kisah yang serupa

Kedekatan antara Ibu Farida dan Asha terjalin begitu saja. Asha yang sejatinya ramah dan sopan sangat mudah untuk disukai. Sementara itu Ibu Farida yang kesepian menarik simpati Asha untuk selalu ada jika dibutuhkan.

Keduanya menjadi dekat satu sama lain. Sedikit demi sedikit Ibu Farida mulai mengetahui kisah pilu kehidupan Asha.Diusia yang terbilang sangat belia menanggung beban hidup yang begitu berat.

Ibu Farida membandingkan dirinya dengan Asha.Mereka memiliki kisah nyaris serupa. Namun Ibu Farida masih beruntung ditinggalkan dalam keadaan masih memiliki usaha walau terbilang kecil dan anak yang dalam keadaan sehat.

Terbesit rasa kagumnya pada sosok belia yang tangguh itu .Sungguh merugi laki laki yang telah mencampakkannya. Andai saja Asha adalah menantunya pasti Ibu Farida akan sangat menyayanginya.

" Bodoh sekali laki laki yang membuangmu Sha. Dia tidak bisa membedakan berlian dengan batu akik .Sama sama cantik tapi yang satu kilau asli dan yang lain kilaunya polesan. " Gerutu Ibu Farida.

Mereka lagi duduk di teras samping rumah Ibu Farida. Sambil minum teh di sore hari minggu. Sementara Resha tertidur di karpet ruang tengah tidak jauh dari Asha berada setelah lelah bermain boneka.

" Mungkin dia lebih membutuhkan wanita itu, Bu. Asha tidak punya apa apa untuk membuatnya bertahan. Asha hanya hambatan yang harus segera dia singkirkan agar dia bisa menjadi lebih baik. " Ucap Asha terlihat tenang.

" Apa kamu sudah ikhlas, Sha ? " Ibu Farida menatap teduh.

" Andai Asha tidak ikhlas pun bukannya bisa mengembalikan semua yang hilang ,Bu. Dengan ikhlas setidaknya Asha bisa mengurangi rasa sakit. " Asha tersenyum manis ke arah Ibu Farida.

" Ibu salut dengan mu. Aku saja kadang kadang belum bisa ikhlas dengan apa yang telah mantan suamiku lakukan pada ku. " Ucap Ibu Farida lirih dan menarik perhatian Asha.

" Apa maksud Ibu ? "

" Kisahmu hampir mirip dengan Ibu ,Sha .Tapi Ibu masih beruntung karena masih punya usaha kecil waktu itu dan tidak harus melarikan diri seperti mu. Dan lagi Roman dalam keadaan sehat ." Jelas Ibu Farida.

" Ya ampun, Ibu juga ditinggalkan ya ?" Ibu Farida mengangguk setelah menyesap teh hijau miliknya. Setelah itu meletakkan kembali cangkir teh itu di meja.

" Aku dan ayah Roman satu sekolah sejak sekolah menengah pertama sampai menengah atas di jakarta. Singkat kata kami pacaran. Tapi ada temanku yang terobsesi padanya. Waktu acara perpisahan kami Studi tour ke sini .Ayah Roman masuk dalam jebakan wanita itu hingga mereka tidur bersama. Kamu tahukan maksudku ? " Asha mengangguk.

" Mereka terpaksa dinikahkan, untuk mengantisipasi kalau wanita itu hamil. Dengan perjanjian tiga bulan kemudian mereka bercerai jika wanita itu tidak hamil. Akhirnya mereka bercerai karena yang ditakutkan orang tua wanita itu tidak terjadi. "

" Ayah Roman kembali mendekatiku ,dan karena cinta itu masih ada aku menerimanya. Kami memutuskan menikah sambil kuliah. Sama sama bekerja paruh waktu untuk melanjutkan studi dan hidup kami. "

" Wah, romantis sekali. " Sela Asha dengan mimik gemas.

" Awalnya iya, tapi tidak berlangsung lama. Aku menempuh pendidikan sebagai desainer selama tiga tahun. Setelah lulus dengan modal yang minim aku mulai menghasilkan dan bisa membangun butik kecil di sudut kota Jakarta. "

" Ibu Desainer yaa ?, Itu impianku dari dulu ." Asha terlihat sedikit kecewa mengingat cita citanya, tetapi masih dengan senyuman khasnya.

" Ya, dengan itulah aku berhasil membuat Ayah Roman menjadi sarjana dan melanjutkan ke S2. Tapi itulah yang membuatnya berubah. Gelar S2 itu tidak membuatnya dengan mudah dapat pekerjaan. " Ibu Farida merasa sesak di dadanya. Mengenang masa lalu yang pahit masih membuatnya masih merasakan sakitnya .

" Ketika Roman berumur tiga tahun, tiba tiba Ayahnya minta bercerai, karena dia akan menikah dengan mantan istrinya. Wanita itu telah kembali dari luar negeri setelah lima tahun melanjutkan studinya. "

Air mata kecewa itu mengalir kembali. Ibu Farida mengusap pipi basahnya sambil melanjutkan kisahnya.

" Alasannya tidak bisa kuterima. Hanya ingin dihargai sebagai orang berpendidikan tinggi. Mantan ayah mertuanya menawarkan jabatan sebagai CEO di Perusahaannya jika mau menikahi anaknya kembali. " Ibu Farida menghela napas kasar.

" Kamu tahu, Sha. Setelah apa yang aku lakukan untuknya, menjadikannya seorang yang berpendidikan tinggi tiba tiba orang yang pernah menghinanya datang menawarkan kekuasaan . Tapi Ayah Roman telah buta oleh janji manis ,bukan kekuasaan yang dia dapatkan melainkan dikuasai dan dijadikan boneka. "

" Ibu telah mengingatkannya waktu itu, orang kaya akan melakukan apapun agar dia semakin kaya. Tidak peduli harus memisahkan istri dari suaminya. Atau anak dari ayahnya. Mereka menghalalkan segala cara mendapatkan apa yang mereka inginkan. " Tiba tiba Ibu Farida terkekeh namun terdengar miris.

" Dia berkata sangat mencintaiku ,dan akan kembali padaku setelah dia mendapatkan yang dia mau. Tapi aku menolaknya. Kamu tahu, Sha. Ibu memberinya dua pilihan. "

" Apa Bu, pilihannya. " Tanya Asha.

" Tetaplah bersamaku dan Roman, membangun usaha dari nol bersama. Atau ceraikan aku tapi keluarkan semua uang yang kukeluarkan untuk pendidikannya.

"Apa yang dipilih Bapak, Bu ? " Tanya Asha lagi.

" Dia mengembalikan semua biaya pendidikannya. Sangat menyakitkan bukan ? Dia akhirnya mencampakkan ku. " Ibu Farida tertawa menyedihkan bersamaan dengan luruhnya air matanya.

" Kamu tahu kenapa Ibu memintanya mengeluarkan biaya pendidikan itu ? Asha hanya mengelengkan kepalanya.

" Karena kalau dia memilih untuk pergi, Ibu tidak lagi merasakan penyesalan membiayai pendidikannya. Tidak ada lagi yang terhubung antara kami kecuali Roman. Dan aku benar benar menghabiskan apapun tentangnya dihatiku. " Ibu Farida menatap Asha lekat.

" Itulah yang membuat Ibu kagum padamu ,Sha .Kamu begitu ikhlas dan berlapang hati. Sedangkan Ibu, setelah ayah Roman mengembalikan uang itu tetap saja rasa sakit itu masih ada mengusik setiap kali mengingat lemahnya cinta itu. "

" Dia menggantikan Ibu dan Roman dengan kepuasannya terhadap harta dan kekuasaan. Kami tidak berarti baginya dibanding semua itu. Apalagi wanita itu kembali dengan wajah yang berbeda, lebih cantik dan seksi. Tapi semua itu palsu atau permak plastik. " Ibu Farida kembali terkekeh.

" Dia cantik karena uang, Bu. Tapi Ibu cantik dari hati, lebih bercahaya dan terlihat alami. Percayalah kecantikan dari dalam itu lebih mempesona dari pada cantik wajah tapi hatinya Nauzubillah. " Ucap Asha mencoba menghibur .

" Kamu benar, Sayang. Dan itulah dirimu, tetaplah jadi Ashayang begini jangan pernah mengingat rasa sakit itu. Kalau tidak mau hidup seperti Ibu. Move on ,lanjutkan hidupmu dan carilah Papi baru untuk Resha. Jangan seperti Ibu, terperangkap dalam masa lalu. " Ucap Ibu Farida sembari membelai kepala Asha.

" Ibu masih cantik, nikah aja lagi. Pasti masih banyak yang mau, percaya deh sama Asha." Ucap Asha sungguh sungguh.

" Kamu ini, Ibu malu sama cermin tau !" Ucap Ibu Farida akhirnya jengkel dan menghempaskan punggungnya di kursi malas itu.

" Benaran , Ibu masih cantik. " Ucap Asha lagi.

" Huuft... Waktu Roman berumur sepuluh tahun, Ayahnya pernah datang minta kembali tapi Ibu tolak mentah mentah. Hanya karena dia bilang masih mencintai Ibu dan dia merasa tertekan oleh istrinya. " Helaan napasnya kembali terdengar.

" Ibu bilang padanya, itu pilihannya maka bertanggung jawablah sampai akhir dan selamat menikmati penderitaan. Padahal luka yang ditinggalkannya membuat Ibu tidak mampu membuka hati pada lelaki lain. Sangat dalam dan sakit. " Ibu Farida reflek memegang dadanya.

" Cobalah untuk benar benar melepaskan, Bu. Agar rasa sakitnya berkurang. Percaya sama Asha , ikhlas itu lebih ringan dan tenang. " Asha mengelus lutut Ibu Farida dengan lembut.

" Kamu benar, Nak. Sepertinya Ibu harus banyak belajar dari kamu tentang ikhlas. Kamu hebat ! " Ibu Farida tersenyum bangga pada Asha.

" Biasa aja kali ,Bu ." Asha pun tersenyum manis.

" Oh iya, Sha. Kamu bilang keluarga suamimu orang terpandang di Jakarta. Emangnya siapa nama keluarganya ? " Tanya Ibu Farida penasaran.

" Tapi Ibu janji ya, jangan bilang siapa siapa. Asha takut ada yang tahu keberadaan kami. " Ibu Farida akhirnya mengangguk.

" Oke, Ibu janji !"

" Namanya Reynal Amris, pewaris utama Amris Hotel And Resort. "

" Hah.....

...****************...

Terpopuler

Comments

karin Ke

karin Ke

jangan2 mantan suami ibu farida itu,, ayahnya si rey 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
lanjut kk author 😀😀😀😀😀

2024-07-17

2

Sandisalbiah

Sandisalbiah

nyatanya di RL manusia juga lebih silau dgn harta.. suka lupa asalnya.. susah dan merintis karir / usaha dgn siapa.. hiliran sukses malah lupa dan lebih suka menxari kesenangan dan kepuasan diri sendiri dan melupakan, mengabaikan siapa yg jadi teman yg membersamainya dlm berjuang menuju sukses nya

2024-07-11

0

Juan Sastra

Juan Sastra

aduhh asha kok...

2024-05-31

1

lihat semua
Episodes
1 Retak seribu
2 Pergi
3 Meninggalkan luka
4 Sakit yang berbalas
5 Awal pengkhianatan Rey
6 Asha Dimana...?
7 Setengah dari kebenaran
8 Bertemu kembali
9 kisah yang serupa
10 Kecewa
11 Penyesalan Roman
12 Bertemu ( Asha & Roman )
13 Perdebatan pertama
14 Jangan menyakitinya
15 Gagal ginjal ?
16 Pergilah Nia...
17 Bertemu masa lalu
18 Galaunya Roman
19 Donor ginjal !!
20 Hasil test Umi Aminah
21 Pengorbanan dan balasan
22 Butik Bunda
23 Entahlah.....
24 Jadilah istrinya...
25 Hari yang mendebarkan
26 Tiga lelaki galau
27 Resha sadar
28 Menikah lagi ??
29 Kebersamaan
30 Harga diri yang terluka
31 Mengambil keputusan
32 Pilihan untuk Nia
33 Komitmen dan chemistry
34 Kedatangan Nia
35 Suara Suara Sumbang
36 Salah paham
37 Kata penuh duri
38 Malam panjang
39 Resepsi
40 Bertemu masa lalu
41 Malam yang menegangkan
42 Cerita tentang Asha
43 Terlambat Rey
44 Keputusan
45 Dua wanita kesepian
46 Cemburu
47 Tentang rasa
48 Kata cinta
49 Asha kenapa...?
50 Asha kenapa 2
51 Kemarahan
52 Tiga hati yang terluka
53 Melukainya
54 Asha yang malang
55 Penyesalan
56 Tak ingin melihatnya
57 Menanti jalan kembali
58 Ingin melupakannya
59 Rindu yang tersisa
60 Selalu ada untukmu
61 Semangat
62 Mobil untuk Asha
63 Mertua vs Menantu
64 Supir jahil
65 Beri satu kesempatan
66 Lepaskanlah...
67 Masih menunggumu
68 Merindukanmu
69 Rencana Babymoon
70 Antara Asha dan Nia
71 Kisah Budi dan Farida
72 Berakhir sudah
73 Nasehat untuk Rey
74 Kesalahan Roman
75 Cantika yang malang
76 Kekesalan Cantika
77 Hari terakhir di Jepang
78 Rasa Rey untuk Resha
79 Cinta yang tak bisa dimiliki
80 ROMANSHA CORP
81 Salah alamat
82 Kehilangan sesuatu yang berharga
83 Menolak tanggung jawab
84 Papa untuk Resha
85 Kamila dan Serly...???
86 Cerita Serly
87 Jebakan Rey
88 Kamila oh Kamila
89 Menikah...?
90 Titik terang
91 Baby twins
92 Awal langkah Yuda
93 Sang Pengagum Rahasia
94 Bertemu Yuda
95 Kesal tapi Nyaman
96 Perasaan Yuda
97 Lamaran Dadakan
98 Akhirnya... menikah !!
99 From Author
100 Making love...?
101 Sisi lain Cantika
102 Rahasia Hati
103 Papa Yuda
104 Surat dari Author
105 Drama Asha
106 Insecure
107 Saling bicara
108 I love You so much
109 Yuda yang malang
110 Akhirnya...
111 Yuda untuk Cantika
112 Akhir yang bahagia
113 Liontin ( Petaka Cinta Cantika)
114 Promosi...!!
115 Promo novel baru !!!
116 Promo novel baru
117 Kabar penting!!!
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Retak seribu
2
Pergi
3
Meninggalkan luka
4
Sakit yang berbalas
5
Awal pengkhianatan Rey
6
Asha Dimana...?
7
Setengah dari kebenaran
8
Bertemu kembali
9
kisah yang serupa
10
Kecewa
11
Penyesalan Roman
12
Bertemu ( Asha & Roman )
13
Perdebatan pertama
14
Jangan menyakitinya
15
Gagal ginjal ?
16
Pergilah Nia...
17
Bertemu masa lalu
18
Galaunya Roman
19
Donor ginjal !!
20
Hasil test Umi Aminah
21
Pengorbanan dan balasan
22
Butik Bunda
23
Entahlah.....
24
Jadilah istrinya...
25
Hari yang mendebarkan
26
Tiga lelaki galau
27
Resha sadar
28
Menikah lagi ??
29
Kebersamaan
30
Harga diri yang terluka
31
Mengambil keputusan
32
Pilihan untuk Nia
33
Komitmen dan chemistry
34
Kedatangan Nia
35
Suara Suara Sumbang
36
Salah paham
37
Kata penuh duri
38
Malam panjang
39
Resepsi
40
Bertemu masa lalu
41
Malam yang menegangkan
42
Cerita tentang Asha
43
Terlambat Rey
44
Keputusan
45
Dua wanita kesepian
46
Cemburu
47
Tentang rasa
48
Kata cinta
49
Asha kenapa...?
50
Asha kenapa 2
51
Kemarahan
52
Tiga hati yang terluka
53
Melukainya
54
Asha yang malang
55
Penyesalan
56
Tak ingin melihatnya
57
Menanti jalan kembali
58
Ingin melupakannya
59
Rindu yang tersisa
60
Selalu ada untukmu
61
Semangat
62
Mobil untuk Asha
63
Mertua vs Menantu
64
Supir jahil
65
Beri satu kesempatan
66
Lepaskanlah...
67
Masih menunggumu
68
Merindukanmu
69
Rencana Babymoon
70
Antara Asha dan Nia
71
Kisah Budi dan Farida
72
Berakhir sudah
73
Nasehat untuk Rey
74
Kesalahan Roman
75
Cantika yang malang
76
Kekesalan Cantika
77
Hari terakhir di Jepang
78
Rasa Rey untuk Resha
79
Cinta yang tak bisa dimiliki
80
ROMANSHA CORP
81
Salah alamat
82
Kehilangan sesuatu yang berharga
83
Menolak tanggung jawab
84
Papa untuk Resha
85
Kamila dan Serly...???
86
Cerita Serly
87
Jebakan Rey
88
Kamila oh Kamila
89
Menikah...?
90
Titik terang
91
Baby twins
92
Awal langkah Yuda
93
Sang Pengagum Rahasia
94
Bertemu Yuda
95
Kesal tapi Nyaman
96
Perasaan Yuda
97
Lamaran Dadakan
98
Akhirnya... menikah !!
99
From Author
100
Making love...?
101
Sisi lain Cantika
102
Rahasia Hati
103
Papa Yuda
104
Surat dari Author
105
Drama Asha
106
Insecure
107
Saling bicara
108
I love You so much
109
Yuda yang malang
110
Akhirnya...
111
Yuda untuk Cantika
112
Akhir yang bahagia
113
Liontin ( Petaka Cinta Cantika)
114
Promosi...!!
115
Promo novel baru !!!
116
Promo novel baru
117
Kabar penting!!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!