Kisah Di Balik Istana Gunawan Wicaksono

Seseorang memasuki istana besar Gunawan Wicaksono dengan tubuh sempoyongan.

Jalannya terhuyung-huyung, meraba gerbang istana dalam keadaan setengah sadar. Pria itu memang mabuk berat sehingga tak mampu berfikir jernih dan menemukan pintu gerbang yang biasanya ia lewati.

Puk.

"Adauw!!! Bangk*e!!! Main geplak pala gue!" teriaknya dengan amarah tinggi.

Bukannya berhenti, tetapi pukulan demi pukulan malah pria itu dapatkan lebih banyak lagi oleh pasangan suami istri yang geram dengan kelakuan putra sulungnya itu.

Dia adalah Demian, putra pasangan dari Ellie Vantine dan Glen Dotand.

Cucu kedua dari Gunawan Wicaksono yang kerjanya hanyalah hura-hura dan pesta pora di night club dengan teman satu servernya.

Demian adalah seorang disc jokey. Ia sangat suka pekerjaan yang menyenangkan seperti itu dibandingkan mengurus perusahaan sang kakek yang memiliki lebih dari sepuluh anak cabangnya dipenjuru kota dan sebrang pulau.

Ellie dan Glen kesal bukan kepalang. Bingung dan tak habis fikir pada pemikiran putra sulungnya yang usianya padahal sudah genap 26 tahun. Sudah masanya untuk berfikir tentang kehidupan yang lebih serius dibanding senang-senang berjingkrak di atas panggung diskotik.

Pekerjaan DJ tidak bisa memberikan harta kekayaan berlimpah. Hanya sekedar memainkan musik dan membuat pengunjung club malam senang, lalu berjoget sepanjang malam.

Pekerjaan yang sangat Ellie serta Glen benci karena putranya lebih enjoy di arena itu.

"Dasar anak bandel!"

Ellie memarahi putranya habis-habisan setelah berjibaku menarik tubuh tegap sang putra sampai masuk paviliun yang mereka tempati.

"Hei, anak bodoh! Kau tahu siapa yang pulang hari ini? Dan apa yang terjadi beberapa jam yang lalu? Ck ck ck...! Bagaimana mungkin aku bisa mengharapkanmu menjadi penerus pemilik perusahaan manufaktur terbesar milik kakekmu jika kelakuanmu begini terus!" bentak Glen menatap tajam mata Demian.

"Mana Dem tau! Emangnya Dem paranormal! Bisa tebak-tebak buah manggis!"

Plak

"Aduh Papi! Jangan geplak pala Dem terus! Emang mau ya, punya anak jadi blo'on gara-gara sering ditoyor kepalanya?"

"Hih! Ya Tuhaaan!!! Salah apa aku sampai Kau berikan aku anak laki-laki seperti bocah bodoh ini?!"

"Nah, yang buatnya juga manusia-manusia bodoh model kalian! Yang bisanya cuma menuntut dan menuntut tapi tak punya otak untuk bertindak!"

Kata-kata Demian menohok Ellie dan Glen.

Byur...byur...

Demian diguyur Ellie di dalam kamar mandi tamu di paviliunnya pukul tiga dini hari.

Kesalnya sudah mencapai ubun-ubun.

Sang putra tak kunjung dewasa dan berfikir ke arah yang lebih baik. Yakni memikirkan masa depan yang gemilang.

Ingin rasanya Ellie mencekik leher Demian saking kesalnya. Tetapi biar bagaimanapun pria itu adalah putra sulung yang paling dia harapkan bisa mengikuti keinginan dan arahannya dalam mengambil hati Ayahnya, Gunawan Wicaksono.

Tetapi sikap, sifat dan karakter Demian memang seperti yang diprediksi Gunawan. Masih kekanak-kanakan dan tak bisa diandalkan.

Gunawan lebih mempersiapkan Georgino sebagai calon CEO berikutnya setelah ia lengser nanti.

"Mi, Pi! Memangnya ini bulan Ramadhan ya? Makan sahur jam tiga pagi!"

"Diamlah! Ada yang harus kau cerna dipikiran warasmu! Dan sebelum itu, cerna dulu makanan dimulutmu, Demian!"

Demian tersenyum menyeringai.

Sebenarnya ia tidak terlalu mabuk dan sudah sadat setelah tubuhnya dimandikan kedua orangtuanya tadi.

Demian hanya bisa tertawa dalam hati. Ia sudah dapat menebak, siapa yang pulang ke rumah ini dan membuat kedua orangtuanya belingsatan mati-matian mengurus dan memperhatikannya demi untuk bisa diajak kerjasama persekongkolan.

Meski Ellie dan Glen sifatnya buruk, tapi sebenarnya tidak dengan Demian. Ia lebih banyak mewarisi kebaikan Gunawan Wicaksono, kakeknya.

Demian tahu, Papi Maminya menginginkan dirinya untuk maju menjadi calon CEO ketika Georgino putra tunggal Indra Gunawan pergi dari rumah tiga tahun lalu.

Tapi Demian enggan melakukan hal keji itu.

Sejak kecil ia sudah seringkali mendengar perkataan sang Kakek yang menginginkan tampuk kekuasaan jatuh pada Gege, cucu tertuanya. Dan Kakeknya sering menasehati dirinya dan Surya Abdi untuk mendampingi Gege nanti. Itu selalu pesan Gunawan pada ketiga cucu laki-lakinya.

Sang Kakek sepertinya punya penerawangan khusus dan lebih pada Georgino.

Sebenarnya Demian sedikit iri. Ia awalnya juga tidak suka karena kakeknya lebih memprioritaskan Gege ketimbang Dia dan Surya Abdi.

Memang, Gege usianya paling tua dan cucu lelaki pertama di klannya.

Tetapi Demian ingin disamaratakan tanpa adanya tingkatan apalagi pembagian perhatian yang tidak seimbang.

Ternyata seiring waktu dan makin dewasanya ia menjalani hidup ini, Demian kian tahu.

Mama dan Papa Georgino adalah putra dan menantu yang paling diandalkan Gunawan. Tidak seperti putri-putri dan menantunya yang lain. Yang kerjanya hanya menghitung harta kekayaan dan peningkatannya dari hari kehari tanpa mau ikut kerja keras menaikkan kualitas dan income perusahaan. Termasuk Papi dan Mami Demian.

Mereka bahkan lebih suka menumpuk harta tanpa sepengetahuan kakek Gunawan Wicaksono dan nenek Widia.

Mereka seperti memendam ketakutan, perusahaan akan bangkrut setelah Georgino menggantikan jabatan kakeknya nanti.

Membuat Demian risih dan sebal pada tingkah kedua orangtuanya yang sangat perhitungan kepada saudara-saudaranya sendiri.

Bahkan seringkali memarahi Demian terang-terangan karena tak pernah peduli serta ikut ambil bagian untuk urusan perusahaan sang Kakek sebelum waktunya tiba.

"Gege pulang khan?" tebaknya setelah menaruh sendok dan garpu. Makanan di piringnya telah bersih, masuk kedalam mulutnya. Meluncur pelan ke lambung dan usus besar setelah 40 kunyahan.

Ellie dan Glen menatap Demian berbarengan.

"Ya. Dan kamu tahu, apa yang terjadi?"

"Apa? Gege menolak jabatan jadi CEO?"

"Bukan! Tetapi ia akan pindah ke rumah ini dua hari lagi bersama istri dan anaknya!"

"Uhuk, uhuk!" Demian terbatuk-batuk. Ia tersedak air putih yang baru saja diminumnya.

"Istri dan anaknya??? Gege sudah menikah dan punya anak???"

"Iya. Dan kamu tahu apa kata kakekmu?" tutur Glen mulai memprovokasi putra sulungnya diam-diam.

Demian tak menjawab. Hanya berusaha tenang mendengar kabar kakak sepupunya yang telah menikah dan punya anak.

"Minggu depan, Kakek akan mengumumkan pada para pemegang saham... Gege akan naik menggantikan jabatan CEO yang selama ini Kakek pegang!"

"Dem sudah tahu, Pi! Itu memang rencana awal Kakek. Bukan berita baru itu!"

"Dan kamu tahu apa lagi kata Kakek? Kamu dan Surya akan mengurus anak perusahaan yang ada di luar pulau!"

Demian diam. Ia tidak semudah itu dicuci otaknya. Meskipun oleh Papinya sendiri. Demian sudah sering mendengar perkataan Kakek yang lebih mengutarakan kalau ia dan Surya akan mendampingi Gege dalam mengurus perusahaan nanti. Bukan dikirim ke luar pulau seperti yang Papinya bilang.

"Kamu tidak percaya omongan Papimu, Dem?" tanya Ellie, seolah bisa membaca isi hati putranya itu.

"Mi! Pi!... Bisakah kalian slowly? Jangan seperti ini. Seperti orang yang kebakaran jenglot! Ketakutan tak kebagian warisan! Dem tahu, kakek pasti akan jadi orangtua yang adil dan bijaksana. Buktinya, beliau menyuruh kita semua tinggal dalam satu atap istana ini meskipun beda paviliun!"

"Ck! Ucapanmu itu, sok bijaksana!"

"Ya. Harusnya memang kalianlah yang lebih bijaksana. Bukannya Dem!"

Puk.

Lagi-lagi pukulan cukup keras Glen berikan pada Demian.

Tapi kali ini pria itu hanya tertawa lebar. Ia bangkit dari duduknya di depan meja makan. Lalu pergi berlalu, masuk ke dalam kamar. Berbaring menyamping di atas ranjang sambil pejamkan kedua kelopak matanya.

Pi! Mi! Bisakah kalian jadi orangtua yang baik? Yang tak melulu memikirkan harta. Tapi benar-benar sayang dan perhatian padaku dengan tulus layaknya putra kesayangan.

Demian sedih. Sedari kecil ia tak diperhatikan Mami Papinya. Tepatnya setelah sang Kakek memutuskan kalau Gege-lah penerus perusahaan pusatnya di Ibukota.

💌TO BE CONTINUE

Terpopuler

Comments

➳️ anna🐣 ༒࿐ 🦣

➳️ anna🐣 ༒࿐ 🦣

berat bener yang dialami damian, dari sikap kedua orang tua. walau hidup berkecukupan tapi tidak merasakan kebahagiaan

2022-09-06

0

𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴

𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴

lah lebih dewasa pemikiran Demian daripada orang tuanya yg cuma tau harta dan harta😌

2022-09-06

0

🍁𝕬𝖓𝖉𝖎𝖓𝖎•𖣤᭄æ⃝᷍𝖒❣️HIAT

🍁𝕬𝖓𝖉𝖎𝖓𝖎•𖣤᭄æ⃝᷍𝖒❣️HIAT

😁😁 kayak anak kecil aja masih di pukulin

2022-08-29

1

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 KISAH BERMULA
3 Pernikahan Devana Dengan Chandra
4 Cerita Georgino Gunawan Dibalik Ajakan Nikah Kontrak
5 PEMBUKTIAN YANG MENGEJUTKAN
6 CERITA LAIN DI KEDIAMAN TUAN XIAN LEE SUKOHARJO
7 Masih Terkenang Kisah Cinta Devana-Chandra
8 Sandiwara Yang Epik
9 Kisah Di Balik Istana Gunawan Wicaksono
10 Perkenalan
11 Pencarian Anton Lee
12 FOTOSHOT PERNIKAHAN
13 IJAB KABUL NIKAH KONTRAK
14 MASUK KE DALAM ISTANA GUNAWAN WICAKSONO
15 MENAPAKI KEHIDUPAN BARU
16 Cobaan Devana Di Hari Pertama
17 Memperkenalkan Kemampuan
18 Masakan Devana
19 Mulai Terjadi Keributan
20 Akhir Keributan
21 Pencarian Anton Lee
22 MULAI ADA YANG CURIGA
23 Apakah Anton Lee Bertemu Devana?
24 Mimpi Buruk Versus Cerita Lucu
25 Ada Apa Dengan Georgino?
26 RAHASIA ITU ADALAH...
27 RAHASIA
28 Piknik Dadakan
29 Kegalauan Hati Georgino Gunawan
30 Pelantikan Georgino Gunawan
31 Ada Kegaduhan
32 KISAH LAMA YANG TERBUKA
33 KEGALAUAN HADI YUSLAN
34 TERBUKA LAGI SATU KISAH
35 Percikan-Percikan Keributan Gege Dan Deva
36 Sakit Kepala Gege
37 Devana Bingung Memilih
38 INTEROGASI DEMIAN
39 Mulai Ada Persekongkolan
40 Masa Lalu Geoegino Gunawan
41 Masih Kisah Masa Lalu Georgino Gunawan
42 Kedatangan Hadi Ke Rumah Yayasan Anne
43 Kisah Gunawan Dan Claudia
44 Kemesraan Widia dan Gunawan
45 Menbuka Kembali Kisah Yang Dikubur
46 Kunjungan Widia Ke Yayasan Anne
47 Deva, Gege versus Nenek Widia
48 PERJALANAN AKILA
49 Akhirnya Gege Bercerita Kisah Hidupnya Yang Kelam
50 AKILA DAN PENGALAMAN BARUNYA DI IBUKOTA
51 HARI PERTAMA AKILA
52 Diantara Demian Dan Surya Abdi
53 MUSIBAH
54 Tragedi Lagi
55 Semakin Rumit
56 GENDERANG PERANG
57 Ketakutan Dan Kecemasan Devana
58 Makin Salah Faham
59 MULAI ADA MASALAH
60 Pertemuan Akila Dan Georgino Gunawan
61 APAKAH AKAN ADA PERANG?
62 Seperti Gulungan Benang Yang Kusut
63 Kegilaan Baru Lagi
64 MENCARI JALAN KELUAR
65 PERLAHAN TERBONGKAR
66 Informasi Baru Yang Anton Lee Dapatkan
67 TERUNGKAP JUGA IDENTITAS DEVANA WANDIRA
68 Akhirnya, Anton Lee Tersadar Juga
69 HARI DUKA
70 POV DEVANA WANDIRA
71 KEJADIAN LAIN
72 Siapa Penculik Itu?
73 Ancaman Anton Lee Pada Sang Paman Dan Bibinya
74 Hari Penuh Duka
75 Rumah Tangga Fifie Dan Rendy
76 Barter
77 Benar-Benar Hari Yang Menyakitkan
78 RAPAT PANAS
79 SUASANA MAKIN PANAS
80 Karena Akila (Akila Gadis Yang Hebat)
81 Jalan Yang Di Pilih
82 KEADAAN YANG JADI TERBALIK
83 Berusaha Mengambil Hati
84 Masih Dalam Keadaan Kurang Nyaman
85 Kisah Demi Kisah Menghiasi
86 Akhirnya, Kebahagiaan Itu Dijelang Devana
87 Hari Yang Melelahkan
88 Yang Sedang Berbahagia
89 Layar Berkembang
90 Pertemuan Demian Dengan Orang Yang Selalu Dirindunya
91 Tersadar Kalau Kena Prank
92 DALAM KESUSAHAN, PASTI ADA KESENANGAN
93 Kisah Demian Yang Sedih
94 Kisah Demian, Nabila, Zahira dan Jonathan
95 Kisah Devana dan Gege Satria
96 Akhirnya...,
97 Cinta Memang Buta
98 Hasil Yang Didapat
99 KEHANCURAN KLAN GUNAWAN
100 Demian Dan Kesedihannya
101 Terbuka Akal Sehat Demian
102 Pertemuan Kembali Demian Dan Zahira
103 Antara Cinta Dan Benci
104 HARI BAHAGIA DEVANA DAN GEGE
105 AKHIR YANG INDAH
Episodes

Updated 105 Episodes

1
PROLOG
2
KISAH BERMULA
3
Pernikahan Devana Dengan Chandra
4
Cerita Georgino Gunawan Dibalik Ajakan Nikah Kontrak
5
PEMBUKTIAN YANG MENGEJUTKAN
6
CERITA LAIN DI KEDIAMAN TUAN XIAN LEE SUKOHARJO
7
Masih Terkenang Kisah Cinta Devana-Chandra
8
Sandiwara Yang Epik
9
Kisah Di Balik Istana Gunawan Wicaksono
10
Perkenalan
11
Pencarian Anton Lee
12
FOTOSHOT PERNIKAHAN
13
IJAB KABUL NIKAH KONTRAK
14
MASUK KE DALAM ISTANA GUNAWAN WICAKSONO
15
MENAPAKI KEHIDUPAN BARU
16
Cobaan Devana Di Hari Pertama
17
Memperkenalkan Kemampuan
18
Masakan Devana
19
Mulai Terjadi Keributan
20
Akhir Keributan
21
Pencarian Anton Lee
22
MULAI ADA YANG CURIGA
23
Apakah Anton Lee Bertemu Devana?
24
Mimpi Buruk Versus Cerita Lucu
25
Ada Apa Dengan Georgino?
26
RAHASIA ITU ADALAH...
27
RAHASIA
28
Piknik Dadakan
29
Kegalauan Hati Georgino Gunawan
30
Pelantikan Georgino Gunawan
31
Ada Kegaduhan
32
KISAH LAMA YANG TERBUKA
33
KEGALAUAN HADI YUSLAN
34
TERBUKA LAGI SATU KISAH
35
Percikan-Percikan Keributan Gege Dan Deva
36
Sakit Kepala Gege
37
Devana Bingung Memilih
38
INTEROGASI DEMIAN
39
Mulai Ada Persekongkolan
40
Masa Lalu Geoegino Gunawan
41
Masih Kisah Masa Lalu Georgino Gunawan
42
Kedatangan Hadi Ke Rumah Yayasan Anne
43
Kisah Gunawan Dan Claudia
44
Kemesraan Widia dan Gunawan
45
Menbuka Kembali Kisah Yang Dikubur
46
Kunjungan Widia Ke Yayasan Anne
47
Deva, Gege versus Nenek Widia
48
PERJALANAN AKILA
49
Akhirnya Gege Bercerita Kisah Hidupnya Yang Kelam
50
AKILA DAN PENGALAMAN BARUNYA DI IBUKOTA
51
HARI PERTAMA AKILA
52
Diantara Demian Dan Surya Abdi
53
MUSIBAH
54
Tragedi Lagi
55
Semakin Rumit
56
GENDERANG PERANG
57
Ketakutan Dan Kecemasan Devana
58
Makin Salah Faham
59
MULAI ADA MASALAH
60
Pertemuan Akila Dan Georgino Gunawan
61
APAKAH AKAN ADA PERANG?
62
Seperti Gulungan Benang Yang Kusut
63
Kegilaan Baru Lagi
64
MENCARI JALAN KELUAR
65
PERLAHAN TERBONGKAR
66
Informasi Baru Yang Anton Lee Dapatkan
67
TERUNGKAP JUGA IDENTITAS DEVANA WANDIRA
68
Akhirnya, Anton Lee Tersadar Juga
69
HARI DUKA
70
POV DEVANA WANDIRA
71
KEJADIAN LAIN
72
Siapa Penculik Itu?
73
Ancaman Anton Lee Pada Sang Paman Dan Bibinya
74
Hari Penuh Duka
75
Rumah Tangga Fifie Dan Rendy
76
Barter
77
Benar-Benar Hari Yang Menyakitkan
78
RAPAT PANAS
79
SUASANA MAKIN PANAS
80
Karena Akila (Akila Gadis Yang Hebat)
81
Jalan Yang Di Pilih
82
KEADAAN YANG JADI TERBALIK
83
Berusaha Mengambil Hati
84
Masih Dalam Keadaan Kurang Nyaman
85
Kisah Demi Kisah Menghiasi
86
Akhirnya, Kebahagiaan Itu Dijelang Devana
87
Hari Yang Melelahkan
88
Yang Sedang Berbahagia
89
Layar Berkembang
90
Pertemuan Demian Dengan Orang Yang Selalu Dirindunya
91
Tersadar Kalau Kena Prank
92
DALAM KESUSAHAN, PASTI ADA KESENANGAN
93
Kisah Demian Yang Sedih
94
Kisah Demian, Nabila, Zahira dan Jonathan
95
Kisah Devana dan Gege Satria
96
Akhirnya...,
97
Cinta Memang Buta
98
Hasil Yang Didapat
99
KEHANCURAN KLAN GUNAWAN
100
Demian Dan Kesedihannya
101
Terbuka Akal Sehat Demian
102
Pertemuan Kembali Demian Dan Zahira
103
Antara Cinta Dan Benci
104
HARI BAHAGIA DEVANA DAN GEGE
105
AKHIR YANG INDAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!