DOKTER CANTIK MILIK CEO AROGAN
Eps.10
Malvin Alexander
Apa sayang?
Arabella Louise
*melotot kan matanya.
Arabella Louise
Jangan panggil sayang ih.
*bisik Ara ke Malvin.
Malvin Alexander
Gapapa, kan biar kentara kita pacarannya.
*bisik Malvin ke Ara.
Arabella Louise
Ish!
*cemberut.
Malvin Alexander
Tadi kamu manggil aku mau apa sayang?
Arabella Louise
Aku mau ke toilet.
Malvin Alexander
Aku antar ya?
Arabella Louise
Nggak usah, aku bisa sendiri.
Malvin Alexander
Ya sudah sana, cepetan ya sayang?
Arabella Louise
Em.
*mengangguk.
Ara pun langsung pergi menuju ke toilet yang lumayan jauh dari tempat acara.
Diam-diam ada seorang laki-laki yang mengikuti Ara dari belakang.
Rama Neeson
Kenapa kamu nggak antar dia aja Vin?
Malvin Alexander
Kan kamu denger tadi, dia nggak mau diantar.
Bara Edmund
Tapi takutnya nanti Ara kenapa-napa Vin.
Bara Edmund
Nggak liat apa, tatapan lapar pria-pria mesum disini ke pacar kamu kayak gimana dari tadi.
Malvin Alexander
Iya sih.
*sedikit gelisah.
Malvin Alexander
Rasanya ingin sekali aku congkel mata mereka satu-persatu!
*geram.
Rama Neeson
Sana deh cepetan kamu nyusulin Ara ke toilet.
Malvin Alexander
Kalau begitu aku mau nyusulin Ara dulu.
Malvin Alexander
*pergi nyusulin Ara ke toilet.
Arabella Louise
Ah leganya.
Arabella Louise
*pergi cuci tangan di wastafel.
Arabella Louise
Kenapa sih Malvin manggil aku sayang? Kan aku jadi baper, gara-gara kelamaan jomblo jadi begini nih.
Arabella Louise
Huft...
*menghembuskan nafas panjang.
Arabella Louise
*keluar dari dalam toilet.
Arabella Louise
Astaga!
*terkejut.
Arabella Louise
Anda ngapain di depan toilet perempuan?
Willy Jonhson
Emangnya nggak boleh?
Arabella Louise
Ya nggak boleh lah! Nanti anda di kira laki-laki mesum, Tuan!
Willy Jonhson
Aku memang sengaja disini mau nungguin kamu.
Arabella Louise
Nungguin saya?
Willy Jonhson
Iya nungguin bidadari keluar dari toilet.
Arabella Louise
*memutar bola matanya malas.
Willy Jonhson
Apa kita boleh berkenalan?
Willy Jonhson
Kenalkan aku Willy.
*menyodorkan tangannya ke Ara.
Arabella Louise
Maaf Tuan, saya sedang buru-buru.
*ingin pergi.
Willy Jonhson
Tunggu dulu, Nona cantik.
*mencekal tangan Ara.
Arabella Louise
Apa sih, lepaskan tangan saya!
Willy Jonhson
Ah oke, aku lepaskan.
*melepaskan tangan Ara.
Arabella Louise
Panggil saja saya Bella.
Arabella Louise
Anda sudah tau kan nama saya? Kalau begitu saya permisi.
Ketika Ara ingin pergi, lagi-lagi Willy menghalanginya.
Arabella Louise
Anda mau apa sih Tuan?
*kesal.
Willy Jonhson
Jangan buru-buru lah Bella, ngobrol dulu sama aku disini.
Arabella Louise
Nggak! saya tidak ada waktu untuk meladeni anda!
Arabella Louise
Awas deh saya mau lewat!
Willy Jonhson
*mendorong tubuh Ara ke tembok.
Arabella Louise
*mentok di tembok.
Arabella Louise
Kamu mau apa Willy?
*sedikit ketakutan.
Willy Jonhson
Nah gitu dong cantik, panggil nama aku.
*mengelus pipi Ara.
Arabella Louise
Jangan pegang-pegang saya!
*menepis tangan Willy.
Willy Jonhson
Kamu galak juga ternyata.
*senyum smirk.
Arabella Louise
Awas saya mau pergi!
Willy Jonhson
Aku nggak bakalan kasi kamu pergi, sebelum kamu nerima aku jadi pacar kamu.
Arabella Louise
Hah pacar? Kamu jangan gila deh!
Willy Jonhson
Ya aku gila karena kamu.
Arabella Louise
Kamu minggir atau saya teriak sekarang juga?!
Willy Jonhson
Teriak saja sepuas kamu nggak bakal ada yang dengar, toilet ini kan lumayan jauh dari tempat acara.
*tersenyum miring.
Arabella Louise
Astaga dia benar. Tuhan, bantu aku untuk menjauh dari pria tidak waras ini.
*Batin Ara.
Willy Jonhson
Jika kamu terima aku jadi pacar kamu, aku bakal lepasin kamu.
*memegang dagu Ara.
Arabella Louise
Lepas! Sampai saya mati pun nggak akan pernah sudi nerima pria brengs*k seperti kamu!
*menepis tangan Willy.
Willy Jonhson
Apa kamu bilang hah?!
*emosi.
Willy ingin mencium bibir Ara, namun dengan cepat Ara mengalihkan wajahnya.
Willy Jonhson
Berani-beraninya kamu menolak ciumanku?!
*semakin emosi.
Willy kembali ingin mencium Ara, namun seseorang langsung menghentikannya.
Malvin Alexander
Jangan berani sentuh wanitaku, bajing*n!
*mempercepat langkahnya.
Malvin memukul wajah dan menendang perut Willy. Membuat Willy langsung tersungkur.
Willy Jonhson
Aarrgghh!
*kesakitan.
Malvin Alexander
Liat saja besok, perusahaan kamu akan rata dengan tanah!
*emosi.
Willy Jonhson
Tolong jangan lakukan itu Tuan.
*ketakutan.
Malvin Alexander
Itu balasan karena kamu sudah menyentuh wanitaku, bedebah sial*n!
Willy Jonhson
Saya mohon jangan Tuan Malvin! Saya tidak tahu jika Bella itu wanita Anda.
*berlutut dan memegang kaki Malvin.
Malvin Alexander
Cih!
*menepis tangan Willy di kakinya dengan sangat kasar.
Malvin Alexander
Itu belum seberapa Willy Jonhson, aku juga akan membuat keluarga kamu jadi sengsara dan menjadi pengemis di jalanan!
Arabella Louise
Sudah Vin, ayo kita pergi dari sini.
*menggenggam tangan Malvin.
Malvin Alexander
*mengangguk.
Malvin dan Ara pun pergi dari toilet, meninggalkan Willy yang tengah meringis kesakitan.
Mutia Kim
Jangan lupa untuk di like, komen, di beri hadiah dan di vote ya teman-teman. Dan jangan lupa untuk di favorit kan juga🙏
Comments
Nurul Huda
Langsung kena mental lo Willy😬😠
2022-06-27
4
Gisha Putri🌛
langsung kena mental si willy😏
2022-06-12
5
Yaya🐼
sadess👻
2022-06-12
11