Plora Tiara adalah adik satu satunya yang masih berusia 7tahun ,dia masih kecil dan sangat manja dengan ayah nya,
"Cantik dan sopan semua anak bapak, tidak salah aku memilih anak bapak menjadi menantu ku"ucap seorang pria paruh baya itu.
"Haha bapak setia biasa saja harynya aku yang bangga karena anak ku menjadi menantu ku"ucap ayah piona sambil tersenyum dia terlihat bahagia kedatangan tamu tersebut.
Piona melirik kearah ibu nya yang sedari tadi diam saja,tak bisa nya ibunya diam seperti itu
"Ya sudah pak kami pamit pulang dulu q sudah sore a, nanti aku akan mengabarimu lagi mengenai pernikahan anak anak kita"ucap setia pria paruh baya yang di panggil ayah nya tadi
piona agak kebingungan dengan pembicaraan ayah dan pria itu dan pertanyaan tentang pernikahan siapa yang di bicarakan ayah,
Sementara dirumahnya hanya ada satu anak gadis yaitu dirinya sendiri.
Mereka beranjak berdiri dan menyalami ayah dan ibunya piona.
"Baik-baik ya kamu, lucu sekali kamu nak"ucap seorang ibu paruh baya saat piona menyalami mereka.
Piona tersenyum malu mendengar pujian dari wanita tersebut kembali menyalami lelaki yang tadi menatap nya, Piona mendelik pada nya tidak suka seolah dia tidak tahu di sukai lelaki itu tersebut sinis pada nya, seolah mengibarkan bendera perang pada nya.
piona mendengus dia menatap baik pria tersebut
"Awas saja kamu nanti"ucap piona dalam hati
"Dari mana saja kamu jam segini baru pulang"tanya ayah nya tajam saat tamu tamu tersebut sudah pergi meninggalkan rumah mereka.
"Pion, baru pulang belajar kelompok pak di rumah teman teman piona"ujar piona menatap ayahnya dengan takut.
"Alasan kamu, masuk kamar dan ganti pakaian mu itu, kamu hampir saja membuat ku malu di depan keluarga pak setia"ujar ayah dengan nada tinggi
Piona berjalan memasuki kamar yang terletak di samping kamar ibu dan ayah nya.
Piona langsung menutup pintu kamar nya tersebut dan duduk di ranjang nya, sambil kembali berpikir siapa yang akan mau di nikahkan karena anak gadis satu satunya hanya dia seorang dirumahnya.
Mata nya mulai mengeluarkan air, piona mencoba menyeka air matanya namun sia sia air mata nya tak kunjung berhenti.
Dia tidak menyangka ayah nya yang dulu sayang pada nya kini telah membentak nya dengan keras.
"Kenapa kamu menangis pion,"ibu nya memasuki kamar dan menghampiri gadis yang telah menangis tersebut
"Kenapa bapak tiba tiba marah sama pion bu?.apa salah piona sampai bapak kasar sama pion sekarang"Adu piona sambil memeluk ibu nya.
"Cuap-cuap sudah kamu jangan menangis , kamu nggak salah apa apa pion, kenapa kamu bisa berpikir seperti itu"ujar ibu nya sambil menyeka air mata piona.
"Habis piona nunggu, kenapa bapak tiba-tiba marah sama pion.dulu bapak baik sama pion tapi sekarang tiba tiba berubah"ucap piona tersendu sendu.
"Ayah sayang sama kamu ko, jangan berpikir yang aneh aneh sudah lah jangan menangis terus"ujar ibu nya sambil menyeka air mata piona.
"Bu apa pion boleh tanya satu hal sama ibu"ujar piona
"Kamu mau tanya apa sayang? tanya ibu balik
"Pion, mau tanya pernikahan siapa tadi?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
ChaManda
Semangat Pion kamu pasti bisa
2022-07-02
0