedan itu membunyikan klakson mobil sekeras-kerasnya, sehingga membuat Cynthia begitu terkejut dan segera menghentikan mobilnya.
"Sialan siapa sih! Dasar awas kamu ya! Bikin orang kaget aja, Aku samperin kamu!" ucap Cynthia sembari turun dari mobilnya.
Sementara kedua temannya terlihat takut, Cynthia tipe cewek yang tidak akan mau diam jika ada orang yang berusaha membuatnya terkejut apalagi di jalan raya.
Cynthia menghampiri mobil sedan Lexus yang juga ikut berhenti itu, dengan berkacak pinggang Cynthia mengetuk jendela mobil si pengemudi. Dengan sedikit memaki-maki Cynthia berusaha membuat si pengemudi keluar dari mobil sedan mewah itu.
"Anjayyyy! Itu pasti yang punya mobil orang kaya tuh, secara mobilnya keren bet." ucap Abel kepada Jessie.
"Kamu benar! Itu bukan sedan biasa, dia pasti bukan orang sembarangan." balas Jessie mengiyakan.
"Hei keluar Kamu! Jangan jadi pengecut kamu, ayo keluar!" paksa Cynthia kepada pengemudi mobil sedan itu. Hingga akhirnya pintu mobil mulai terbuka dan tampaklah kaki jenjang yang mulai keluar dari dalam mobil, sang pengemudi rupanya bukan orang sembarangan, terlihat dari sepatu yang Ia gunakan, sepatu mahal dengan merk Testoni Dress Shoes, membuat mata Cynthia terbuka lebar. Sejenak Cynthia mengerutkan keningnya.
"Nih orang kayaknya bukan sembarang Orang, tajir juga dia!" gumamnya sembari terus memperhatikan sosok yang mulai keluar dari dalam mobil yang berada di kisaran milyaran rupiah itu.
Tak berselang lama seseorang dengan gaya yang cool dan keren keluar dari dalam mobil itu, seketika Abel dan Jessie tak berkedip saat melihat sosok tampan yang keluar dari mobil itu.
"Omaigad! Itu kan Rico Arven Arion, pengusaha kaya raya itu, Ganteng banget ya ampun, duuhh perfect!" seru Abel.
"Kalau begini Aku juga mau jadi simpanan tuh Om, udah ganteng, keren, tajir melintir, ya ampun sempurna!" imbuh Jessie yang melongo melihat ketampanan pria dewasa yang sekarang sedang berdiri di hadapan Cynthia.
"Kenapa kamu menyuruhku turun! Apa kamu butuh ganti rugi, ambillah! Aku tidak mau buang-buang waktu melayani gadis yang tidak pandai menyetir mobil." ucap pria itu dingin. Rupanya perkataan pria itu telah membuat Cynthia kesal.
"Dengar ya Tuan! Saya tidak butuh uang Anda, Saya cuma butuh permintaan maaf Anda! Karena gara-gara Anda, saya hampir saja menabrak." jelas gadis itu dengan wajah yang kesal.
Kemudian tiba-tiba saja pria itu berjalan mendekati Cynthia yang tampak terdiam di tempatnya.
"Kamu benar-benar gadis yang tidak mempunyai sopan santun kepada orang tua, sepertinya Aku perlu mengajarkannya kepadanya!"
Mendengar perkataan pria itu, Cynthia tiba-tiba meradang, Ia berkata balik kepada pria yang terlihat seumuran dengan ayahnya itu.
"Hei Anda! Jaga baik-baik mulut Anda, jangan mentang-mentang Anda seorang laki-laki, Anda pikir saya tidak berani melawan Anda! Hah ... sini kalau berani, ayo maju ... !"
Cynthia tampak mengepalkan kedua tangannya dan siap untuk menyerang Rico. Sementara Rico tampak menyunggingkan senyumnya dan segera pergi dari hadapan Cynthia.
"Eh ... mau kemana Tuan! Saya belum selesai, hei ... Tuan ... Hei!" seru Cynthia yang melihat Rico beranjak pergi dan mulai masuk ke dalam mobil.
Rupanya Rico tidak menghiraukan sama sekali seruan Cynthia, pria berbadan tegap itu terus melajukan mobilnya tanpa menghiraukan keberadaan Cynthia sama sekali
"Hei Tuan gila! Berhenti! Awas aja kamu Tuan! Bakal Aku bikin perhitungan nanti." kesal Cynthia sembari menunjuk ke arah Rico.
...BERSAMBUNG...
...🔥🔥🔥🔥🔥🔥...
*
*
Rico Arven Arion, 42 tahun, pria dewasa dan merupakan seorang duda tampan dan kaya raya. Sikapnya yang dingin dan cuek membuat Cynthia semakin penasaran untuk bisa mengambil hati duda tampan ini.
Cynthia Isabella, 23 tahun, gadis cantik yang mendapat julukan sebagai gadis bar-bar dan seorang playgirl.
...Visual hanya sebagai pelengkap dan kehaluan Othor semata, mohon maaf jika tidak sesuai keinginan kalian 🙏...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 120 Episodes
Comments
Vera Wilda
Saya mampir di mari thor …
2024-08-31
0
Anne Paendong
Mookda Narinrak idolaku..
artis thai..
2023-09-01
0
Liahpitrika Dewi
seleranya emang g kaleng2 nih...aku suka aku suka.🤩🤩
2023-05-10
0