"Dasar Om gila,mana mungkin aku tahan sama dia, dia pikir aku punya perasaan yang sama dengan nya,"sungut piona dalam hati nya
"Ngomong apa kamu barusan"Kata Dimas sambil melirik nya.
Pion nggak ngomong apa apa ko om"Ucap
xpiona
"Ni orang dukun kali ya bisa baca pikiran orang"ucap piona dalam hati
Dia tidak mengerti bagaimana Dimas tahu apa yang sedang piona pikirkan, seolah olah dia menglucapkan nya langsung pada dimas
"Wow, selamat ya bro akhirnya kamu bisa menikah juga"ujap seorang pria yang menghampiri Dimas dan piona
"Selamat ya, kamu cantik,"ucap orang tersebut pada piona
Degg
Hati piona berdegup kencang dia melihat seorang lelaki yang menggunakan baju kebiru biruan, yang sedang berbicara dengan Dimas
"Tampan banget, mau dong di ajak kabur, masih perawan ko, ucap piona dalam hati
"Terimakasih akhir nya Kamu datang juga, kemana pacar mu,? ucap Dimas pada lelaki tersebut
Prasetyo adalah sahabat sekaligus rekan kerja Dimas di perusahaan nya, mereka berteman sejak kecil dari , SMA 3
"Pacar dari mana? kamu kan tau aku nggak ada waktu untuk itu,"jawab Tyo
"Ya, sudah aku mau kesana dulu ya, happy wedding,"ucap lelaki itu sambil tersenyum meninggal kan mereka berdua.
piona. memperhatikan kepergian tyo.dia mencari sosok Tyo di kerubuna tamu namun,
Tyo tak kunjung juga kelihatan.
"Ngapain celingak celinguk,diamihat jangan banyak bergerak malu di lihat orang, tua"
tegas Dimas terhadap piona
Piona mendelik pada dimas dia tidak suka, karena sudah menganggu kesenangan nya.dia mulai diam dan mulai menyalami para tamu yang menurut nya nggak kan habis tujuh turunan.
"Ni orang orang mau apa, ngerampok sih banyak amat," sungut piona dalam hati nya
Dia mulai merasa pegal di kakinya, karena sedari tadi berdiri menyalami para tamu undangan,di tambah lagi ia kebelet pipis karena sudah lama tidak tertahankan.
"Dasar Om gila, suka banget menyiksa cewek manis seperti ku,"sungut piona dalam hati
Beberapa jam kemudianpesta Pun usai, para tamu pulang ke rumah nya masing-masing .
Tidak mungkin mereka singgah di tempat orang, yang ada mereka di kira rampok.berbaju batik oleh pemiliknya.
piona memijit mijit kaki nya karena dari tadi berdiri terus menyalami para tamu, sudah 8, jam piona berdiri.untug saja kaki nya tidak patah karena kelamaan berdiri.
Mandy sana jorok amat ganti baju tidak mandi dulu, Ucap Dimas sambil melempar
handuk bekas yang di pakai nya.
"Piona mengambil handuk yang tepat berada di depan muka nya,ia mengambilnya dengan kesal,ia menatap Dimas dengan tajam, yang di balas oleh Dimas.
"Bentar elah om, masih capek ni lagian Kalau nggak mandi nggak bau ko.ucap piona sambil mencium keteknya.
"Dasar bocah sana mandi saya mau tidar."suruh Dimas pada piona sambil membanring kan tubuh nya di atas kasur.
"jangan tidur di sini om,ntar pion tidur di,? ucap piona tidak suka
"Ya, terserah kamu mau tidur di mana?."Ucap Dimas pada piona
"Tidur aja di bawah sudah jangan nganggu saya mau tidur,"ucap Dimas tanpa berbalik
"Dasar Om Om nyebelin."sungut piona dalam hati nya
Piona beranjak berdiri dari kasur pergi ke kamar mandi dengan wajah yang agak bete dan kesal pada Dimas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
ChaManda
Next
2022-07-08
1
ChaManda
Wkwkw paling kesemutan doang ngk sampe patah Kok pio
2022-07-08
1
ChaManda
Sama aku aja om
2022-07-08
0