MASUK KE DALAM ISTANA GUNAWAN WICAKSONO

Devana sangat gugup ketika ia berjalan di belakang Georgino memasuki gerbang rumah Tuan Besar Gunawan Wicaksono.

Hatinya sudah ia siapkan sejak Subuh. Tetapi kenyataan Devana menciut juga nyalinya karena ia harus bisa menjadi pasangan bisa yang diandalkan oleh Georgino.

Terlebih kehadirannya kini disambut oleh seluruh penghuni istana Gunawan Wicaksono dengan empat orang anaknya dan empat menantu serta enam orang cucu keturunan Tuan Besar.

"Akhirnya..., kalian datang juga!"

Nani langsung memeluk tubuh sang menantu. Membuat Devana merasa sedikit lebih tenang. Ibu mertuanya adalah wanita yang baik serta menerima kehadirannya tanpa banyak pertanyaan.

"Hehehe..., cucuku pandai mencari istri! Kemarin Kakek belum begitu bisa menganalisa, tapi hari ini. Hm..." Gunawan mengacungkan dua jari jempolnya pada Georgino.

"Iya lah! Gak mungkin dong Gege asal pilih! Hehehe..." Georgino senang, kakeknya gembira pada pilihannya.

Para Om-nya satu persatu Georgino dan Deva salimi. Mereka terkejut karena melihat dengan mata kepala sendiri kini. Sang keponakan benar-benar pulang dengan menggandeng pasangan.

"Istri dan anak Gege luar biasa!"

Seperti ada sisi kebanggaan yang muncul tiba-tiba dalam hati kecil Georgino. Ia tersenyum lebar sambil memangku tubuh mungil Ericko yang terlihat sangat riang dengan sambutan yang hangat dari para orang dewasa itu.

Devana sendiri telah menyiapkan dirinya sejak satu jam yang lalu. Setelah melakukan ibadah subuh bersama bibi Fani. Berdoa dan berharap kehidupannya enam bulan kedepan akan baik-baik saja.

Meskipun hanya enam bulan nikah kontrak dengan Georgino dan bekerja sama untuk bersandiwara di keluarga besar Gunawan, tetapi itu bukanlah pekerjaan yang mudah.

Selain Devana bukanlah perempuan yang pintar akting, ia juga belum pernah pura-pura dalam hal mengeluarkan ekspresi.

Dulu dengan Chandra, pernikahan mereka murni berawal dari rasa suka yang kemudian mendalam menjadi cinta.

Walau pernikahan hanya seumur jagung saja, tetapi Devana sempat merasakan apa itu artinya kebahagiaan berumah tangga.

Devana pernah merasakan artinya memberikan hati, jiwa dan raga hanya untuk pria yang telah menjadi suaminya.

Mereka pun hidup layaknya pasangan suami istri pada umumnya.

Bercanda, bercinta. Bertengkar meskipun soal yang sepele. Bahkan menangis setelah ribut dan saling adu argumen hanya untuk masalah kecil sekalipun.

Chandra yang selalu cuek menaruh underw*arnya di atas meja rias di kamarnya setiap kali mandi ataupun berganti pakaian.

Chandra juga suka menaruh handuk basah di atas kasur kamar mereka setiap habis mandi.

Atau kadang kebalikannya, Chandra yang sering komplein. Devana selalu lupa mematikan lampu kamar, karena tak bisa tidur dalam ruang gelap sementara Chandra sebaliknya.

Begitulah rumah tangga.

Meskipun mereka sama-sama cinta dan sayang hingga memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan, tetapi selalu ada sisi-sisi yang mengagetkan setelah menikah.

Chandra tidak suka melihat Dev mengemil di dalam kamar, tetapi Dev suka sekali makan makanan ringan di kamar karena risih dengan tatapan mata Mama dan Papa Chandra yang dingin.

"Sayang? Hei... Devana? Kenapa melamun?"

Devana terkesiap.

Seketika ia tersadar dari lamunannya lalu segera bergegas memberi salam pada semua anggota keluarga Gunawan.

"Ini Om Rendy, suaminya Tante Fifie. Ini Intan, ini Permata...keduanya putri tante Fie dan Om Rendy!"

Devana tersenyum mengangguk hormat pada semua yang Georgino sebutkan.

"Ini Om Glen, suami Tante Ellie! Ini Om Tio, suaminya Tante Lisa!"

Devana berusaha berperan seramah dan sebaik mungkin. Ia tetap menebar senyumannya seraya menyodorkan telapak tangan kanannya pada mereka yang diperkenalkan Georgino.

"Itu Danira, putri Tante Ellie Om Glen. Nah yang itu, Demian kakaknya Danira. Itu Tiara, putri Tante Lisa Om Tio!"

"Apa aku gak dikenalkan juga, Gege?"

Tiba-tiba seorang pemuda tampan dengan wajah yang begitu bersih bersinar membuat Devana sempat terkesima, muncul dari balik tirai ruang tengah.

Senyumnya manis meskipun tipis.

Keluarga ini benar-benar memiliki gen yang sangat bagus! Hebat! Semua keturunannya cantik dan tampan! Hiks... Aku merasa jadi orang paling jelek di sini saat ini! batin hati Devana miris.

"Hm... Itu si Don Yuan, Surya Abdi, putranya tante Lisa, adiknya Tiara!"

Semua formasi keluarga Gunawan hadir lengkap. Duduk berderet rapi di depan satu meja makan marmer yang besar dan lebar.

Seperti yang sering Devana lihat di film-film kerajaan atau drama korea tentang kehidupan para bangsawan kelas atas.

Georgino sudah menatarnya sedemikian rupa. Beberapa informasi wajib dan penting pun telah ia sampaikan pada Devana soal keluarga besar Gunawan Wicaksono.

"Mulai hari ini, keluarga Gunawan Wicaksono resmi mengangkat Devana Wandira dan Ericko Putra Gunawan sebagai anggota keluarga Gunawan. Semua anggota keluarga, wajib menghargai dan menghormati Deva meskipun statusnya hanyalah istri dari Gege Georgino Gunawan. Tidak ada yang boleh menyepelekan apalagi menyakiti cucuku ini. Semua faham?"

Devana diam dengan wajah agak tertunduk.

Ada rasa haru, tapi juga malu.

Kakeknya Georgino ternyata adalah orang yang sangat bijaksana. Bahkan dihadapan semua anak, menantu dan cucu-cucunya, perkataan Gunawan ibaratkan suatu perintah yang halus dan wajib dituruti tapi tanpa kekerasan.

Sebenarnya wajah-wajah mereka terlihat santai dan menerima kehadiran Deva Erickl dengan baik. Tapi Devana tetap merasa gugup dan cemas kalau-kalau sandiwaranya terbongkar.

Apalagi para Om Georgino yang satu persatu mengajukan pertanyaan pada Deva perihal hubungan antara dirinya dengan keponakan mereka yang tiba-tiba.

"Sebenarnya, hubungan kami sudah cukup lama. Tapi..., Kak Gege tak mau terburu-buru untuk menikah." Deva mulai belajar melancarkan aksinya. Berbohong.

"Iya. Mereka ternyata melakukan hubungan diluar nikah sampai,"

"Stop, Ellie! Jangan kau lanjutkan! Yang penting sekarang Gege-ku sudah memiliki pendamping. Seperti yang kalian mau khan? Dan kini kalian tak perlu lagi menjodohkan Gege dengan wanita pilihan kalian!"

"Iya, Pa! Maaf..."

"Sudahlah. Suasana suram dari pertanyaan-pertanyaan asal kalian, jangan sampai merubah kebahagiaanku! Aku sekarang sudah lega. Fikiranku lebih tenang. Senin depan, Gege akan menjadi CEO PT SENTOSA MAKMUR. Setelah itu aku akan menggelar resepsi pernikahannya di hotel Ambarawa!"

"Pesta, Kek? Waaah..., luar biasa! Kakek yang anti pesta akhirnya justru mengadakan pesta untuk keluarganya sendiri!"

Prok prok prok

Demian bertepuk tangan, diikuti para cucu Gunawan yang lain. Hanya Surya Abdi saja yang terlihat biasa meskipun di bibirnya tersungging senyuman.

"Kenapa, Dem? Kakek buat pesta karena memang harus diadakan! Kalau selama ini Kakek terlihat anti pesta, ya itu karena kesal melihatmu yang nyaris pesta setiap malam! Bahkan tak peduli ada hari berkabung pun kau tetap pergi pesta, ajib-ajib!"

"Hahaha..., Kakek ni bisa aja! Please jaga imegku di depan kakak ipar dong, Kek!"

"Hilih! Sejak kapan Demian memikirkan imeg?"

"Hahaha, Kakek... janganlah begitu padaku! Aku begini-begini juga pingin diakui integritasnya di mata Kak Devana, kakak iparku. Tolong kak Devana, jangan pandang aku sebelah mata karena perkataan candaan kakek, ya?! Hehehe..."

Demian berusaha mencairkan suasana dengan melontarkan joke-joke ringan seraya mencandai Deva yang terlihat agak kikuk di awal perkenalan.

"O iya, Gege, Deva! Sebaiknya kamar kalian di lantai atas paviliun ini. Letaknya di sebelah kanan kamar Kakek dan Nenek! Ya? Nenek sudah siapkan semuanya. Jadi kamu tak perlu tinggal di paviliun Indra di belakang!"

"Nenek? Itu khan kamar Surya? Kenapa jadi kamarnya Gege?"

"Surya...! Kamar itu paling besar diantara yang lain. Dan kamu tinggal sendirian, sementara Gege-mu sudah memiliki istri serta anak. Kamu hanya bergeser sedikit, tepatnya kamarmu sekarang berhadapan dengan kamar Kakek Nenek. Bagaimana?"

Deva yang sempat khawatir akhirnya bisa bernafas lega.

Surya Abdi kini bahkan terlihat lebih ceria. Bahkan bersorak kegirangan saking senangnya.

"Jadi aku bisa dekat dengan keponakan imutku ini, dong ya!?" kata Surya Abdi sambil menjawil dagu Ericko yang masih berada dalam pangkuan Georgino.

"Gege dulu sangat tidak suka anak-anak. Terutama bayi dan balita. Hehehe..., Tuhan itu keren ya? Bisa membuat seseorang berubah hanya dalam waktu singkat saja!"

Perkataan Tiara membuat Deva tertegun.

Ia hanya bisa menatap Ericko dan sesekali melirik Gege yang tengah memangku putranya itu.

Ada benarnya. Karena Georgino bisa dihitung dengan jari, mau menggendong Ericko. Bahkan pria itu selalu menjauh dariku dan Ericko meskipun kami sedang berada di ruangan yang sama jika tanpa kalian! Gege kalian itu perhatian pada Ericko hanya sewaktu-waktu saja! Gerutu hati Devana.

Tetapi ia sadar. Kalau itu adalah hal yang wajar Georgino lakukan.

Ia hanyalah wanita sewaan dan juga anak sewaan saja bagi Georgino.

Itu pun hanya diperlukan ketika berada di lingkungan keluarga besarnya, seperti saat ini.

Jadi untuk apa pula ia harus bermanis-manis apalagi sampai mau mengasuh putra dari wanita yang disewanya.

💌TO BE CONTINUE

Terpopuler

Comments

ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟ🤎🦁ˢ⍣⃟ₛ

ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟ🤎🦁ˢ⍣⃟ₛ

semoga itu memang tempat yang tepat buat Devana

2022-09-06

0

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

semua keluarga itu keren2 ya devana

2022-09-06

0

🍁𝕬𝖓𝖉𝖎𝖓𝖎•𖣤᭄æ⃝᷍𝖒❣️HIAT

🍁𝕬𝖓𝖉𝖎𝖓𝖎•𖣤᭄æ⃝᷍𝖒❣️HIAT

mudah2an bukan sandiwara

2022-09-06

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 KISAH BERMULA
3 Pernikahan Devana Dengan Chandra
4 Cerita Georgino Gunawan Dibalik Ajakan Nikah Kontrak
5 PEMBUKTIAN YANG MENGEJUTKAN
6 CERITA LAIN DI KEDIAMAN TUAN XIAN LEE SUKOHARJO
7 Masih Terkenang Kisah Cinta Devana-Chandra
8 Sandiwara Yang Epik
9 Kisah Di Balik Istana Gunawan Wicaksono
10 Perkenalan
11 Pencarian Anton Lee
12 FOTOSHOT PERNIKAHAN
13 IJAB KABUL NIKAH KONTRAK
14 MASUK KE DALAM ISTANA GUNAWAN WICAKSONO
15 MENAPAKI KEHIDUPAN BARU
16 Cobaan Devana Di Hari Pertama
17 Memperkenalkan Kemampuan
18 Masakan Devana
19 Mulai Terjadi Keributan
20 Akhir Keributan
21 Pencarian Anton Lee
22 MULAI ADA YANG CURIGA
23 Apakah Anton Lee Bertemu Devana?
24 Mimpi Buruk Versus Cerita Lucu
25 Ada Apa Dengan Georgino?
26 RAHASIA ITU ADALAH...
27 RAHASIA
28 Piknik Dadakan
29 Kegalauan Hati Georgino Gunawan
30 Pelantikan Georgino Gunawan
31 Ada Kegaduhan
32 KISAH LAMA YANG TERBUKA
33 KEGALAUAN HADI YUSLAN
34 TERBUKA LAGI SATU KISAH
35 Percikan-Percikan Keributan Gege Dan Deva
36 Sakit Kepala Gege
37 Devana Bingung Memilih
38 INTEROGASI DEMIAN
39 Mulai Ada Persekongkolan
40 Masa Lalu Geoegino Gunawan
41 Masih Kisah Masa Lalu Georgino Gunawan
42 Kedatangan Hadi Ke Rumah Yayasan Anne
43 Kisah Gunawan Dan Claudia
44 Kemesraan Widia dan Gunawan
45 Menbuka Kembali Kisah Yang Dikubur
46 Kunjungan Widia Ke Yayasan Anne
47 Deva, Gege versus Nenek Widia
48 PERJALANAN AKILA
49 Akhirnya Gege Bercerita Kisah Hidupnya Yang Kelam
50 AKILA DAN PENGALAMAN BARUNYA DI IBUKOTA
51 HARI PERTAMA AKILA
52 Diantara Demian Dan Surya Abdi
53 MUSIBAH
54 Tragedi Lagi
55 Semakin Rumit
56 GENDERANG PERANG
57 Ketakutan Dan Kecemasan Devana
58 Makin Salah Faham
59 MULAI ADA MASALAH
60 Pertemuan Akila Dan Georgino Gunawan
61 APAKAH AKAN ADA PERANG?
62 Seperti Gulungan Benang Yang Kusut
63 Kegilaan Baru Lagi
64 MENCARI JALAN KELUAR
65 PERLAHAN TERBONGKAR
66 Informasi Baru Yang Anton Lee Dapatkan
67 TERUNGKAP JUGA IDENTITAS DEVANA WANDIRA
68 Akhirnya, Anton Lee Tersadar Juga
69 HARI DUKA
70 POV DEVANA WANDIRA
71 KEJADIAN LAIN
72 Siapa Penculik Itu?
73 Ancaman Anton Lee Pada Sang Paman Dan Bibinya
74 Hari Penuh Duka
75 Rumah Tangga Fifie Dan Rendy
76 Barter
77 Benar-Benar Hari Yang Menyakitkan
78 RAPAT PANAS
79 SUASANA MAKIN PANAS
80 Karena Akila (Akila Gadis Yang Hebat)
81 Jalan Yang Di Pilih
82 KEADAAN YANG JADI TERBALIK
83 Berusaha Mengambil Hati
84 Masih Dalam Keadaan Kurang Nyaman
85 Kisah Demi Kisah Menghiasi
86 Akhirnya, Kebahagiaan Itu Dijelang Devana
87 Hari Yang Melelahkan
88 Yang Sedang Berbahagia
89 Layar Berkembang
90 Pertemuan Demian Dengan Orang Yang Selalu Dirindunya
91 Tersadar Kalau Kena Prank
92 DALAM KESUSAHAN, PASTI ADA KESENANGAN
93 Kisah Demian Yang Sedih
94 Kisah Demian, Nabila, Zahira dan Jonathan
95 Kisah Devana dan Gege Satria
96 Akhirnya...,
97 Cinta Memang Buta
98 Hasil Yang Didapat
99 KEHANCURAN KLAN GUNAWAN
100 Demian Dan Kesedihannya
101 Terbuka Akal Sehat Demian
102 Pertemuan Kembali Demian Dan Zahira
103 Antara Cinta Dan Benci
104 HARI BAHAGIA DEVANA DAN GEGE
105 AKHIR YANG INDAH
Episodes

Updated 105 Episodes

1
PROLOG
2
KISAH BERMULA
3
Pernikahan Devana Dengan Chandra
4
Cerita Georgino Gunawan Dibalik Ajakan Nikah Kontrak
5
PEMBUKTIAN YANG MENGEJUTKAN
6
CERITA LAIN DI KEDIAMAN TUAN XIAN LEE SUKOHARJO
7
Masih Terkenang Kisah Cinta Devana-Chandra
8
Sandiwara Yang Epik
9
Kisah Di Balik Istana Gunawan Wicaksono
10
Perkenalan
11
Pencarian Anton Lee
12
FOTOSHOT PERNIKAHAN
13
IJAB KABUL NIKAH KONTRAK
14
MASUK KE DALAM ISTANA GUNAWAN WICAKSONO
15
MENAPAKI KEHIDUPAN BARU
16
Cobaan Devana Di Hari Pertama
17
Memperkenalkan Kemampuan
18
Masakan Devana
19
Mulai Terjadi Keributan
20
Akhir Keributan
21
Pencarian Anton Lee
22
MULAI ADA YANG CURIGA
23
Apakah Anton Lee Bertemu Devana?
24
Mimpi Buruk Versus Cerita Lucu
25
Ada Apa Dengan Georgino?
26
RAHASIA ITU ADALAH...
27
RAHASIA
28
Piknik Dadakan
29
Kegalauan Hati Georgino Gunawan
30
Pelantikan Georgino Gunawan
31
Ada Kegaduhan
32
KISAH LAMA YANG TERBUKA
33
KEGALAUAN HADI YUSLAN
34
TERBUKA LAGI SATU KISAH
35
Percikan-Percikan Keributan Gege Dan Deva
36
Sakit Kepala Gege
37
Devana Bingung Memilih
38
INTEROGASI DEMIAN
39
Mulai Ada Persekongkolan
40
Masa Lalu Geoegino Gunawan
41
Masih Kisah Masa Lalu Georgino Gunawan
42
Kedatangan Hadi Ke Rumah Yayasan Anne
43
Kisah Gunawan Dan Claudia
44
Kemesraan Widia dan Gunawan
45
Menbuka Kembali Kisah Yang Dikubur
46
Kunjungan Widia Ke Yayasan Anne
47
Deva, Gege versus Nenek Widia
48
PERJALANAN AKILA
49
Akhirnya Gege Bercerita Kisah Hidupnya Yang Kelam
50
AKILA DAN PENGALAMAN BARUNYA DI IBUKOTA
51
HARI PERTAMA AKILA
52
Diantara Demian Dan Surya Abdi
53
MUSIBAH
54
Tragedi Lagi
55
Semakin Rumit
56
GENDERANG PERANG
57
Ketakutan Dan Kecemasan Devana
58
Makin Salah Faham
59
MULAI ADA MASALAH
60
Pertemuan Akila Dan Georgino Gunawan
61
APAKAH AKAN ADA PERANG?
62
Seperti Gulungan Benang Yang Kusut
63
Kegilaan Baru Lagi
64
MENCARI JALAN KELUAR
65
PERLAHAN TERBONGKAR
66
Informasi Baru Yang Anton Lee Dapatkan
67
TERUNGKAP JUGA IDENTITAS DEVANA WANDIRA
68
Akhirnya, Anton Lee Tersadar Juga
69
HARI DUKA
70
POV DEVANA WANDIRA
71
KEJADIAN LAIN
72
Siapa Penculik Itu?
73
Ancaman Anton Lee Pada Sang Paman Dan Bibinya
74
Hari Penuh Duka
75
Rumah Tangga Fifie Dan Rendy
76
Barter
77
Benar-Benar Hari Yang Menyakitkan
78
RAPAT PANAS
79
SUASANA MAKIN PANAS
80
Karena Akila (Akila Gadis Yang Hebat)
81
Jalan Yang Di Pilih
82
KEADAAN YANG JADI TERBALIK
83
Berusaha Mengambil Hati
84
Masih Dalam Keadaan Kurang Nyaman
85
Kisah Demi Kisah Menghiasi
86
Akhirnya, Kebahagiaan Itu Dijelang Devana
87
Hari Yang Melelahkan
88
Yang Sedang Berbahagia
89
Layar Berkembang
90
Pertemuan Demian Dengan Orang Yang Selalu Dirindunya
91
Tersadar Kalau Kena Prank
92
DALAM KESUSAHAN, PASTI ADA KESENANGAN
93
Kisah Demian Yang Sedih
94
Kisah Demian, Nabila, Zahira dan Jonathan
95
Kisah Devana dan Gege Satria
96
Akhirnya...,
97
Cinta Memang Buta
98
Hasil Yang Didapat
99
KEHANCURAN KLAN GUNAWAN
100
Demian Dan Kesedihannya
101
Terbuka Akal Sehat Demian
102
Pertemuan Kembali Demian Dan Zahira
103
Antara Cinta Dan Benci
104
HARI BAHAGIA DEVANA DAN GEGE
105
AKHIR YANG INDAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!