Rahasia Menantu Culun Bab 12

Usai memberitahukan Robin bahwa dirinya tidak bisa ikut melihat proyek pembangunan Hotel yang berada di kota B, kemudian Citra kembali memasukkan ponselnya kedalam tas.

Lalu dia kembali bercermin untuk melihat penampilannya.

"Aku rasa sudah oke," ucap Citra pada dirinya sendiri.

Kemudian dia membalikkan badan, sambil memutar knop Pintu kamar mandi.

Namun belum sempat Pintu kamar mandi itu terbuka lebar, tiba-tiba seseorang datang dan memaksa untuk masuk.

Citra panik dan hendak berteriak minta tolong.

Namun usahanya itu hanya sia-sia belaka, karena Rifki tiba-tiba membekap mulutnya dengan sapu tangan yang sudah di campur obat bius.

Citra berontak, bahkan dirinya sampai memukul-mukul dada bidang Rifki, namun tenaganya tidak terlalu kuat karena tubuhnya terasa lemas bagaikan tak bertulang, dan seper sekian detik kemudian Citra pun akhirnya pingsan.

Setelah Citra pingsan, kemudian Rifki membopong tubuh Citra. Lalu dia membawa Citra keluar dari dalam Mall itu melalui pintu belakang.

****

Sedangkan Angga yang menunggu Citra di dalam Restoran Ia mulai merasa cemas, pasalnya sudah hampir Lima puluh lima menit Citra belum juga ada tanda-tanda menampakkan diri, dan makanan yang mereka pesan tadi juga sudah terasa dingin.

"Bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan? apakah aku harus menyusulnya ke toilet," batin Angga sambil mengetuk-ngetukan jari telunjuknya di atas meja.

Cukup lama Angga berkutat dengan pikirannya yang berkecamuk, hingga akhirnya dia memutuskan pergi ke toilet untuk menyusul Citra.

Sesampainya di toilet, Angga langsung masuk ke dalam toilet wanita yang kebetulan saat ini sedang tidak ada penghuninya satupun, lalu dia memeriksa satu persatu ruangan. Namun dia tidak menemukan Citra sama sekali.

Dengan perasaan tak menentu kemudian Angga merogoh kantong Jasnya dan mengeluarkan benda berbentuk pipih. Lalu dia men-dial nomor telepon Citra.

"Berdering, tapi tidak di angkat," batin Angga.

Kemudian dia kembali menghubungi Citra. Namun sama seperti tadi, ponsel Citra berdering tapi tidak di angkat.

"Apa mungkin Citra ada pekerjaan yang mendesak, hingga dia tega meninggalkan aku tanpa memberi kabar sama sekali?" ujar Angga merasa sedih lalu dia berjalan perlahan meninggalkan toilet wanita itu.

****

Sedangkan Syasi saat ini dirinya cukup kesal, karena Rifki sejak tadi tidak menampakkan batang hidungnya.

"Kemana sih dia, tadi katanya hanya sebentar. Tapi sudah hampir satu jam dia tidak datang menemui ku," ucap Syasi merasa dongkol, lalu dia merogoh tasnya. Lalu dia men-dial nomor telepon Rifki.

Tanpa butuh waktu lama, sambungan Ponselnya pun terhubung pada Suaminya Rifki.

"Hallo," ucap Rifki dari sebrang sana.

Syasi yang mendengar suara suaminya, kemudian dia langsung menghujaninya dengan begitu banyak pertanyaan.

Hingga membuat Rifki berdecak kesal, lalu dia mematikan sambungan Ponselnya.

"Hallo... Hallo...! Rifki... kamu dimana?" teriak Syasi. Tapi tidak ada sahutan sama sekali.

Hingga membuat Syasi merasa kesal, marah dan sedih bercampur aduk menjadi satu. Sebab, Rifki telah mematikan sambungan Ponselnya dan mungkin suaminya itu telah meninggalkan dirinya sendiri di Mall.

Namun tidak berselang beberapa menit, ponsel Syasi tiba-tiba berdering, yang ternyata itu adalah pesan dari Rifki.

"Maaf sayang, aku telah meninggalkanmu sendiri di Mall, sebab tadi Tomy menghubungi ku, karena ada urusan penting di kantor yang sangat mendesak. Sekali lagi maafkan aku sayang," jelas Rifki.

Syasi yang tadinya merasa kesal dan marah, seketika tersenyum kembali, saat mendapat pesan dari suaminya yang mengatakan kalau saat ini dia berada di kantor.

"Baiklah, tidak masalah kamu meninggalkan ku sendiri di Mall ini mas, tapi jangan salahkan aku jika hari ini aku akan menghabiskan se...mu...a uangmu," batin Syasi kemudian dia kembali melanjutkan Shopping nya yang tertunda.

****

Sedangkan Rifki yang sudah berhasil membawa Citra ke mobil, kemudian dia membawanya ke apartemen miliknya.

Di Dalam Apartemen

Rifki pun membaringkan tubuh Citra di atas ranjang king size miliknya dengan lembut, lalu dia mengikat kedua tangan Citra ke sisi ranjang. Berharap kali ini Citra tidak bisa kabur lagi darinya

Usai mengikat Citra, kemudian Rifki masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.

Sedangkan Citra yang berada di atas ranjang, perlahan ia mengerjap-erjapkan matanya sambil melihat ke sekeliling ruangan itu.

"Aku dimana," ucapnya yang hendak berdiri.

Namun alangkah terkejutnya Citra saat mendapati tangannya saat ini sedang di ikat di sisi ranjang.

Citra pun beberapa kali menghentakkan tangannya, berharap tali itu segera lepas. Namun sayang ikatan tali itu terlalu kuat hingga membuat tangan Citra memerah.

"Aduh sakit," pekik Citra karena terlalu kuat menghentakkan tangannya. Bahkan pergelangan tangannya sudah memar dan kulitnya sedikit mengelupas.

Dalam waktu yang bersamaan, Rifki pun keluar dari dalam kamar mandi, kemudian dia melirik ke atas ranjang yang ternyata saat ini Citra sudah sadar.

Dengan senyum mengembang, Rifki pun mendekat kearah Citra, lalu dia duduk di sisi ranjang.

Sedangkan Citra yang melihat Rifki, bola matanya langsung melotot, bahkan hampir keluar dari sarangnya.

"Kau," tunjuk Citra pada Rifki.

"Ya, aku. Apa kau sudah lupa padaku istriku," jawab Rifki dengan penuh tekanan di akhir kalimatnya.

Citra gelagapan kala mendengar Rifki menyebutnya sebagai istri. Namun dia berusaha terlihat tenang.

"Aku bukan istrimu, dan aku juga tidak mengenalmu sama sekali, jadi aku minta lepaskan aku se..ka..rang," ucap Citra dengan penuh tekanan.

Rifki melotot menyeramkan, kala mendengar pengakuan Citra yang tidak mengenalnya. Lalu dia mendekat ke arah Citra, kemudian Rifki menekan dagu Citra dengan sangat kencang.

Dengan penuh amarah, Rifki pun hendak melayangkan lima jarinya pada pipi mulus Citra. Namun hal itu dia urungkan karena menyadari satu hal, bahwa Citra yang sekarang bukanlah seperti Citra yang dulu dia kenal.

"Ah...!"

Rifki berteriak dengan sangat kencang, karena menahan amarah yang bergemuruh di dalam benaknya, lalu dia meninggalkan Citra sendiri di dalam kamar itu.

Gubrak....

Rifki membanting pintu kamar itu dengan sangat kencang. Lalu dia berjalan menuju kulkas dan mengambil sebotol minuman dingin, kemudian dia meneguknya sampai habis. Berharap setelah ini pikirannya kembali tenang.

Sedangkan di dalam kamar

Citra menangis sejadi-jadinya, meratapi kebodohannya sendiri. Namun sepersekian detik kemudian Citra mengusap air matanya dengan kasar.

"Aku tidak boleh menangis, aku harus kuat. Karena kalau sampai aku terlihat lemah di hadapan Rifki, dia akan kembali menginjak harga diriku seperti dulu," ucap Citra pada dirinya sendiri.

Rifki yang marasa sudah tenang, kemudian dia kembali masuk ke dalam kamar. Lalu dia mendekat ke arah Citra dan membuka tali yang melingkar di pergelangan tangan Citra.

"Maafkan aku, yang telah menyakiti hati dan perasaan mu," ucapnya kemudian.

Hai...hai.

Apakah Citra akan memaafkan Rifki?

Yuk...ikuti terus kelanjutan ceritanya. Dan jangan lupa like, komen. Jika kalian berkenan boleh kok memberikan Vote pada Author 😂😂😂

Sampai jumpa di bab selanjutnya 🖐️🖐️

Terpopuler

Comments

Anonymous

Anonymous

kok jd kurang seru cerita’a…?lemah bget citra

2025-01-23

0

Evy

Evy

kok begitu sih jalan ceritanya...masa bisa ketangkap...

2024-06-12

0

Ahsin

Ahsin

citra2 bkin emosi

2024-04-25

1

lihat semua
Episodes
1 Rahasia Menantu Culun Bab 1
2 Rahasia Menantu Culun Bab 2
3 Rahasia Menantu Culun Bab 3
4 Rahasia Menantu Culun Bab 4
5 Rahasia Menantu Culun Bab 5
6 Rahasia Menantu Culun Bab 6
7 Rahasia Menantu Culun Bab 7
8 Rahasia Menantu Culun Bab 8
9 Rahasia Menantu Culun Bab 9
10 Rahasia Menantu Culun Bab 10
11 Rahasia Menantu Culun Bab 11
12 Rahasia Menantu Culun Bab 12
13 Rahasia Menantu Culun Bab 13
14 Rahasia Menantu Culun Bab 14
15 Rahasia Menantu Culun Bab 15
16 Rahasia Menantu Culun Bab 16
17 Rahasia Menantu Culun Bab 17
18 Rahasia Menantu Culun Bab 18
19 Rahasia Menantu Culun Bab 19
20 Rahasia Menantu Culun Bab 20
21 Rahasia Menantu Culun Bab 21
22 Rahasia Menantu Culun Bab 22
23 Rahasia Menantu Culun Bab 23
24 Rahasia Menantu Culun Bab 24
25 Rahasia Menantu Culun Bab 25
26 Rahasia Menantu Culun Bab 26
27 Rahasia Menantu Culun Bab 27
28 Rahasia Menantu Culun Bab 28
29 Rahasia Menantu Culun Bab 29
30 Rahasia Menantu Culun Bab 30
31 Rahasia Menantu Culun Bab 31
32 Rahasia Menantu Culun Bab 32
33 Rahasia Menantu Culun Bab 33
34 Rahasia Menantu Culun Bab 34
35 Rahasia Menantu Culun Bab 35
36 Rahasia Menantu Culun Bab 36
37 Rahasia Menantu Culun Bab 37
38 Rahasia Menantu Culun Bab 38
39 Rahasia Menantu Culun Bab 39
40 Rahasia Menantu Culun Bab 40
41 Rahasia Menantu Culun Bab 41
42 Rahasia Menantu Culun Bab 42
43 Rahasia Menantu Culun Bab 43
44 Rahasia Menantu Culun Bab 44
45 Rahasia Menantu Culun Bab 45
46 Rahasia Menantu Culun Bab 46
47 Rahasia Menantu Culun Bab 47
48 Rahasia Menantu Culun Bab 48
49 Rahasia Menantu Culun Bab 49
50 Rahasia Menantu Culun Bab 50
51 Rahasia Menantu Culun Bab 51
52 Rahasia Menantu Culun Bab 52
53 Rahasia Menantu Culun Bab 53
54 Rahasia Menantu Culun Bab 54
55 Rahasia Menantu Culun Bab 55
56 Rahasia Menantu Culun Bab 56
57 Rahasia Menantu Culun Bab 57
58 Rahasia Menantu Culun Bab 58
59 Rahasia Menantu Culun Bab 59
60 Rahasia Menantu Culun Bab 60
61 Rahasia Menantu Culun Bab 61
62 Rahasia Menantu Culun Bab 62
63 Rahasia Menantu Culun Bab 63
64 Rahasia Menantu Culun Bab 64
65 Rahasia Menantu Culun Bab 65
66 Rahasia Menantu Culun Bab 66
67 Rahasia Menantu Culun Bab 67
68 Rahasia Menantu Culun Bab 68
69 Rahasia Menantu Culun Bab 69
70 Rahasia Menantu Culun Bab 70
71 Rahasia Menantu Culun Bab 71
72 Rahasia Menantu Culun Bab 72
73 Rahasia Menantu Culun Bab 73
Episodes

Updated 73 Episodes

1
Rahasia Menantu Culun Bab 1
2
Rahasia Menantu Culun Bab 2
3
Rahasia Menantu Culun Bab 3
4
Rahasia Menantu Culun Bab 4
5
Rahasia Menantu Culun Bab 5
6
Rahasia Menantu Culun Bab 6
7
Rahasia Menantu Culun Bab 7
8
Rahasia Menantu Culun Bab 8
9
Rahasia Menantu Culun Bab 9
10
Rahasia Menantu Culun Bab 10
11
Rahasia Menantu Culun Bab 11
12
Rahasia Menantu Culun Bab 12
13
Rahasia Menantu Culun Bab 13
14
Rahasia Menantu Culun Bab 14
15
Rahasia Menantu Culun Bab 15
16
Rahasia Menantu Culun Bab 16
17
Rahasia Menantu Culun Bab 17
18
Rahasia Menantu Culun Bab 18
19
Rahasia Menantu Culun Bab 19
20
Rahasia Menantu Culun Bab 20
21
Rahasia Menantu Culun Bab 21
22
Rahasia Menantu Culun Bab 22
23
Rahasia Menantu Culun Bab 23
24
Rahasia Menantu Culun Bab 24
25
Rahasia Menantu Culun Bab 25
26
Rahasia Menantu Culun Bab 26
27
Rahasia Menantu Culun Bab 27
28
Rahasia Menantu Culun Bab 28
29
Rahasia Menantu Culun Bab 29
30
Rahasia Menantu Culun Bab 30
31
Rahasia Menantu Culun Bab 31
32
Rahasia Menantu Culun Bab 32
33
Rahasia Menantu Culun Bab 33
34
Rahasia Menantu Culun Bab 34
35
Rahasia Menantu Culun Bab 35
36
Rahasia Menantu Culun Bab 36
37
Rahasia Menantu Culun Bab 37
38
Rahasia Menantu Culun Bab 38
39
Rahasia Menantu Culun Bab 39
40
Rahasia Menantu Culun Bab 40
41
Rahasia Menantu Culun Bab 41
42
Rahasia Menantu Culun Bab 42
43
Rahasia Menantu Culun Bab 43
44
Rahasia Menantu Culun Bab 44
45
Rahasia Menantu Culun Bab 45
46
Rahasia Menantu Culun Bab 46
47
Rahasia Menantu Culun Bab 47
48
Rahasia Menantu Culun Bab 48
49
Rahasia Menantu Culun Bab 49
50
Rahasia Menantu Culun Bab 50
51
Rahasia Menantu Culun Bab 51
52
Rahasia Menantu Culun Bab 52
53
Rahasia Menantu Culun Bab 53
54
Rahasia Menantu Culun Bab 54
55
Rahasia Menantu Culun Bab 55
56
Rahasia Menantu Culun Bab 56
57
Rahasia Menantu Culun Bab 57
58
Rahasia Menantu Culun Bab 58
59
Rahasia Menantu Culun Bab 59
60
Rahasia Menantu Culun Bab 60
61
Rahasia Menantu Culun Bab 61
62
Rahasia Menantu Culun Bab 62
63
Rahasia Menantu Culun Bab 63
64
Rahasia Menantu Culun Bab 64
65
Rahasia Menantu Culun Bab 65
66
Rahasia Menantu Culun Bab 66
67
Rahasia Menantu Culun Bab 67
68
Rahasia Menantu Culun Bab 68
69
Rahasia Menantu Culun Bab 69
70
Rahasia Menantu Culun Bab 70
71
Rahasia Menantu Culun Bab 71
72
Rahasia Menantu Culun Bab 72
73
Rahasia Menantu Culun Bab 73

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!