Bab Empat. NTC.

"Terkadang cobaan menghampiri hidup kita, agar kita menjadi orang yang lebih sabar dan ikhlas untuk menghadapi segalanya.Dengan berserah diri kepada Allah maka hati kita yang tersakiti akan terasa diobati oleh keikhlasan.

Ikhlas bukan melepaskan sesuatu dengan air mata, tapi bisa merelakan sesuatu dengan senyuman.Tuhan tidak menjanjikan langit selalu biru, tapi ia selalu menghadirkan pelangi setelah badai berlalu."

Annisa terbangun dari tidurnya. Di lihat jam di dinding telah menunjukkan pukul satu dini hari.

Annisa berjalan menuju kamar suaminya. Di lihat pintu yang agak terbuka, Nissa mengintip. Tidak ada tampak Farhan suaminya.

"Apa mas Farhan belum pulang kerja? Sudah jam satu malam. Apakah benar mas Farhan pergi bersama kekasihnya?" gumam Annisa.

Annisa berjalan menuju kamar mandi. Di ambil air wudu dan dia menuju musala yang berada di dekat ruang keluarga.

Annisa melaksanakan solat malam dan berdoa untuk keselamatan suaminya.

Ya Tuhan, jika ini memang takdirku, akan aku jalankan semua dengan ikhlas. Jauhi suamiku dari bahaya dan juga zina. Bukanlah hatinya untuk dapat menerima pernikahan kami.

Farhan yang baru pulang, karena haus langsung menuju dapur. Matanya tertegun melihat Annisa yang sedang melaksanakan solat malam. Farhan terdiam terpaku, melihat tanpa kedip ke arah Annisa.

Annisa yang baru selesai berdoa, tersenyum melihat Farhan. Dia berdiri dan menghampiri suaminya. Annisa menarik tangan Fathan dan menciumnya.

"Kak Farhan baru pulang? Aku buatkan kopi?" tanya Annisa.

Farhan membalas tersenyum, dan menarik tangannya yang masih dipegang Annisa.

"Aku mau tidur. Jika minum kopi mataku nggak bisa dipejamkan. Aku cuma mau minum air putih aja."

"Tunggu aku ambilkan,Kak," ucap Annisa.

"Nggak perlu. Aku bisa ambil sendiri."

Farhan berjalan menuju dapur dan mengambil segelas air putih. Di teguk hingga tidak tersisa.

Terbuat dari apa hati wanita itu. Kenapa dia masih bisa tersenyum, padahal aku memperlakukan dirinya tidak baik.

Setelah minum Farhan masuk ke kamar tempatnya tidur begitu juga Annisa. Wanita itu berdiri dekat jendela dan memandangi suasana malam di luar rumah yang tampak sunyi, seperti hatinya.

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." - QS Al-Baqarah:

...----------------...

Pagi hari setelah menyiapkan sarapan, Annisa masuk ke kamar dan mengganti pakaiannya dengan yang sedikit formal. Salah satu perusahaan yang dikirimi lamaran memanggilnya untuk wawancara.

Farhan keluar dengan dasi yang masih berantakan. Duduk di sofa sambil memasang dasi. Annisa mendekati Farhan dan membantunya.

"Mau kemana? Udah rapi pagi-lagi," Ucap Farhan.

"Kak, aku mau kerja jika diizinkan."

"Perusahaan sudah penuh, nggak ada pekerjaan untuk karyawan baru."

"Aku nggak akan bekerja diperusahaan Kak Farhan. Aku melamar di salah satu perusahaan. Hari ini mereka memanggilku untuk wawancara."

Aku pikir kamu mau bekerja diperusahaanku. Aku nggak mungkin menerima kamu, Serlin sering keperusahaanku.

"Terserah!"

"Berarti Kak Farhan mengizinkan aku kerja," ucap Annisa senang.

"Udah aku katakan terserah kamu."

"Terima kasih, Kak. Aku akan tetap menyiapkan sarapan dan makan malam."

"Nggak perlu. Aku juga nggak akan makan di rumah."

Farhan berdiri dari duduknya dan mengambil kunci mobil. Kembali dia tidak menyentuh sarapan yang telah Annisa sediakan. Annisa memandangi kepergian Farhan sambil mengelus dadanya.

Sabar adalah saat masih sakit di dalam dan kamu masih berjuang tanpa menyerah. Rahasia dari kesabaran adalah melakukan sesuatu dalam ketidakpastian, namun penuh dengan harapan.

Orang yang sabar dan ikhlas akan menelusuri setiap relung masalah untuk mencari segala bentuk hikmah sebagai bahan refleksi dan evaluasi diri."Orang yang kuat dan sabar adalah orang yang berjaya menyembunyikan perasaan sedihnya kepada orang lain dan senantiasa mengukir senyuman dengan ikhlas.

(sumber : google)

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Yanti Ummu Farras

Yanti Ummu Farras

keren, sabar yg luad

2024-04-06

0

S Rohaniah

S Rohaniah

sejauh ini sudah terpikat dengan alurnya 😊

2023-12-23

0

Siti Aminah

Siti Aminah

sabar nissa...buah kesabaran akan manis hasilny

2023-12-12

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!