Rahasia Menantu Culun Bab 20

Siska merogoh kantong Tas limited edition yang menggantung di pergelangan tangan, lalu dia mengambil ponsel miliknya, kemudian dia mengarahkan kamera ponsel itu untuk mengambil foto Citra bersama dengan Angga.

Ingin rasanya Siska mengirimkan Foto itu langsung pada anaknya Rifki dan menantunya Syasi.

Namun ia urungkan, karena Siska takut akan merusak pesta yang diadakan nanti malam di Mension mewah keluarganya.

"Tidak, aku tidak akan mengirimkan foto ini sebelum pesta itu selesai. Kalau tidak, bisa-bisa Syasi datang ke sini untuk membunuh Citra," batin Siska lalu dia memasukkan kembali ponselnya ke dalam Tas.

Namun baru saja dia memasukkan ponsel itu ke dalam Tas, tiba-tiba ponselnya berdering. Dan ternyata itu adalah panggilan dari anak kesayangannya Rifki.

"Hallo, ada apa sayang," jawab Siska lembut.

Tanpa basa-basi, kemudian Rifki meminta Mommy nya untuk segera pulang, karena nanti malam pesta meriah akan dilangsungkan di Mension keluarga Bagaskara.

"Iya, iya...ini Mom sudah di bandara," ujar Siska berbohong. Lalu dia beranjak dari tempat duduknya.

Begitu juga dengan teman-temannya yang lain mereka semua pun kini pamit pada Siska untuk pergi ke kamar mereka masing-masing.

"Sudah ya, sayang. Mom lagi sibuk, nanti saja kita lanjutkan bicaranya."

"Baiklah Mom," jawab Rifki kemudian dia mematikan sambungan Ponselnya.

Sedangkan Siska, sebelum beranjak dari tempat duduknya, kemudian dia kembali melirik ke arah menantunya yang tidak berguna itu, lalu dia tersenyum sinis.

"Tunggu saja pembalasanku dan Rifki, berani-beraninya kau bermesraan dengan laki-laki lain, padahal kau masih berstatus istri Rifki," batin Siska lalu dia pergi ke dalam kamarnya untuk bersiap-siap pulang ke kota J.

*****

Usai menemani Angga sarapan, kemudian Citra kembali pulang ke Villanya. Dan sesampainya di Villa, Citra pun men-dial nomor telepon sahabatnya Robin.

"Hallo Robin, apakah keadaan di sana baik-baik saja?" tanya Citra setelah sambungan telepon itu terhubung.

"Iya tentu saja semuanya baik dan mengenai urusan perusahaan kau tidak perlu merasa khawatir 'kan ada aku," jawab Robin.

Kemudian Robin menceritakan kalau kemaren Rifki datang untuk mencari Citra ke perusahaan. bahkan menurut kabar yang beredar Rifki juga mencari keberadaan Citra ke seluruh penjuru.

Citra terhenyak, lalu dia mengatakan pada Robin agar tidak memberitahukan keberadaannya kepada siapapun.

"Kalau mengenai hal itu kau tidak perlu merasa khawatir sobat," ujar Robin lalu dia meminta Citra untuk tidak keluar dari Villa jika tidak ada keperluan mendesak.

"Dan satu hal lagi, aku akan mengirimkan beberapa bodyguard untuk menjagamu di sana, sebab aku sangat merasa takut, jika Rifki menemukanmu sewaktu-waktu," ujar Robin.

Citra terdiam sesaat, lalu dia mengiyakan saran dari Robin.

Kedua sahabat itu terus saja berbincang-bincang, hingga Robin tanpa sengaja memberitahukan kepada Citra bahwa nanti malam pesta besar akan dilaksanakan di Mension mewah keluarga Bagaskara. Dan dia juga memberi tahukan pada Citra bahwa pesta itu bertujuan untuk memperkenalkan Syasi pada para kolega bisnis Rifki.

"Kamu di undang," tanya Citra.

"Ya, aku di undang oleh saudara tiri mu yang bernama Syasi itu," jawab Robin.

"Apa kamu akan menghadiri pesta itu?" tanya Citra.

"Kalau mengenai hal itu, aku belum tau. Maka dari itu aku minta saran darimu, apakah aku menghadirinya atau tidak, dan jika kamu mengatakan tidak. Ya...aku tidak akan menghadirinya," jelas Robin.

Citra terdiam cukup lama, dan sejurus kemudian terlintas dalam benaknya untuk mengirimkan surat cerai yang Ia persiapan sebelum berangkat ke Bali. Dengan begitu Ia akan terbebas dari Rifki secepatnya.

"Robin, bisakah kau mengambil surat cerai yang berada di Rumah ku, dan memberikannya pada Rifki malam ini?" tanya Citra.

"Surat cerai!" ujar Robin cukup kaget.

Pasalnya selama ini dia tidak tau mengetahui hal itu, Ia pikir Citra merubah penampilannya untuk merebut kembali suaminya dari Syasi. Tapi kenapa sekarang Citra memilih bercerai dengan Rifki, sebenarnya apa yang terjadi?

"Robin, apa kau masih mendengarkan suara ku atau tidak?" tanya Citra. Sebab dirinya tidak mendengar suara Robin sama sekali.

"I-iya aku masih mendengar suara mu Citra," jawab Robin.

Kemudian Citra memberitahukan kepada Robin, dimana dia menyimpan berkas surat cerai itu. Dan Citra juga mengatakan kalau dirinya sudah menandatangani surat cerai tersebut, tinggal menunggu Rifki saja untuk tanda tangan, setelahnya mereka berdua resmi bercerai.

"Apa aku tidak salah dengar Citra? bukankah sebelumnya kau mengatakan untuk balas dendam terhadap Syasi dengan merebut kembali Rifki dari perempuan laknat itu? lalu kenapa sekarang kau berubah pikiran?" tanya Robin.

Citra menarik nafas dalam.

Lalu dia menceritakan tentang Rifki yang menculik dirinya waktu itu. Bahkan Rifki dengan teganya menyiksa dirinya tanpa ampun.

"A-apa?" Robin tersentak mendengar penuturan Citra. Bahkan dirinya sampai berdiri dari tempat duduknya.

"Kenapa kau tidak mengatakan hal itu padaku sebelumnya, dan aku juga sudah merasa curiga dengan kepergian mu ke Bali yang begitu mendadak, apa karena itu alasannya kau pergi ke Bali?" tanya Robin.

Citra terdiam, dan tidak menjawab pertanyaan Robin. Dan sejurus kemudian Citra meminta pada Robin untuk tidak ikut campur dalam urusan hubungannya dengan Rifki, karena sebentar lagi Citra akan bercerai dengan suami laknatnya itu. Dan Citra juga mengingatkan agar tidak melakukan hubungan kerjasama lagi dengan perusahaan Bagaskara.

Cukup sekali saja Citra melakukan kesalahan, jangan sampai dua kali.

"Baiklah, kalau itu memang keinginan mu, aku akan memberikan surat cerai itu tepat di pesta meriah itu dilaksanakan. Bagaimana pendapatmu," ujar Robin sambil tersenyum.

"Itu ide yang bagus," jawab Citra.

Robin berpikir di situ lah waktu yang tepat untuk memberikan pelajaran pada Syasi. Sebab, pesta yang diadakan untuknya pasti akan ka...cau.

Di sebrang sana juga Citra berpikir hal yang sama dengan Robin. Lalu dia senyum-senyum sendiri. Alhasil keduanya lalu tertawa terbahak bersama.

"Robin, kenapa kau tertawa? apa kau juga memikirkan hal yang sama denganku?" tanya Citra sembari menahan tawanya.

"Iya...!" jawab Robin lalu mereka berdua kembali tertawa terbahak.

******

Sedangkan Siska yang sudah sampai di Bandara kota J. kemudian dia menelpon Rifki untuk datang menjemputnya.

"Baik Mom," jawab Robin lalu dia pun langsung bergegas menuju bandara untuk menjemput Mommy nya.

Sembari menunggu kedatangan Rifki, Siska kemudian memperhatikan kembali foto Citra dan Angga yang dia ambil pada waktu di Bali.

Dengan seksama Siska pun memperhatikan setiap inci demi inci Foto itu. Dan mata tuanya pun kini tertuju pada tahi lalat kecil yang berada di bawah bibir sebelah kanan Citra.

"Ya, aku tidak salah lagi ini benar-benar Citra, menantu keluarga Bagaskara yang tidak berguna itu," batin Siska lalu dia memasukkan kembali ponselnya ke dalam Tas.

Terpopuler

Comments

🔵◡̈⃝︎☀MENTARY⃟🌻

🔵◡̈⃝︎☀MENTARY⃟🌻

Hwating Kk
My Bestie mampir

2022-07-30

4

lihat semua
Episodes
1 Rahasia Menantu Culun Bab 1
2 Rahasia Menantu Culun Bab 2
3 Rahasia Menantu Culun Bab 3
4 Rahasia Menantu Culun Bab 4
5 Rahasia Menantu Culun Bab 5
6 Rahasia Menantu Culun Bab 6
7 Rahasia Menantu Culun Bab 7
8 Rahasia Menantu Culun Bab 8
9 Rahasia Menantu Culun Bab 9
10 Rahasia Menantu Culun Bab 10
11 Rahasia Menantu Culun Bab 11
12 Rahasia Menantu Culun Bab 12
13 Rahasia Menantu Culun Bab 13
14 Rahasia Menantu Culun Bab 14
15 Rahasia Menantu Culun Bab 15
16 Rahasia Menantu Culun Bab 16
17 Rahasia Menantu Culun Bab 17
18 Rahasia Menantu Culun Bab 18
19 Rahasia Menantu Culun Bab 19
20 Rahasia Menantu Culun Bab 20
21 Rahasia Menantu Culun Bab 21
22 Rahasia Menantu Culun Bab 22
23 Rahasia Menantu Culun Bab 23
24 Rahasia Menantu Culun Bab 24
25 Rahasia Menantu Culun Bab 25
26 Rahasia Menantu Culun Bab 26
27 Rahasia Menantu Culun Bab 27
28 Rahasia Menantu Culun Bab 28
29 Rahasia Menantu Culun Bab 29
30 Rahasia Menantu Culun Bab 30
31 Rahasia Menantu Culun Bab 31
32 Rahasia Menantu Culun Bab 32
33 Rahasia Menantu Culun Bab 33
34 Rahasia Menantu Culun Bab 34
35 Rahasia Menantu Culun Bab 35
36 Rahasia Menantu Culun Bab 36
37 Rahasia Menantu Culun Bab 37
38 Rahasia Menantu Culun Bab 38
39 Rahasia Menantu Culun Bab 39
40 Rahasia Menantu Culun Bab 40
41 Rahasia Menantu Culun Bab 41
42 Rahasia Menantu Culun Bab 42
43 Rahasia Menantu Culun Bab 43
44 Rahasia Menantu Culun Bab 44
45 Rahasia Menantu Culun Bab 45
46 Rahasia Menantu Culun Bab 46
47 Rahasia Menantu Culun Bab 47
48 Rahasia Menantu Culun Bab 48
49 Rahasia Menantu Culun Bab 49
50 Rahasia Menantu Culun Bab 50
51 Rahasia Menantu Culun Bab 51
52 Rahasia Menantu Culun Bab 52
53 Rahasia Menantu Culun Bab 53
54 Rahasia Menantu Culun Bab 54
55 Rahasia Menantu Culun Bab 55
56 Rahasia Menantu Culun Bab 56
57 Rahasia Menantu Culun Bab 57
58 Rahasia Menantu Culun Bab 58
59 Rahasia Menantu Culun Bab 59
60 Rahasia Menantu Culun Bab 60
61 Rahasia Menantu Culun Bab 61
62 Rahasia Menantu Culun Bab 62
63 Rahasia Menantu Culun Bab 63
64 Rahasia Menantu Culun Bab 64
65 Rahasia Menantu Culun Bab 65
66 Rahasia Menantu Culun Bab 66
67 Rahasia Menantu Culun Bab 67
68 Rahasia Menantu Culun Bab 68
69 Rahasia Menantu Culun Bab 69
70 Rahasia Menantu Culun Bab 70
71 Rahasia Menantu Culun Bab 71
72 Rahasia Menantu Culun Bab 72
73 Rahasia Menantu Culun Bab 73
Episodes

Updated 73 Episodes

1
Rahasia Menantu Culun Bab 1
2
Rahasia Menantu Culun Bab 2
3
Rahasia Menantu Culun Bab 3
4
Rahasia Menantu Culun Bab 4
5
Rahasia Menantu Culun Bab 5
6
Rahasia Menantu Culun Bab 6
7
Rahasia Menantu Culun Bab 7
8
Rahasia Menantu Culun Bab 8
9
Rahasia Menantu Culun Bab 9
10
Rahasia Menantu Culun Bab 10
11
Rahasia Menantu Culun Bab 11
12
Rahasia Menantu Culun Bab 12
13
Rahasia Menantu Culun Bab 13
14
Rahasia Menantu Culun Bab 14
15
Rahasia Menantu Culun Bab 15
16
Rahasia Menantu Culun Bab 16
17
Rahasia Menantu Culun Bab 17
18
Rahasia Menantu Culun Bab 18
19
Rahasia Menantu Culun Bab 19
20
Rahasia Menantu Culun Bab 20
21
Rahasia Menantu Culun Bab 21
22
Rahasia Menantu Culun Bab 22
23
Rahasia Menantu Culun Bab 23
24
Rahasia Menantu Culun Bab 24
25
Rahasia Menantu Culun Bab 25
26
Rahasia Menantu Culun Bab 26
27
Rahasia Menantu Culun Bab 27
28
Rahasia Menantu Culun Bab 28
29
Rahasia Menantu Culun Bab 29
30
Rahasia Menantu Culun Bab 30
31
Rahasia Menantu Culun Bab 31
32
Rahasia Menantu Culun Bab 32
33
Rahasia Menantu Culun Bab 33
34
Rahasia Menantu Culun Bab 34
35
Rahasia Menantu Culun Bab 35
36
Rahasia Menantu Culun Bab 36
37
Rahasia Menantu Culun Bab 37
38
Rahasia Menantu Culun Bab 38
39
Rahasia Menantu Culun Bab 39
40
Rahasia Menantu Culun Bab 40
41
Rahasia Menantu Culun Bab 41
42
Rahasia Menantu Culun Bab 42
43
Rahasia Menantu Culun Bab 43
44
Rahasia Menantu Culun Bab 44
45
Rahasia Menantu Culun Bab 45
46
Rahasia Menantu Culun Bab 46
47
Rahasia Menantu Culun Bab 47
48
Rahasia Menantu Culun Bab 48
49
Rahasia Menantu Culun Bab 49
50
Rahasia Menantu Culun Bab 50
51
Rahasia Menantu Culun Bab 51
52
Rahasia Menantu Culun Bab 52
53
Rahasia Menantu Culun Bab 53
54
Rahasia Menantu Culun Bab 54
55
Rahasia Menantu Culun Bab 55
56
Rahasia Menantu Culun Bab 56
57
Rahasia Menantu Culun Bab 57
58
Rahasia Menantu Culun Bab 58
59
Rahasia Menantu Culun Bab 59
60
Rahasia Menantu Culun Bab 60
61
Rahasia Menantu Culun Bab 61
62
Rahasia Menantu Culun Bab 62
63
Rahasia Menantu Culun Bab 63
64
Rahasia Menantu Culun Bab 64
65
Rahasia Menantu Culun Bab 65
66
Rahasia Menantu Culun Bab 66
67
Rahasia Menantu Culun Bab 67
68
Rahasia Menantu Culun Bab 68
69
Rahasia Menantu Culun Bab 69
70
Rahasia Menantu Culun Bab 70
71
Rahasia Menantu Culun Bab 71
72
Rahasia Menantu Culun Bab 72
73
Rahasia Menantu Culun Bab 73

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!