Liu Tong mengangkat alisnya dengan sikap tak merasa harus takut terhadap sesuatu yang anak laki -laki berpakaian merah menyala yang berlari begitu kencang sekali bersama dengan Li Yun Shiang.
" Ish dasar bocah kecil dan Tuan Muda pengecut sekali mereka.." Kata Liu Tong dengan nada suara merendahkan Zhang Xiao Long dan Li Yun Shiang.
" Ahhh..Ya sudah silakan kau hadapi sendiri saja wanita tua gila itu..!" Ujar Zhang Xiao Long nada sebal kepada Liu Tong.
Bi Lian dan anak -anak lain yang melihat wanita yang di maksud oleh anak kecil itu telah mengejar dengan kecepatan yang amat mengerikan sekali ke arah mereka segera mengikuti saran dari anak yang berlari bersama dengan Tuan Muda Li.
Mereka berlarian begitu kencang ke arah pintu markas Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih dan mereka meninggalkan Liu Tong di tepi sungai itu seorang diri.
" Hai...Nyonya..Kau mengacuhkanku juga..!" Teriak Liu Tong yang di lewati begitu saja oleh Ma Dao yang memang ingin menangkap bocah laki -laki baju merah menyala itu yang mempunyai batu mukjizat yang di inginkannya untuk meningkatkan kemampuan ilmu tenaga dalamnya.
Ma Dao membuka telapak tangannya yang ingin di arahkan langsung ke arah anak -anak itu yang lari di depannya dengan kecepatan yang tiada artinya baginya itu.
Wiirrr...!
Angin yang begitu panas menerjang anak -anak itu dari arah belakang semua anak itu sehingga anak -anak tersungkur di tanah tepat di depan markas Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih.
" Kyaaaa...!!" Teriak anak -anak itu yang tersungkur itu.
Plakkk...!!
Telapak tangan Ma Dao bergetar hebat pada saat telapak tangan seorang Kakek yang berpakaian pengemis telah muncul di depan anak -anak itu dan menyambut serangannya itu.
" Wanita busuk beraninya kau mengganggu anak -anak kecil yang menjadi murid ku..!" Hardik Ketua Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih yang segera keluar dari markasnya begitu mendapatkan kabar mengenai anak -anak itu yang di kejar oleh wanita sakti yang amat mengerikan dari arah sungai ke depan markasnya.
" Siapa yang ingin mengganggu murid -muridmu kakek tua? Aku ingin menangkap bocah laki -laki baju merah menyala itu..!" Kata Ma Dao yang jari telunjuk kirinya yang memakai sarung tangan warna emas hitam menunjuk ke arah Zhang Xiao Long yang di peluk erat Li Yun Shiang.
" Bocah siapakah yang bersamamu itu,Yun Shiang anakku?" Tanya Bai Long yang muncul bersama dengan Istri -istrinya itu dengan menatap Li Yun Shiang yang memeluk Zhang Xiao Long.
" Dia adikku,Ayah." Jawab Li Yun Shiang dengan nada yang amat melindungi Zhang Xiao Long.
" Adik mu ? Hei ,sejak kapan kamu mempunyai adik tanpa sepengetahuan Ayah mu ini?" Tanya Bai Long menggeleng -geleng kepalanya melihat putranya yang memeluk anak lain yang di akui putranya itu sebagai adik putranya itu.
" Sejak kami berdua mengangkat saudara di tepi sungai dingin." Jawab Li Yun Shiang dengan jujur kepada Ayahnya.
" Baik..Lalu siapa nama adik angkatmu ini?" Tanya Bai Long yang kini menatap Zhang Xiao Long dan terbersitlah sesuatu yang aneh pada dirinya saat Ia bertatapan dengan bocah cilik itu.
" Nama mu siapa ?" Tanya Bai Long dengan rasa bergelora penasaran sekali.
" Namaku Zhang Xiao Long,Paman." Jawab Zhang Xiao Long dengan tatapan beraninya itu.
" Ei, namamu ada kata Long juga rupanya? Aku ini bernama Bai Long." Kata Bai Long tersenyum yang amat ramah kepada anak itu.
"Oh,rupanya pria ini adalah Ayah kandungku yang sudah meninggalkan Ibuku demi tahta dan wanita -wanita bau itu..." Kata Zhang Xiao Long dalam hatinya saat Ia mengetahui nama pria dewasa di depannya itu.
" Baiklah,karena anak ini adalah Adik angkat putra ku Li Yun Shiang.Maka, Kamu wanita busuk dan tak tahu diri ? Ku larang kau menangkap anak itu karena Aku Bai Long akan mengulitimu..!" Hardik Bai Long yang berdiri di samping Ketua Bi Fang Cu yakni di depan Zhang Xiao Long menatap tegas sekali kepada Ma Dao.
Ma Dao terkesima dengan aura yang terpancar dari Bai Long yang benar -benar membuat wanita itu terdiam di tempatnya sampai wanita itu lupa maksud hatinya itu untuk menangkap bocah laki- laki baju merah yang di peluk oleh putra pria muda yang sangat berwibawa di hadapannya itu.
"Aku tidak mau tahu apa dan siapa hubungan antara anak itu dengan putramu..! Karena Aku mau tahu kalau Aku harus mendapatkan apa yang ku inginkan dari bocah itu..! Jika kalian semua menghalangiku..?! Maka ,jangan pernah kalian itu menyalahkanku yang akan menghabisi kalian..!' Hardik Ma Dao yang sudah mencabut keluar dua buah senjatanya yang berupa kuas dan pensil berbulu untuk menghadapi kedua orang pria yang berani menghalanginya itu.
Wutt...!!
Bettz..!
Desiran kuas dan pensil menerjang Bai Long dan Bi Fang Cu yang segera menggunakan ilmu silat andalan mereka masing -masing untuk melawan Ma Dao.
Plakk...!
Telapak tangan Bai Long memukul kuas hingga bulu kuas berguguran di tanah dan beterbangan ke arah Ma Dao yang cepat menyapunya dengan ilmu telapak tengkorak rajawali hitam yang amat dashyat.
Bress..!!
Bulu kuas berbalik ke arah Bai Long yang cepat pula menangis dengan kipas lipatnya yang telah memukul bulu kuas hingga hancur dan menjadi puluhan bulu yang beterbangan kembali ke arah Ma Dao dengan desiran angin yang jauh lebih pelan namun berbahaya sekali bagi keselamatan Ma Dao.
Desss..!!
Ma Dao memukul puluhan bulu kuas itu dengan pensil yang mengeluarkan ilmu tenaga dalamnya yang amat kuat sekali sehingga puluhan bulu itu terbang ke arah Bi Fang Cu.
Tung..!!
Bi Fang Cu menyambut puluhan bulu kuas yang hancur itu dengan tongkatnya yang membuat bulu -bulu kuas menempel erat di tongkatnya yang lalu di putarnya itu ke arah Ma Dao.
Wettzz...!!
Dung..!
Ma Dao menendang tongkat itu namun bulu -bulu kuas itu menyerbu dirinya sehingga Ia harus hati -hati sekali dengan mengarahkan kuasnya untuk mengusir bulu -bulu kuat darinya.
Plakkkk..!!
Namun telapak tangan kiri Bai Long telah datang lalu melukai dadanya hingga tulang dadanya itu retak dan membuatnya muntah darah segar lalu Ia pun dengan perasaan marah sekali namun amat kecewa telah gagal mendapatkan apa yang amat di inginkannya itu membuatnya mengambil suatu langkah yang terbaik baginya itu,yaitu kabur dari kedua pria hebat yang melindungi bocah laki -laki baju merah itu.
Brr..!!
" Hei..! " Teriak Permaisuri Fu Xiao Chi menuding telunjuknya ke arah larinya Ma Dao.
Bersambung..!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 423 Episodes
Comments
Suherman Qisya
umur 5 thn haha... tdk masuk akal banget anak umur 5 thn tp kaya uda tua banget tdk layak d baca ngawur
2024-08-15
0
53N74_53P1
gak layak di baca kayak sinetron di tivi di malam hari.terlalu leceh
2023-05-21
1
Elisabeth Ratna Susanti
keren habis tiap babnya 😍
2023-02-05
2