IJAB KABUL NIKAH KONTRAK

"Silakan beri paraf dan tandatangan lengkapnya. Maka buku nikah telah resmi jadi hak milik!"

Alfredo S.H memberikan keterangan pada Georgino dan Deva.

Deva yang kebingungan walaupun pernah menikah karena prosesnya yang sangat jauh berbeda dari pernikahannya dahulu.

Georgino membuka lembaran buku kecil yang dipegangnya. Ia membaca keterangan yang tertera di dalamnya dengan seksama belum ditandatangani.

Sementara Deva hanya termangu sembari menatap fokus pada gambar dirinya juga Georgino berukuran 2x3 yang tertempel di lembaran pertama.

Apakah perbuatan ini illegal? Apa tidak akan jadi masalah dikemudian hari? Apa tidak akan membuat langkah hidupku nanti makin susah? Tapi... ini bukanlah suatu hal yang tidak bisa disepelekan juga.

"Pak Tobing! Apakah ini tidak menyalahi aturan?" tanya Deva tiba-tiba.

Georgino langsung menoleh seketika.

"Ada apa? Memangnya kenapa?" tanyanya ingin tahu jawaban Deva.

"Apa buku pernikahan ini palsu? Atau nama saya dan nama Kak Georgino juga terdaftar di KUA yang tertulis disini?"

"Tentu saja ini palsu! Anggap saja ini buku mainan. Cetakan yang dibuat tetapi sama persis seperti buku nikah asli. Bahkan sampai terdapat potongan serta nomor serinya seperti benar-benar dikeluarkan dari Kantor Urusan Agama. Jadi,... ini hanyalah keterangan palsu saja."

Devana mendengarkan penuturan Pak Tobing selalu lawyer dengan penuh konsentrasi.

"Kenapa? Kamu fikir kita akan nikah beneran? Mengucapkan ijab kabul dan menunggu keterangan sah dari para saksi? Apa kamu maunya begitu, Dev?"

Pertanyaan Georgino membuat kepala Deva berdenyut, pusing.

Ia kurang mengerti segala hal yang berbau agama juga urusan tatanan bernegara yang baik dan benar. Tetapi baginya melakukan penipuan seperti ini sudah merupakan kejahatan luar biasa. Sampai segitu niatnya mengelabui keluarga dan mencetak buku nikah sendiri agar terlihat sah untuk tinggal bersama. Begitu amat rumit dimata Devana.

"Ada saran?" tanya Georgino sebelum tanda tangan.

"Setelah proses ini selesai, lalu kita pindah ke rumah kakek?"

"Iya!"

"Tinggal serumah dan tidur sekamar?" tanya Deva lagi.

"Tentu. Kalau tidak sekamar, nanti mereka curiga. Tapi tenang,... aku akan tidur di sofa kamar. Dan kamu juga Ericko bisa tidur di ranjang!"

Yang jadi masalah bukan hanya itu, Georgino! Tapi untuk tinggal sekamar selama enam bulan, aku takut justru pada kondisi kejiwaan kamu dan aku! Kau pria, aku wanita. Meskipun kamu tidak punya ketertarikan pada hati serta tubuhku, tetapi bukan berarti semua akan baik-baik saja. Bagaimana kalau aku tiba-tiba menyentuh bagian sensitif tubuhmu, begitu pun sebaliknya. Bagaimana?

"Apa kamu mau kita nikah siri?"

Deva tersedak air ludahnya sendiri.

Pertanyaan Georgino membuat wajahnya memerah dan pak Tobing tertawa kecil.

"Tapi memang untuk jalur aman sebaiknya nikah siri juga!" timpal pak Tobing membuat Devana menunduk malu.

"Saya ikut saja apa baiknya!"

Devana menoleh ke arah wajah Georgino.

Sungguh tak habis fikir dari sudut cara pandang pria flamboyan itu. Mengapa kesannya pernikahan adalah hal yang bisa dipermainkan seperti bocah cilik yang suka main pengantin-pengantinan.

"Ya sudah, saya akan siapkan pak penghulu yang menikahkan kalian malam ini juga. Selain lebih baik, setidaknya dosa yang akan kita terima sedikit berkurang dari pernikahan yang betulan meskipun siri!"

Lagi-lagi Deva tersedak. Kali ini ia sampai terbatuk-batuk.

Kenapa para orang kaya bertindak sesuka hati mereka? Dengan entengnya mempermainkan ucapan pernikahan tanpa pikir panjang pada konsekuensi kedepannya? Apakah mereka benar-benar memandang rendah pada lembaga pemerintahan yang bernama kantor urusan agama? Bahkan yang lebih mirisnya, mereka mempermainkan Tuhan pula. Dengan menganggap remeh kesakralan pernikahan dan janji suci ucapan ijab kabul!

Devana hanya bisa membatin dalam hati.

Ia agak gemetar mengingat nama Tuhan.

Terbayang wajah bunda Anne yang seringkali menasehatinya soal kejujuran sedari ia masih balita.

"Dev sayang! Dimanapun kamu berada, dalam lingkungan yang seperti apapun juga..., tetaplah jadi pribadi yang baik. Yang menjunjung tinggi kejujuran dan juga ketulusan! Meskipun pada akhirnya akan banyak orang yang memanfaatkan kepolosan kita, tapi yakinlah... yang baik itu pasti pemenangnya. Ada pengadilan tertinggi yang paling utama dan lebih mulia. Yaitu, pengadilan Tuhan Yang Maha Esa."

Devana menunduk dalam sekali.

Ia berusaha menutupi butiran airmata yang turun menetes di pipi.

Bunda Anne,... maafkan Dev, Bun! Dev telah menjadi manusia munafik dan iku golongan orang-orang yang suka berkata bohong. Maafkan Devana, Bunda!

Malam ini mereka masih berada dikediaman Pak Tobing, lawyer sekaligus yang jadi wali hakim Devana dan menikahkannya dengan Georgino.

"Saya terima nikahnya Devana Wandira binti Fulan dengan mas kawin seperangkat perhiasan emas dibayar tunai!"

"Sah? Sah?"

"Sah!"

Devana hanya bisa menahan tangis. Dadanya terasa sesak, apalagi ini adalah pernikahan kedua yang terjadi pada dirinya.

Menurut hukum agama, tetap saja pernikahan ini tidak sah. Karena Devana masih belum melewati masa iddah. Chandra baru saja meninggal dunia seminggu lalu. Dan kini ia menjadi mempelai pengantin wanita, mendampingi Georgino Gunawan.

Nama Deva juga salah dalam pengucapannya. Ia tak tahu siapa ayah dan ibunya. Jadi Devana adalah wanita yang tak bernasab. Itu sebabnya ia hanya menuliskan binti Fulan demi mensahkan pernikahan palsu keduanya.

Pernikahan pertamanya bersama Chandra, namanya adalah Devana Wandira binti Ibu Anne. Karena Bunda Anne berani pasang badan dengan mengakuinya sebagai anak kandung.

Katanya, Tuhan Maha Tahu. Tuhan bisa melihat kedalaman hati setiap umat-Nya. Mana yang jujur dan mana yang menipu.

Meskipun pernikahannya kali ini hanya pernikahan kontrak selama enam bulan, tapi Deva merasa semakin kotor jiwa raganya karena mempermainkan pernikahan.

Isak tangis Devana akhirnya pecah juga, ketika bi Fani menyodorkan Ericko ke pangkuannya dan bocah itu tiba-tiba berteriak, "Pappa! Pappa!"

Dipeluknya Ericko dengan erat. Banjir seketika pipinya dengan deraian air mata.

Ericko tertawa riang. Sama sekali belum mengerti akan kesedihan hati Devana.

Tuhanku! Maafkan aku! Demi uang seratus juta rupiah, aku telah menggadaikan diriku sendiri dengan mempemainkan pernikahan atas nama-Mu Yang Maha Suci! Tuhan! Kumohon, maafkan aku! Aku tak tahu harus berpijak ke arah mana. Ini semua tiba-tiba sekali sampai otakku tak mampu berfikir jernih! Hik hik hiks...

Pernikahan telah selesai.

Georgino akhirnya membawa pulang istri dan anaknya serta bi Fani yang kini resmi sebagai pengasuh dari Ericko. Tetapi bukan ke rumah kakek. Melainkan ke hotel yang sudah beberapa hari mereka sewa.

Dalam kamar hotel, Deva menangis sesegukan dibahu bi Fani. Wanita berusia 50 tahun itu mengetahui semua cerita mereka. Bahkan perihal nikah kontrak dan juga perjanjian yang mereka sepakati untuk enam bulan ke depan.

Bi Fani sendiri di kontrak Gege dengan gaji perbulan lima juta rupiah, hanya mengasuh Ericko saja.

Beliau tadinya pengasuh putri Pak Tobing sang pengacara. Tapi kini tidak lagi, karena Gege memintanya turut serta selama enam bulan untuk membantu Devana dalam mengurus Ericko.

Putri pak Tobing sendiri usianya kini sudah delapan tahun. Jadi sudah bisa mengurus dirinya sendiri, tanpa bantuan pengasuh kecuali asisten rumah tangga.

"Bi...! Saya sangat takut, Tuhan akan mengazab kami. Hik hiks... Tapi, bagaimana lagi? Baik saya maupun Gege harus berlakon seperti ini. Semua karena keadaan yang menjadikan kami seperti ini! Hik hiks..."

"Deva, menangislah sampai lega hatimu! Karena mulai besok, kehidupan kita akan berubah. Saya akan memanggilmu Nyonya Muda dan kamu juga harus bisa bersandiwara dengan baik di depan keluarga Tuan Gege!"

Bi Fani adalah wanita yang baik. Jiwa keibuannya membuat Deva nyaman bahkan kini menganggap beliau seperti ibu kandungnya sendiri.

Bersyukur sekali Deva bisa bertemu wanita sebaik bi Fani, selain bunda Anne. Setidaknya ia bisa berkeluh kesah dan meminta bantuan serta pendapat nasehat jika hatinya bingung juga merapuh.

💌TO BE CONTINUE

Terpopuler

Comments

ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟ🤎🦁ˢ⍣⃟ₛ

ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟ🤎🦁ˢ⍣⃟ₛ

semoga dengan pernikahan ini Devana bisa bahagia

2022-09-06

0

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

semoga bahagia segera menghampirimu, devana

2022-09-06

0

🍁𝕬𝖓𝖉𝖎𝖓𝖎•𖣤᭄æ⃝᷍𝖒❣️HIAT

🍁𝕬𝖓𝖉𝖎𝖓𝖎•𖣤᭄æ⃝᷍𝖒❣️HIAT

kenapa gk nikah beneran aja..nanti ujung2nya dosa belum nikah tapi udah tinggal 1 rumah

2022-09-06

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 KISAH BERMULA
3 Pernikahan Devana Dengan Chandra
4 Cerita Georgino Gunawan Dibalik Ajakan Nikah Kontrak
5 PEMBUKTIAN YANG MENGEJUTKAN
6 CERITA LAIN DI KEDIAMAN TUAN XIAN LEE SUKOHARJO
7 Masih Terkenang Kisah Cinta Devana-Chandra
8 Sandiwara Yang Epik
9 Kisah Di Balik Istana Gunawan Wicaksono
10 Perkenalan
11 Pencarian Anton Lee
12 FOTOSHOT PERNIKAHAN
13 IJAB KABUL NIKAH KONTRAK
14 MASUK KE DALAM ISTANA GUNAWAN WICAKSONO
15 MENAPAKI KEHIDUPAN BARU
16 Cobaan Devana Di Hari Pertama
17 Memperkenalkan Kemampuan
18 Masakan Devana
19 Mulai Terjadi Keributan
20 Akhir Keributan
21 Pencarian Anton Lee
22 MULAI ADA YANG CURIGA
23 Apakah Anton Lee Bertemu Devana?
24 Mimpi Buruk Versus Cerita Lucu
25 Ada Apa Dengan Georgino?
26 RAHASIA ITU ADALAH...
27 RAHASIA
28 Piknik Dadakan
29 Kegalauan Hati Georgino Gunawan
30 Pelantikan Georgino Gunawan
31 Ada Kegaduhan
32 KISAH LAMA YANG TERBUKA
33 KEGALAUAN HADI YUSLAN
34 TERBUKA LAGI SATU KISAH
35 Percikan-Percikan Keributan Gege Dan Deva
36 Sakit Kepala Gege
37 Devana Bingung Memilih
38 INTEROGASI DEMIAN
39 Mulai Ada Persekongkolan
40 Masa Lalu Geoegino Gunawan
41 Masih Kisah Masa Lalu Georgino Gunawan
42 Kedatangan Hadi Ke Rumah Yayasan Anne
43 Kisah Gunawan Dan Claudia
44 Kemesraan Widia dan Gunawan
45 Menbuka Kembali Kisah Yang Dikubur
46 Kunjungan Widia Ke Yayasan Anne
47 Deva, Gege versus Nenek Widia
48 PERJALANAN AKILA
49 Akhirnya Gege Bercerita Kisah Hidupnya Yang Kelam
50 AKILA DAN PENGALAMAN BARUNYA DI IBUKOTA
51 HARI PERTAMA AKILA
52 Diantara Demian Dan Surya Abdi
53 MUSIBAH
54 Tragedi Lagi
55 Semakin Rumit
56 GENDERANG PERANG
57 Ketakutan Dan Kecemasan Devana
58 Makin Salah Faham
59 MULAI ADA MASALAH
60 Pertemuan Akila Dan Georgino Gunawan
61 APAKAH AKAN ADA PERANG?
62 Seperti Gulungan Benang Yang Kusut
63 Kegilaan Baru Lagi
64 MENCARI JALAN KELUAR
65 PERLAHAN TERBONGKAR
66 Informasi Baru Yang Anton Lee Dapatkan
67 TERUNGKAP JUGA IDENTITAS DEVANA WANDIRA
68 Akhirnya, Anton Lee Tersadar Juga
69 HARI DUKA
70 POV DEVANA WANDIRA
71 KEJADIAN LAIN
72 Siapa Penculik Itu?
73 Ancaman Anton Lee Pada Sang Paman Dan Bibinya
74 Hari Penuh Duka
75 Rumah Tangga Fifie Dan Rendy
76 Barter
77 Benar-Benar Hari Yang Menyakitkan
78 RAPAT PANAS
79 SUASANA MAKIN PANAS
80 Karena Akila (Akila Gadis Yang Hebat)
81 Jalan Yang Di Pilih
82 KEADAAN YANG JADI TERBALIK
83 Berusaha Mengambil Hati
84 Masih Dalam Keadaan Kurang Nyaman
85 Kisah Demi Kisah Menghiasi
86 Akhirnya, Kebahagiaan Itu Dijelang Devana
87 Hari Yang Melelahkan
88 Yang Sedang Berbahagia
89 Layar Berkembang
90 Pertemuan Demian Dengan Orang Yang Selalu Dirindunya
91 Tersadar Kalau Kena Prank
92 DALAM KESUSAHAN, PASTI ADA KESENANGAN
93 Kisah Demian Yang Sedih
94 Kisah Demian, Nabila, Zahira dan Jonathan
95 Kisah Devana dan Gege Satria
96 Akhirnya...,
97 Cinta Memang Buta
98 Hasil Yang Didapat
99 KEHANCURAN KLAN GUNAWAN
100 Demian Dan Kesedihannya
101 Terbuka Akal Sehat Demian
102 Pertemuan Kembali Demian Dan Zahira
103 Antara Cinta Dan Benci
104 HARI BAHAGIA DEVANA DAN GEGE
105 AKHIR YANG INDAH
Episodes

Updated 105 Episodes

1
PROLOG
2
KISAH BERMULA
3
Pernikahan Devana Dengan Chandra
4
Cerita Georgino Gunawan Dibalik Ajakan Nikah Kontrak
5
PEMBUKTIAN YANG MENGEJUTKAN
6
CERITA LAIN DI KEDIAMAN TUAN XIAN LEE SUKOHARJO
7
Masih Terkenang Kisah Cinta Devana-Chandra
8
Sandiwara Yang Epik
9
Kisah Di Balik Istana Gunawan Wicaksono
10
Perkenalan
11
Pencarian Anton Lee
12
FOTOSHOT PERNIKAHAN
13
IJAB KABUL NIKAH KONTRAK
14
MASUK KE DALAM ISTANA GUNAWAN WICAKSONO
15
MENAPAKI KEHIDUPAN BARU
16
Cobaan Devana Di Hari Pertama
17
Memperkenalkan Kemampuan
18
Masakan Devana
19
Mulai Terjadi Keributan
20
Akhir Keributan
21
Pencarian Anton Lee
22
MULAI ADA YANG CURIGA
23
Apakah Anton Lee Bertemu Devana?
24
Mimpi Buruk Versus Cerita Lucu
25
Ada Apa Dengan Georgino?
26
RAHASIA ITU ADALAH...
27
RAHASIA
28
Piknik Dadakan
29
Kegalauan Hati Georgino Gunawan
30
Pelantikan Georgino Gunawan
31
Ada Kegaduhan
32
KISAH LAMA YANG TERBUKA
33
KEGALAUAN HADI YUSLAN
34
TERBUKA LAGI SATU KISAH
35
Percikan-Percikan Keributan Gege Dan Deva
36
Sakit Kepala Gege
37
Devana Bingung Memilih
38
INTEROGASI DEMIAN
39
Mulai Ada Persekongkolan
40
Masa Lalu Geoegino Gunawan
41
Masih Kisah Masa Lalu Georgino Gunawan
42
Kedatangan Hadi Ke Rumah Yayasan Anne
43
Kisah Gunawan Dan Claudia
44
Kemesraan Widia dan Gunawan
45
Menbuka Kembali Kisah Yang Dikubur
46
Kunjungan Widia Ke Yayasan Anne
47
Deva, Gege versus Nenek Widia
48
PERJALANAN AKILA
49
Akhirnya Gege Bercerita Kisah Hidupnya Yang Kelam
50
AKILA DAN PENGALAMAN BARUNYA DI IBUKOTA
51
HARI PERTAMA AKILA
52
Diantara Demian Dan Surya Abdi
53
MUSIBAH
54
Tragedi Lagi
55
Semakin Rumit
56
GENDERANG PERANG
57
Ketakutan Dan Kecemasan Devana
58
Makin Salah Faham
59
MULAI ADA MASALAH
60
Pertemuan Akila Dan Georgino Gunawan
61
APAKAH AKAN ADA PERANG?
62
Seperti Gulungan Benang Yang Kusut
63
Kegilaan Baru Lagi
64
MENCARI JALAN KELUAR
65
PERLAHAN TERBONGKAR
66
Informasi Baru Yang Anton Lee Dapatkan
67
TERUNGKAP JUGA IDENTITAS DEVANA WANDIRA
68
Akhirnya, Anton Lee Tersadar Juga
69
HARI DUKA
70
POV DEVANA WANDIRA
71
KEJADIAN LAIN
72
Siapa Penculik Itu?
73
Ancaman Anton Lee Pada Sang Paman Dan Bibinya
74
Hari Penuh Duka
75
Rumah Tangga Fifie Dan Rendy
76
Barter
77
Benar-Benar Hari Yang Menyakitkan
78
RAPAT PANAS
79
SUASANA MAKIN PANAS
80
Karena Akila (Akila Gadis Yang Hebat)
81
Jalan Yang Di Pilih
82
KEADAAN YANG JADI TERBALIK
83
Berusaha Mengambil Hati
84
Masih Dalam Keadaan Kurang Nyaman
85
Kisah Demi Kisah Menghiasi
86
Akhirnya, Kebahagiaan Itu Dijelang Devana
87
Hari Yang Melelahkan
88
Yang Sedang Berbahagia
89
Layar Berkembang
90
Pertemuan Demian Dengan Orang Yang Selalu Dirindunya
91
Tersadar Kalau Kena Prank
92
DALAM KESUSAHAN, PASTI ADA KESENANGAN
93
Kisah Demian Yang Sedih
94
Kisah Demian, Nabila, Zahira dan Jonathan
95
Kisah Devana dan Gege Satria
96
Akhirnya...,
97
Cinta Memang Buta
98
Hasil Yang Didapat
99
KEHANCURAN KLAN GUNAWAN
100
Demian Dan Kesedihannya
101
Terbuka Akal Sehat Demian
102
Pertemuan Kembali Demian Dan Zahira
103
Antara Cinta Dan Benci
104
HARI BAHAGIA DEVANA DAN GEGE
105
AKHIR YANG INDAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!