CERITA LAIN DI KEDIAMAN TUAN XIAN LEE SUKOHARJO

Sementara di tempat yang berbeda, dikediaman Xian Lee Sukoharjo.

Seorang pria berumur 26 tahun berdiri mematung dengan wajah tegas dan gigi geraham mengeras.

Dia adalah Anton Lee Sukoharjo. Keponakan satu-satunya mendiang Chandra Putra Sukoharjo.

Almarhum Chandra sudah dianggapnya seperti adik kandungnya sendiri. Sedari kecil, keduanya begitu dekat layaknya saudara kandung.

Mereka bahkan pernah tinggal satu rumah selama tiga tahun ketika kedua orangtua mereka lebih sibuk mementingkan karier.

Anton pula lah yang selalu menjaga kesehatan tubuh serta mental sang sepupu yang sempat rapuh karena vonis dokter tentang penyakitnya itu.

Anton Lee selalu mempushnya agar tetap semangat karena semua bisa berubah atas kehendak-Nya.

Hhh... Kini hanya helaan nafas sedihnya mendengar cerita Uncle dan Auntynya perihal kematian Chandra serta perginya Devana istri mendiang Chandra dengan membawa serta keturunan satu-satunya.

"Kemana Deva pergi, Onty?"

"Mana Onty tahu, kemana perempuan matre itu pergi! Cih! Perempuan tak tahu diri memang!" jawab Lalita berbohong.

"Uncle sudah menduga. Perempuan kampungan itu memang hanya ingin uangnya Chandra saja!" Kali ini Xian Lee ikutan bersandiwara pada ponakannya.

"Seperti itu rupanya?!? Ck ck ck... Kukira perempuan yang kelihatan polos tak tahu apa-apa itu murni mencintai Chandra!"

Anton benar-benar tercuci otaknya.

"Iyalah! Hari gini, mana ada orang yang mencintai dengan tulus. Pasti ada udang di balik batu sampai dia mau menikah dengan putraku!"

"Apa saja yang dia bawa kabur?"

"Banyak! Sangat banyak! Bahkan sampai separuh dari tabungan harta kekayaan Chandra hampir dia curi semua. Alasannya untuk hidup putra mereka! Benar-benar perempuan tak tahu diri!"

Hhh... Lagi-lagi Anton Lee menghela nafas dengan kesal.

Hatinya kesal, merasa tertipu mentah-mentah oleh keluguan seorang wanita muda yang membuat Chandra klepek-klepek jatuh cinta.

Teringat dua tahun lalu, bagaimana Chandra menceritakan tentang Devana yang selalu dalam bayangannya.

"Namanya Devana. Dia adik kelas gue di SMA, Ton! Kita ketemuan lagi sewaktu acara reuni akbar tiga bulan lalu!"

"Cantik gak orangnya?"

"Cantik. Tapi bagi gue, hatinyalah yang paling cantik! Kita beda angkatan dua tahun."

"Ck...! Cantik make up palingan!"

"Ngga'! Devana justru gak kenal make up apalagi skin care!"

"Ada gitu perempuan model begitu?"

Saat itu dia masih sangat mencibir dan meledek cerita Chandra yang dianggapnya hanyalah cinta sesaat saja.

"Dih, gue yang jatuh cinta ngapa jadi elo yang sewot?" semprot Chandra waktu itu.

"Ya bisa aja khan itu cuma cinta monyet?!"

"Ya. Elo monyetnya. Gue sih cinta sama bidadari cantik bernama Devana!"

Anton hanya tertawa bercampur dengusan sinis.

"Bidadari turun dari angkot!" cibirnya lagi.

"Ya. Emang betul. Devana selalu naik angkot!"

"Secantik apa dia sampai lo jatuh cinta begini, Chand?"

"Dia berhati emas!"

"Ck ck ck! Berapa karat?"

"Emas murni! Rese' deh lo! Katanya nyuruh gue bahagia! Katanya bilang gue harus lupain derita dan penyakit gue! Tapi..., elo malah rusuh bikin hati gue jadi sakit. Lebih sakit dari badan gue, nih!"

"Hehehe, woles lah bro! Gue cuma gak mau lo kena tipu perempuan-perempuan yang pinter mainin perasaan doang! Apalagi lo itu anak orang kaya! Bisa aja dia cuma manfaatin harta lo doang! Iya khan?"

"Gak! Devana gak tau gue anak orang kaya! Dia itu... yatim piatu yang tinggal di panti asuhan!"

"Hah? Bisa-bisanya lo naksir cewek gak jelas asal-usulnya gitu! Bonyok lo pasti bakalan marah kalo tau hubungan lo sama dia!"

"Makanya lo silent, sebelum bokap nyokap gue tau hubungan gue ini sebelum benar-benar bisa mendapatkan hati Devana!"

"Jadi,... lo belum pasti jadian sama tu cewek?"

"Hehehe..."

"Hadeeh! Ditolak?" tanya Anton penasaran.

"Belum gue tembak! Baru gue pepet nih!"

"Hm...! Pasti diterima. Taruhan sama gue!"

"Hadeh,... Devana bukan barang jaminan! Dia orangnya susah dideketin, Ton!"

"Cih! Tibang gitu doang!... Slowly but sure! Alon-alon asal kelakon! Pepet terus, tapi jangan terlalu mepet. Tarik ulur, main secara halus. Ngerti gak lo maksud gue?"

"Hahaha...! Gue punya cara tersendiri. Gak mau ikut cara lo! Itu cara-cara buaya buntung cari untung!"

"Woy! Dimana-mana orang itu ga mau rugi, Bambang! Harus seimbang dan harus sepadan! Itu baru namanya manusia cerdas!"

"Serah lo deh, gue sih udah punya taktik jitu buat dapetin hati Devana!"

"Hm...! Serah lo juga, Cahyono!"

..............

Anton mengusap raut wajahnya.

Dia lebih tua dua tahun dari Chandra. Tapi Tuhan mentakdirkan Chandra lebih dahulu menikah. Padahal saat itu usianya baru menginjak dua puluh dua tahun.

Bahkan tanpa kabar berita dan langsung menikah di panti asuhan tempat Devana tinggal.

Chandra memang benar-benar keterlaluan. Seminggu setelah pernikahan, ia baru memboyong sang istri dan memperkenalkan pada kedua orangtua serta Anton sebagai sepupu satu-satunya.

Saat pertama kali Anton melihat Devana, kesan pertama... memang Devana cantik luar dalam.

Perempuan muda yang baru menginjak usia 20 tahun saat itu terlihat begitu sederhana, namun bersahaja.

Bahkan Anton sempat lupa, kalau Devana adalah istri dari sepupunya karena kepincut pada kesantunan dan keramahan Devana.

Devana-lah yang senantiasa memperhatikan makan dan pakaiannya ketika ia tinggal sebulan di rumah Uncle Xian Lee sebelum pindah ke pulau Kalimantan untuk membuka anak perusahaan manufaktur mendiang kakeknya disana.

Mungkinkah karakter dan sifat Devana berubah seiring waktu menikah dengan Chandra? Secara gue setahun lebih gak ketemu perempuan polos itu! Apa..., apa benar perempuan itu jadi matrealistis sejak hamil dan memiliki anak? Hhh... Ini harus diusut. Kenapa dia sampai hati melakukan semua ini pada almarhum Chandra. Bahkan... langsung pergi setelah kematian sang suami! Apa..., apa si Devana sudah punya cem-ceman baru? Dan kekasih gelapnya itu langsung membawanya kabur dengan menyuruh Devana juga mengeruk harta benda barang-barang berharga Chandra?... Bisa jadi. Ya. Kemungkinan seperti itu. Apalagi Chandra mengidap Leukimia sedari dulu. Pasti dia sudah membuka jati diri dan penyakitnya pada Devana!...

Mengingat itu Chandra hanya bisa menelan saliva.

Matanya hanya bisa terpekur menatap gundukan tanah merah yang masih basah dan penuh taburan kelopak mawar.

Makam Chandra masih sangat wangi. Dan Devana telah pergi dengan membawa putra Chandra Putra Sukoharjo, satu-satunya pewaris tunggal di masa depan.

Dia sendiri pernah memimpikan untuk membangun mahligai rumah tangga. Ternyata harapannya hanyalah tinggal kenangan. Sawitri ketahuan selingkuh dengan teman sekolah dasarnya dahulu. Rupanya acara reunian Sawitri telah menjadi bumerang untuk hubungan mereka.

Itu sebabnya ia sangat benci acara reuni. Chandra jadian dan nikah dengan Devana setelah ikut reunian. Bahkan Sawitri juga menyelingkuhinya dengan teman SD-nya pun dari acara reunian. Ck ck ck...

Anton menggeleng keras.

Ia tak ingin mengingat Sawitri. Gadis manis putra wakil camat wilayah barat ibukota yang sudah dipacarinya selama empat tahun.

Anton pernah mengutarakan keinginannya untuk melamar Sawitri segera, dan naik pelaminan di tahun ketiga hubungan mereka. Tapi Sawitri minta agar ia menangguhkan dahulu sampai dua tahun kedepan.

Kekasihnya itu ingin fokus dahulu dengan kariernya sebagai funding officer di salah satu bank swasta terbesar di Indonesia.

Jabatan yang disandangnya masih mengharuskan Sawitri untuk tetap single sampai dua tahun kedepan.

Mau tak mau Anton akhirnya menahan keinginannya untuk segera naik pelaminan. Sawitri adalah wanita sempurna dimatanya. Paket lengkap, istimewa dan bonus sana-sini dari Tuhan selain kecantikannya yang hakiki.

Itu sebabnya Anton begitu menjaga hubungannya dengan Sawitri setelah mereka resmi mengikrarkan hubungan pacaran. Jauh berbeda dengan sifatnya yang suka gonta-ganti pacar sebelum resmi menggandeng Sawitri.

Anton adalah pecinta wanita. Moodian dan bosanan. Ia tak pernah bisa bertahan menjalin hubungan selama lebih dari satu tahun. Makanya dengan Sawitri yang bisa bertahan empat tahun adalah suatu pencapaian yang luar biasa. Terlebih mengingat usianya yang sudah mulai dewasa dan harus memikirkan masa depan selain hura-hura sana-sini.

"Shiiit! Sudahlah! Tak perlu aku terlalu banyak memikirkan masa lalu! Wanita itu memang makhluk Tuhan paling menyebalkan. Tak salah jika ada pepatah bilang, wanita racun dunia! Hhh... Memang begitulah! Jangan-jangan...Chandra meninggal dunia juga karena batin sama si Devana itu! Huh!!! Aku harus cari perempuan sial*n itu! Aku harus bisa mengambil anak lelaki Chandra dan mengembalikannya lagi pada Opa Omanya!... Lihat saja nanti, kau Devana!!!"

Anton benar-benar bertekad ingin mencari Devana terlebih lagi Ericko Putra.

"Chandra! Jangan khawatir! Aku akan mencari putramu satu-satunya. Aku akan membawanya kembali ke rumah ini dan mendapatkan haknya sebagai pewaris tunggalmu dari klan kita, Sukoharjo!" janji Anton pada almarhum Chandra.

💌TO BE CONTINUE

Terpopuler

Comments

❤️⃟Wᵃfᴍ᭄ꦿⁱˢˢᴤᷭʜͧɜͤіͤιιᷠа ツ

❤️⃟Wᵃfᴍ᭄ꦿⁱˢˢᴤᷭʜͧɜͤіͤιιᷠа ツ

hdeh ni ibu pintar sekali ngarang cerita dan memfitnah Devana🤦

2022-09-06

0

❤️⃟Wᵃfᴍ᭄ꦿⁱˢˢᴤᷭʜͧɜͤіͤιιᷠа ツ

❤️⃟Wᵃfᴍ᭄ꦿⁱˢˢᴤᷭʜͧɜͤіͤιιᷠа ツ

Anton jangan percaya sama omongan mereka sebelum kamu tau kebenarannya

2022-09-06

0

𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴

𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴

pintar banget ngarang ceritanya Bu🙄 heran banget padahal yg sama Devana itu cucunya loh, bisa²nya langsung ngusir menantu dan cucunya 😐

2022-09-06

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 KISAH BERMULA
3 Pernikahan Devana Dengan Chandra
4 Cerita Georgino Gunawan Dibalik Ajakan Nikah Kontrak
5 PEMBUKTIAN YANG MENGEJUTKAN
6 CERITA LAIN DI KEDIAMAN TUAN XIAN LEE SUKOHARJO
7 Masih Terkenang Kisah Cinta Devana-Chandra
8 Sandiwara Yang Epik
9 Kisah Di Balik Istana Gunawan Wicaksono
10 Perkenalan
11 Pencarian Anton Lee
12 FOTOSHOT PERNIKAHAN
13 IJAB KABUL NIKAH KONTRAK
14 MASUK KE DALAM ISTANA GUNAWAN WICAKSONO
15 MENAPAKI KEHIDUPAN BARU
16 Cobaan Devana Di Hari Pertama
17 Memperkenalkan Kemampuan
18 Masakan Devana
19 Mulai Terjadi Keributan
20 Akhir Keributan
21 Pencarian Anton Lee
22 MULAI ADA YANG CURIGA
23 Apakah Anton Lee Bertemu Devana?
24 Mimpi Buruk Versus Cerita Lucu
25 Ada Apa Dengan Georgino?
26 RAHASIA ITU ADALAH...
27 RAHASIA
28 Piknik Dadakan
29 Kegalauan Hati Georgino Gunawan
30 Pelantikan Georgino Gunawan
31 Ada Kegaduhan
32 KISAH LAMA YANG TERBUKA
33 KEGALAUAN HADI YUSLAN
34 TERBUKA LAGI SATU KISAH
35 Percikan-Percikan Keributan Gege Dan Deva
36 Sakit Kepala Gege
37 Devana Bingung Memilih
38 INTEROGASI DEMIAN
39 Mulai Ada Persekongkolan
40 Masa Lalu Geoegino Gunawan
41 Masih Kisah Masa Lalu Georgino Gunawan
42 Kedatangan Hadi Ke Rumah Yayasan Anne
43 Kisah Gunawan Dan Claudia
44 Kemesraan Widia dan Gunawan
45 Menbuka Kembali Kisah Yang Dikubur
46 Kunjungan Widia Ke Yayasan Anne
47 Deva, Gege versus Nenek Widia
48 PERJALANAN AKILA
49 Akhirnya Gege Bercerita Kisah Hidupnya Yang Kelam
50 AKILA DAN PENGALAMAN BARUNYA DI IBUKOTA
51 HARI PERTAMA AKILA
52 Diantara Demian Dan Surya Abdi
53 MUSIBAH
54 Tragedi Lagi
55 Semakin Rumit
56 GENDERANG PERANG
57 Ketakutan Dan Kecemasan Devana
58 Makin Salah Faham
59 MULAI ADA MASALAH
60 Pertemuan Akila Dan Georgino Gunawan
61 APAKAH AKAN ADA PERANG?
62 Seperti Gulungan Benang Yang Kusut
63 Kegilaan Baru Lagi
64 MENCARI JALAN KELUAR
65 PERLAHAN TERBONGKAR
66 Informasi Baru Yang Anton Lee Dapatkan
67 TERUNGKAP JUGA IDENTITAS DEVANA WANDIRA
68 Akhirnya, Anton Lee Tersadar Juga
69 HARI DUKA
70 POV DEVANA WANDIRA
71 KEJADIAN LAIN
72 Siapa Penculik Itu?
73 Ancaman Anton Lee Pada Sang Paman Dan Bibinya
74 Hari Penuh Duka
75 Rumah Tangga Fifie Dan Rendy
76 Barter
77 Benar-Benar Hari Yang Menyakitkan
78 RAPAT PANAS
79 SUASANA MAKIN PANAS
80 Karena Akila (Akila Gadis Yang Hebat)
81 Jalan Yang Di Pilih
82 KEADAAN YANG JADI TERBALIK
83 Berusaha Mengambil Hati
84 Masih Dalam Keadaan Kurang Nyaman
85 Kisah Demi Kisah Menghiasi
86 Akhirnya, Kebahagiaan Itu Dijelang Devana
87 Hari Yang Melelahkan
88 Yang Sedang Berbahagia
89 Layar Berkembang
90 Pertemuan Demian Dengan Orang Yang Selalu Dirindunya
91 Tersadar Kalau Kena Prank
92 DALAM KESUSAHAN, PASTI ADA KESENANGAN
93 Kisah Demian Yang Sedih
94 Kisah Demian, Nabila, Zahira dan Jonathan
95 Kisah Devana dan Gege Satria
96 Akhirnya...,
97 Cinta Memang Buta
98 Hasil Yang Didapat
99 KEHANCURAN KLAN GUNAWAN
100 Demian Dan Kesedihannya
101 Terbuka Akal Sehat Demian
102 Pertemuan Kembali Demian Dan Zahira
103 Antara Cinta Dan Benci
104 HARI BAHAGIA DEVANA DAN GEGE
105 AKHIR YANG INDAH
Episodes

Updated 105 Episodes

1
PROLOG
2
KISAH BERMULA
3
Pernikahan Devana Dengan Chandra
4
Cerita Georgino Gunawan Dibalik Ajakan Nikah Kontrak
5
PEMBUKTIAN YANG MENGEJUTKAN
6
CERITA LAIN DI KEDIAMAN TUAN XIAN LEE SUKOHARJO
7
Masih Terkenang Kisah Cinta Devana-Chandra
8
Sandiwara Yang Epik
9
Kisah Di Balik Istana Gunawan Wicaksono
10
Perkenalan
11
Pencarian Anton Lee
12
FOTOSHOT PERNIKAHAN
13
IJAB KABUL NIKAH KONTRAK
14
MASUK KE DALAM ISTANA GUNAWAN WICAKSONO
15
MENAPAKI KEHIDUPAN BARU
16
Cobaan Devana Di Hari Pertama
17
Memperkenalkan Kemampuan
18
Masakan Devana
19
Mulai Terjadi Keributan
20
Akhir Keributan
21
Pencarian Anton Lee
22
MULAI ADA YANG CURIGA
23
Apakah Anton Lee Bertemu Devana?
24
Mimpi Buruk Versus Cerita Lucu
25
Ada Apa Dengan Georgino?
26
RAHASIA ITU ADALAH...
27
RAHASIA
28
Piknik Dadakan
29
Kegalauan Hati Georgino Gunawan
30
Pelantikan Georgino Gunawan
31
Ada Kegaduhan
32
KISAH LAMA YANG TERBUKA
33
KEGALAUAN HADI YUSLAN
34
TERBUKA LAGI SATU KISAH
35
Percikan-Percikan Keributan Gege Dan Deva
36
Sakit Kepala Gege
37
Devana Bingung Memilih
38
INTEROGASI DEMIAN
39
Mulai Ada Persekongkolan
40
Masa Lalu Geoegino Gunawan
41
Masih Kisah Masa Lalu Georgino Gunawan
42
Kedatangan Hadi Ke Rumah Yayasan Anne
43
Kisah Gunawan Dan Claudia
44
Kemesraan Widia dan Gunawan
45
Menbuka Kembali Kisah Yang Dikubur
46
Kunjungan Widia Ke Yayasan Anne
47
Deva, Gege versus Nenek Widia
48
PERJALANAN AKILA
49
Akhirnya Gege Bercerita Kisah Hidupnya Yang Kelam
50
AKILA DAN PENGALAMAN BARUNYA DI IBUKOTA
51
HARI PERTAMA AKILA
52
Diantara Demian Dan Surya Abdi
53
MUSIBAH
54
Tragedi Lagi
55
Semakin Rumit
56
GENDERANG PERANG
57
Ketakutan Dan Kecemasan Devana
58
Makin Salah Faham
59
MULAI ADA MASALAH
60
Pertemuan Akila Dan Georgino Gunawan
61
APAKAH AKAN ADA PERANG?
62
Seperti Gulungan Benang Yang Kusut
63
Kegilaan Baru Lagi
64
MENCARI JALAN KELUAR
65
PERLAHAN TERBONGKAR
66
Informasi Baru Yang Anton Lee Dapatkan
67
TERUNGKAP JUGA IDENTITAS DEVANA WANDIRA
68
Akhirnya, Anton Lee Tersadar Juga
69
HARI DUKA
70
POV DEVANA WANDIRA
71
KEJADIAN LAIN
72
Siapa Penculik Itu?
73
Ancaman Anton Lee Pada Sang Paman Dan Bibinya
74
Hari Penuh Duka
75
Rumah Tangga Fifie Dan Rendy
76
Barter
77
Benar-Benar Hari Yang Menyakitkan
78
RAPAT PANAS
79
SUASANA MAKIN PANAS
80
Karena Akila (Akila Gadis Yang Hebat)
81
Jalan Yang Di Pilih
82
KEADAAN YANG JADI TERBALIK
83
Berusaha Mengambil Hati
84
Masih Dalam Keadaan Kurang Nyaman
85
Kisah Demi Kisah Menghiasi
86
Akhirnya, Kebahagiaan Itu Dijelang Devana
87
Hari Yang Melelahkan
88
Yang Sedang Berbahagia
89
Layar Berkembang
90
Pertemuan Demian Dengan Orang Yang Selalu Dirindunya
91
Tersadar Kalau Kena Prank
92
DALAM KESUSAHAN, PASTI ADA KESENANGAN
93
Kisah Demian Yang Sedih
94
Kisah Demian, Nabila, Zahira dan Jonathan
95
Kisah Devana dan Gege Satria
96
Akhirnya...,
97
Cinta Memang Buta
98
Hasil Yang Didapat
99
KEHANCURAN KLAN GUNAWAN
100
Demian Dan Kesedihannya
101
Terbuka Akal Sehat Demian
102
Pertemuan Kembali Demian Dan Zahira
103
Antara Cinta Dan Benci
104
HARI BAHAGIA DEVANA DAN GEGE
105
AKHIR YANG INDAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!