Rencana Penggrebekan.

Hari-hari selanjutnya, sandiwara Indra tentang perselingkuhannya semakin memuakkan saja bagi Nilam yang sudah tahu semua hal itu. Makin hari juga Nilam semakin tak kuat untuk menahan sandiwaranya sendiri yang berpura-pura tidak tahu tentang perselingkuhan durjana itu.

Ini adalah pertemuan yang kesekian, Nilam kembali mengajak Yuki untuk berbicara. Saat ini mereka sedang berada di sebuah cafe sekalian untuk makan siang. Tentu saja, Yuki sudah bisa menebak pembahasan apa yang akan dibicarakan oleh Nilam.

Apalagi melihat wajah Nilam yang keruh saat ini dia sudah bisa memastikan cerita apa yang akan terurai dari bibir wanita cantik itu. Ada sisa-sisa sembab di mata Nilam karena matanya memang tampak sedikit membengkak. Hal itu membuat Yuki jadi iba.

"Kalau kau memang sudah tak tahan lagi lebih baik lau bongkar saja kelakuan suamimu itu sekarang."

"Apa Mbak rasa sekarang sudah saat yang tepat? Aku juga sudah tidak ingin bersandiwara, seolah-olah tidak tahu tentang perselingkuhan mereka. Aku ingin semuanya segera jelas mungkin aku akan meminta Indra agar memilih antara aku atau perempuan itu."

Yuki yang mendengar itu, melihat ke arah Nilam dengan pandangan bertanya. Dia sama sekali tidak punya pikiran bahwa Nilam masih ingin kembali kepada Indra dan ada rasa sedikit tidak rela di hati Yuki bila Nilam benar ingin kembali kepada Indra lagi. Ia hanya tidak ingin Nilam kembali disakiti oleh Indra.

"Aku tidak setuju kau kembali kepada Indra, Lam. Dia sudah menyakitimu, dia sudah terbukti selingkuh. Walaupun aku tahu kau sangat mencintai suamimu itu, tapi dia sudah berbagi semua hal dengan perempuan lain. Kalau kau terus-terusan menahannya, maka dia akan merasa di atas angin. Ingatlah, perselingkuhan itu pasti akan terulang kembali. Sekali seseorang selingkuh, maka ia akan kembali mengulangi hal itu."

Nilam jadi bimbang, memang akhir-akhir ini perlakuan Indra kepadanya memang sudah semakin membaik, seiring dengan penampilannya yang sudah semakin berubah juga. Tetapi apa yang dikatakan oleh Yuki juga tidak salah, apa dia masih ingin berbagi segala hal tentang Indra dengan perempuan lain? Apalagi berbagi ranjang yang paling parahnya? Apa Nilam harus membiarkan hal itu?

"Apa yang kau harapkan dari Indra lagi, Lam? Dia sudah berbohong kepadamu. Dia sudah meniduri perempuan lain. Aku hanya tidak ingin kau mengulang hal yang sama, terus-terusan disakiti sementara Indra hanya akan tertawa karena sudah ada dua perempuan di sisinya. Lalu kau pikir dia akan bisa bersikap adil terhadapmu dan juga perempuan itu? Tidak akan pernah, Lam, aku jamin itu," kata Yuki dengan berapi-api, entah kenapa saat ini dia rasanya ingin marah kepada Nilam. Ia tahu Nilam bukan bermaksud untuk plin-plan, tetapi perempuan itu memang menjunjung tinggi pernikahannya dan juga kesetiaan, tapi kalau kesetiaan dan pernikahan itu sendiri sudah ternoda untuk apa dipertahankan lagi? Menjadi janda juga bukan hal yang buruk selama itu bukan karena kesalahan kita.

"Aku bingung sekali, Mbak. Mbak tahu, hari ini aku tahu Indra akan pergi ke Bandung. Dia dan juga perempuan itu akan berlibur. Aku melihat chatnya secara tak sengaja sewaktu Indra sedang di kamar mandi."

"Mereka sudah pergi?" tanya Yuki.

"Mereka sudah pergi dua jam yang lalu." Nilam menegaskan.

"Nilam, aku mohon kepadamu untuk membebaskan dirimu sendiri dari rasa seperti ini. Bagaimana kalau kita pergi ke Bandung juga sekarang? Aku akan menemanimu aku akan mengambil jadwal libur."

Nilam tampak berpikir, ia sempat mencatat nama sebuah hotel di Bandung yang akan menjadi tempat menginap Indra karena pria itu sudah membookingnya. Mungkin benar yang dikatakan oleh Yuki, dia memang harus segera mengakhiri semua ini, mengakhiri semua sandiwara Indra juga sandiwara dirinya sendiri.

"Mbak bersedia menemaniku?" tanya Nilam memastikan.

"Tentu saja, aku bahkan bersedia untuk membantumu menjambak perempuan itu," ungkap Yuki dengan berapi-api.

"Aku hanya ingin Indra tahu bahwa perselingkuhannya selama ini sudah aku ketahui, Mbak. Aku sakit memendam ini semua sendirian, bersikap seolah-olah tidak tahu. Sekarang saja terhitung sudah memasuki dua minggu lebih aku mengetahui hubungan perselingkuhan itu."

"Dan kau hebat, karena sudah bisa menyimpannya selama ini, Lam. Jadi sekaranglah saatnya untuk memberitahu Indra siapa dirimu yang sebenarnya, dia tidak boleh terus-terusan mempermainkanmu."

"Baiklah kalau begitu, kita bersiap-siap pergi ya, Mbak."

"Dengan senang hati aku akan menemanimu, Lam."

Nilam menggangguk. Rencana ini memang betul-betul mendadak, tetapi dia akan segera melaksanakannya. Dia tidak ingin lagi menunda-nunda, akan lebih baik jika Indra tahu bahwa dirinya sudah lama mengetahui perselingkuhan itu agar ia bisa mengambil langkah-langkah selanjutnya, meskipun berat bagi Nilam, tetapi inilah kenyataan yang harus dihadapinya dan beberapa saat lagi, dia harus bersiap bertolak segera ke Bandung hanya untuk melakukan penggerebekan terhadap suami dan juga selingkuhannya.

Perjalanan dari Jakarta menuju Bandung akan memakan waktu sekitar tiga jam. Yuki yang menyetir, karena Yuki tahu bahwa saat ini Nilam sedang kalut.

"Kau tidur saja dulu, Lam, nanti kalau sudah sampai aku akan membangunkanmu," tawar Yuki kepada Nilam yang hanya membalasnya dengan gelengan.

"Aku sama sekali tidak mengantuk, Mbak."

"Kalau begitu, tenangkan saja dirimu dulu. Aku akan menyetir dengan baik dan juga cepat."

Nilam mengangguk lagi, lebih cepat sampai ke tempat itu memang akan lebih baik. Nilam juga sedang mempersiapkan hatinya saat ini. Entah kenyataan semacam apa yang akan didapatkannya di Bandung, tetapi Nilam sudah bersiap.

Terpopuler

Comments

Akbar Razaq

Akbar Razaq

cinta mmg gob lok

2024-10-03

1

Shepty Ani

Shepty Ani

iya nggak usah suruh pilih biarin dia ama selingkuhannya kamu berhak bahagia mending ama tommy aja udh sama fokus karir

2024-06-23

1

Sandisalbiah

Sandisalbiah

harusnya pake siaran langsung biar viral itu suami yg doyan selingkuh dan jalangnya..

2024-06-13

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!