''Nek Calca mau Mama.. Nek mama Mama'' Salsa terus merengek
''Sudah sayang sudah'' ibu Laras ikut menangis
''Tidak. mau Mama , Nek Mama Calca dimana?'' Tanya Salsa dengan suara parau
Lidah ibu Laras terasa kelu.. entah bagaimana dia harus menjawab pertanyaan Cucunya ini.. ''Nek..'' kembali Salsa bertanya karena ibu Laras hanya terdiam
''Nenek tidak tahu sebaiknya salsa sekarang tidur . ''
Salsa menggeleng ''Salsa mau Mama'' kekeh nya
''Besok kita cari Mama bareng nenek mau?'' bujuk ibu Laras
''Mau nek mau'' jawab Salsa dengan riang
''Kalau mau ayo sekarang kita tidur . sudah malam'' titah ibu Laras Lalu menepuk nepuk tubuh sang cucu... hatinya sangat perih melihat kondisi anaknya juga cucunya
****
Ditempat lain . . lebih tepatnya di sebuah club ternama seorang pria tengah meminum minuman yang dilarang.. Sesekali bibirnya meracau tidak jelas dan sesekali berteriak dan menyebutkan Kata kata kasat dan sumpah serapah pada Nana seseorang
Orang itu adalah Erik yang tengah mabuk parah.. setelah tadi berdebat dengan ibunya. Erik yang frustasi pun mendatangi tempat haram ini . .
Entah sudah berapa gelas wine yang ia minum . .
''Bos sudah, Anda sudah banyak minum'' ucap bertender yang sudah sering melihat Erik berada di sini.. karena sudah menjadi langganan nya
''Diam. jangan mengaturku'' teriak Erik dengan menatap tajam pada bertender tadi
''Tapi bos Anda...''
Prangggg suara gelas yang Erik banting . . membuat pengunjung lain menoleh pada asal suara,, ada yang berbisik bisik ada yang masa bodo... Tapi yang jelas tidak ada yang berani mendekat
''Sudah biarkan saja. Lo jangan mengganggunya'' bisik si teman bertender tadi
''Tapi Lo lihat dong . tidak biasanya bos Erik Seperti ini''
memang Erik bukan pertama kalinya mengunjungi club'... tapi untuk. yang mabuk parah seperti ini . inilah yang pertama kalinya
''Biarkan saja, daripada Lo jadi bahan amukan'' peringat temannya itu
''Yasudah lah'' kata bertender akhirnya
***
Erik berjalan sempoyongan dia kali ini sungguh melewati batas.. minum sepuasnya tapi untung saja tidak ada wanita yang mendekati nya.!
sebenarnya Bukan tidak ada tapi hanya Erik nya saja yang menghindar dan memarahi wanita yang mendekati nya.. jadi dari itu tidak ada lagi yang berani mendekati Erik
Erik menelpon seseorang.. saat orang yang di telpon telah datang. Erik langsung di bawa pulang kerumahnya... orang yang membawa Erik rupanya sang asisten sekertaris.!
''Astaga Tuan, Kenapa bisa sampai seperti ini'' omel sekertaris nya saat memapah tubuh Erik masuk ke dalam rumah
Erik yang sudah tepar , tidak menjawab pertanyaan sekertaris nya. dia malah meracau tak jelas..
''Kenapa dengan nya Tio?'' kata Mama Laras mengagetkan Tio sekertaris Erik
''Ah. nyonya, anu anu ''
''Apa dia mabuk lagi?'' tanya Mama dengan wajah marah
''I..iya nyonya'' jawab Tio dengan menunduk takut
''Kurang ajar anak ini.. bawa dia ke kamarnya Tio'' titah Mama
''Ba...baik'' Tio cepat cepat membawa tubuh sang atasan ke kamarnya
setelah sampai dan Tio menidurkan Erik, Mama berucap ''Biarkan dia sebaiknya kamu juga pulang dan beristirahat''
''Iya baik bu'' menunduk hormat
''Ya Terima kasih Tio . dan lain kali jangan mau disuruh mengantarkan dia lagi saat sedang mabuk begini'' kata ibu Laras
''Ah ya.!'' Tio bingung harus menjawab apa yang pasti dia mana berani membantah atasan yang suka seenaknya ini
''Saya permisi bu'' pamit Tio
''Iya Tio hati hati kamu dijalan''
''Tentu bu'' Tio pun pulang dan melajukan mobilnya menuju tempat tinggalnya
Bantu like vote ya.. dan juga kritikan nya Jangan lupa tinggalkan jejak ❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 206 Episodes
Comments
Wirda Lubis
lanjut
2023-09-11
1
EndRu
larinya pasti mabok klo ada masalah
2023-03-26
0
Ny Pasaribu Boru Silalahi
pemabuk rupanya Erik.tdk bisa jaga nafsu
2023-03-16
0