Terlihat seorang duduk di sebuah taman rumah sakit X Ia adalah Keumala, Ia melamun sudah hampir 3 jam tak bersuara, Keumala duduk sendiri dalam kesepian tanpa arah, kini Ia bagaikan pohon yang layu ranting ranting yang kekeringan.
Tanpa terasa badai yang bertiup sepoi sepoi tiap hari di rumah tangganya kini bertiup lebih kencang menerbangi semua yang ada di sekitarnya.
Keumala mencoba kuat agar tidak patah
terus memberi pupuk agar ranting yang kering bisa kembali hijau.
"Aku bisa Aku pasti bisa, Aku harus kuat demi anak-anak Ku" Ucap Keumala dalam hati, mencoba untuk menkuatkan diri sendiri dengan suara sangat pelan hampir tidak terdengar.
Keumala bangkit dari tempat duduknya sambil melihat jam di tangannya.
Ooo tidak aku ternyata sudah lama duduk disini, Aku harus menjemput anakku Al, pasti Ia sudah pulang.
Keumala berjalan menuju tempat dimana motor matiknya di pakir.
***
Keumala sudah berada di rumahnya,
Ia sudah selesai menjemput anak perempuannya,
Al-mubaraq anak lelakinya pun sudah di rumah,
mereka sudah makan siang bersama.
Kini tinggallah Keumala di dapur yang sibuk membereskan meja makan bekas makan siang mereka.
dreee dreee...
Benda pipih segi panjang kecil itu berbunyi.
Tertera nama dengan lampu bekendit-kendit "Suamiku"
Keumala ragu untuk menekan tombol biru..
Ia mengabaikannya dan melanjutkan kerjaannya.
Benda pipih itu terus berbunyi..
pada bunyi ke 5 Keumala menggeser tombol warna biru
"Kenapa lama handphonenya di angkat, Mama.. " suara dari seberang sana langsung menyapa ketika benda pipih itu. diletakkan di telinga Keumala. "
"Ada apa, Ayah." Tanya Keumala pada suaminya.
"Dimana kamu, Maa" Yahya langsung memberikan pertanyaan dengan mengabaikan pertanyaan dari Keumala
"Di rumah" Singkat jawab Keumala
"Hari ini Ayah di perbolehkan pulang dan tidak perlu jemput.
Ayah akan naik taksi online, Hanya ingin memberitahu Mama saja" Yahya memberitahu istrinya melalui handphone genggam miliknya.
"Yakin pulang sendiri, Ayah? " Tanya Keumala
"Iya.." kata yahya
Setelah berbincang singkat melalui handphonenya Keumala mengakhiri dan meletakkan ponselnya tempat semula.
Ia membersihkan rumah, kamar agar terlihat rapi dan bersih, Keumala ingin ketika suaminya kembali dari rumah sakit merasa senang dengan rumah yang bersih dan rapi.
Walau Ia tau suaminya pasti akan membuat hatinya terluka melalui ucapan dan tidakannya pada dirinya.
Namun Ia terus berjuan bersemangat agar hatinya tidak rapuh.
Keumala terus berdoa agar Tuhan bisa membalikkan dan menetapkan di hati suaminya cinta dan kasih sayang untuk dirinya.
Keumala yakin suatu saat nanti suaminya akan berubah, akan menjadi suaminya seutuhnya,
buka anak mami yang selalu melakukan apapun meminta ijin pada sang ibunya.
Apa-apa ibunya yang di utamakan, masalah kerjaan pun hanya pada ibunya suami Keumala bercerita, kesah keluhnya hanya pada ibu nya.
semakin membuat Keumala sedih, karena suaminya seperti tidak mengagapnya ada. sampai gajinya pun cuma 20% pada suaminya 80% di berikan pada ibunya..
Padahal mereka tinggal lain kota dengan ibunya.. Namum setiap bulan suaminya Yahya mentransfer untuk ibu dan bapaknya di kampung.
Keumala dan suaminya masih kontrak di rumah petak 2 kamar tidur. Namun Yahya suaminya Keumala malah memberikan uang pada orangtuanya.
Yahya juga membantu merenovasi rumah orang tuanya dikampung.
Membelikan pupuk dan kebutuhan lainnya untuk biaya bertani di sawah orang tuanya.
Sedikitpun mertuanya tidak pernah berterima kasih pada suaminya Yahya malah cucunya dari Yahya anak pertama mereka tidak mereka anggap ada.. Selalu hinaan dan di jelek-jelek kannya pada tertanga dikampung.
Sedangkan pada cucu dari anak kedua hendon selalu mendapatkan pujian, di bangga banggakan .
Keumala terus bersabar berharap ada mujizat, agar mertuanya mau menerima anaknya dan dirinya.
Tapi apalah di kata sudah 11 tahun namun tak ada tanda-tanda mertuanya akan berubah.
Kini Keumala hanya patrah pada takdirnya..
Ia terus berdoa dah bersabar..
Kadang kala ia ingin pergi melepaskan dari berleguh yang namanya rumah tangga dengan status istri tersebut.
Namun Ia tidak mau menyakiti hati anak-anaknya Ia tidak mau anaknya tumbuh dengan orang tua tidak lengkap. Oleh karena itu Ia terus bertahan dengan suami predikat anak mami dan mertua yang tak menganggapnya ada.
*** satu jam kemudian ***
Suara mobil terdengar didepan rumahnya berhenti. Keumala banggung dari tempat duduk dan melihat lewat jendela.
Ia melihat suaminya keluar dari pintu mobil taksi
Keumala melangkah kepintu untuk membukakan pintu menyambut kedatangan sang suami dari rumah sakit.
Yahya masuk kerumah di sambut oleh keumala sang istri, walau luka perih Keumala tetap melayani sang suami dengan baik.
Keumala membawa tas suaminya yang berisi baju kotor meletakkannya ditempat baju kotor
Walau iya tidak merawat suaminya si rumah sakit yang di rawat 1 malam 2 hari karena penolakan dari sang suami sendiri. walaupun ia merasa aneh dengan sifat dan tingkah suaminya seakan ada seseorang yang bersedia merawatnya hingga Keumala dilarang ke rumah sakit.
Setelah mandi dan makan malam yahya masuk. kamar dengan alasan ingin istirahat.
mengabaikan istri dan anaknya di ruang keluarga.
*****
Bersambung....
Gimana ya, kalo kalian memiliki suami seperti Yahya? Menurut kalian gimana nasib rumah tangga Keumala selanjutnya...
Terima kasih, sudah mampir di karya Aku, jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komen dan vote.
💗💗💗 kalian tanpa kecuali🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
THE QUEEN'S? PINNKYBUBBLE
ya ampun kasiannya keumala, yang kuat ya Keumala suatu saat nanti pasti ada kejadian kok. suaminya juga keterlaluan banget sih masa apa-apa harus laporan dulu sama mamanya bahkan cerita juga sama mamanya bukan sama istrinya!
2022-11-27
1
¸.•♥•.¸¸.••[SKY]•♥•.¸¸.•♥•🎤🎧
Ayo semangat keumala, kamu pasti bisa... kamu harus tegar dan tetap berdiri tegap walau badai menerpa dirimu
2022-11-26
0
myan_Off
nyesek, semangat kaumala kamu harus tetap kuat untuk anak anakmu, ngapain juga sih yahya kalo ujung ujungnya punya anak gak di peduliin knp harus punya anak segala 🙄
2022-11-25
2