FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“sudah semua?.”tanya Rey.
“iya,sudah.”
Aira menutup pintu belakang tempat ransel nya berada,lalu kembali duduk tepat di sebelah kursi kemudi.
“ini!makan ini dulu!kau harus banyak makan supaya punya banyak tenaga.”
Sebelum melajukan mobil nya.rey lebih dulu mengulurkan sekotak biskuit pada Aira.
“terima kasih tuan.”
“mama meminta kita mampir dulu ke rumah sakit.”
“karena itu tuan bawa perlengkapan bayi sebanyak itu?.”tanya Aira penuh kebingungan.
“baby Reyna butuh banyak pakaian dan bedong.”jawab Rey.
“reyna?siapa itu?.”tanya Aira penasaran.
“Reyna Anindya nur Binantara.”
“wah nama nya benar-benar indah.”jawab aira.
Rey tersenyum tipis.
Universitas xxx.
“nanti kita duduk berdekatan oke?.”pinta Alia.
“aku...”
Kata-kata Aira terhenti saat sebuah tepukan lembut menyapa bahu nya.
“kak Rey terus memperhatikan mu dari tadi.”bisik Nanda sangat lirih.
Tuan Rey?.ah aku lupa dia kan Bintang universitas,nafas nya saja menarik perhatian.
Aira menghela nafas sangat panjang.baru saja melihat, ternyata Rey sudah berjalan ke arah nya dengan langkah santai.
Di belakang Rey terdapat dua laki-laki yang tidak kalah tampan tengah mengekor seperti anak bebek yang sedang mengikuti induk nya.
“kau naik bus yang mana?.”tanya Rey begitu berdiri tepat di sebelah Aira.
“kami ikut bus yang warna nya putih kak.”
Karena Aira tak kunjung menjawab.alia yang mengambil alih.
“oh.”
Adit memberikan beneran instruksi.setelah mendapatkan banyak instruksi, semua Maba masuk ke bus masing-masing.
“loh nana mana?.”
Tanya aira bingung.tadi dia memang sudah sepakat,akan duduk berdua dengan Nana di bus.tapi sampai sekarang,gadis itu juga belum duduk.
Bug.
Aira menoleh begitu mendengar suara kursi di sebelah nya sedikit bergerak.
Rey?.
Shock bukan main.aira mengerjap kan mata nya beberapa kali.berusaha untuk meyakinkan pandangan nya kali ini.
“kenapa?kaget?.”tanya Rey santai.
“kak Rey kenapa di sini?Nana dimana?.seharus nya kan yang duduk di sini nana.”kesal Aira.
“kau marah pada ku?.”
Rey menoleh, mengangkat sebelah alis nya sinis.
“tidak.aku bingung kenapa kakak bisa ada di sini.”jawab Aira lirih.
Rey terkekeh dengan sangat pelan.
“kau bingung.”
“semua orang memandang ke arah kita sekarang kak.aku malu, bagaimana jika tersebar rumor tidak bagus tentang kita?.”tanya Aira khawatir.
Aira menunduk kan pandangan nya.
“kenapa malu, bisa bergeser tempat duduk sekarang?aku ingin di dekat jendela supaya bisa bersender.”
Meminta tapi lebih tepat nya seperti memberikan titah pada Aira yang duduk di sebelah jendela.
“eh iya kak, silahkan.”
Dengan sopan Aira bergeser.
“kalau mengantuk tidurlah,tapi jangan di bahu ku.bahu ku sakit.”
Aira mengangguk.dia memang mendengar Rey memilih break dari kesibukan nya di dunia entertainment karena bahu nya sedikit bermasalah.
Dert.dert.
[Ya ada apa?cepat lah aku sedang di kampus sekarang]
[Kami sedang merencanakan promosi skincare terbaru tuan,apa kita perlu mencari global ambassador baru?]
[Aku akan bilang pada bang Rendy nanti.pendapat nya cukup bagus.]
[Oh iya tuan,nyonya Rena tadi datang ke perusahaan]
[Mau apa dia datang kesana?jangan bilang dia datang sendiri tanpa papa?]
[Anda benar dia datang sendiri.dia bilang ingin bertemu dengan anda.]
[Mau apa lagi perempuan tidak tau malu itu?.oke terimakasih banyak,besok atur jadwal ku untuk bertemu dengan nya].
Tut.
“ada apa kak?mbak Rena buat masalah lagi ya?.”tanya Aira penasaran.
“kau masih kecil tidak seharusnya kau tau.”
Ketus Rey.
“rey sedang apa kau disini?kau tidak mau menggangu Aira lagi kan?.”
Rey membuka earphone di telinga nya dengan kasar.mata nya menatap sinis ke arah Adit yang baru saja datang,menegur nya.
“apa peduli mu?.”
“jelas ini peduli ku.aku kenal kau dan anggota 3A kalian selalu membully mahasiswa baru!.”ketus Adit.
“hey ketua BEM!jangan ikut campur urusan orang lain.kau tau kan sejak awal aku tidak menyukai mu,apa kau mau ku dorong dari bus yang sedang berjalan ini?.”ancam Rey.
“kau berani mengancam ku?.”
“kau tidak masuk daftar orang-orang yang ku takuti.”sahut Rey berani.
“pindah dari sini sekarang!apa tidak cukup kau mengerjai Aira?.”
Titah Adit.
“tutup mulut mu kenapa kau terus mengoceh tidak jelas?.”
Suasana di bus mulai tidak kondusif lagi.hawa panas mulai menyerang,di ikuti perdebatan antara dua orang senior tampan.
“aku mengoceh?seharus nya kau sadar diri.kau seharus nya tidak menggangu aira!.”kesal Adit.
“kau tidak terima?.”
“ya!.”
“sudah.kita anggap ini selesai di sini!.”
“kau tidak mau pergi dari sini sekarang?pindah!biar maba yang duduk di sebelah Aira.”kesal Adit.
”aku benar-benar tidak suka sikap mu yang selalu ikut campur.”hanya itu jawaban Rey.
“dasar tukang bullying!.”
“kau!!!.”
Rey maju,hendak memberikan sebuah bogem tepat di wajah tampan Adit.
Tapi kedua sahabat nya lebih dulu menahan lengan nya. mengontrol agar Rey tidak emosi sekarang.
“tenang kan diri mu,jangan gegabah dan bertindak seperti orang gila.”bisik Andra menenangkan.
“adit.sudah kau tau kan Rey seperti apa?.jangan membuat ini semakin rumit.”
“duduk lah dengan tenang rey.”
Andra menarik pelan tangan Rey,meminta nya untuk duduk tenang tepat di sebelah Aira.
“ra,titip bos mu yang tempramen ini.hati-hati jangan sampai kau di bunuh oleh nya."sinis Adit berlalu pergi.
“laki-laki itu.”
“rey,Rey,tenang kan diri mu.”
Andra dan bintang langsung menahan dada Rey saat pria itu hendak berdiri memveri satu pelajaran pada Adit.
“dia harus ku beri pelajaran!.”ketus Rey, hendak berdiri.
“jangan mempermalukan diri mu,dia tidak sebanding dengan mu.sudah hentikan kebiasaan mu ini.”
Andra berujar kesal.sembari menahan tangan Rey agar laki-laki itu tidak berdiri dari tempat duduk nya.
“aku harus memberi nya pelajara !.”
“kak,bisa kalian hentikan ini sekarang?aku mengantuk.karena menunggu persalinan nona mis kemarin aku tidak bisa tidur.”
akhir nya Aira yang sedari tadi bungkam,buka suara.tubuh nya benar-benar lelah,mata nya mengantuk tapi ketiga laki-laki ini masih ribut tidak jelas.
“ah maaf Ra,kami tidak tau kau mengantuk.silahkan tidur,kami akan pergi,ayo ndra!.”ajak bintang,menarik tangan Andra untuk pergi.
aku benar-benar mengantuk.
Aira memejamkan mata nya,dalam hitungan detik dia sudah terlelap.
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments
Adelia Rahma
Rey kebucinan mu dikit-dikit udah kelihatan..cuma ketutup egois mu...
kamu cinta dan sayang ke Aira nya cuma kamu gak nyadarin itu
2022-06-26
0