Tiga hari kemudian....
Eliana belum juga mendapatkan calon suaminya, sebenarnya banyak yang mengaggumi dan menaruh hati pada Eliana, tapi tidak ada satu orang pun yang sreg dihatinya.
"Nona, ini waktunya mepet sekali nona, mengapa tidak terima lamaran salah satu dari mereka saja." Miss Bona sudah mulai tidak tenang.
Namun Eliana nampak begitu tenang, tanpa berekspresi apalagi hari ini dia memakai kaca mata hitam, gara-gara mata panda akibat kurang tidur.
"Nona El!" Miss Bona merasa kesal karena Eliana tidak menanggapi perkataannya.
Eliana membuka kaca matanya, Miss Bona sontak mundur saking kagetnya.
"Kamu tau kan menikah itu seperti apa Miss? Saat aku membaca di google, sepasang pengantin itu harus tidur bersama dan melakukan ritual malam pertama."
"La-lalu?"
"Ah percuma juga bicara soal pernikahan padamu, kamu juga belum menikah, seharusnya kamu memiliki anak sekarang."
Miss Bona menghela nafas, "Disini yang kita bahas adalah pernikahan nona El bukan saya."
"Iya ketika aku baca di google, malam pertama itu keduanya sama-sama membuka baju dan..." Eliana tidak meneruskan perkataannya, "Aku tidak mau melakukannya, aku tidak mau memberikan tubuhku pada orang lain."
"Tapi dalam pernikahan itu memang seperti itu nona, mau tidak mau, siap tidak siap, semua yang ada di diri nona milik suami nona."
Eliana merinding mendengarnya, "Karena itu aku ingin pernikahan ini pura-pura saja jadi aku tidak perlu tidur dengan suami aku."
Miss Bona mengerutkan keningnya, "Caranya?"
Eliana memberikan kartu nama Erland pada Miss Bona, "Aku akan memenuhi janjiku untuk menjadikan dia suamiku, mungkin dengan begitu aku tidak akan dihantui rasa bersalah lagi dan bisa tidur dengan nyaman. Aku akan menyewanya."
...****************...
Sudah tiga hari Erland putus dengan Chelsea, Erland memang sangat terluka, tapi dia tidak ingin memperlihatkan kesedihannya di depan keluarga dan temannya.
Di siang hari Erland memang berada di kantor biro saja, hari ini dia kedapatan klien seorang tante yang gatal.
"Dengan Biro Jasa Apapun Bisa?"
"Ah iya, benar. Silahkan duduk." Jawab Rizal dengan ramah.
Mereka pun duduk di kursi sofa, begitu juga Erland ada disana.
"Saya sudah berumur 40 tahun tapi belum menikah."
"Lalu?" Rizal mengernyitkan keningnya.
Si Tante mengedipkan matanya pada Erland dengan genit membuat Erland bergidik ngeri. "Saya mau menyewa jasa pemuda itu untuk menjadi suami saya, saya ingin tau rasanya malam pertama dan akan membayar dengan mahal."
Tenggorokan Erland terasa kering, tidak mungkin dia mau memberikan juniornya pada wanita yang tidak dia cintai apalagi pada tante genit itu, dia menggelengkan kepalanya pada Rizal sebagai pertanda agar Rizal menolak permintaan si tante.
"Kira-kira berapa bayarannya?" tanya Rizal.
Erland langsung sewot, "Oh maaf sekali tante, kami tidak melayani jasa sewa suami, disini kami hanya menawarkan jasa bodyguard, jasa kurir, jasa bersih-bersih, jasa..."
"Malam pertama bro? Enak lho bro!" bisik Rizal.
"Lu aja sono"
"Lah bini gue marah dong."
Si tante tanpak kecewa sekali, dia memandangi Erland dengan tatapan menggoda melihat Erland dari ujung kaki ke ujang kepala, "Ayolah mas, aku akan bayar berapapun yang kamu mau."
"Maaf gak bisa mbak." Erland merinding melihat tatapan tante itu seperti akan memakannya.
Tapi si tante malah menghampiri Erland, dia duduk di samping Erland, "Ayolah mas, walaupun usiaku 40 tahun, aku sangat sek si ko." Wanita itu memang begitu terlihat jelas belahan dadanya.
Erland segera melarikan diri, walaupun dia memiliki kemampuan bela diri tapi dia memang tidak mau berbuat kasar pada wanita. Namun si tante menahannya dengan memegang bajunya sehingga baju bagian belakangnya robek.
Rizal berusaha menolongnya tapi dia juga ngeri melihat tante yang sudah menahan hasrat sekian lama itu.
"Pria itu adalah calon suamiku."
Kata itu mengagetkan mereka sampai bertiga yang ada disana memantung dan melongo, apalagi saat melihat gadis cantik itu masuk ke dalam kantor dengan pakaiannya yang casual ditambah dengan dia memakai kaca mata hitam, terlihat sangat elegan.
"Lepaskan tanganmu dari calon suamiku atau tanganmu akan ku patahkan!" ucap Eliana pada tante ganjen yang memegang baju Erland sampai robek itu.
Erland membulatkan matanya begitu mendengar Eliana bilang dia adalah calon suaminya padahal mereka baru satu kali bertemu.
Calon suami? Erland mengerutkan dahinya.
...****************...
...Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah yah kawan 🙏 😁...
...Dan terimakasih banyak buat yang sudah memberi itu semua, semakin membuat saya semangat!...
...Mohon maaf belum bisa balas komen satu persatu, tapi saya selalu baca komen dari kalian....
...Jangan lupa simak terus ke bab-bab berikutnya....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
Siti Yuliyatin
horeeee...
2025-02-21
0
nobita
El datang di saat yg tepat...
2024-05-15
0
HNF G
sumpah ngakak😂😂😂😂😂😂
2023-03-09
0