BAB 13. Pulang sekolah

Hai para lidar ku maaf karena saya baru

Uf di karena kan saya sedang sibuk jadi

jarang uf.saya hanya bisa uf di hari Senin Rabu dan Minggu

bisa kita mulai sekarang.

Sepuluh dari sekolahnya piona langsung membuka sepatunya terdahulu,lalu menyimpan sepatunya di rak khusus untuk menyimpan sepatu.lalu pergi ke kamar nya dan langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur nya.

Tidak lama kemudian piona tertidur dan masih menggunakan pakaian seragam sekolah nya, karena by sempat mengantikan

pakaian nya saking kelelahan pulang. sekolah.

Pukul 12 siang tepat kedua orang tua nya

pulang dari sawah nya, saat kedua orang tua piona ingin masuk ke rumah nya, mereka melihat mobil menantu nya dimas sudah

tidak ada di depan rumah, dan ingin bertanya kepada piona.

"Seperti nya piona sudah pulang yah,"ucap ibu nya piona sambil masuk ke rumah nya.

"Iya bu, tapi mobil menantu kita nak dimas kemana ya?,"Ucap ayah piona yang melihat mobil menantu nya tidak ada.

"Piona anak kita juga tidak terlihat dari tadi?."ucap ibu nya piona.

Disana piona sedang tertidur pulas dengan miring dan kaki yang terlungkup masuk ke kamar nya.

kedua orang tuanya menggelengkan kepalanya saat melihat anak mereka yang tidur lelap seperti anak kecil.

"Itu anak kita piona yah, dia sedang tidur pulas sepertinya benar-benar kecapean."Ucap ibu nya yang melihat anak nya tertidur pulas.

"Iya Bu, sebaiknya nanti saja kita tanya pada nya."ucap ayah piona

Ibu piona menutup pintu kamar piona yang sedari tadi terbuka, yang tidak sempat di tutup oleh piona, tidak lama kemudian ibu dan ayah nya pergi meninggalkan kamar piona.

"Belum lama anak kita menikah dan tinggal bersama suami nya, ibu merasa lama ia tinggal di sana.ibu merindukan keberadaan nya di sini yah."ucap ibu piona.

"Iya-iya Bu, ibu benar tapi mau gimana lagi ini

sudah jadi tradisi kita, setiap anak perempuan yang menikah ia harus tinggal bersama suami nya.kita sebagai orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk

anak kita,"Ucap ayah piona sambil menenangkan istri nya.

Merasa lelah karena berkerja seharian di sawah ayah dan ibu nya, duduk sebentar di kursi ruang tamu, lalu pergi ke kamar mandi untuk segera mandi.

"Sudah jam setengah 1 aku lapar, gumam piona setelah melihat jam dia mengusap perutnya yang mulai berbunyi minta di isi.

Lalu piona keluar dari kamar nya dan hendak ingin pergi ke dapur untuk mengambil makanan yang ada di dapur nya.

Saat dia menuju ruang tamu yang tidak jauh berada dengan dapur nya,ia tidak melanjutkan langkahnya karena melihat kedua orang tuanya yang sedang tertidur di ruang tamu.

merasa tidak tega ingin membangun kan

ayah dan ibu nya ia memutuskan untuk berjalan perlahan menuju dapur.

"Ternyata ada ayah dan ibu di ruang tamu seperti nya mereka benar-benar kelelahan

kerja seharian disawah, kasihan mereka

sebaiknya aku pelan-pelan saja pergi ke dapur."ucap piona dalam hati nya.

Setelah sampai di dapur nya piona membuka kulkas untuk mengambil makanan yang ada di dalam nya, tapi ia hanya melihat ada sayur dan telur,

"Ah tidak ada makanan yang bisa langsung di makan, hanya ada sayuran mentah dan telur

tapi lumayan lah buat di masak." gumam piona dalam hati nya lalu ia mengambil sayur dan telur itu untuk dimasak nya.

Tidak lama kemudian ayah dan ibu nya terbangun karena mencium aroma yang sangat enak di dapur nya.

"Siapa yang masak di dapur ya yah, aroma nya sangat mengugat kita,"ucap ibu piona yang sedang mencium aroma masakan itu.

"Ayah juga tidak tahu bu, siapa yang masak tapi coba kita cek dulu di dapur."ucap ayah piona.

Saat mereka tiba di dapur mereka melihat anak mereka yang sedang memasak di dapur

dan mereka pun bersyukur karena anak mereka sama sekali tidak berubah dari dulu.

"Ternyata piona yang sedang memasak yah, ibu sangat senang karena piona anak kita

tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang, masih pantai memasak."ucap ibu piona yang mengucapkan syukur karena anak mereka masih sama seperti yang dulu.

"Iya bu,ayah juga bersyukur mempunyai anak seperti piona."ucap ayah piona.

Argggggggghhh

Piona terkejut saat 0q sedang memperhatikan nya sedari tadi

"Ibu dan ayah membuat pio kaget aja, kapan ayah dan ibu berada di situ,? taneya piona yang sedang terkejut melihat ayah dan ibunya.

"Sudah lama ,"ucap ibunya.

Lalu piona menaruh sayur serta nasi di atas meja makan yang sudah ada di dapur nya, dan mengajak ibu serta ayahnya makan bersama.

"Oya,pio simpan sayur dan nasi di meja makan ya, untuk kita makan bersama-sama,"ucap piona sambil menyimpan sayuran serta nasi.

Dia tahu kalau ayah dan ibunya pasti belum makan sama sekali setelah pulang kerja seharian di sawah.

"Pio sengaja masak banyak untuk ayah dan ibu,pio tahu kalau ayah dan ibu pasti belum makan dari tadi kan."ucap piona

"Iya nak ayah dan ibu memang belum makan dari tadi,"ucap ayah nya.

Tidak lama kemudian mereka pun duduk di meja makan lalu menghidangkan makanan yang tersedia di meja makan tersebut, karena teringat sesuatu ayah nya berhenti sebentar lalu bertanya kepada piona tentang Dimas.

"Baca doa dulu biar makanan yang kita makan ini jadi berkah untuk kita,"ucap ayah nya mengajak piona berdoa.

Setelah selesai mereka pun mulai makan dengan tenang, piona mengunyah makanan yang dia makan setiap sendoknya.

"Gimana yah apa masak pio enak, jika tidak enak pio minta maaf ya karena pio hanya bisa masak yang ini saja."ucap piona.

"Masakan mu sudah enak dari dulu, ayah dan ibu sangat bersyukur mempunyai anak seperti mu.oya ayah hampir lupa mau bertanya kepada mu, Suamimu kemana karena ayah tidak melihat mobil nya di depan."ucap ayah piona sambil bertanya.

Lalu di jawab oleh piona dan mengatakan bahwa dimas suami nya sedang berada dibandung untuk menyelesaikan tugas nya di sana.

"Dia sedang pulang ke bandung yah, kata nya sih mau nyelesain perkerjaan nya di sana selama seminggu, setelah selesai dia baru kesini lagi untuk menjemput pio."ucap piona

"Lalu kenapa kamu tidak ikut bersama dengan suami mu di sana.? tanya ayah nya pada piona.

Bagaimana piona mau ikut bersama suami nya sementara dia masih sekolah di sini dan

tidak bisa untuk tidak sekolah.

"pio kan masih sekolah di sini yah, lagian kalau piona bolos terus bisa-bisa di keluarkan dari sekolah pio nggak mau hal itu bisa terjadi.' "ucap piona kepada ayahnya.

Episodes
1 1 pernikahan paksa
2 BAB 2 pernikahan paksa
3 BAB,3 Terpaksa harus menikahi om om
4 BAB 4.Pernikahan paksa
5 BAB.5 SAH
6 BAB,6 Malam pertama
7 Malam pertama
8 BAB Babak Permainan
9 BAB 9 Lanjutan babak Permainan
10 BAB 10 MASUK SEKOLAH.
11 BAB 11 perasaan
12 BAB 12 lanjutan perasaan
13 BAB 13. Pulang sekolah
14 BAB 14 MENJEMPUT PIONA
15 BAB 15. Tontonan sedap
16 BAB 16 Pindah sekolah
17 Perkenalan
18 Sugar dan salt
19 Hari libur
20 Gara gara Tania
21 Perkenalkan tokoh
22 Hukuman dari Bu guru
23 Bersama
24 Harusnya Sedih
25 Tamu tak diundang
26 Pulang sekolah
27 BAB 27 Rumah makan.
28 BAB 28 Mulai menerima
29 Apartemen
30 BAB 30 Hukuman kecil
31 BAB 31 Pagi yang indah
32 Rencana
33 Jujur
34 Malam yang indah
35 PULANG kampung
36 Ngumpul sama keluarga
37 Makan malam
38 Berpisah dengan orang tua
39 Perjalanan menuju Bandung
40 Cita cita
41 Malam Romantis
42 Supermarket
43 Tamu Dadakan
44 Mertua yang aneh
45 Makan malam
46 Siap siap ya.
47 Bulan Madu
48 Pagi yang cerah
49 Masuk sekolah
50 Rindu
51 Jalan jalan
52 Kembali
53 Adegan Langsung
54 Harus berpisah
55 Masa Lalu
56 Ancama Lasmi
57 Panggilan Video
58 Diantara mertua
59 Bosan
60 Perang dimulai.
61 Merasa takut
62 Lanjutan merasa takut.
63 Drama Lasmi
64 lanjutan Drama Lasmi
65 Malam pertama
Episodes

Updated 65 Episodes

1
1 pernikahan paksa
2
BAB 2 pernikahan paksa
3
BAB,3 Terpaksa harus menikahi om om
4
BAB 4.Pernikahan paksa
5
BAB.5 SAH
6
BAB,6 Malam pertama
7
Malam pertama
8
BAB Babak Permainan
9
BAB 9 Lanjutan babak Permainan
10
BAB 10 MASUK SEKOLAH.
11
BAB 11 perasaan
12
BAB 12 lanjutan perasaan
13
BAB 13. Pulang sekolah
14
BAB 14 MENJEMPUT PIONA
15
BAB 15. Tontonan sedap
16
BAB 16 Pindah sekolah
17
Perkenalan
18
Sugar dan salt
19
Hari libur
20
Gara gara Tania
21
Perkenalkan tokoh
22
Hukuman dari Bu guru
23
Bersama
24
Harusnya Sedih
25
Tamu tak diundang
26
Pulang sekolah
27
BAB 27 Rumah makan.
28
BAB 28 Mulai menerima
29
Apartemen
30
BAB 30 Hukuman kecil
31
BAB 31 Pagi yang indah
32
Rencana
33
Jujur
34
Malam yang indah
35
PULANG kampung
36
Ngumpul sama keluarga
37
Makan malam
38
Berpisah dengan orang tua
39
Perjalanan menuju Bandung
40
Cita cita
41
Malam Romantis
42
Supermarket
43
Tamu Dadakan
44
Mertua yang aneh
45
Makan malam
46
Siap siap ya.
47
Bulan Madu
48
Pagi yang cerah
49
Masuk sekolah
50
Rindu
51
Jalan jalan
52
Kembali
53
Adegan Langsung
54
Harus berpisah
55
Masa Lalu
56
Ancama Lasmi
57
Panggilan Video
58
Diantara mertua
59
Bosan
60
Perang dimulai.
61
Merasa takut
62
Lanjutan merasa takut.
63
Drama Lasmi
64
lanjutan Drama Lasmi
65
Malam pertama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!