Kebenaran Yang Ditutupi

"Biar aku tunjukan siapa sebenarnya istri yang kamu anggap baik ini, Alvaro."

"Apa maksudmu?" Alvaro mantap Renata dengan raut wajah yang agak terkejut.

Renata merogoh kantung blazer yang dipakainya, untuk mengambil sapu tangan berwarna putih dengan renda di ujungnya.

Kemudian melangkah mendekati Sanaya.

"A-ada apa?" tanya Sanaya dengan kikuk.

Renata tersenyum manis, "Aku hanya ingin membersihkan wajahmu yang kotor," jawabnya.

"Ti-tidak usah," Sanaya mencoba menghindar, tapi Renata memegang pipinya.

"Renata, apa yang ingin kamu lakukan pada Sanaya?" ucap Alvaro masih dengan nada yang tinggi.

Tanpa menjawab ucapan Alvaro, Renata segera mengelap wajah Sanaya dengan sapu tangan, menghapus jejak air mata gadis itu dan luka memar yang ternyata adalah makeup.

"Lihat bukan, istrimu ini tidak kenapa-kenapa," kata Renata seraya menepuk pipi Sanaya pelan.

Sanaya langsung menundukkan wajah dan menggigit kuat bibir bawahnya. Dia sudah tertangkap basah.

"Sanaya kamu..." Alvaro menatap tidak percaya istrinya.

Ternyata Sanaya yang berbohong. Istri yang dianggapnya berhati malaikat justru memfitnah orang yang tidak bersalah. Sungguh kebenaran yang membuat Alvaro dan semua orang yang menonton menggelengkan kepala.

Gadis yang terlihat lugu dan polos ternyata bisa berbuat seperti itu.

"Jadi berhentilah untuk menyalahkan aku, salahkan saja istrimu ini," ujar Renata mendorong pelan dada Alvaro dengan jari telunjuknya, yang membuat pria itu sedikit mundur ke belakang.

Alvaro hanya terdiam dengan rasa kecewanya pada Sanaya, dirinya jadi malu sendiri. Ingin memarahi Sanaya, tapi dia tidak mau semakin malu. Saat ini jabatannya sebagai Kepala Manager masih dalam masa percobaan. Jika citranya rusak di mata karyawan, pasti akan berdampak buruk pada kelangsungan jabatan yang sudah diraih dengan susah payah.

Kemudian Alvaro meraih pergelangan tangan Sanaya untuk membawa istrinya itu pergi.

"Ayo pergi," kata Alvaro dengan nada yang dingin pada Sanaya.

"Tunggu, Tuan Alvaro Tjong yang terhormat!" seru Renata menghentikan langkah Alvaro dan Sanaya.

"Apa?" Alvaro berbalik menatap Renata.

"Kamu pergi begitu saja? Tidak ada kata maaf?"

Genggaman tangan Alvaro pada pergelangan tangan Sanaya menguat, yang sukses membuat sang istri merintih kesakitan, tapi Alvaro seakan tidak perduli dengan itu.

"Maaf," ucap Alvaro dengan wajah yang sudah merah padam karena malu.

Malu karena para karyawan sudah berbisik-bisik tidak mengenakan tentang Sanaya. Memang benar jika istri adalah pakaian suami, begitu pula sebaliknya. Apapun yang diperbuat Sanaya pasti akan berdampak pada Alvaro juga. Sebagai suami, pasti dirinya telah dianggap tidak becus membimbing istri.

"Kenapa tidak ikhlas seperti itu?" Renata berekspresi seakan kecewa, "Padahal nama baikku hampir tercoreng karena ulah istri tercintamu itu."

"Kak Renata, kamu keterlalu──"

"Tutup mulutmu, Sanaya," geram Alvaro pada Sanaya yang mencoba memperburuk keadaan.

Sanaya seketika bungkam, merasa takut dengan nada suaminya yang baru pertama kali didengarnya. Padahal selama ini Alvaro selalu berbicara lembut padanya.

"Renata, aku minta maaf atas diriku sendiri dan istriku, maaf karena sudah menuduh kamu," ucap Alvaro dengan ekspresi sungguh-sungguh.

Renata mengangguk, "Baiklah."

Kemudian dengan menyeret Sanaya, Alvaro berbalik pergi.

Namun, ini belum berakhir.

Renata kembali melangkah mendekati pria yang masih bersimpuh tidak berdaya.

"Cepat katakan, siapa yang membayar kamu?" tanya Renata pada pria itu.

Masalah ini memang harus dituntaskan. Renata yakin jika ada satu orang lagi yang terlibat.

"Bu-bukannya Sanaya yang membayarnya? Untuk apa kamu menanyakan hal itu lagi?" tiba-tiba Anya memegang lengan Renata.

Renata tersenyum miring pada Anya, gadis itu terlihat sangat panik. Oh, tentu saja Renata sudah menyadarinya sejak awal.

"Anya, kenapa kamu terlihat panik? Jangan-jangan kamu..." Renata menutup mulut dengan telapak tangan, seolah terkejut.

"A-apa yang kamu bicarakan? Aku kenapa?" sangkal Anya dengan kegugupan yang sangat kentara.

Di alur novel, Anya lah yang sudah memprovokasi Angel untuk menyewa pria untuk memperkosa Sanaya, bahkan Anya yang membantu Angel mencari pria bayaran itu.

Alur novel memang tidak berubah. Namun, justru sifat tokohnya yang berubah. Si tokoh utama wanita bekerja sama dengan si tokoh antagonis kedua. Lebih parahnya lagi, berkerja sama untuk menjatuhkan dirinya.

Benar-benar sangat lucu.

Tapi, apa benar begitu? Apa memang sejak awal bukan Angel yang melakukan tindakan jahat itu? Lagi pula, sifat seseorang tidak mungkin berubah secepat itu.

Renata mengepalkan tangan, jika opsi kedua yang benar, berarti selama ini Angel adalah korban. Angel yang tidak tahu apa-apa justru selalu difitnah Anya dan Sanaya.

Ini tidak bisa dibiarkan, Renata harus cari tahu tentang kebenaran yang seolah ditutupi alur novel yang memang hanya menceritakan sudut pandang dari Sanaya.

Kemudian Renata mengangkat bahu, "Entahlah, kamu pasti tahu apa maksudku."

Sontak jantung Anya berdegup kencang karena terlalu panik.

"Aku──"

"Sudahlah, Anya. Jangan menghalangi aku untuk mencari tahu siapa yang membayar pria ini," sela Renata karena tidak mau mendengar penyangkalan Anya yang tidak berguna baginya.

"Benar, Anya. Kenapa kamu menghalanginya untuk mengintrogasi pria ini?" tanya seorang karyawan yang masih menonton.

"Kami juga penasaran siapa orang itu," kata karyawan lainnya.

"Kenapa jadi kamu yang terlihat panik, Anya?"

"Anya kamu──"

"Stop! Aku tidak menghalanginya!" bantah Anya dengan menggeleng kuat.

Sekarang gadis itulah yang terpojok.

"Kenapa kamu marah?" tanya karyawan yang merasakan keanehan dari Anya.

Anya menelan saliva berat, "A-aku tidak marah kok," jawabnya tersenyum kaku.

Renata tersenyum miring melihat reaksi Anya yang kalang kabut, "Kalau begitu biarkan aku untuk mengintrogasi pria ini lagi," ucapnya pada Anya.

"Y-ya," jawab Anya dengan mengangguk kaku.

Setelahnya, Renata menatap si pria bayaran lagi, "Jadi, siapa yang membayar kamu untuk memfitnahku?" tanyanya.

Si pria melirik Anya, lalu Anya menggeleng memberi isyarat.

"Wanita tadi da──"

"Ada apa ini?"

Suara dengan ringtone berat memotong perkataan si pria bayaran.

Semua orang yang berkumpul di koridor kantor sontak membungkuk hormat ketika tahu siapa pemilik suara itu.

Jefra Tjong, dengan Arvin dan beberapa Bodyguard yang mengikutinya di belakang.

Deg

Jantung Renata terpompa ketika melihat pria yang mirip dengan suaminya itu. Lalu dia juga menunduk hormat.

"Perusahaan tidak membayar kalian untuk berkumpul di sini, kembali ke tempat kalian masing-masing," kata Tuan J dengan aura kepemimpinan sekaligus menyeramkan.

Semua karyawan segera patuh, tentu saja mereka tidak mungkin membantah perintah CEO Tj Corp.

"Anya, sekarang kamu bisa lolos. Kalau kamu masih saja mencoba menggangguku, aku tidak akan membiarkanmu lain kali," bisik Renata ketika Anya berjalan melewatinya.

Wajah Anya sontak menegang dan memucat.

"Nona Angelica."

Renata menghentikan langkahnya yang ingin mengikuti Anya. Dari sekian banyak karyawan di sini, kenapa hanya dirinya yang dipanggil Tuan J?

"Datanglah ke ruanganku dan jelaskan apa yang sebenarnya terjadi di sini."

Kenapa juga dia jadi mendapat undangan ke ruang CEO lagi, sih?

_To Be Continued_

Terpopuler

Comments

Pangeran Cilik

Pangeran Cilik

yang bener "Bariton", kalo ringtone nada dering telepon

2024-07-24

3

Mama Muda

Mama Muda

ayo Renata semangat ungkap kebenaran👍🏻👍🏻👍🏻

2024-03-11

1

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

tumpaskan tu si rubah..

2024-01-29

4

lihat semua
Episodes
1 Namaku Renata Bukan Angel
2 Novel 'SUARA HATI SANAYA'
3 Kehidupan Baru
4 Angel Sudah Mati
5 Peringatan Agar Tidak Menghinaku
6 Mati Aku
7 Harus Menghindar
8 Kebencian Anya
9 Difitnah
10 Kebenaran Yang Ditutupi
11 Menjadi Pengganti Arvin
12 Aku Bukan Pembunuh
13 Percaya Diri Sekali
14 Target Balas Dendam
15 Pecat Saja Aku!
16 Kenapa Kamu Berubah?
17 Berkedok Rubah Betina
18 Napas Buatan
19 Wanita Misterius
20 Megalomania
21 Terlena Dengan Senyumannya
22 Terus Menyangkal
23 Izinkan Aku Mengobati Lukamu
24 Sebuah Kunci Emas
25 Sahabat Toxic
26 Mengikuti Alur Novel
27 Rindu Panggilan 'Ayah'
28 Jebakan Anya
29 Makan Malam Keluarga Tjong
30 Kapan Pernikahannya?
31 Pengenalan Tokoh
32 Kemurkaan Rendra
33 Harga Yang Harus Dibayar
34 Godaan Sebuah Mi Instan
35 Akan Melamar
36 Si Pembohong Ulung
37 Memutar Balikkan Fakta
38 Menggali Lubang Sendiri
39 Persiapan Pernikahan
40 Berkunjung Ke Kantor
41 Tidak Mudah Di Ghosting
42 Pernikahan Simbiosis Mutualisme
43 Melawan Ketakutan
44 Melewatkan Sesuatu
45 Menyelesaikan Dua Masalah
46 Renata Menghilang
47 Good Wifey
48 Terlalu Nyaman
49 Sebuah Konspirasi
50 Aku Akan Mengurusnya
51 Aslan Memilih Jujur
52 Balasan Yang Setimpal
53 Karma Sudah Mendekat
54 Kejutan Yang Dimaksud
55 Saran Untuk Sang CEO
56 Tulip Putih
57 Kencan Ala Tuan J
58 Bioluminesensi
59 Ingin Menjadi Seorang Putri
60 Kejadian Semalam
61 Speak Up
62 Salah Paham
63 Memata-matai Calon Istri
64 Prinsip Kesetiaan
65 Masa Lalu Jefra
66 Provokasi Sienna
67 Provokasi Di Hari Pernikahan
68 Kesalahan Mengucap Ijab Kabul
69 Sesi Foto-foto
70 Serigala Berbulu Kanebo Kering
71 Resepsi Pernikahan
72 Kamu Ingin Berdansa?
73 Tiket Perjalanan Bulan Madu
74 Perlakukan Manis
75 Turbulensi Pesawat
76 Jangan Panggil Aku 'Tuan'
77 Pemilik Jefra Tjong
78 Kucing Liar
79 Sedang Menggodaku, Ya?
80 Membuka Diri
81 Dear, Kamu Sangat Cantik
82 Serigala Lepas Kandang
83 Seseorang Yang Spesial
84 Membawa Sebuah Kehangatan
85 Mendramatisir
86 Temani Aku Mandi
87 Aku Menyayangimu
88 Candle Light Dinner
89 Sisi Mengerikan Renata
90 Bantuan Yang Berlebihan
91 Dasar Super Mesum!
92 Semakin Membaik Dan Dekat
93 Memang Benar Menjadi Kunci Emas
94 Nyonya Besar
95 Seorang Gundik
96 Ingin Makan Daging Segar
97 Gadis Ingusan
98 Air Yang Tenang
99 Obat Bagi Tuan J
100 Hei, Cium Aku Lagi
101 Kesayangan Keluarga Tjong
102 Aku Akan Menantimu Pulang
103 Benar-benar Sudah Mencair
104 Ayam Goreng Arang
105 Menjadi Wanita Pintar
106 Menikmati Teh Hangat
107 Misteri
108 Kerbau Yang Dicucuk Hidungnya
109 Dijaga Oleh Dua Kesatria
110 So, It's Surprise
111 Maafkan Ayah
112 Berbalik Terjadi Pada Dirinya Sendiri
113 Santapan Buaya
114 Pria Yang Manis
115 Ikatan Darah Yang Tidak Bisa Terputus
116 Apa Kamu Sudah Tenang Di Sana?
117 Sepasang Alien
118 Salju Pertama
119 Berbicara Dengan Aslan
120 Tuan J Cemburu
121 Hanya Perlu Jujur
122 Saran Dari Arvin
123 Habis Kesabaran
124 Aku Mencintaimu!
125 Makan Malam Yang Tertunda
126 Dua Garis Biru
127 Api Dendam
128 Di Dalam Kobaran Api
129 Sebuah Ingatan
130 Jangan Khawatir
131 Bangunlah, Dear
132 Benar-benar Rakus
133 End Of Sienna
134 Menjadi Hantu?
135 Si Penulis Novel
136 Membuat Sequel
137 Selalu Menjaga Dan Menemanimu
138 Aku Sudah Kembali
139 Kecupan Rindu
140 Kejujuran Jefra
141 Ngidam
142 Si Antagonis
143 Harus Mengikuti Alur
144 Perebutan Posisi
145 Mengurus Ketegangan
146 Berakhir Sia-sia
147 Salah Fokus
148 Amit-amit Jabang Bayi
149 Daisy Liana
150 Surat Dan Cek Kosong
151 Membuat Jefra Marah
152 Happy Birthday, My Husband
153 Kekalahan Telak
154 Kado Spesial
155 Benar-benar Berdamai
156 Menyebar Bisa
157 Perasaan Tidak Enak
158 Kembali Berhadapan
159 Manipulasi Alvaro
160 Acara Reuni
161 Pesona Sang Bunga
162 Gagal Total
163 Pesta
164 Dirimu Adalah Milikku
165 Rencana Licik
166 Salam Author
167 Selamat Bersenang-senang
Episodes

Updated 167 Episodes

1
Namaku Renata Bukan Angel
2
Novel 'SUARA HATI SANAYA'
3
Kehidupan Baru
4
Angel Sudah Mati
5
Peringatan Agar Tidak Menghinaku
6
Mati Aku
7
Harus Menghindar
8
Kebencian Anya
9
Difitnah
10
Kebenaran Yang Ditutupi
11
Menjadi Pengganti Arvin
12
Aku Bukan Pembunuh
13
Percaya Diri Sekali
14
Target Balas Dendam
15
Pecat Saja Aku!
16
Kenapa Kamu Berubah?
17
Berkedok Rubah Betina
18
Napas Buatan
19
Wanita Misterius
20
Megalomania
21
Terlena Dengan Senyumannya
22
Terus Menyangkal
23
Izinkan Aku Mengobati Lukamu
24
Sebuah Kunci Emas
25
Sahabat Toxic
26
Mengikuti Alur Novel
27
Rindu Panggilan 'Ayah'
28
Jebakan Anya
29
Makan Malam Keluarga Tjong
30
Kapan Pernikahannya?
31
Pengenalan Tokoh
32
Kemurkaan Rendra
33
Harga Yang Harus Dibayar
34
Godaan Sebuah Mi Instan
35
Akan Melamar
36
Si Pembohong Ulung
37
Memutar Balikkan Fakta
38
Menggali Lubang Sendiri
39
Persiapan Pernikahan
40
Berkunjung Ke Kantor
41
Tidak Mudah Di Ghosting
42
Pernikahan Simbiosis Mutualisme
43
Melawan Ketakutan
44
Melewatkan Sesuatu
45
Menyelesaikan Dua Masalah
46
Renata Menghilang
47
Good Wifey
48
Terlalu Nyaman
49
Sebuah Konspirasi
50
Aku Akan Mengurusnya
51
Aslan Memilih Jujur
52
Balasan Yang Setimpal
53
Karma Sudah Mendekat
54
Kejutan Yang Dimaksud
55
Saran Untuk Sang CEO
56
Tulip Putih
57
Kencan Ala Tuan J
58
Bioluminesensi
59
Ingin Menjadi Seorang Putri
60
Kejadian Semalam
61
Speak Up
62
Salah Paham
63
Memata-matai Calon Istri
64
Prinsip Kesetiaan
65
Masa Lalu Jefra
66
Provokasi Sienna
67
Provokasi Di Hari Pernikahan
68
Kesalahan Mengucap Ijab Kabul
69
Sesi Foto-foto
70
Serigala Berbulu Kanebo Kering
71
Resepsi Pernikahan
72
Kamu Ingin Berdansa?
73
Tiket Perjalanan Bulan Madu
74
Perlakukan Manis
75
Turbulensi Pesawat
76
Jangan Panggil Aku 'Tuan'
77
Pemilik Jefra Tjong
78
Kucing Liar
79
Sedang Menggodaku, Ya?
80
Membuka Diri
81
Dear, Kamu Sangat Cantik
82
Serigala Lepas Kandang
83
Seseorang Yang Spesial
84
Membawa Sebuah Kehangatan
85
Mendramatisir
86
Temani Aku Mandi
87
Aku Menyayangimu
88
Candle Light Dinner
89
Sisi Mengerikan Renata
90
Bantuan Yang Berlebihan
91
Dasar Super Mesum!
92
Semakin Membaik Dan Dekat
93
Memang Benar Menjadi Kunci Emas
94
Nyonya Besar
95
Seorang Gundik
96
Ingin Makan Daging Segar
97
Gadis Ingusan
98
Air Yang Tenang
99
Obat Bagi Tuan J
100
Hei, Cium Aku Lagi
101
Kesayangan Keluarga Tjong
102
Aku Akan Menantimu Pulang
103
Benar-benar Sudah Mencair
104
Ayam Goreng Arang
105
Menjadi Wanita Pintar
106
Menikmati Teh Hangat
107
Misteri
108
Kerbau Yang Dicucuk Hidungnya
109
Dijaga Oleh Dua Kesatria
110
So, It's Surprise
111
Maafkan Ayah
112
Berbalik Terjadi Pada Dirinya Sendiri
113
Santapan Buaya
114
Pria Yang Manis
115
Ikatan Darah Yang Tidak Bisa Terputus
116
Apa Kamu Sudah Tenang Di Sana?
117
Sepasang Alien
118
Salju Pertama
119
Berbicara Dengan Aslan
120
Tuan J Cemburu
121
Hanya Perlu Jujur
122
Saran Dari Arvin
123
Habis Kesabaran
124
Aku Mencintaimu!
125
Makan Malam Yang Tertunda
126
Dua Garis Biru
127
Api Dendam
128
Di Dalam Kobaran Api
129
Sebuah Ingatan
130
Jangan Khawatir
131
Bangunlah, Dear
132
Benar-benar Rakus
133
End Of Sienna
134
Menjadi Hantu?
135
Si Penulis Novel
136
Membuat Sequel
137
Selalu Menjaga Dan Menemanimu
138
Aku Sudah Kembali
139
Kecupan Rindu
140
Kejujuran Jefra
141
Ngidam
142
Si Antagonis
143
Harus Mengikuti Alur
144
Perebutan Posisi
145
Mengurus Ketegangan
146
Berakhir Sia-sia
147
Salah Fokus
148
Amit-amit Jabang Bayi
149
Daisy Liana
150
Surat Dan Cek Kosong
151
Membuat Jefra Marah
152
Happy Birthday, My Husband
153
Kekalahan Telak
154
Kado Spesial
155
Benar-benar Berdamai
156
Menyebar Bisa
157
Perasaan Tidak Enak
158
Kembali Berhadapan
159
Manipulasi Alvaro
160
Acara Reuni
161
Pesona Sang Bunga
162
Gagal Total
163
Pesta
164
Dirimu Adalah Milikku
165
Rencana Licik
166
Salam Author
167
Selamat Bersenang-senang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!