BAB 12 lanjutan perasaan

"Aku lapar mau kekantin,"Kata piona sambil beranjak meninggalkan mereka bertiga.

"Ikuttttt !,"Kata mereka bertiga serempak sambil mengejar piona.

Sementara dimas yang sedang berada di bandung sibuk dengan urusannya di kantor,sibuk di depan laptop nya dan mengerjakan perkerjaan nya dikantor yang menumpuk.jari jari nya lincah mengetik keyboard.

"Dim, ini berkas berkas kita yang dikalimatan,

dan ini berkas kerja sama kita dengan

perusahaan S, Ucap Prasetyo sambil meletakkan nya diatas meja dan duduk di depan Dimas yang fokus mengerjakan berkas berkas tersebut

"Simpan saja nanti aku akan mengerjakannya,

sekarang aku lagi sibuk."Ucap dimas tanpa mengalihkan perhatiannya.

"Hey,! kamu ini pengantin baru seharusnya kamu sekarang masih bersantai di rumah

bukan malah duduk disini,"Ucap teo

"Haha, mau gimana lagi tugas ku banyak menumpuk, aku tidak mungkin membiarkan perkejaan ku terbengkalai."Ucap dimas sambil tersenyum.

"Perkerjaan mu tidak penting dan tidak akan selesai meski kamu mengerjakan terus seharian, seharusnya kamu menikmati waktu bersama istrmu,"Ucap teo

Dia tidak mengerti mengapa teman nya tersebut lebih memilih berkerja,di banding menghabiskan waktu bersama istrinya.

"Bagaimana apa kemarin kamu udah membuka segel gadis itu,"Ucap teo sambil tersenyum menggoda dimas.

dimas menghentikan perkerjaan sejenak dan tersenyum.

"Kamu gila teo, bagaimana aku mau melakukannya dengan gadis itu dia masih sangat kecil, aku juga tidak menyukai nya dia hanya bisa menyusahkan ku saja."Ucap dimas sambil tersenyum jika mengingat kelakuan gadis yang sudah menjadi istri nya

itu.

"Ooh ayo lah, kamu jangan berbohong padaku,aku tau ko kalau kamu menyukai nya."ucap reo

"Tidak, ayolah jangan konyol apa kamu pikir aku sepicik itu, kenapa harus menyukainya

gadis yang tidak ada apa -apanya.aku bisa saja memilih gadis mana pun yang lebih cantik darinya dan juga bukan gadis nakal seperti dirinya,"ucap Dimas.

"Aku tidak tahu itu, tapi tapi apa kamu tahu hanya dia yang bisa membuat mu tersenyum seperti ini dim, kalian bahkan belum lama menikah tapi kamu bisa tersenyum karenanya , apa kamu ingat itu CEO terkenal dingin dan kejam,"Ucap teo mengingat kan Dimas.

Sejenak dimas terdiam mendengar kata- kata

yang di ucapkan teo,dia memang benar hanya mengingat gadis itu saja sudah bisa membuat nya tersenyum kapan saja.

"Entahlah aku juga tidak tahu, kamu sendiri tahu selama ini aku tidak pernah memikirkan semua hal tentang wanita dan pencinta aku tidak punya waktu untuk itu,"ucap Dimas jujur.

"Sekarang. bagaimana apa kamu masih berpikir bahwa semua itu tidak penting,

ataukah kau sudah berpikir.?"Tanya teo lagi.

"Aku tidak tahu, saat ini aku hanya akan melakukan kehidupan ku seperti biasa, di tambah aku juga harus mengurus gadis itu, aku tidak ingin dia malah menambah masalah yang akan menggangu perkerjaanku,

soal perasaanku biarlah ku urus nanti,"Jelas Dimas kembali sibuk mengerjakan pekerjaan nya.

"Baiklah aku pergi dulu dan ya jangan terlalu kasar pada nya berbaik hati lah sedikit,

ingat biar begitu pun dia itu istrimu, orang yang akan menjagamu sampai nanti,"

Ucap teo tersenyum sambil beranjak berdiri dari duduknya.a

"Haha omongan mu itu teo, seperti orang tua saja, jangan khawatir aku tidak akan menyiksanya seperti yang kamu katakan itu."ucap Dimas sambil tersenyum.

"Baguslah kalau begitu, aku tunggu kabar bahagia dari mu,"ucap teo.

"Kabar bahagia apa maksudmu? aku sudah menikah kabar apa lagi yang kamu tunggu,"ucap Dimas kebingungan.

"Apa lagi? kalau bukan kabar kehamilan istri mu yang akan mewarisi keturunan mu itu,"Jawa teo meninggal kan dimas sambil tertawa.

Di tempat nya dimas tersenyum sendiri, bagaimana mungkin gadis itu bisa hamil di sentuh secoel saja sudah menghindar kabur.

Apalagi jika meminta jatah nya,jatah yang seharusnya dia dapatkan dari gadis itu,di malam pertama pernikahan mereka.

Dikantin piona bersin tiba-tiba seolah ada orang yang sedang membicarakan nya.

"Aduh pio ngius kamu masuk ke kuah ku nih,"ucap Raras

"Udah nggak apa-apa masih enak kok."Ucap Tania polos sambil mencoba kuah bakso milik Raras.

Piona dan yang lain, bergidik ngeri melihat kelakuan teman satu satunya itu, sedari dulu dia memang aneh bin ajaib, piona sendiri bingung dulu ibu nya ngidam apa sampai punya anak seperti Raras.

Episodes
1 1 pernikahan paksa
2 BAB 2 pernikahan paksa
3 BAB,3 Terpaksa harus menikahi om om
4 BAB 4.Pernikahan paksa
5 BAB.5 SAH
6 BAB,6 Malam pertama
7 Malam pertama
8 BAB Babak Permainan
9 BAB 9 Lanjutan babak Permainan
10 BAB 10 MASUK SEKOLAH.
11 BAB 11 perasaan
12 BAB 12 lanjutan perasaan
13 BAB 13. Pulang sekolah
14 BAB 14 MENJEMPUT PIONA
15 BAB 15. Tontonan sedap
16 BAB 16 Pindah sekolah
17 Perkenalan
18 Sugar dan salt
19 Hari libur
20 Gara gara Tania
21 Perkenalkan tokoh
22 Hukuman dari Bu guru
23 Bersama
24 Harusnya Sedih
25 Tamu tak diundang
26 Pulang sekolah
27 BAB 27 Rumah makan.
28 BAB 28 Mulai menerima
29 Apartemen
30 BAB 30 Hukuman kecil
31 BAB 31 Pagi yang indah
32 Rencana
33 Jujur
34 Malam yang indah
35 PULANG kampung
36 Ngumpul sama keluarga
37 Makan malam
38 Berpisah dengan orang tua
39 Perjalanan menuju Bandung
40 Cita cita
41 Malam Romantis
42 Supermarket
43 Tamu Dadakan
44 Mertua yang aneh
45 Makan malam
46 Siap siap ya.
47 Bulan Madu
48 Pagi yang cerah
49 Masuk sekolah
50 Rindu
51 Jalan jalan
52 Kembali
53 Adegan Langsung
54 Harus berpisah
55 Masa Lalu
56 Ancama Lasmi
57 Panggilan Video
58 Diantara mertua
59 Bosan
60 Perang dimulai.
61 Merasa takut
62 Lanjutan merasa takut.
63 Drama Lasmi
64 lanjutan Drama Lasmi
65 Malam pertama
Episodes

Updated 65 Episodes

1
1 pernikahan paksa
2
BAB 2 pernikahan paksa
3
BAB,3 Terpaksa harus menikahi om om
4
BAB 4.Pernikahan paksa
5
BAB.5 SAH
6
BAB,6 Malam pertama
7
Malam pertama
8
BAB Babak Permainan
9
BAB 9 Lanjutan babak Permainan
10
BAB 10 MASUK SEKOLAH.
11
BAB 11 perasaan
12
BAB 12 lanjutan perasaan
13
BAB 13. Pulang sekolah
14
BAB 14 MENJEMPUT PIONA
15
BAB 15. Tontonan sedap
16
BAB 16 Pindah sekolah
17
Perkenalan
18
Sugar dan salt
19
Hari libur
20
Gara gara Tania
21
Perkenalkan tokoh
22
Hukuman dari Bu guru
23
Bersama
24
Harusnya Sedih
25
Tamu tak diundang
26
Pulang sekolah
27
BAB 27 Rumah makan.
28
BAB 28 Mulai menerima
29
Apartemen
30
BAB 30 Hukuman kecil
31
BAB 31 Pagi yang indah
32
Rencana
33
Jujur
34
Malam yang indah
35
PULANG kampung
36
Ngumpul sama keluarga
37
Makan malam
38
Berpisah dengan orang tua
39
Perjalanan menuju Bandung
40
Cita cita
41
Malam Romantis
42
Supermarket
43
Tamu Dadakan
44
Mertua yang aneh
45
Makan malam
46
Siap siap ya.
47
Bulan Madu
48
Pagi yang cerah
49
Masuk sekolah
50
Rindu
51
Jalan jalan
52
Kembali
53
Adegan Langsung
54
Harus berpisah
55
Masa Lalu
56
Ancama Lasmi
57
Panggilan Video
58
Diantara mertua
59
Bosan
60
Perang dimulai.
61
Merasa takut
62
Lanjutan merasa takut.
63
Drama Lasmi
64
lanjutan Drama Lasmi
65
Malam pertama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!