Hai para lidar ku maaf karena saya baru
Uf di karena kan saya sedang sibuk jadi
jarang uf.saya hanya bisa uf di hari Senin Rabu dan Minggu
bisa kita mulai sekarang.
Sepuluh dari sekolahnya piona langsung membuka sepatunya terdahulu,lalu menyimpan sepatunya di rak khusus untuk menyimpan sepatu.lalu pergi ke kamar nya dan langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur nya.
Tidak lama kemudian piona tertidur dan masih menggunakan pakaian seragam sekolah nya, karena by sempat mengantikan
pakaian nya saking kelelahan pulang. sekolah.
Pukul 12 siang tepat kedua orang tua nya
pulang dari sawah nya, saat kedua orang tua piona ingin masuk ke rumah nya, mereka melihat mobil menantu nya dimas sudah
tidak ada di depan rumah, dan ingin bertanya kepada piona.
"Seperti nya piona sudah pulang yah,"ucap ibu nya piona sambil masuk ke rumah nya.
"Iya bu, tapi mobil menantu kita nak dimas kemana ya?,"Ucap ayah piona yang melihat mobil menantu nya tidak ada.
"Piona anak kita juga tidak terlihat dari tadi?."ucap ibu nya piona.
Disana piona sedang tertidur pulas dengan miring dan kaki yang terlungkup masuk ke kamar nya.
kedua orang tuanya menggelengkan kepalanya saat melihat anak mereka yang tidur lelap seperti anak kecil.
"Itu anak kita piona yah, dia sedang tidur pulas sepertinya benar-benar kecapean."Ucap ibu nya yang melihat anak nya tertidur pulas.
"Iya Bu, sebaiknya nanti saja kita tanya pada nya."ucap ayah piona
Ibu piona menutup pintu kamar piona yang sedari tadi terbuka, yang tidak sempat di tutup oleh piona, tidak lama kemudian ibu dan ayah nya pergi meninggalkan kamar piona.
"Belum lama anak kita menikah dan tinggal bersama suami nya, ibu merasa lama ia tinggal di sana.ibu merindukan keberadaan nya di sini yah."ucap ibu piona.
"Iya-iya Bu, ibu benar tapi mau gimana lagi ini
sudah jadi tradisi kita, setiap anak perempuan yang menikah ia harus tinggal bersama suami nya.kita sebagai orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk
anak kita,"Ucap ayah piona sambil menenangkan istri nya.
Merasa lelah karena berkerja seharian di sawah ayah dan ibu nya, duduk sebentar di kursi ruang tamu, lalu pergi ke kamar mandi untuk segera mandi.
"Sudah jam setengah 1 aku lapar, gumam piona setelah melihat jam dia mengusap perutnya yang mulai berbunyi minta di isi.
Lalu piona keluar dari kamar nya dan hendak ingin pergi ke dapur untuk mengambil makanan yang ada di dapur nya.
Saat dia menuju ruang tamu yang tidak jauh berada dengan dapur nya,ia tidak melanjutkan langkahnya karena melihat kedua orang tuanya yang sedang tertidur di ruang tamu.
merasa tidak tega ingin membangun kan
ayah dan ibu nya ia memutuskan untuk berjalan perlahan menuju dapur.
"Ternyata ada ayah dan ibu di ruang tamu seperti nya mereka benar-benar kelelahan
kerja seharian disawah, kasihan mereka
sebaiknya aku pelan-pelan saja pergi ke dapur."ucap piona dalam hati nya.
Setelah sampai di dapur nya piona membuka kulkas untuk mengambil makanan yang ada di dalam nya, tapi ia hanya melihat ada sayur dan telur,
"Ah tidak ada makanan yang bisa langsung di makan, hanya ada sayuran mentah dan telur
tapi lumayan lah buat di masak." gumam piona dalam hati nya lalu ia mengambil sayur dan telur itu untuk dimasak nya.
Tidak lama kemudian ayah dan ibu nya terbangun karena mencium aroma yang sangat enak di dapur nya.
"Siapa yang masak di dapur ya yah, aroma nya sangat mengugat kita,"ucap ibu piona yang sedang mencium aroma masakan itu.
"Ayah juga tidak tahu bu, siapa yang masak tapi coba kita cek dulu di dapur."ucap ayah piona.
Saat mereka tiba di dapur mereka melihat anak mereka yang sedang memasak di dapur
dan mereka pun bersyukur karena anak mereka sama sekali tidak berubah dari dulu.
"Ternyata piona yang sedang memasak yah, ibu sangat senang karena piona anak kita
tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang, masih pantai memasak."ucap ibu piona yang mengucapkan syukur karena anak mereka masih sama seperti yang dulu.
"Iya bu,ayah juga bersyukur mempunyai anak seperti piona."ucap ayah piona.
Argggggggghhh
Piona terkejut saat 0q sedang memperhatikan nya sedari tadi
"Ibu dan ayah membuat pio kaget aja, kapan ayah dan ibu berada di situ,? taneya piona yang sedang terkejut melihat ayah dan ibunya.
"Sudah lama ,"ucap ibunya.
Lalu piona menaruh sayur serta nasi di atas meja makan yang sudah ada di dapur nya, dan mengajak ibu serta ayahnya makan bersama.
"Oya,pio simpan sayur dan nasi di meja makan ya, untuk kita makan bersama-sama,"ucap piona sambil menyimpan sayuran serta nasi.
Dia tahu kalau ayah dan ibunya pasti belum makan sama sekali setelah pulang kerja seharian di sawah.
"Pio sengaja masak banyak untuk ayah dan ibu,pio tahu kalau ayah dan ibu pasti belum makan dari tadi kan."ucap piona
"Iya nak ayah dan ibu memang belum makan dari tadi,"ucap ayah nya.
Tidak lama kemudian mereka pun duduk di meja makan lalu menghidangkan makanan yang tersedia di meja makan tersebut, karena teringat sesuatu ayah nya berhenti sebentar lalu bertanya kepada piona tentang Dimas.
"Baca doa dulu biar makanan yang kita makan ini jadi berkah untuk kita,"ucap ayah nya mengajak piona berdoa.
Setelah selesai mereka pun mulai makan dengan tenang, piona mengunyah makanan yang dia makan setiap sendoknya.
"Gimana yah apa masak pio enak, jika tidak enak pio minta maaf ya karena pio hanya bisa masak yang ini saja."ucap piona.
"Masakan mu sudah enak dari dulu, ayah dan ibu sangat bersyukur mempunyai anak seperti mu.oya ayah hampir lupa mau bertanya kepada mu, Suamimu kemana karena ayah tidak melihat mobil nya di depan."ucap ayah piona sambil bertanya.
Lalu di jawab oleh piona dan mengatakan bahwa dimas suami nya sedang berada dibandung untuk menyelesaikan tugas nya di sana.
"Dia sedang pulang ke bandung yah, kata nya sih mau nyelesain perkerjaan nya di sana selama seminggu, setelah selesai dia baru kesini lagi untuk menjemput pio."ucap piona
"Lalu kenapa kamu tidak ikut bersama dengan suami mu di sana.? tanya ayah nya pada piona.
Bagaimana piona mau ikut bersama suami nya sementara dia masih sekolah di sini dan
tidak bisa untuk tidak sekolah.
"pio kan masih sekolah di sini yah, lagian kalau piona bolos terus bisa-bisa di keluarkan dari sekolah pio nggak mau hal itu bisa terjadi.' "ucap piona kepada ayahnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments