Preparation for Departure 2-1

Sudah dua hari semenjak kejadian zombie mutasi menyerang markas utama Zombie Resistance Indonesia, orang-orang yang masih hidup sekarang tinggal di markas utama Zombie Resistance yang sekarang kondisinya rusak parah, untungnya para anggota Zombie Resistance di sana memiliki metode baru untuk benar-benar membunuh para zombie yang berdatangan, setelah mengalami peristiwa menyakitkan dikarenakan mereka membiarkan satu zombie memakan zombie lainnya, kali ini setelah membunuh zombie, mereka akan segera membakar mayatnya agar tidak terjadi mutasi lagi, bukan hanya yang mencoba memasuki gerbang utama, zombie yang ada di area satu kilometer dari gerbang utama juga dibunuh dan dibakar. Anggota Zombie Resistance memiliki giliran masing-masing untuk memeriksa area itu dan hari ini giliran Tim Elang. Tim Elang mendapatkan giliran waktu malam hari, jadi pagi ini mereka bisa bersiap-siap dahulu, namun bukannya bersiap-siap, mereka sedang sibuk sendiri. Wahidyn sedang merakit sesuatu yang dirakitnya dulu dan sepertinya masiih belum selesai, Septian sedang istirahat sambil memainkan handphonenya, Dani sedang menggambar sesuatu dan Wahyu masih belum bangun dari tidurnya. Mereka melakukan kegitatan mereka masing-masing dengan santainya seperti tidak pernah terjadi apa-apa kepada mereka. Lalu tiba-tiba ada suara pengumuman dari loudspeaker yang ada di ruangan mereka.

“Dimohon kepada Ketua dari Tim Elang, Wahyu, untuk segera ke ruang Kapten” suara dari loudspeaker yang ada di ruangan Tim Elang.

“Hei, Wahyu dipanggil lho, kalian tidak mau membangunkannya?” tanya Dani kepada Septian dan Wahidyn.

“Tidak, aku lagi sibuk, lagian dia akan mengoceh tidak jelas jika kau membangunkannya sebelum dia bangun sendiri” jawab Septian.

“Aku sedang ingin menyelesaikan penemuanku” jawab Wahidyn Wahidyn.

“Masalahnya dia di suruh ke ruangan Kapten, mungkin itu sesuatu yang penting” ucap Dani. Septian dan Wahidyn tidak mendengarkan ucapan Dani dan terus melakukan apa yang sedang mereka lakukan.

“Baiklah kalau begitu, aku yang akan membangunkannya” ucap Dani berdiri dan akan mencoba membangunkan Wahyu. Dani menggoyang-goyangkan tubuh Wahyu untuk membuatnya bangun namun Wahyu masih belum bangun. “Dia benar-benar susah di bangunkan” ucap Dani yang mulai menyerah membangunkan Wahyu.

Dani sudah mulai menyerah membangunkan Wahyu dengan baik-baik, akhirnya dia mencoba untuk membangunkan Wahyu dengan menempelkan pistol miliknya di pipi Wahyu, di saat Dani melakukan hal itu, tangan Wahyu tiba-tiba bergerak mengambil pistol miliknya kemudian mengarahkannya ke arah Dani, Dani terkejut hingga tidak bisa bergerak dan merasa kalau hidupnya akan berakhir di tangan temannya sendiri, namun sebuah tangan telah memegang tangan Wahyu dan membelokkan arah tembakkannya, tangan Wahyu langsung menarik pelatuk pistolnya dan membuat suara tembakan yang membangunkan Wahyu. Terbangun oleh suara tembakan, Wahyu langsung melihat ke sekitar dan dia terhenti saat melihat tangan Septian sedang memegangi tangan Wahyu.

“Septian, apa yang mau kau lakukan padaku saat aku sedang tidur?” tanya Wahyu merasa sedikit merinding melihat Septian yang terus memegangi tangannya.

“Jangan ngawur! Kau hampir membunuh temanmu kau tahu” bentak Septian marah dan melepaskan tangannya dari tangan Wahyu, yang juga membuat Wahyu menjatuhkan pistolnya.

“Maaf, aku hanya bercanda” Wahyu menggosok matanya dan meregangkan tubuhnya “Jadi apa yang kulakukan kali ini?” tanya Wahyu.

“Entahlah, tanya sendiri pada korbanmu itu” jawab Septian sambil menoleh ke arah Dani yang sedang duduk ketakutan karena hampir saja nyawanya menghilang.

“Maaf ya Dan, apapun yang baru saja kulakukan, aku tidak sengaja” ucap Wahyu menghampiri Dani dan saat dia menghampiri Dani kakinya membentur sesuatu, Wahyu melihat apa yang membentur kakinya dan ternyata itu adalah sebuah pistol yang baru saja digunakan, mengetahui masih ada sedikit asap yang keluar dari lubang pistol itu.

“Sepertinya aku tahu kenapa dia bisa jadi seperti itu” ucap Wahyu sambil sedikit tersenyum.

“Itu tidaklah lucu kau tahu, kau hampir meledakkan ruangan kita dengan granat saat kita masih pelatihan, kau harusnya menghilangkan kebiasaan burukmu!” ucap Septian mengeluh.

“Iya, aku minta maaf, jadi kenapa Dani mencoba membangunkanku?” tanya Wahyu. “Kau di suruh ke ruang Kapten” jawab Wahidyn. “Oh begitu ya, kalau begitu aku pergi dulu” ucap Wahyu dan bersiap untuk pergi ke ruang Kapten. “Basuh mukamu dulu, tampangmu mengerikan tahu” ucap Septian.

Wahyu segera membasuh mukanya dan pergi ke ruang Kapten, tapi tanpa Wahyu ketahui, Wahidyn sudah memasang sebuah microfon kecil untuk mendengarkan semua pembicaraan Wahyu.

“Kau yakin kita boleh melakukan ini Wahidyn?” tanya septian yang sedang duduk di samping Wahidyn. “Kita hanya ingin tahu apa yang dilakukan Ketua kita, itu bukanlah hal yang buruk” jawab Wahidyn sambil mempersiapkan jam tangannya untuk mendengar semua pembicaraan di sekitar Wahyu.

Wahidyn dan Septian berencana untuk mendengar apa yang ingin dibicarakan para atasan Zombie Resistance kepada Wahyu tanpa sepengetahuan Wahyu sendiri, sedangkan Dani masih duduk kaku karena nyawanya hampir saja hilang. Wahyu sudah sampai di ruang Kapten kemudian memasukinya. Di saat Wahyu masuk, dia langsung takjub mengetahui ruang Kapten dipenuhi hal-hal yang menakjubkan, senjata-senjata yang canggih dan rompi anti peluru terpajang di dinding, ada komputer dengan spesifikasi yang canggih di atas meja Kapten, dan sebuah layar LED besar yang digunakan untuk berkomunikasi dengan Zombie Resistance negara lain. Setelah melihat-lihat sekitar, akhirnya Wahyu melapor kepada Wakil Kapten yang sedang duduk di kursi Kapten.

“Wahyu dari Tim Elang melapor untuk menjawab panggilan” ucap Wahyu sambil menghormat kepada Wakil Kapten.

“Tidak perlu hormat, aku masih Wakil Kapten, turunkan tanganmu” ucap Wakil Kapten. “Baik pak!” jawab Wahyu menurunkan tangannya dan mengambil posisi siap.

“Baiklah, sekarang alasan kenapa aku memanggilmu kesini sendirian adalah tentang pemilihan Kapten Zombie Resistance Indonesia yang baru” Wakil Kapten kemudian menunjuk ke arah Wahyu “Wahyu, kau adalah orang yang paling cocok untuk posisi itu” ucap Wakil Kapten. Ucapan dari Wakil Kapten membuat semua orang terkejut, Wahyu, Septian dan Wahidyn yang mendengarkannya dari ruangan Tim Elang, dan bahkan semua anggota Zombie Resistance senior yang ada di ruangan itu.

Episodes
1 The First Mutation 1-1
2 The First Mutation 1-2
3 The First Mutation 1-3
4 Preparation for Departure 2-1
5 Preparation for Departure 2-2
6 Preparation for Departure 2-3
7 Crisis on Departure 3-1
8 Crisis on Departure 3-2
9 Mission at New Land 4-1
10 Mission at New Land 4-2
11 Mission at New Land 4-3
12 Another Mutation 5-1
13 Another Mutation 5-2
14 Another Mutation 5-3
15 Another Mutation 5-4
16 The Team's Bond 5.5
17 A New Shelter 6-1
18 A New Shelter 6-2
19 The Development of The Sniper 7-1
20 The Development of The Sniper 7-2
21 Mission Under Another Command 8-1
22 Mission Under Another Command 8-2
23 Mission Under Another Command 8-3
24 A Farewell Gift From a Captain 8.5
25 The Experience of Fear 9-1
26 The Experience of Fear 9-2
27 The Experience of Fear 9-3
28 The Match 10-1
29 The Match 10-2
30 The Match 10-3
31 The Duel 11-1
32 The Duel 11-2
33 Incoming Danger 12-1
34 Incoming Danger 12-2
35 Incoming Danger 12-3
36 Incoming Danger 12-4
37 The Hawk Take The Shot 13-1
38 The Hawk Take The Shot 13-2
39 The Hawk Take The Shot 13-3
40 The Hawk Take The Shot 13-4
41 The Hawk Take The Shot 13-5
42 The Hawk Take The Shot 13-6
43 The Hawk Take The Shot 13-7
44 The Hawk Take The Shot 13-8
45 The Hawk Take The Shot 13-9
46 Happy Time After The Battle 14-1
47 Happy Time After The Battle 14-2
48 Happy Time After The Battle 14-3
49 Happy Time After The Battle 14-4
50 Another Task To Fulfill 15-1
51 Another Task To Fulfill 15-2
52 Another Task To Fulfill 15-3
53 Another Task To Fulfill 15-4
54 A Glimpse Of The Past 16-1
55 A Glimpse Of The Past 16-2
56 New Mission, New Member 17-1
57 New Mission, New Member 17-2
58 New Mission, New Member 17-3
59 New Mission, New Member 17-4
60 Airport Cleaning 18-1
61 Airport Cleaning 18-2
62 Airport Cleaning 18-3
63 Airport Cleaning 18-4
64 Airport Cleaning 18-5
65 Airport Cleaning 18-6
66 A Promise That Need To Be Kept 19
67 A Truth Or A Lie 20-1
68 A Truth Or A Lie 20-2
69 A Truth Or A Lie 20-3
70 A Truth Or A Lie 20-4
71 The Snow That Kills 21-1
72 The Snow That Kills 21-2
73 The Snow That Kills 21-3
74 The Snow That Kills 21-4
75 The Snow That Kills 21-5
76 The Snow That Kills 21-6
77 The Snow That Kills 21-7
78 The Deal 22-1
79 The Deal 22-2
80 The Deal 22-3
81 The Rogue 23-1
82 The Rogue 23-2
83 The Rogue 23-3
Episodes

Updated 83 Episodes

1
The First Mutation 1-1
2
The First Mutation 1-2
3
The First Mutation 1-3
4
Preparation for Departure 2-1
5
Preparation for Departure 2-2
6
Preparation for Departure 2-3
7
Crisis on Departure 3-1
8
Crisis on Departure 3-2
9
Mission at New Land 4-1
10
Mission at New Land 4-2
11
Mission at New Land 4-3
12
Another Mutation 5-1
13
Another Mutation 5-2
14
Another Mutation 5-3
15
Another Mutation 5-4
16
The Team's Bond 5.5
17
A New Shelter 6-1
18
A New Shelter 6-2
19
The Development of The Sniper 7-1
20
The Development of The Sniper 7-2
21
Mission Under Another Command 8-1
22
Mission Under Another Command 8-2
23
Mission Under Another Command 8-3
24
A Farewell Gift From a Captain 8.5
25
The Experience of Fear 9-1
26
The Experience of Fear 9-2
27
The Experience of Fear 9-3
28
The Match 10-1
29
The Match 10-2
30
The Match 10-3
31
The Duel 11-1
32
The Duel 11-2
33
Incoming Danger 12-1
34
Incoming Danger 12-2
35
Incoming Danger 12-3
36
Incoming Danger 12-4
37
The Hawk Take The Shot 13-1
38
The Hawk Take The Shot 13-2
39
The Hawk Take The Shot 13-3
40
The Hawk Take The Shot 13-4
41
The Hawk Take The Shot 13-5
42
The Hawk Take The Shot 13-6
43
The Hawk Take The Shot 13-7
44
The Hawk Take The Shot 13-8
45
The Hawk Take The Shot 13-9
46
Happy Time After The Battle 14-1
47
Happy Time After The Battle 14-2
48
Happy Time After The Battle 14-3
49
Happy Time After The Battle 14-4
50
Another Task To Fulfill 15-1
51
Another Task To Fulfill 15-2
52
Another Task To Fulfill 15-3
53
Another Task To Fulfill 15-4
54
A Glimpse Of The Past 16-1
55
A Glimpse Of The Past 16-2
56
New Mission, New Member 17-1
57
New Mission, New Member 17-2
58
New Mission, New Member 17-3
59
New Mission, New Member 17-4
60
Airport Cleaning 18-1
61
Airport Cleaning 18-2
62
Airport Cleaning 18-3
63
Airport Cleaning 18-4
64
Airport Cleaning 18-5
65
Airport Cleaning 18-6
66
A Promise That Need To Be Kept 19
67
A Truth Or A Lie 20-1
68
A Truth Or A Lie 20-2
69
A Truth Or A Lie 20-3
70
A Truth Or A Lie 20-4
71
The Snow That Kills 21-1
72
The Snow That Kills 21-2
73
The Snow That Kills 21-3
74
The Snow That Kills 21-4
75
The Snow That Kills 21-5
76
The Snow That Kills 21-6
77
The Snow That Kills 21-7
78
The Deal 22-1
79
The Deal 22-2
80
The Deal 22-3
81
The Rogue 23-1
82
The Rogue 23-2
83
The Rogue 23-3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!