Pengen nangis

...~Happy Reading~...

“Baru satu hari tanpa Olin, kenapa bisa seperti ini. Bagaimana kalau satu minggu, satu bulan atau bahkan satu tahun. Aku pengen nangis,” rengek Nasya dalam hati nya menjerit, namun ia masih berusaha untuk kuat dan sabar menghadapi sikap Ryana yang ternyata Sangat berbanding terbalik dari Ryan.

Meskipun Ryan laki-laki dan terlihat lebih banyak diam. Namun, ia begitu anteng dan menerima orang baru, atau istilah nya Ryan begitu welcome. Sementara Ryana, ia sangat manja, arogan namun juga cengeng.

“Ryana, maafin kak Nasya ya, kakak mengaku salah. Maafin kak Nasya ya,” ucap Nasya berusaha membujuk Ryana yang berada di balik selimut.

“Kak Nasya nakal hiks hiks hiks.”

“Iya, kakak nakal. Maafin kakak ya,” ujar Nasya mengalah, dan akhirnya Ryana mau memaafkan nya.

Setelah berhenti menangis, Nasya mengajak Ryana untuk mandi sore, karena ini sudah waktu nya untuk mandi. Selain itu juga wajah Ryana begitu kusut karena habis menangis.

Ketika makan malam tiba, Ryana terus mengadu kepada ayah nya tentang bagaimana sikap Nasya padanya yang sudah begitu jahat karena membiarkan Olin pergi dari rumah. Padahal, Olin pergi juga setelah pamit kepada ayah nya, namun tetap saja menurut Ryana, Nasya lah yang salah.

Sementara itu, Nasya yang mendengar curhatan Ryana kepada ayah nya, hanya bisa menghela nafas nya dengan sedikit kasar sembari menundukkan kepala. Selama makan malam, Nasya juga ikut menemani di meja makan, namun ia tidak ikut makan. Meskipun Olin atau Adnan sudah menawarkan nya agar ikut makan, namun entah mengapa Nasya manish begitu sulit untuk ikut makan. Ia lebih suka makan di belakang bersama dengan mbok Yem.

“Jadi kamu maunya gimana?” tanya Adnan setelah mendengarkan cerita dari sang putri.

“Ya gak gimana gimana, kan Ryana hanya cerita sama Daddy,” jawab Ryana lalu kembali mengunyah makanan nya.

“Ryana itu nakal. Pokoknya, Ryan gak mau kalau sampai kak Nasya juga pergi dari sini gara gara Ryana! Ryan udah sayang sama kak Nasya.” Tekan Ryan menatap saudara kembar nya dengan kesal.

“Ryana kan gak minta Daddy buat mecat kak Nasya juga!” balas Ryana tak kalah kesal.

“Tapi kalau cara kamu seperti itu, kak Nasya juga kan pergi kembali ke rumah di kampung nya sama Olin.” Seru Ryan semakin menatap kesal pada Ryana.

“Daddy!” rengek Ryana memanyunkan bibir nya lalu meremas kedua tangan nya, ia hendak menangis namun Adnan segera mengangkat tubuh putri nya dan mendudukkan nya di atas pangkuan nya.

“Si manja mulai beraksi. Lama lama Ryan males sama Ryana! Pokok nya, Ryan mau kamar sendiri, titik!” ketus Ryan, lalu ia segera meninggalkan meja makan seraya menggandeng tangan Nasya yang sejak tadi memang duduk di sebelah nya.

“Ryan!” panggil Adnan, namun tetap saja anak itu tidak mau mendengar dan tetap melangkahkan kaki menaiki tangga menuju kamar nya.

“Astaga, ya Tuhan. Sampai kapan ini berakhir,” gumam Adnan dalam hati, sudah sangat frustasi menghadapi kedua anak nya yang selalu berbeda pendapat.

Sementara itu, Nasya yang nampak kebingungan hanya bisa pasrah ketika di ajak memasuki sebuah kamar yang berada di sebelah kamar Ryan dan Ryana. Kamar itu tak kalah besar dari kamar sebelum nya, hanya saja di sana Cuma ada satu tempat tidur.

“Kak Nasya bantuin Ryan berkemas ya, Ryan mau bobo disini, gak mau sama Ryana. Males!” katanya lalu ia menjatuhkan diri di atas tempat tidur begitu saja.

Terpopuler

Comments

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

sabar, sabar y Sya, yg baca aja ikut pusing mikirin bocah

2023-03-30

3

Jumadin Adin

Jumadin Adin

ryana betul2 ajaib

2022-11-15

0

ꌦꄲꄲꋊꋊ꒤ꋊꋊꋬ

ꌦꄲꄲꋊꋊ꒤ꋊꋊꋬ

MasyaAllah Ryana, drama queen

2022-10-26

0

lihat semua
Episodes
1 Nasya Andira
2 Gadis kuat
3 Pasar
4 Ryan dan Ryana
5 Sarapan
6 Kerusuhan dua R
7 Bertemu dua R
8 Tawaran ke Jakarta
9 Perkenalan
10 Serba bisa
11 Ulah Ryana
12 Pengen nangis
13 Kuliah
14 Tiga anak
15 Quality time
16 Kesal tanpa sebab
17 Sarapan bersama
18 Membuat bekal
19 Terpesona
20 Bingung
21 Sensitif
22 Mie instan
23 Tragedi mie instan
24 Seperti bebek
25 Ngawur
26 Bosan
27 Bertengkar
28 Pengen kabur
29 kesombongan Ajeng
30 Kemarahan Ajeng
31 Barbie
32 Pengumuman Give Away
33 Normal
34 Utang atau Kredit
35 Cantik
36 Konsentrasi
37 Tidur bersama
38 Makan malam
39 Kedatangan Olin
40 Berebut mie instan
41 Sakit
42 Roti tawar
43 Jualan roti tawar
44 Salah paham
45 Salah paham II
46 Mencuci
47 Takut
48 Ya sudah
49 Resmi
50 Duda labil
51 Lembur
52 Duda posesif
53 Camping dadakan
54 Jangan Marah lagi
55 Malu
56 Dilema
57 Kepergok
58 Diamnya Ryana
59 Mulut pedas Ryana
60 Mengalah
61 Pilihan Sulit
62 Sahabat
63 Move on
64 Abay
65 Ke sekolah
66 Bertemu
67 Mencoba kuat
68 Melupakan
69 Nuna
70 Pulang kampung
71 Permintaan Ryan
72 Menghindar
73 Pertukaran Mahasiswa
74 Ingin pamit
75 Ingin es krim
76 Tanah sengketa
77 Rumah sakit
78 Ajakan
79 Minta maaf
80 Happy Ending
81 Menikah dengan pak Duda
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Nasya Andira
2
Gadis kuat
3
Pasar
4
Ryan dan Ryana
5
Sarapan
6
Kerusuhan dua R
7
Bertemu dua R
8
Tawaran ke Jakarta
9
Perkenalan
10
Serba bisa
11
Ulah Ryana
12
Pengen nangis
13
Kuliah
14
Tiga anak
15
Quality time
16
Kesal tanpa sebab
17
Sarapan bersama
18
Membuat bekal
19
Terpesona
20
Bingung
21
Sensitif
22
Mie instan
23
Tragedi mie instan
24
Seperti bebek
25
Ngawur
26
Bosan
27
Bertengkar
28
Pengen kabur
29
kesombongan Ajeng
30
Kemarahan Ajeng
31
Barbie
32
Pengumuman Give Away
33
Normal
34
Utang atau Kredit
35
Cantik
36
Konsentrasi
37
Tidur bersama
38
Makan malam
39
Kedatangan Olin
40
Berebut mie instan
41
Sakit
42
Roti tawar
43
Jualan roti tawar
44
Salah paham
45
Salah paham II
46
Mencuci
47
Takut
48
Ya sudah
49
Resmi
50
Duda labil
51
Lembur
52
Duda posesif
53
Camping dadakan
54
Jangan Marah lagi
55
Malu
56
Dilema
57
Kepergok
58
Diamnya Ryana
59
Mulut pedas Ryana
60
Mengalah
61
Pilihan Sulit
62
Sahabat
63
Move on
64
Abay
65
Ke sekolah
66
Bertemu
67
Mencoba kuat
68
Melupakan
69
Nuna
70
Pulang kampung
71
Permintaan Ryan
72
Menghindar
73
Pertukaran Mahasiswa
74
Ingin pamit
75
Ingin es krim
76
Tanah sengketa
77
Rumah sakit
78
Ajakan
79
Minta maaf
80
Happy Ending
81
Menikah dengan pak Duda

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!