bertemu

.

.

.

ke esokan harinya sesuai dengan janji Raya pada keluarganya. Raya harus pergi ke Vila di tepi pantai tempat Ella, Ramzi, Kaira dan Pasha menghabiskan masa bahagia disana sebab mereka juga bertetangga.

Raya fokus dengan kemudinya, tak ada siapapun yang menemaninya karna itu atas permintaannya sendiri dan tak ada yang bisa menentangnya juga walau Alya bersikeras minta ikut tapi tak mau membuat adiknya dalam bahaya membuat Raya tegas tak mengizinkan siapapun ikut dengannya termasuk Satria.

"apalagi sih". kesal Raya seketika saat mobilnya terhenti di jalanan sepi

Raya membuka seatbeltnya lalu keluar dari mobilnya, ia menaikkan lengan bajunya yang panjang sambil melihat keadaan mobilnya.

"tidak ada masalah". gumam Raya menggaruk hidungnya sendiri hingga menghitam.

Raya tau sedikit tentang mobil tapi tidak mempelajarinya secara khusus jadi belum sempurna ilmunya sebagai ahli mesin kecuali saudara kembarnya Satria yang ahli memperbaiki mesin.

Raya masih terlihat tenang berkutat dengan mobilnya seolah bukan hal yang menakutkan, jika perempuan lain pasti ketakutan tapi tidak bagi seorang Raya.

"tidak ada yang berubah". gumamnya keheranan kini mengusap pipinya hingga menghitam juga.

cukup lama Raya mencoba memperbaiki mobilnya tak ada yang berubah hingga Raya kebingungan.

"hp ku". gumamnya kini kelimpungan mencari ponselnya.

"haisshh.. aku tidak bawa ponsel". gumamnya baru menyadari keteledorannya yang meninggalkan ponselnya di sofa kamarnya.

Raya melihat situasi yang benar-benar sepi hingga sebuah mobil tiba dan Raya melihat banyak preman keluar dari dalam sana.

Raya memiringkan kepalanya melihat mereka semua, mereka semua hendak menggoda dan merampok Raya yang dianggap seorang gadis lemah namun kedatangan mobil mewah membuat mereka lari terbirit-birit memasuki mobil.

Raya bahkan belum melakukan apa-apa hanya menatap mereka semua dengan datar, wajahnya yang belepotan oli masih terlihat sangat cantik malah terlihat menggemaskan.

"apa mereka takut dengan pemilik mobil ini? ". batin Raya berwajah datar memperhatikan mobil yang kini berhenti di belakang mobilnya.

seorang Pemuda tampan keluar dari sana dengan stelan jas formalnya seperti mau berangkat ke Perusahaan saja.

"ada yang bisa saya bantu? ". tanya Pria itu menatap mobil Raya yang terasa tidak asing baginya.

Raya masih diam dan memicingkan matanya memperhatikan Pria itu dengan curiga namun tak terlihat kalau Raya sedang waspada sebab Raya sangat pintar menyembunyikan ekspresinya.

Pria itu menoleh ke Raya sebab tak kunjung mendengar jawaban, ia berpikir Gadis yang hendak ia bantu sedang terpesona padanya tapi Pria itu malah tersentak melihat wajah yang pastinya sangat ia kagumi.

"Raya? ". batin Pria itu namun melihat wajah Raya yang belepotan oli membuat senyumnya terbit namun segera ia menutupinya.

Raya berwajah datar, "apa? ".

"wajahmu". tunjuk Pria tampan itu dengan bibir berkedut menahan tawa.

Raya terlihat acuh, "cepat lihat mobilku kalau mau menolong ku".

"kenapa mobilmu? ". tanya nya dengan senyum tertahan.

"tidak tau." jawab Raya memutar kepalanya melihat ke depan mobilnya.

Raka Mahawira, dialah Master R yang ditakuti oleh lawannya baik yang kuat maupun yang terlemah. saat ini Raka ingin pergi ke makam mendiang Ayahnya tak di duga ia malah bertemu dengan kekasih impiannya.

Raka membuka jas nya dan memberikannya pada Raya yang sontak saja melototkan matanya dengan tak senang.

Raka melemparnya ke wajah Raya hingga Gadis itu terpaksa memegang jas Raka,,

"Kau tidak tau siapa aku? aku bisa saja membunuhmu saat ini.. berani sekali kau memerintahku.. kau fikir aku istrimu ha? ". Raya untuk pertama kalinya berbicara panjang lebar pada orang asing.

Raka seolah acuh melepas kancing lengan bajunya dan menariknya ke atas hingga lengan kekarnya terlihat jelas, Raya menghela nafas dalam-dalam menahan emosinya yang ingin mencakar Pria didepannya jika tak ingat dirinya memang butuh bantuan saat ini sebab ia lupa bawa ponsel.

Raya melihat situasi hingga tak sadar banyak mobil bergerombolan tengah mengepung mereka kini.

"Master.. apa yang sedang kau lakukan? ". ejek orang itu.

Raka terlihat acuh malah terlihat fokus memperbaiki mobil kekasih impiannya yang memang terlihat serius hingga cukup memakan waktu.

"diam saja..? sepertinya dia memang harus di beri pelajaran".

Raya diam melihat situasi tanpa ada rasa takut dimatanya,

"bukankah gadis ini nona Melviano tuan? ".

"oh ya? itu tidak mungkin, pasti orang yang mirip saja".

"iya juga ya.. ngapain juga Nona Melviano ke tempat sepi ini".

"kalian berisik sekali". Raya akhirnya mengeluarkan suara hingga para anggota Mafia musuh Raka saling pandang di tempat.

Raka tersenyum tipis saja mendengarnya,

"Nona.. sedang apa kau disini? ".

"pergilah jika masih ingin hidup".

Raya memutar bola matanya dengan jengah lalu melirik mobilnya yang tengah di perbaiki oleh Raka.

"apa dia wanitamu Master? ". tebak salah satu musuhnya dengan takjub dan tak percaya.

merasa diabaikan mereka mulai terpancing emosi dan hendak menendang Raka tapi dengan santainya Raka mengelak dan kembali fokus dengan pekerjaannya memperbaiki mobil Raya.

"tidak bisakah kalian menungguku selesai? aku tidak akan lari bodoh". umpat Raka

"baiklah kalau begitu jangan harap kau bisa menipu kami nantinya".

Raka mengangguk saja tanpa menoleh sedikitpun.

Raya hanya diam tanpa ingin terlibat sebab dari cara Raka yang terlihat tenang tak terusik dengan banyaknya orang yang mengepungnya membuatnya tau kalau Raka bukan orang biasa.

"bagaimana jika kita serang wanitanya saja tuan? ". bisik salah satu dari mereka mulai merasa bosan menunggu Raka selesai mengerjakan mobil Raya.

Raya menatap tajam orang yang memberi ide itu, "jangan bawa-bawa aku kalau kau memang pria sejati, ingat saja tujuan kalian jangan berubah kalau tidak mau kesasar".

yang lainnya menertawai rekannya yang memerah malu ditertawai oleh rekannya sendiri.

"waah.. sepertinya wanita mu lumayan juga master". decak kagum Ken orang kepercayaan musuh besar Raka pastinya.

Raka tidak juga menjawab karna memang tidak ingin Raya dilibatkan dengan masalahnya jika Raka membenarkan di depan mereka kalau Raya adalah gadis yang telah di cap sebagai wanitanya.

"selesai.. ". Raka segera menutup mobil Raya dan mencoba mesin nya yang langsung hidup.

Raya menghela nafas lega saat mobilnya bisa hidup.

Raka keluar dari mobil Raya lalu mengulurkan tangannya dan Raya langsung memberikan jas Raka.

"terimakasih". ucap Raya dengan datar melirik situasi.

"hmm.. jangan pedulikan aku.. pergilah". pinta Raka terlihat serius dan datar tak tertebak bahwa jantungnya tengah berdebar saat ini melihat secara langsung Raya setelah sekian tahun lamanya.

Raya dan Raka saling bersitatap, Raya adalah gadis yang pintar dan sangat mengerti apapun lewat sorot mata seseorang karna memang itu salah satu dari pesonanya.

tanpa ragu Raya langsung memasuki mobilnya dan pergi meninggalkan Raka sendirian di tengah kerumunan banyak orang itu.

Raya sebenarnya ingin membantu tapi ia sudah berjanji pada Shindy tidak akan berkelahi dengan mencampuri masalah orang lain dan Raya tidak akan melanggar janjinya pada sang mami dan Raka sendiri memintanya pergi lewat sorot mata tajamnya itu.

"kau melepaskan wanitamu tuan? " ejek Ken

"tau apa kalian tentang wanitaku? dia bukan wanitaku hanya orang yang kebetulan aku tolong". jawab Raka dengan tenang menggantung Jas nya di pohon disampingnya.

"ck.. kau fikir aku bodoh tuan? berjam-jam kau menghabiskan waktu memperbaiki mobilnya itu? padahal kau tau kami mengintaimu?".

"haha...? dia berfikir kita akan percaya? "

tak ada yang percaya akan kata-kata Raka.

Raka tersenyum misterius,, "Kalian telah mengetahuinya dan siapapun yang tau wanitaku dia akan mati hari itu juga, aku tidak akan mengampuni musuhku yang telah melihat kelemahanku. " gumam Raka dengan sinisnya.

Raka tidak akan mau membuat Raya masuk dalam masalahnya yang pelik hingga wanitanya tidak aman kemanapun pergi.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Dewi Kijang

Dewi Kijang

lanjut

2022-09-01

2

Mamax Garissa

Mamax Garissa

santuy

2022-08-18

2

❄️ sin rui ❄️

❄️ sin rui ❄️

kerennn,, suka kalau mafia nya gak lemah, gak bodoh,

2022-08-12

3

lihat semua
Episodes
1 istimewa
2 mood
3 bertemu
4 imut?
5 berkumpul
6 membantu
7 Jinny
8 balas?
9 tidak terduga
10 sadar
11 dimulai
12 berburu
13 berburu part. 2
14 menghadiri acara
15 masih sama
16 artikel?
17 bertemu
18 karna artikel
19 rencana
20 marah
21 tak diduga
22 memberi tau
23 berteman
24 keras kepala
25 bertemu teman
26 menggoda
27 alasan
28 bertemu Alya
29 bekerja
30 mendatangi
31 bertemu
32 mencari tau
33 menolong
34 mengunjungi
35 masuk mansion
36 amukan
37 ocehan
38 mencari dasi
39 mendatangi
40 rindu
41 datang
42 siapa?
43 salah mengira
44 dia?
45 acara
46 percaya
47 berencana
48 penasaran
49 mencari
50 ditengah acara
51 alasan
52 apa kenal dia?
53 menceritakan
54 bersama
55 dekat
56 pembalasan
57 ke kota Y
58 hah? cemburu?
59 marah ?
60 tak sengaja
61 melawan
62 salah lagi
63 menculik nya!
64 kaki tangan?
65 perasaan aneh
66 katanya cemburu?
67 malu
68 demam?
69 kacau
70 perjalanan
71 bingung
72 mine
73 Pesta topeng (Part. 1)
74 Pesta topeng (Part. 2)
75 Pesta topeng (Part. 3)
76 hari jadi
77 pilihan
78 mengancam
79 kembali
80 memberi tau
81 datang
82 disidang
83 hasil rundingan
84 tugas
85 gosip
86 mencoba lebih baik
87 patuhi
88 diberi kesempatan
89 mimpi kan aku
90 menantang
91 Poci
92 tidak salah pilih
93 kembali
94 merindukanmu
95 berbeda
96 masih trauma
97 ejekan manis
98 tidak tega
99 sekian lama
100 berbeda jauh
101 perhatian
102 kedatangan
103 akting
104 bersikeras
105 diserang
106 menggoda
107 janji
108 gagal manis
109 tamu utusan Raya
110 hadiah kecil
111 lembur
112 di tunggu-tunggu
113 VC dengan adik
114 melarikan diri
115 datang
116 datang ke sekolah Alman
117 bertemu Putri Alice
118 penasaran
119 keseharian
120 ketahuan
121 rencana bulan madu
122 bulan madu
123 teka-teki
124 percaya
125 demam
126 jangan anggap lemah
127 Merinding
128 kembali
129 pesta di luar kota
130 hati-hati lah
131 kucing..!
132 perasaan
133 pesta ultah
134 pasar
135 izin menginap
136 sibuk
137 audisi Alman
138 datang
139 penjelasan Raka
140 periksa
141 wanita asing
142 perayaan
143 membantu
144 ngambek..!!
145 amukan Raya (part. 1)
146 amukan Raya (part. 2)
147 siapa?
148 di usir dari kamar
149 kedatangan keluarga Raya
150 tenang
151 syok
152 mencari aman
153 manis
154 suka
155 dianggap apa?
156 dansa
157 masalah tersendiri
158 mencari tau
159 bunga misterius
160 lebih berhati-hati
161 mual
162 kebenaran mulai terungkap
163 memberi tau Raya
164 tersadar
165 kedatangan
166 bertemu teman lama
167 membalas
168 bersiasat
169 benar-benar muncul
170 peperangan besar
171 ziarah
172 acara
173 aibmu?
174 melabrak
175 bahagia
176 Bonus Ekstra Part.1
177 Bonus Ekstra Part. 2
178 Bonus Ekstra Part. 3
179 Bonus Ekstra Part. 4
180 Bonus Ekstra Part. 5
181 Bonus Ekstra Part. 6
182 Bonus Ekstra Part. 7
183 Bonus Ekstra Part. 8
184 Bonus Ekstra Part. 9
185 Bonus Ekstra Part. 10
186 Bonus Ekstra Part. 11
187 Bonus Ekstra Part.12
188 Bonus Ekstra Part. 13
189 Bonus Ekstra Part. 14
190 Bonus Ekstra Part. 15_ Perubahan
191 Bonus Ekstra Part. 16_ kedatangan
192 Bonus Ekstra Part. 17_ beruntung
193 Bonus Ekstra Part. 18_ Ratu Drama
194 Part. 19_ membawa pergi
195 Part. 20_ merawat
196 Part. 21_ bertemu
197 Part. 22_ dilamar?
198 Part. 23_ pelatihan
199 Part. 24_ tersiksa batin
200 Part. 25_ memberi pengajaran
201 Part. 26_ Berani
202 Part. 27_ Tempat Tinggal Baru
203 Part. 28_ ukur baju
204 Part. 29_ Ancaman serius
205 Part. 30_ takut
206 Part. 31_ Iri
207 Part. 32_ sengaja
208 Part. 33_ masalah
209 Part. 34_ berkumpul
210 Part. 35_ tidak sengaja
211 Part. 36_ Balasan
212 Part. 37_ sakit
213 Part. 38_ hampir lupa
214 Part. 39_ disayangi bukan disakiti
215 Part. 40_ mencoba
216 Part. 41_ mobil
217 Part. 42_ Sengaja
218 Part. 43_ menjadi
219 Part. 44_ Rencana (terjebak)
220 Part. 45_ tiba-tiba
221 Part. 46_ menikah dadakan
222 Part. 47_ mati akal
223 Part. 48_ hari Pertama menjadi Istri
224 Part. 49_ gagal
225 Part. 50_ Pria asing
226 Part. 51_ mengunjungi
227 Part. 52_ tidak kenal
228 Part. 53_ bersama
229 Part. 54_ tiba-tiba
230 Part. 55_ orang baru
231 Part. 56_ teka-teki
232 Part. 57_ Janji
233 Part. 58_ mencari tau
234 Part. 59_ tau
235 Part. 60_ memperlihatkan
236 Part. 61_ nasihat
237 Part. 62_ penasaran
238 Part. 63_ komedi putar
239 Part. 64_ peringatan
240 Part. 65_ belajar
241 Part. 66_ melatih diri
242 Part. 67_ lepas
243 Part. 68_ mencoba
244 Part. 69_ akibat
245 Part. 70_ menemui
246 Part. 71_ di ikuti
247 Part. 72_ Khusus
248 Part. 73_ membohongi
249 Part. 74_ berlatih
250 Part. 75_ perhatian
251 Part. 76_ gagal
252 Part. 77_ siapa yang duluan?
253 Part. 78_ laki-laki sejati
254 Part. 79_ berubah
255 Part. 80_ mengancam
256 Part. 81_ merayakan
257 Part. 82_ memakanmu!
258 Part. 83_ jatuh cinta?
259 Part. 84_ menghibur
260 Part. 85_ menghibur (Part. 2)
261 Part. 86_ membalas
262 Part. 87_ datang
263 Part. 88_ saran
264 Part. 89_ pembicaraan
265 Part. 90_ membalas
266 Part. 91_ ungkapan
267 Part. 92_ mencari solusi
268 Part. 93_ senjata baru
269 Part. 94_ di culik (Part. 1)
270 Part. 95_ di culik (Part. 2)
271 Part. 96_ alasan
272 Part. 97_ hadiah
273 Part. 98_ makin berani
274 Part. 99_ menghadiri
275 Part. 100_ membalik keadaan
276 Part. 101_ ingin minta maaf
277 Part. 102_ tau kebenaran
278 Part. 103_ Reunian Part. 1
279 Part. 104_ Reunian Part. 2
280 Part. 105_ kabar baik
281 Part. 106_ posesif
282 Part. 107_ memeriksa
283 Part. 108_ menyalahkan
284 Part. 109_ peringatan
285 Part. 110_ surga impian
286 Part. 111_ hormon
287 Part. 112_ pernikahan
288 Part. 113_ kelahiran Alya
289 Part. 114_ gara-gara Postingan
290 Part. 115_ lahiran
Episodes

Updated 290 Episodes

1
istimewa
2
mood
3
bertemu
4
imut?
5
berkumpul
6
membantu
7
Jinny
8
balas?
9
tidak terduga
10
sadar
11
dimulai
12
berburu
13
berburu part. 2
14
menghadiri acara
15
masih sama
16
artikel?
17
bertemu
18
karna artikel
19
rencana
20
marah
21
tak diduga
22
memberi tau
23
berteman
24
keras kepala
25
bertemu teman
26
menggoda
27
alasan
28
bertemu Alya
29
bekerja
30
mendatangi
31
bertemu
32
mencari tau
33
menolong
34
mengunjungi
35
masuk mansion
36
amukan
37
ocehan
38
mencari dasi
39
mendatangi
40
rindu
41
datang
42
siapa?
43
salah mengira
44
dia?
45
acara
46
percaya
47
berencana
48
penasaran
49
mencari
50
ditengah acara
51
alasan
52
apa kenal dia?
53
menceritakan
54
bersama
55
dekat
56
pembalasan
57
ke kota Y
58
hah? cemburu?
59
marah ?
60
tak sengaja
61
melawan
62
salah lagi
63
menculik nya!
64
kaki tangan?
65
perasaan aneh
66
katanya cemburu?
67
malu
68
demam?
69
kacau
70
perjalanan
71
bingung
72
mine
73
Pesta topeng (Part. 1)
74
Pesta topeng (Part. 2)
75
Pesta topeng (Part. 3)
76
hari jadi
77
pilihan
78
mengancam
79
kembali
80
memberi tau
81
datang
82
disidang
83
hasil rundingan
84
tugas
85
gosip
86
mencoba lebih baik
87
patuhi
88
diberi kesempatan
89
mimpi kan aku
90
menantang
91
Poci
92
tidak salah pilih
93
kembali
94
merindukanmu
95
berbeda
96
masih trauma
97
ejekan manis
98
tidak tega
99
sekian lama
100
berbeda jauh
101
perhatian
102
kedatangan
103
akting
104
bersikeras
105
diserang
106
menggoda
107
janji
108
gagal manis
109
tamu utusan Raya
110
hadiah kecil
111
lembur
112
di tunggu-tunggu
113
VC dengan adik
114
melarikan diri
115
datang
116
datang ke sekolah Alman
117
bertemu Putri Alice
118
penasaran
119
keseharian
120
ketahuan
121
rencana bulan madu
122
bulan madu
123
teka-teki
124
percaya
125
demam
126
jangan anggap lemah
127
Merinding
128
kembali
129
pesta di luar kota
130
hati-hati lah
131
kucing..!
132
perasaan
133
pesta ultah
134
pasar
135
izin menginap
136
sibuk
137
audisi Alman
138
datang
139
penjelasan Raka
140
periksa
141
wanita asing
142
perayaan
143
membantu
144
ngambek..!!
145
amukan Raya (part. 1)
146
amukan Raya (part. 2)
147
siapa?
148
di usir dari kamar
149
kedatangan keluarga Raya
150
tenang
151
syok
152
mencari aman
153
manis
154
suka
155
dianggap apa?
156
dansa
157
masalah tersendiri
158
mencari tau
159
bunga misterius
160
lebih berhati-hati
161
mual
162
kebenaran mulai terungkap
163
memberi tau Raya
164
tersadar
165
kedatangan
166
bertemu teman lama
167
membalas
168
bersiasat
169
benar-benar muncul
170
peperangan besar
171
ziarah
172
acara
173
aibmu?
174
melabrak
175
bahagia
176
Bonus Ekstra Part.1
177
Bonus Ekstra Part. 2
178
Bonus Ekstra Part. 3
179
Bonus Ekstra Part. 4
180
Bonus Ekstra Part. 5
181
Bonus Ekstra Part. 6
182
Bonus Ekstra Part. 7
183
Bonus Ekstra Part. 8
184
Bonus Ekstra Part. 9
185
Bonus Ekstra Part. 10
186
Bonus Ekstra Part. 11
187
Bonus Ekstra Part.12
188
Bonus Ekstra Part. 13
189
Bonus Ekstra Part. 14
190
Bonus Ekstra Part. 15_ Perubahan
191
Bonus Ekstra Part. 16_ kedatangan
192
Bonus Ekstra Part. 17_ beruntung
193
Bonus Ekstra Part. 18_ Ratu Drama
194
Part. 19_ membawa pergi
195
Part. 20_ merawat
196
Part. 21_ bertemu
197
Part. 22_ dilamar?
198
Part. 23_ pelatihan
199
Part. 24_ tersiksa batin
200
Part. 25_ memberi pengajaran
201
Part. 26_ Berani
202
Part. 27_ Tempat Tinggal Baru
203
Part. 28_ ukur baju
204
Part. 29_ Ancaman serius
205
Part. 30_ takut
206
Part. 31_ Iri
207
Part. 32_ sengaja
208
Part. 33_ masalah
209
Part. 34_ berkumpul
210
Part. 35_ tidak sengaja
211
Part. 36_ Balasan
212
Part. 37_ sakit
213
Part. 38_ hampir lupa
214
Part. 39_ disayangi bukan disakiti
215
Part. 40_ mencoba
216
Part. 41_ mobil
217
Part. 42_ Sengaja
218
Part. 43_ menjadi
219
Part. 44_ Rencana (terjebak)
220
Part. 45_ tiba-tiba
221
Part. 46_ menikah dadakan
222
Part. 47_ mati akal
223
Part. 48_ hari Pertama menjadi Istri
224
Part. 49_ gagal
225
Part. 50_ Pria asing
226
Part. 51_ mengunjungi
227
Part. 52_ tidak kenal
228
Part. 53_ bersama
229
Part. 54_ tiba-tiba
230
Part. 55_ orang baru
231
Part. 56_ teka-teki
232
Part. 57_ Janji
233
Part. 58_ mencari tau
234
Part. 59_ tau
235
Part. 60_ memperlihatkan
236
Part. 61_ nasihat
237
Part. 62_ penasaran
238
Part. 63_ komedi putar
239
Part. 64_ peringatan
240
Part. 65_ belajar
241
Part. 66_ melatih diri
242
Part. 67_ lepas
243
Part. 68_ mencoba
244
Part. 69_ akibat
245
Part. 70_ menemui
246
Part. 71_ di ikuti
247
Part. 72_ Khusus
248
Part. 73_ membohongi
249
Part. 74_ berlatih
250
Part. 75_ perhatian
251
Part. 76_ gagal
252
Part. 77_ siapa yang duluan?
253
Part. 78_ laki-laki sejati
254
Part. 79_ berubah
255
Part. 80_ mengancam
256
Part. 81_ merayakan
257
Part. 82_ memakanmu!
258
Part. 83_ jatuh cinta?
259
Part. 84_ menghibur
260
Part. 85_ menghibur (Part. 2)
261
Part. 86_ membalas
262
Part. 87_ datang
263
Part. 88_ saran
264
Part. 89_ pembicaraan
265
Part. 90_ membalas
266
Part. 91_ ungkapan
267
Part. 92_ mencari solusi
268
Part. 93_ senjata baru
269
Part. 94_ di culik (Part. 1)
270
Part. 95_ di culik (Part. 2)
271
Part. 96_ alasan
272
Part. 97_ hadiah
273
Part. 98_ makin berani
274
Part. 99_ menghadiri
275
Part. 100_ membalik keadaan
276
Part. 101_ ingin minta maaf
277
Part. 102_ tau kebenaran
278
Part. 103_ Reunian Part. 1
279
Part. 104_ Reunian Part. 2
280
Part. 105_ kabar baik
281
Part. 106_ posesif
282
Part. 107_ memeriksa
283
Part. 108_ menyalahkan
284
Part. 109_ peringatan
285
Part. 110_ surga impian
286
Part. 111_ hormon
287
Part. 112_ pernikahan
288
Part. 113_ kelahiran Alya
289
Part. 114_ gara-gara Postingan
290
Part. 115_ lahiran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!