PEMBUKTIAN YANG MENGEJUTKAN

Devana terbelalak tak percaya pada apa yang ada di hadapannya.

"I-ini rumah keluarga Kak Gino?" tanyanya dengan gemetar.

"Sebenarnya sih rumah kakekku. Tapi kami semua anak, menantu dan cucu-cucunya disatukan tinggal dalam satu atap!"

Ya Tuhan! Chandra juga anak orang kaya, tapi... Georgino ini, eit! Jangan dulu terkecoh! Aku khan belum dibawanya masuk. Bisa saja dia cuma pamer, sok kaya ngaku-ngaku rumah dia padahal mah bohong! Banyak khan orang berkelakuan gitu. Padahal cuma kerja di rumah mewah, tapi seperti orang yang memilikinya. Sok kuasa, sok bertahta. Hm...

Fikiran Devana berkecambuk, banyak sekali argumentasi sana-sini.

Ia berusaha menguatkan hati. Untuk menerima semua kenyataan yang nanti bakalan terjadi.

Perlahan langkah kaki Deva dan Georgino semakin mendekati pintu pagarnya yang indah berkilau.

"Kita..., beneran akan masuk nih, Kak?"

"Bukannya tadi kamu minta pembuktian dulu sampai benar-benar mau menandatangani surat perjanjian kita?"

Devana menelan ludahnya sendiri. Mulai gugup dan grogi.

"Ayo!"

Georgino membuka gembok pagarnya dengan alat canggih seperti remote control kecil. Lalu pintu pagar itu langsung menberi mereka akses masuk ke dalamnya.

Beneran bisa dibuka rupanya!

Devana memandang lurus kedepan.

Rumah megah nan mewah dua lantai itu seolah menyambut kedatangannya dengan tatapan angkuh.

Dipeluknya erat tubuh si kecil Ericko dalam dekapannya.

Langkah keduanya semakin dipercepat seiring sejalan. Menaiki beberapa anak tangga beton teras rumah yang begitu indah, lalu Georgino menekan bel yang berada disamping kusen pintu rumahnya yang setengah bagiannya adalah kaca tebal berukuran 12 milimeter.

Ting tong! Ting tong

Krieeeet...

Seorang pelayan perempuan muda membukakan pintu dengan senyum sumringah. Ia lalu berbalik arah seraya berteriak dengan suara riang.

"Tuan Besar, Aden Gege pulaaang!"

"Nyonya Besaaar...! Nyonya Titaaa...! Aden Gege pulaaang!"

Georgino menghela nafasnya. Ia sudah faham kelakuan Puput, salah satu maid yang ada di rumah Kakeknya itu.

Puput sudah bekerja disana selama lima tahun, sejak masih sekolah menengah atas.

Gadis itu berlari-lari kecil menyusuri ruangan lapang istana keluarga Georgino sambil teriak-teriak kegirangan.

Devana yang menyaksikan perilaku perempuan yang mungkin seusia dengannya itu hanya termangu.

Seorang wanita terlihat menyembul dari balik balkon lantai dua. Dandanannya sangat fashionable walau usianya terlihat sudah berkepala empat lebih sepertinya.

"Georgino?" serunya terkesima melihat pria yang sudah tiga tahun pergi meninggalkan rumah dengan alasan menuntut ilmu melanjutkan S2-nya yang sempat tertunda beberapa semester lagi ke negeri Singapura.

"Papaaa..., Gege pulaaang!" teriaknya. Responnya seperti Puput sang pelayan tadi.

Rumah besar itu seketika kembali bergema. Gaungan dua perempuan beda generasi itu langsung membuat sebagian penghuninya satu persatu turun menyambut sang putra mahkota putra tertua di keluarga Gunawan.

Seorang pria tua berjalan tertatih-tatih dengan tongkat besinya yang kokoh menuruni anak tangga dengan senyum mengembang.

"Akhirnya! Gege pulang setelah tiga tahun menghilang dari pandangan Kakek!"

Georgino berjalan cepat menghampiri sang Kakek. Dengan sigap ia merengkuh tubuh yang terlihat ringkih itu penuh haru.

"Kakek sehat, itu doaku pada Tuhan setiap saat!" ucap Georgino dengan suara pelan.

Bahu lebarnya memberi kehangatan bagi sang Tuan Besar. Hingga Gunawan Wicaksono dengan hati senang menepuk-nepuk bahu itu pelan.

"Tante Fie, makin cantik dan makin trendy saja dandanannya!"

"Kau juga makin keren, Ge!" jawab Fifie seraya menyambut pelukan hangat keponakannya yang baru pulang.

"Tante Elli, senangnya melihatmu segar bugar seperti ini!"

"Iya, Ge! Tante ikut program diet sehat dengan langganan katering selama setahun belakangan ini!"

"Pantesan, makin slim bodinya. Hehehe...!"

Georgino memeluk satu persatu tantenya, adik kandung dari Papanya.

Seorang wanita tua, keluar dari pintu lift dengan tubuh duduk di atas kursi roda dan di dorong oleh seorang suster perawat.

"Nenek!"

"Gegeee...!"

Pelukan yang ini membuat Devana terkesima. Keharuan menyeruak sisi batinnya yang kosong akan hadirnya keluarga.

Devana bisa melihat, seberapa dalam Georgino menyayangi neneknya itu.

"Gege..., siapa perempuan ini? Aih? Gendong bayi?"

Deg.

Semua mata menoleh ke arah Devana. Serasa copot jantungnya. Gugup seketika melanda jiwanya.

Devana hanya bisa menatap netra Georgino, meminta bantuan lewat pancaran matanya.

"Ini Devana, istri Gege, Nek!"

"What???" Reaksi yang sudah Georgino perkirakan sedari awal.

"Apa?"

"Beneran?"

"Ya Tuhan! Kapan kamu nikahnya, Gege?"

Devana seperti merasakan pernafasannya tersumbat. Dadanya agak sesak. Ia takut pada apa yang akan terjadi lagi pada hidupnya.

Sudah cukup banyak Tuhan menguji keimanannya dengan segala macam coba. Tapi untuk yang kali ini, yang paling membuat Deva gugup gemetar tak tahu pada siapa ia bertumpu.

Georgino tiba-tiba merengkuh bahunya. Deva semakin pucat.

"Jangan pasang wajah ketakutan seperti itu, Sayang! Keluargaku tidak akan mengulitimu, pastinya! Hehehe..."

Deva tersadar setelah mendengar suara merdu pria itu tepat di telinga sebelah kirinya.

Devana baru teringat, saat ini ia dituntut menjadi aktris. Segera ia menatap kedua bola mata Georgino dengan senyum mengembang.

"Hehehe..., maaf Sayang! Aku gugup!" jawabnya dengan suara agak terbata-bata.

Georgino merapat erat tubuh Devana.

Dengan bantuan tangan kekarnya, ia membimbing Deva untuk berkenalan dengan seluruh anggota keluarganya.

"Mama mana, Kek?" tanya Georgino.

"Mamamu sedang keluar. Sepertinya sore baru pulang bersama Papamu, Ge!" Tante Fifie yang menjawabnya ketika melihat wajah Gunawan Wicaksono tampak kebingungan.

"Memangnya kamu gak kabari Papa Mama juga kalau mau pulang hari ini?" tanya sang Nenek.

"Hehehe...!"

"Gege memang kebiasaan! Padahal kamulah calon pemimpin perusahaan. Tapi sikap cuek dan kurang tanggung jawab selalu diperlihatkannya setiap saat!"

Lisa, adik bungsu Papanya memang seperti itu padanya. Dingin, jutek dan ketus. Tapi Georgino tidak terlalu menganggapnya paling berbahaya. Justru baginya Elli-lah yang memiliki sifat diam-diam menghanyutkan. Berpura-pura baik dan berkelakuan manis, tetapi ternyata menusuk dari belakang tanpa perasaan.

Georgino sudah mengetahui satu persatu sifat-sifat mereka meski tiga tahun hengkang meninggalkan istana megah Kakek Gunawan.

Mamanya sendiri selalu jadi bulan-bulanan mereka, adik ipar dan pasangan yang takut tidak kebagian harta warisan.

"Tidak. Gege akan jadi pria yang hebat ketika usianya tiga puluh tahun nanti. Buktinya, ini! Kakek sudah memprediksinya. Kamu pasti sudah memiliki pemikiran di masa depan khan, Ge!?"

Georgino mengangguk pelan.

"Ini Kakekku, Dev! Kakek, ini Devana. Dan bayi ini adalah putra kami, Ericko namanya."

Wajah Kakek agak memutih karena shock. Tetapi ia segera mengubah mimik wajah setelah mendapati ciuman di punggung lengan nya dari Devana.

"Ini Nenekku!"

Devana melakukan hal yang sama pada Nenek Georgino.

"Ini Tante Fifie, adik Papaku. Ini tante Elli, dan itu tante Lisa!"

Satu persatu sanak keluarga telah Devana salami. Termasuk Puput dan Utami. Pelayan serta suster yang merawat sang Nenek.

"Ayo, mari silakan duduk, Devana!"

Tante Elli berusaha terlihat manis. Ia menyambut Devana dengan wajah cantiknya.

"Apa Mama Papamu juga tidak kamu kabari kalau kau akan pulang bawa pasangan?" tanya Lisa menyelidik.

Georgino menggeleng sambil tertawa kecil.

"Semua tidak ada yang tahu, termasuk Mama Papa kalau ternyata aku sudah berumah tangga! Hehehe... iya khan?"

"Gege! Kamu mau buat Nenek sama Kakek kena serangan jantung, ya?" ucap Neneknya.

"Betul, Sayang! Untung saja kondisiku hari ini sedang dalam keadaan stabil!" jawab Gunawan menimpali ucapan sang Istri.

"Hehehe... maaf, Kek Nek! Bukan maksud Gege buat mengejutkan kalian semua. Tapi... beginilah faktanya. Jadi kalian tak perlu lagi memikirkan kehidupan Gege kedepannya dalam hal mencari pasangan!"

"Kalian kenal dimana?"

"Di kereta!"

"Di kota Singapura!"

Devana langsung menoleh ke arah Georgino, begitu pula sebaliknya. Jawaban keduanya berbeda satu sama lain. Deva khawatir menimbulkan kecurigaan dari anggota keluarga Georgino.

"Ya. Kami bertemu di stasiun kereta api di Singapura, Nek! Hehehe..." Devana segera meralat.

Singapura? Hiks, ke Singaparna aja aku belum pernah... Apalagi ke Singapura! Uh...Georgino bohongnya makin jauh ini! Harusnya khan tadi janjian dulu sebelum menjawab statement! batin Devana mulai cemas.

Georgino ikut tertawa-tawa sambil menarik kepala tangan Deva dan mengangkatnya ke pangkuannya.

Semua mata memandang padanya. Kakek dan Nenek tersipu saling lempar senyuman.

"Tapi jujur, tante Fie banyak sekali pertanyaan pada kalian berdua. Kenapa sampai sekian lama menutupi hubungan yang baik ini. Dan kalian baru muncul setelah memiliki satu anak. Ada apa? Kenapa seperti itu?"

"Maaf, Tan! Hubungan kami memang sudah berlangsung lama. Awalnya, aku kurang tertarik pada pernikahan. Tapi bukan berarti aku ini jomblo yang tak laku. Sampai suatu ketika Devana hamil. Aku harus mempertanggung jawabkan perbuatanku!"

"Jadi, bayi ini hasil diluar nikah?"

Apa? Ya Tuhaaan! Ericko bukan hasil diluar nikah! Hik hik hiks... Please, kebohongan yang akan seperti apa lagi yang harus kulakoni demi uang konvensasi senilai seratus juta rupiah, Georgino?

💌TO BE CONTINUE

Terpopuler

Comments

❤️⃟Wᵃfᴍ᭄ꦿⁱˢˢᴤᷭʜͧɜͤіͤιιᷠа ツ

❤️⃟Wᵃfᴍ᭄ꦿⁱˢˢᴤᷭʜͧɜͤіͤιιᷠа ツ

duh kenapa jawabannya kek gitu kan bikin orang lain berpikir kalau Deva perempuan gak baik hamil duluan 🤦

2022-09-06

0

🍾⃝ ͩMᷞᴇͧᴍᷡᴀͣˢ⍣⃟ₛ ❤️⃟Wᵃf 𝐀⃝🥀

🍾⃝ ͩMᷞᴇͧᴍᷡᴀͣˢ⍣⃟ₛ ❤️⃟Wᵃf 𝐀⃝🥀

moga aja gak jadi awal petaka yg buruk lagi buat devana

ngliat visual rmh na jadi takut
moga aja devana n ericko bisa bahagia

2022-09-06

0

➳️ anna🐣 ༒࿐ 🦣

➳️ anna🐣 ༒࿐ 🦣

hehehe cobalah masuk ke dalam rumah aja deva biar nggk penasaran

2022-08-29

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 KISAH BERMULA
3 Pernikahan Devana Dengan Chandra
4 Cerita Georgino Gunawan Dibalik Ajakan Nikah Kontrak
5 PEMBUKTIAN YANG MENGEJUTKAN
6 CERITA LAIN DI KEDIAMAN TUAN XIAN LEE SUKOHARJO
7 Masih Terkenang Kisah Cinta Devana-Chandra
8 Sandiwara Yang Epik
9 Kisah Di Balik Istana Gunawan Wicaksono
10 Perkenalan
11 Pencarian Anton Lee
12 FOTOSHOT PERNIKAHAN
13 IJAB KABUL NIKAH KONTRAK
14 MASUK KE DALAM ISTANA GUNAWAN WICAKSONO
15 MENAPAKI KEHIDUPAN BARU
16 Cobaan Devana Di Hari Pertama
17 Memperkenalkan Kemampuan
18 Masakan Devana
19 Mulai Terjadi Keributan
20 Akhir Keributan
21 Pencarian Anton Lee
22 MULAI ADA YANG CURIGA
23 Apakah Anton Lee Bertemu Devana?
24 Mimpi Buruk Versus Cerita Lucu
25 Ada Apa Dengan Georgino?
26 RAHASIA ITU ADALAH...
27 RAHASIA
28 Piknik Dadakan
29 Kegalauan Hati Georgino Gunawan
30 Pelantikan Georgino Gunawan
31 Ada Kegaduhan
32 KISAH LAMA YANG TERBUKA
33 KEGALAUAN HADI YUSLAN
34 TERBUKA LAGI SATU KISAH
35 Percikan-Percikan Keributan Gege Dan Deva
36 Sakit Kepala Gege
37 Devana Bingung Memilih
38 INTEROGASI DEMIAN
39 Mulai Ada Persekongkolan
40 Masa Lalu Geoegino Gunawan
41 Masih Kisah Masa Lalu Georgino Gunawan
42 Kedatangan Hadi Ke Rumah Yayasan Anne
43 Kisah Gunawan Dan Claudia
44 Kemesraan Widia dan Gunawan
45 Menbuka Kembali Kisah Yang Dikubur
46 Kunjungan Widia Ke Yayasan Anne
47 Deva, Gege versus Nenek Widia
48 PERJALANAN AKILA
49 Akhirnya Gege Bercerita Kisah Hidupnya Yang Kelam
50 AKILA DAN PENGALAMAN BARUNYA DI IBUKOTA
51 HARI PERTAMA AKILA
52 Diantara Demian Dan Surya Abdi
53 MUSIBAH
54 Tragedi Lagi
55 Semakin Rumit
56 GENDERANG PERANG
57 Ketakutan Dan Kecemasan Devana
58 Makin Salah Faham
59 MULAI ADA MASALAH
60 Pertemuan Akila Dan Georgino Gunawan
61 APAKAH AKAN ADA PERANG?
62 Seperti Gulungan Benang Yang Kusut
63 Kegilaan Baru Lagi
64 MENCARI JALAN KELUAR
65 PERLAHAN TERBONGKAR
66 Informasi Baru Yang Anton Lee Dapatkan
67 TERUNGKAP JUGA IDENTITAS DEVANA WANDIRA
68 Akhirnya, Anton Lee Tersadar Juga
69 HARI DUKA
70 POV DEVANA WANDIRA
71 KEJADIAN LAIN
72 Siapa Penculik Itu?
73 Ancaman Anton Lee Pada Sang Paman Dan Bibinya
74 Hari Penuh Duka
75 Rumah Tangga Fifie Dan Rendy
76 Barter
77 Benar-Benar Hari Yang Menyakitkan
78 RAPAT PANAS
79 SUASANA MAKIN PANAS
80 Karena Akila (Akila Gadis Yang Hebat)
81 Jalan Yang Di Pilih
82 KEADAAN YANG JADI TERBALIK
83 Berusaha Mengambil Hati
84 Masih Dalam Keadaan Kurang Nyaman
85 Kisah Demi Kisah Menghiasi
86 Akhirnya, Kebahagiaan Itu Dijelang Devana
87 Hari Yang Melelahkan
88 Yang Sedang Berbahagia
89 Layar Berkembang
90 Pertemuan Demian Dengan Orang Yang Selalu Dirindunya
91 Tersadar Kalau Kena Prank
92 DALAM KESUSAHAN, PASTI ADA KESENANGAN
93 Kisah Demian Yang Sedih
94 Kisah Demian, Nabila, Zahira dan Jonathan
95 Kisah Devana dan Gege Satria
96 Akhirnya...,
97 Cinta Memang Buta
98 Hasil Yang Didapat
99 KEHANCURAN KLAN GUNAWAN
100 Demian Dan Kesedihannya
101 Terbuka Akal Sehat Demian
102 Pertemuan Kembali Demian Dan Zahira
103 Antara Cinta Dan Benci
104 HARI BAHAGIA DEVANA DAN GEGE
105 AKHIR YANG INDAH
Episodes

Updated 105 Episodes

1
PROLOG
2
KISAH BERMULA
3
Pernikahan Devana Dengan Chandra
4
Cerita Georgino Gunawan Dibalik Ajakan Nikah Kontrak
5
PEMBUKTIAN YANG MENGEJUTKAN
6
CERITA LAIN DI KEDIAMAN TUAN XIAN LEE SUKOHARJO
7
Masih Terkenang Kisah Cinta Devana-Chandra
8
Sandiwara Yang Epik
9
Kisah Di Balik Istana Gunawan Wicaksono
10
Perkenalan
11
Pencarian Anton Lee
12
FOTOSHOT PERNIKAHAN
13
IJAB KABUL NIKAH KONTRAK
14
MASUK KE DALAM ISTANA GUNAWAN WICAKSONO
15
MENAPAKI KEHIDUPAN BARU
16
Cobaan Devana Di Hari Pertama
17
Memperkenalkan Kemampuan
18
Masakan Devana
19
Mulai Terjadi Keributan
20
Akhir Keributan
21
Pencarian Anton Lee
22
MULAI ADA YANG CURIGA
23
Apakah Anton Lee Bertemu Devana?
24
Mimpi Buruk Versus Cerita Lucu
25
Ada Apa Dengan Georgino?
26
RAHASIA ITU ADALAH...
27
RAHASIA
28
Piknik Dadakan
29
Kegalauan Hati Georgino Gunawan
30
Pelantikan Georgino Gunawan
31
Ada Kegaduhan
32
KISAH LAMA YANG TERBUKA
33
KEGALAUAN HADI YUSLAN
34
TERBUKA LAGI SATU KISAH
35
Percikan-Percikan Keributan Gege Dan Deva
36
Sakit Kepala Gege
37
Devana Bingung Memilih
38
INTEROGASI DEMIAN
39
Mulai Ada Persekongkolan
40
Masa Lalu Geoegino Gunawan
41
Masih Kisah Masa Lalu Georgino Gunawan
42
Kedatangan Hadi Ke Rumah Yayasan Anne
43
Kisah Gunawan Dan Claudia
44
Kemesraan Widia dan Gunawan
45
Menbuka Kembali Kisah Yang Dikubur
46
Kunjungan Widia Ke Yayasan Anne
47
Deva, Gege versus Nenek Widia
48
PERJALANAN AKILA
49
Akhirnya Gege Bercerita Kisah Hidupnya Yang Kelam
50
AKILA DAN PENGALAMAN BARUNYA DI IBUKOTA
51
HARI PERTAMA AKILA
52
Diantara Demian Dan Surya Abdi
53
MUSIBAH
54
Tragedi Lagi
55
Semakin Rumit
56
GENDERANG PERANG
57
Ketakutan Dan Kecemasan Devana
58
Makin Salah Faham
59
MULAI ADA MASALAH
60
Pertemuan Akila Dan Georgino Gunawan
61
APAKAH AKAN ADA PERANG?
62
Seperti Gulungan Benang Yang Kusut
63
Kegilaan Baru Lagi
64
MENCARI JALAN KELUAR
65
PERLAHAN TERBONGKAR
66
Informasi Baru Yang Anton Lee Dapatkan
67
TERUNGKAP JUGA IDENTITAS DEVANA WANDIRA
68
Akhirnya, Anton Lee Tersadar Juga
69
HARI DUKA
70
POV DEVANA WANDIRA
71
KEJADIAN LAIN
72
Siapa Penculik Itu?
73
Ancaman Anton Lee Pada Sang Paman Dan Bibinya
74
Hari Penuh Duka
75
Rumah Tangga Fifie Dan Rendy
76
Barter
77
Benar-Benar Hari Yang Menyakitkan
78
RAPAT PANAS
79
SUASANA MAKIN PANAS
80
Karena Akila (Akila Gadis Yang Hebat)
81
Jalan Yang Di Pilih
82
KEADAAN YANG JADI TERBALIK
83
Berusaha Mengambil Hati
84
Masih Dalam Keadaan Kurang Nyaman
85
Kisah Demi Kisah Menghiasi
86
Akhirnya, Kebahagiaan Itu Dijelang Devana
87
Hari Yang Melelahkan
88
Yang Sedang Berbahagia
89
Layar Berkembang
90
Pertemuan Demian Dengan Orang Yang Selalu Dirindunya
91
Tersadar Kalau Kena Prank
92
DALAM KESUSAHAN, PASTI ADA KESENANGAN
93
Kisah Demian Yang Sedih
94
Kisah Demian, Nabila, Zahira dan Jonathan
95
Kisah Devana dan Gege Satria
96
Akhirnya...,
97
Cinta Memang Buta
98
Hasil Yang Didapat
99
KEHANCURAN KLAN GUNAWAN
100
Demian Dan Kesedihannya
101
Terbuka Akal Sehat Demian
102
Pertemuan Kembali Demian Dan Zahira
103
Antara Cinta Dan Benci
104
HARI BAHAGIA DEVANA DAN GEGE
105
AKHIR YANG INDAH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!