Jika semua harus di hitung mundur, Tolu seharusnya tidak menuju ke hutan untuk menimba air dan mencari kayu bakar. Andai semua ini di lalui dengan rasa bersabar, maka tidak ada musibah silih berganti atau hal besar yang membuat hidup semakin menderita. Tapi waktu tidak bisa terulang atau di ganti untuk menghapus detik yang salah. Cahaya kobaran api telah menyala di tangan kirinya.
Dahulu gadis cantik itu sangat taat beribadah, beberapa anggota tubuh selalu basah dengan air wudhu dan suara merdu dalam membaca ayat suci Al qur’an. Semuanya berubah dalam sekejap, Tolu yang mengamalkan ilmu putih dan hitam. Dia tidak seta'at dahulu, Tolu hanya mengamalkan kajian ilmu kejawen jawa yang salah satunya adalah puasa mutih. Kini dia masih mengasah ilmu hitam dari batu mustika.
Malam ini adalah malam jum’at kliwon, Tolu berada di lantai atas untuk menyelesaikan rapalan mantra dan pemanggilan para roh yang gentayangan di sekitar hutan untuk masuk memenuhi kekuatan mustikanya.
Ada satu sosok yang besar yang sampai saat ini belum mampu dia kendalikan, sosok jin terkuat yang dia panggil untuk mempertajam ilmunya. Dia pun melakukan meditasi hingga semalaman, tidak ada titik terang yang di capai.
“Pak tua, bantu aku untuk menaklukkan sosok yang aku kehendaki” ucap Tolu.
Dia melepaskan sukma menuju gua di dalam hutan, sosok raja jin siluman melihat dengan sorot mata tajam di atas batu besar. Dia menggulung tubuh Tolu dengan asap putih mengepul, seolah di balik asap terdapat embun yang membasahi kulitnya.
“Tidak semudah itu untuk menundukkannya, dia adalah penguasa kedua yang memiliki ilmu hampir setara dengan ku. Tolu, kenapa tidak engkau gabungkan saja aku dengannya di dalam tubuh mu? Hahaha.”
“Bagaimana caranya? Aku akan melakukan semua syarat yang engkau beri.”
Bagai mati-mati berdawat biar hitam, mandi biar basah, seolah tiap-tiap pekerjaan janganlah di lakukan kepalang tanggung, janganlah di usahakan separuh jalan melainkan di kerjakan sampai pada kesudahannya. Tolu menganggap jalan yang dia pilih harus semaksimal mungkin untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.
“Tolu, aku atau sosok yang engkau katakan itu tidak bisa bersatu bersama mu jika di dalam tubuh mu terdapat sosok putih lelaki tua yang suka melakukan ibadah di waktu malam hari”
Pikiran Tolu melalang buana, dia berpikir ulang atas sebab dan akibat kajian ilmu kejawen yang dia lakukan dari kecil. “Tapi, kenapa dia tidak bisa membantu ku?” ucap Tolu.
“Hahahah” sosok ghaib menertawakan tanpa henti.
Sesuatu yang datangnya dari Illahi, pasti mendapatkan pertolongan atas segala kesabaran dan taqwa para khalifah di bumi yang melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya. Walau tertatih, terjatuh dan berusaha bangkit lagi maka semua itu akan mendapatkan keberkahan hidup. Karena manusia tidak luput dari cobaan, dunia tempat insan di uji dan mendapatkan catatan amal di sisi kanan dan kirinya. Sebaliknya jika beralih dari Nya maka hidup sengsara sekalipun di raih dengan cara apapun juga.
“Akan tiba masanya aku akan menuntun mu, di mana hidup dan mati sekali lagi di pertaruhkan. Tepat di usia mu menginjak lima puluh tahun nanti.”
Sukma Tolu kembali lagi ke tubuhnya, telinganya menangkap suara klakson mobil di luar rumah. Mereka melihat sosok mengerikan melayang menembus rumah. Tidak ada lampu yang terpasang, suasana gelap itu di sorot oleh cahaya lampu depan mobil. Togar memberanikan diri berjalan menuju bagian depan rumah. Sekujur bulu kuduk merinding setelah mencium aroma anyir begitu menyengat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 133 Episodes
Comments
cip mal
buat kesal dan marah nggak jelas gini bacanya. mau nya apasih inang!
2022-10-28
1
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™
keren kakak
2022-08-03
1
Erni Sari
bener bener merinding
2022-07-13
1