Ibu piona terdiam sejenak dan tidak bisa menjawab pertanyaan Piona.
"Bu, kenapa ibu diam? tolong jawab pertanyaan piona bu"ucap piona
"Baik,nak ibu kan Jawab pertanyaan mu tadi, pernikahan yang bapak sama tadi bicarakan
itu adalah pernikahan mu sayang"Ucap ibunya
Seketika itu juga piona terdiam sejenak mendengar jawaban dari ibu nya.
"A-Apa Bu, pernikahan ku,"ucap piona sambil terkejut.
"Iya nak."ucap ibunya
"Tapi Bu piona. masih ingin sekolah dan bermain bersama teman teman pion, kenapa ayah tega menjual piona bu?,ucap piona sambil menangis
"Apa salah piona? bu, sehingga ayah tega berbuat seperti itu terhadap pion bu.ucap
piona
"Kamu tidak salah apa apa nak, hanya saja untuk membayar hutang ayah kepada orang itu, dan untuk membiayai ibu yang sakit sakitan ini,"Ucap ibu nya
"Ibu juga tidak tahu kenapa ayah, kamu tega sama kamu nak"ucap ibu piona
"Maafin ibu nak, ibu tidak bisa berbuat apa-apa selain menyetujui permintaan ayah kamu."ucap ibunya
Piona. terdiam dan tampa sepatah kata kata,ia tak habis pikir kenapa ayah nya tega terhadap diri nya.tampa disadari nya,air mata nya berjatuhan iaengusap mata nya agar tidak berjatuhan namun sia sia. air mata nya tetap berjatuhan
Tepi pukul 05:00 subuh terdengar suara ayah nya menangis sambil menyebut nama ibunya.dan memanggil piona.
"Bu, ibu bangun,Bu sadar lah bu janggan tinggalkan ayah Bu,"ucap ayah piona sambil menangis
"Piona, piona cepat ke sini ibu pingsan."ucap ayah
Piona pun bergegas menghampiri ayahnya.
"Ada apa yah,"tanya piona
"Ibumu pingsan dan cepat kesini bantu ayah untuk menyadarkan nya."ucap ayah piona
"Apa yang terjadi dengan ibu yah."ucap piona
"Ayah juga tidak tahu nak, pada saat ayah mau membangunkan ibu,ibu sudah tidak sadar kan diri,"ucap ayah piona
"Sudah jangan banyak tanya,bantu ayah menyadarkan ibu,"ucap ayah
"Bu,ibu tolong sadarlah bu, jangan tinggalkan pion sama ayah dan adik mu."ucap piona sambil menangis
"Coba ayah periksa pergelangan tangan ibu, apa masih ada denjut nadinya,"ucap piona
"Baik nak."ucap ayah
Saat diperiksa pergelangan tangan ibu nya, denjut nadinya masih ada.
"Gimana yah apa masih bisa di selamat kan,"ucap piona
"Iya masih bisa, Sekarang kamu kemaskan pakaian ibu yang harus kita bawa kerumah sakit."ucap ayah piona
"Kita harus cepat cepat membawa ibu kerumah sakit agar ibu bisa terselamatkan."ucap ayah piona
"Baik yah,"ucap piona
Setelah selesai mengemas kan pakaian ibu nya Piona dan ayah serta adik nya langsung menuju ke rumah sakit terdekat.
Setelah sampai di rumah sakit ibu nya langsung di bawah keruangan UGD.
Dan langsung di tangani oleh dokter.
Tidak lama kemudian dokter pun keluar dari ruangan UGD.
Ayah piona langsung bertanya tentang keadaan istrinya.
"Dokter gimana dengan keadaan istri saya dok?"tanya ayah piona
"Iya apa kah ibu saya baik baik saja."ucap piona
"Begini pak sebaiknya bapak ikut dengan saya keruangan saya, ucap dokter
"Istri bapak terkena penyakit kanker darah dan harus dirawat,di rumah saki jika tidak akibatnya sangat patal."ucap dokter
"Sebelumnya saya mau tanya satu hal sama bapak , sudah berapa kali istri bapak sakit sakitan,"ucap dokter.
"Sudah lama dok, kadang kadang kondisi nya membaik kadang kadang seperti ini."ucap ayah piona.
"Lalu kenapa tidak di bawa ke rumah sakit pak,"ucap dokter
"Kami tidak mempunyai biaya untuk kerumah sakit dok."ucap ayah piona
"Untung bapak cepat membawa istri bapak kerumah sakit jika tidak akibatnya bisa patal."ucap dokter
Tidak lama kemudian ayah piona pun keluar dari ruangan dokter dengan wajah nya yang sedih, dan piona pun bertanya kepada ayahnya Tetang ibu nya
"Ayah, ibu kenapa, apa kah ibu baik baik saja,"ucap piona"
"Pion sayang, ibu mu terkana penyakit kanker darah dan kata dokter harus dirawat di rumah sakit jika tidak akibatnya bisa patal nak."ucap ayah piona
"A-Apa yah, ibu sakit kanker, ucap piona sambil terkejut.
"Iya, sayang.ucap ayah nya
"Sekarang kamu lihat kondisi ibu mu, kamu harus bisa mencari biaya untuk ibumu, jika tidak kita akan kehilangan ibu untuk selamanya,"ucap ayah piona
Tidak lama kemudian piona pun pergi keaminitrasi untuk melihat biaya ibunya.
"Ayah tunggu dulu disini sama adek,"ucap piona
"Lo... emang nya kamu mau kemana."ucap ayah nya
"Piona mau ke ruang administrasi untuk melihat biaya pengobatan ibu yah,"ucap piona
"Ya... sudah kalau gitu, jangan lama-lama ya."ucap ayah nya
"Iya,yah pion cuman sebentar ko,"ucap piona.
"Sus, boleh saya lihat dulu pengobatan ibu saya."ucap piona
"Atas nama siapa.ibu anda?, Tanya suster
"Atas nama Yuni,sus."ucap piona
"Baik tunggu sebentar ya, akan saya periksa dulu apakah ada atas nama Bu Yuni."ucap suster
"Gimana sus, apakah sudah di temukan datanya,"tanya piona
"Iya... ada ini, silahkan kamu cek biaya yang harus dikeluarkan,"ucap suster
Seketika itu juga piona terdiam sejenak dan duduk melihat biaya yang harus dikeluarkan oleh nya.
"Apa sebanyak ini sus,"tanya piona
"Iya, mbak itu sudah jadi peraturan dirumah sakit ini."ucap suster
"Tapi saya belum bawa uang sus, saya mohon kasih saya waktu untuk mencari uang untuk ibu saya sus."ucap piona
"Baik saya, akan kasih waktu tiga hari untuk mencari biaya ibu anda,"ucap suster
Tidak lama kemudian piona pun keluar dari ruangan adminitrasi dengan wajah nya yang sedih.
"Gimana dengan biaya ibu,? tanya ayah nya
"Biaya untuk ibu sangat banyak jumlahnya pak."ucap piona(
"Dan harus cepat di bayar, jika tidak ibu akan di keluarkan,"ucap piona
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
ChaManda
Next kak. Ditunggu
2022-07-02
0
ChaManda
Tanpa
Bukan Tampa
2022-07-02
0