K a b u r

Raka menggeleng. "Dhyrga juga punya semua itu, kekayaan, kepopuleran, jadi untuk apa mencari gadis yang populer dan kaya seperti mu jika tidak di dasari ketulusan? Dhyrga sudah lama menyukai mu Queen." Terangnya.

"Queen tidak percaya!" Sanggah Queen.

Raka menghela napas dalam, berusaha mengunjal kesabaran sebanyak-banyaknya, Queen memang sedikit lebih arogan. Setidaknya dia maklum karena itu berarti menuruni sifatnya.

"Begini saja. Besok malam kamu buktikan sendiri, temui Dhyrga Miller di restoran yang sudah Daddy pesan, jangan coba-coba menggagalkan perjodohan ini, karena Dhyrga sudah yang terbaik." Putus Raka sebelum kemudian ia pergi meninggalkan tempat itu.

Queen termangu memandang punggung bidang ayahnya. Di jodohkan bukanlah hal yang dia inginkan.

Queen gadis metropolitan bahkan sudah hidup di era yang lebih maju dari itu. Di Korea sana, Queen telah memiliki kekasih yang sangat tampan lagi terkenal.

Lee Jee Yeon, adalah kekasihnya yang masih sama-sama bergelut di dunia hiburan. Jee Yeon menyukai Queen semenjak pertemuan pertama mereka saat syuting film dan pemotretan brand ambassador bersama.

Hubungan sembunyi-sembunyi itu berlangsung selama dua tahun terakhir dan rencananya akan setia sampai ajal menjemput mereka.

Lalu apa ini? Dhyrga Miller? 28 tahun? Sebelas tahun selisih usia mereka. Bagaimana bisa nyambung nantinya?

Ayah dan ibunya saja hanya selisih dua tahun, itulah makanya rumah tangga mereka romantis, setidaknya begitulah kira-kira pemikiran Queen.

...❇️❇️❇️❇️❇️...

^^^Malam berikutnya.^^^

Gadis terkenal itu sengaja menutup separuh wajah demi menjaga kenyamanan hidupnya, sebab, jika ada orang yang tahu siapa dirinya, sudah bisa di pastikan ia takkan pernah mampu untuk melangkah walau hanya satu derap.

Queen publik figur bukan hanya di Indonesia tapi sudah go internasional jua, semua orang yang melihatnya pasti ingin berfoto ria atau hanya sekedar meminta tanda tangan saja.

Seperti rencana awal, Queen menuruti ayahnya untuk menemui Dhyrga Miller yang di sebut-sebut sebagai pengusaha sukses sekelas ayahnya.

Seharian penuh Queen mencari tahu bagaimana wajah Dhyrga melalui media sosial, dan hanya ada gambar buku, buku, dan buku saja.

Tak ada satupun gambar yang menunjukkan bagaimana wajah Dhyrga Miller. Padahal nama Dhyrga terdapat di list konglomerat tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya, tapi tidak pernah nampak batang hidungnya.

Queen curiga, apa jangan-jangan Dhyrga Miller sangat jelek? Atau kah sangat tua? Ataukah mungkin Casanova yang hanya pandai bercelap celup ria? Queen penasaran sekali dengan wujud Dhyrga.

Queen melangkah menuju ruang khusus yang sudah di pesan ayahnya, Queen cantik dengan balutan gaun putih pendek, sepatu hak tinggi berwarna senada.

Rikma yang tercepol begitu indah, ada poni yang lucu menjuntai di kedua pipi tembam nya.

Queen berhenti langkah tiba-tiba tatkala tak sengaja netra indahnya menangkap sosok pria berpakaian rapi tengah duduk dengan satu cangkir teh di ujung tempat.

Mata indah milik Queen terbelalak melihat wajah pria tua yang tidak seharusnya berada di dalam sana.

"Apakah dia Dhyrga?"

Queen mengurungkan langkah kakinya, dia tenggelam di balik penyekat ruangan lantas spontan menarik satu pelayan yang kebetulan lewat. "Mbak." Saking gusarnya Queen sampai lupa membuka penutup wajahnya.

"Queen, ..." Sang pelayan membelalak, ia tersentak kaget mendapati artis terkenal memanggilnya. "B-boleh kah aku minta tanda, ..."

Queen menggeleng dengan kening yang mengerut. "Please jangan dulu minta tanda tangan, tolong beritahu aku, apakah yang duduk di dalam itu Dhyrga Miller?"

Pelayan itu bernama Shima, kebetulan dia yang mengatur saat pemesanan ruangan tersebut. "I-iya, tempat VVIP itu di pesan atas nama Tuan Raka dan Tuan Dhyrga." Katanya.

"Jadi yang duduk di sana itu Dhyrga?" Queen menunjuk kecil lelaki yang masih setia duduk bergeming di dalam sana.

Shima mengangguk meski bulatan matanya hanya fokus pada Queen saja. "Iya, barusan saya ketemu, dan dia sangat, ..."

"Jelek dan tua!" Queen berlari setelah menyeletuk kan kata itu lantang.

"Bukan Queen. Tapi sangat ganteng dan seksi. Kok jelek sih?" Demi memastikan rasa penasarannya. Sekali lagi Shima menilik ke dalam ruangan VVIP milik Dhyrga, dan benar adanya, rupanya bukan Dhyrga Miller yang duduk di atas kursi sana, tetapi ajudannya.

"Sepertinya Queen salah paham." Lirih Shima dengan embusan napas pelan. "Astaga, aku jadi lupa minta tanda tangan kan!" Gadis pelayan itu merutuki kebodohannya sendiri.

... ❇️❇️❇️❇️❇️...

Beberapa saat kemudian, lelaki tampan yang keluar dari kamar mandi itu melangkah gontai menuju sebuah kursi.

Ia duduk sembari mengangkat sebelah tangan, berusaha menilik jarum kecil di balik kaca arloji miliknya.

Sudah sekitar satu jam Dhyrga menunggu sang pujaan hati yang tiada kunjung menyinggahi.

Adalah Dhyrga Miller, nama dari pria berparas tampan nan rupawan ini.

"Tuan sakit perut?" Lelaki paruh baya itu ajudan sang presiden direktur. Sebut saja Bahar meski kepanjangannya Baharudin.

"Entah lah, aku gugup." Sanggah Dhyrga.

Jujur, ini pertemuan yang paling Dhyrga nanti-nanti, tapi entah kenapa mules adalah kebiasaan yang sering Dhyrga alami saat nervous.

"Kenapa belum juga datang Tuan?"

"Aku tidak tahu, mungkin macet. Jadi sabar saja." Dhyrga mencoba menghalau rasa curiganya. Tapi jika sampai tidak datang, itu berarti Queen telah resmi menolak.

Berapa puluh kopi saja yang sudah ia pesan hanya untuk memperpanjang waktu sewa ruangan VVIP ini.

Rasa lapar hilang seketika, Dhyrga terkatung menunggu ketidak hadiran sang tercinta.

Setelah dua jam, akhirnya ponsel miliknya kembali berdering, Dhyrga memindai layar dan panggilan dari nomor bertuliskan Tuan Camer tertampil di sana.

Tak lama berpikir, Dhyrga menggeser tombol terima, lalu menempelkan gawai tipisnya pada telinga. "Halo Om." Sapa nya.

📞 "Dhyrga, kamu masih di restoran?" Suara yang terdengar cemas membuat lelaki tampan ini mengerutkan keningnya.

"Tentu saja, Dhyrga masih menunggu Queen. Apa Queen macet atau ada halangan? Kenapa lama sekali datangnya Om?" Tanyanya khawatir.

📞 "Maaf Dhyrga, anak buah Om bilang, Queen lari dari pengawasan. Maaf kan Om, dia mengecewakan mu."

"Queen lari?" Dhyrga berdiri tegak mendengar kabar dari calon mertuanya, sungguh Dhyrga cemas di buatnya. "Maksud Om, dia tidak mau bertemu dengan ku?"

📞 "Entah lah, Om juga belum tahu, anak buah Om sedang mencarinya. Jadi lebih baik, kamu pulang saja dulu, akan Om atur lagi pertemuan kalian lain nanti."

Dhyrga mengangguk pelan. "Baiklah. Terima kasih informasinya Om, semoga Queen tidak kenapa-kenapa, dan semoga Queen cepat di ketemukan." Ucapnya lirih.

Sang ajudan tahu, Dhyrga sangat kecewa, tapi mau bagaimana lagi? Mungkin ini resikonya mencintai anak kecil. Queen bahkan masih 17 tahun.

📞 "Terima kasih atas pengertiannya Dhyrga. Om minta maaf sekali lagi."

"Tidak apa Om."

Terpopuler

Comments

yeni NurFitriah

yeni NurFitriah

Ini bab ada juga di bab" terakhir Second Wife,karena Aku udah baca kisah Ortu nya Queen.

2024-12-19

0

Yuyu sri Rahayu

Yuyu sri Rahayu

hahaha queen salah orang makanya kaburkan/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/

2025-01-01

0

Maria Ulfa

Maria Ulfa

ternyata sifat keras kepala Sansan sama glory menurun dari queen ya

2025-01-02

0

lihat semua
Episodes
1 Pembukaan
2 K a b u r
3 K e m b a r
4 J o o n
5 L I f t
6 G u g u p
7 Makan malam
8 A n e h
9 Sarapan
10 Mengadu
11 Author
12 Dekorasi
13 G o d a
14 C u r i g a
15 G e r u t u
16 P a g i
17 Bertemu
18 S e k s i
19 Kesempatan
20 D N A
21 Healing
22 S e k s i²
23 Ungkapan
24 Rahasia
25 B i o s k o p
26 Terkesiap
27 Putus
28 Mengaku
29 Bingung
30 Menyesal
31 Graduation
32 Tunangan
33 Tunangan²
34 Waktu...
35 Paris
36 Hotel....
37 First....
38 Pagi....
39 Tumbang
40 Curiga....
41 Skandal
42 Menyusul
43 Ketulusan
44 Melamar
45 Mediasi
46 Penghulu?
47 Siyah....
48 Mobil
49 Pagi mereka
50 Kolam
51 Keribetan cewek
52 Resepsi Q & D
53 End musim pertama
54 BC Musim pertama
55 BC musim pertama²
56 BC musim pertama³
57 SLP2 [Boneka]
58 Kampus..
59 Alasan...
60 Motor....
61 Seling kuh....
62 Sinetron
63 Pesta...
64 Le da kan
65 Curhat.....
66 Berakhir...
67 Jomblo...
68 OCD
69 Usulan
70 Sepeda...
71 Lemah
72 Random
73 Bocah kecil
74 Balkon
75 Semut
76 Sikap terbuka
77 Brosur
78 Mencoba gaun
79 Random²
80 Acara
81 Pertama bab satu
82 Pertama bab dua
83 Bis
84 Sakura
85 Pilihan
86 Dukungan
87 Karma
88 Kesekian kalinya
89 Berani
90 Ha MiL
91 Syukuran
92 Kekeuh
93 Rencana
94 Misi
95 Gusar
96 Ngambek
97 Bakso
98 Bakso²
99 Apartemen
100 Semua bahagia
101 Bonus chapter
102 Bonus chapter
103 Bonus chapter
104 Bonus chapter
105 Kata PA
106 KATA PASHA
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Pembukaan
2
K a b u r
3
K e m b a r
4
J o o n
5
L I f t
6
G u g u p
7
Makan malam
8
A n e h
9
Sarapan
10
Mengadu
11
Author
12
Dekorasi
13
G o d a
14
C u r i g a
15
G e r u t u
16
P a g i
17
Bertemu
18
S e k s i
19
Kesempatan
20
D N A
21
Healing
22
S e k s i²
23
Ungkapan
24
Rahasia
25
B i o s k o p
26
Terkesiap
27
Putus
28
Mengaku
29
Bingung
30
Menyesal
31
Graduation
32
Tunangan
33
Tunangan²
34
Waktu...
35
Paris
36
Hotel....
37
First....
38
Pagi....
39
Tumbang
40
Curiga....
41
Skandal
42
Menyusul
43
Ketulusan
44
Melamar
45
Mediasi
46
Penghulu?
47
Siyah....
48
Mobil
49
Pagi mereka
50
Kolam
51
Keribetan cewek
52
Resepsi Q & D
53
End musim pertama
54
BC Musim pertama
55
BC musim pertama²
56
BC musim pertama³
57
SLP2 [Boneka]
58
Kampus..
59
Alasan...
60
Motor....
61
Seling kuh....
62
Sinetron
63
Pesta...
64
Le da kan
65
Curhat.....
66
Berakhir...
67
Jomblo...
68
OCD
69
Usulan
70
Sepeda...
71
Lemah
72
Random
73
Bocah kecil
74
Balkon
75
Semut
76
Sikap terbuka
77
Brosur
78
Mencoba gaun
79
Random²
80
Acara
81
Pertama bab satu
82
Pertama bab dua
83
Bis
84
Sakura
85
Pilihan
86
Dukungan
87
Karma
88
Kesekian kalinya
89
Berani
90
Ha MiL
91
Syukuran
92
Kekeuh
93
Rencana
94
Misi
95
Gusar
96
Ngambek
97
Bakso
98
Bakso²
99
Apartemen
100
Semua bahagia
101
Bonus chapter
102
Bonus chapter
103
Bonus chapter
104
Bonus chapter
105
Kata PA
106
KATA PASHA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!