Di dalam ruangan, Qin Chen duduk di kursi menopang kakinya melihat mereka bertiga yang masih berlutut dengan ikatan yang mengikat tubuh mereka.
"Baiklah ... Tidak perlu basa-basi lagi, jawaban pertanyaanku dengan benar atau mati! Pertama, siapa yang menyuruh kalian untuk membunuhku!" Tanya Qin Chen kepada mereka bertiga.
Mereka bertiga seakan kompak dan tidak ingin menjawabnya, melihat hal tersebut membuat Qin Chen geram. Mereka melihat mata Qin Chen dengan tajam dan memberikan tatapan tidak senang.
Melihat hal tersebut, Qin Chen mengeluarkan Pedang miliknya yang baru saja dia dapatkan dari Ruang Harta.
Srash!
Tanpa sedikitpun kata, salah satu telinga mereka di potong oleh Qin Chen. Seketika itu juga, Pedang kelas Kuning yang Qin Chen gunakan hancur berkeping-keping dalam sekali pakai.
'Seperti yang aku duga, bakatku dalam pedang begitu amatir. Bahkan sedikit Qi yang aku masukkan membuat pedang hancur.' Batin Qin Chen.
Saat yang bersamaan, pandangan orang itu menahan rasa sakit dengan mulut tertutup rapat. Air keluar dari matanya, tubuhnya gemetaran membuat kedua orang lainnya ketakutan setengah Mati.
"Bicaralah, maka aku akan mengampuni kalian bertiga ... Jika tidak, satu-persatu bagian tubuh kalian akan aku lepaskan sebagai kompensasi atas usaha kalian untuk membunuhku sebelumnya." Ucap Qin Chen sedikit mengeluarkan niat membunuhnya.
Salah satu dari mereka tidak menahan sikap Kejam ini lalu berbicara. "Ba- baik ... Aaku akan berbicara ... Tolong tepati janjimu."
"Tentu, selama kau menjawabnya dengan jujur, aku akan menepati janjiku." Balas Qin Chen.
'Dasar bodoh! Kalian akan menjadi sandraku sampai balas dendam selesai!' di dalam batin Qin Chen berbicara lain.
Senyuman di luar begitu tulus, namun di dalamnya begitu jahat. Mereka menelan ludah mereka sendiri.
"Sebelumnya, kami disewa oleh Pria yang berwarna Mo Gufeng ... Tetua dari keluarga Mo. Tetua itu meminta kami untuk menghabisi anda dengan cara apapun. Tapi ... Tidak saya sangka Tuan selamat." Balasnya, dia berbicara dengan nada masih menahan takut.
Qin Chen yang mendengar hal tersebut tersenyum tipis dengan niat membunuhnya muncul. Ini sontak membuat ketakutan setengah mati bagi mereka.
"Keluarga Mo ... Bagus sekali, lalu apa ada hal lainnya?" Tanya Qin Chen.
"Itu ... Tetua Mo mengatakan bahwa kematian anda dapat memicu konflik Keluarga Qin, dan membuat kemiliteran keluarga menurun. Dengan begitu, Keluarga Mo akan menyerang keluarga Qin dan menguasai Kota Rumput Laut."
Setelah mendengar perkataannya, Qin Chen memikirkan kekuatan keluarga Qin memang dalam kondisi tidak baik. Kekuatan mereka dapat diserang kapanpun oleh keluarga Mo saat ini.
Mengingat dalam satu Minggu lagi akan di adakan turnamen, Qin Chen menjadi semangat untuk membongkar kedok mereka dan membalaskan dendam Qin Chen.
Sekilas melihat mereka, Qin Chen memikirkan cara bagaimana mereka dapat dalam kendalinya.
'Sistem, apa kamu dapat merekomendasikan sesuatu yang dapat mengendalikan mereka?' Tanya Qin Chen kepada Sistem.
[Ding!]
[Seni Iblis, Kutukan Darah kelas (Langit). Harga; 1.000.000 PS.]
[Y/N]
Melihat tawaran tersebut, Qin Chen memilihnya untuk mengendalikan mereka. Dengan begitu, Qin Chen secara tidak langsung mendapatkan bawahan atau kambing Hitam.
[Selamat Tuan, karena berhasil membeli Seni Iblis Kutukan Darah. Harga; 1.000.000.]
Qin Chen menutup matanya sejenak, lalu mempelajari kemampuan tersebut. Dengan bantuan Origin Tree, kemampuan alami Qin Chen telah disempurnakan.
Kepintaran, ingatan, penghafalan dan lain sebagainya telah disempurnakan. Dalam hitungan menit, Qin Chen telah mempelajari keterampilan Kutukan Darah.
Qin Chen lalu membuka matanya, ini mengejutkan mereka bertiga sekaligus. Melihat mereka berada di Ranah Pemurnian Qi tingkat 6 membuat Qin Chen tersenyum tipis menyeringai.
"Baiklah ... Kalian dapat bebas." Ucap Qin Chen.
Padangan mata mereka berbinar tidak percaya bahwa akan di bebaskan. Pada saat yang bersamaan, sebuah kilatan cahaya merah keluar dari ujung jari Qin Chen dan masuk kedalam kening mereka.
Cahaya itu membuat mereka merasakan rasa sakit tak tertahankan setiap detiknya. "Kutukan Darah, Iblis Hati!"
Bang!
Dentuman keras terasa di jantung mereka, rasa sakit itu membuat mereka masuk kedalam keputusasaan. Qin Chen melepaskan ikatan tersebut lalu berdiri dari sana.
Berjalan melewati mereka, mereka melihat semuanya. Iblis Jahat seperti Qin Chen melakukan tindakan terkeji.
"Aku memang mengatakan membebaskan kalian, tapi tidak dengan Jiwa kalian. Aku telah menanamkan kutukan yang hanya dapat dihilangkan olehku. Sekarang, jadilah budakku dan ikuti semua perintahku, atau kalian akan mati secara perlahan!" Ucap Qin Chen sedikit melirik kebelakang melihat mereka bertiga terkapar di lantai.
"Tu- Tunggu ... Apa bedanya dengan kematian, cepat bunuh kami!" Ucap pria tersebut dengan nada marah.
Qin Chen menyeringai. "Sekalipun mati, Jiwa kalian masih berada dalam kendaliku. Sekarang, ikuti aku atau mati!"
Setelah mengatakan hal tersebut, Qin Chen pergi dari sana meninggalkan mereka bertiga. Urusannya di Markas Pembunuh Bayaran telah selesai.
Sementara mereka, pikiran mereka ketakutan. Hidup ataupun Mati semuanya sama saja, karena masih dikendalikan oleh Qin Chen. Secara naluri, mereka memilih untuk hidup kedepannya.
Qin Chen yang sudah tahu akan hal ini, dia hanya menyeringai sedari tadi dan menunggu kedatangan bawahan barunya mendatangi dirinya di masa depan.
***
Ditempat Qin Chen, setelah Qin Chen keluar dari Markas Pembunuh Bayaran, Qin Chen pergi menuju tempat Farming. Sekarang, Qin Chen membutuhkan banyak Poin Sistem untuk membeli pedang ataupun barang-barang yang dia butuhkan kedepannya.
Meskipun satu Monster mendapatkan Poin Sistem dan Exp yang besar. Namun di Hutan ini akan sulit mencari Monster, jika Qin Chen menemukan Wilayah Monster, mungkin dia akan menetap disana untuk alasan mencari Poin Sistem.
"Hei, Sistem. Apa kamu tahu tentang perkumpulan serikat Monster? Setidaknya Wilayah dengan populasi Monster begitu banyak." Tanya Qin Chen.
[Menjawab Tuan: Hutan Monster, Tuan dapat pergi kesana dengan mengikuti arahan Sistem. Dengan begitu, Tuan dapat tiba disana lebih cepat.]
"Lakukan." Qin Chen tanpa pikir panjang lagi, tidak tahu monster apa disana selama mendapatkan Poin Sistem, Qin Chen akan melakukan semuanya.
Pada saat itu, sesuatu yang baru muncul, Panel Map di hadapannya memberikan arah kepada Qin Chen. Qin Chen melesat mengikuti arah tersebut ketempat tujuan.
Poin Sistem adalah Kunci utama dalam Farming. Qin Chen hanya membutuhkan Poin Sistem, meskipun secara tidak langsung Level Kultivasi miliknya akan meningkat.
Setelah beberapa Jam berlalu, dari jarak ± 300 meter dari tempat Qin Chen berada, Qin Chen menemukan lorong gua yang di tandai oleh Sistem.
Tanpa pikir panjang lagi, Qin Chen melesat kesana dan masuk kedalam. Di dalam gua, Qin Chen melihat sekelilingnya begitu gelap dan sunyi, hanya suara tetesan Air yang terdengar.
Mengikuti dinding gua, Qin Chen akhirnya melihat titik cahaya di hadapannya.
...
*Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 254 Episodes
Comments
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss
2025-03-23
0
Iskandar Yunaeni
kebut terus
2025-03-14
0
Ardi Provision
sekalian aja pakai kampak potong kuping nya 😂😂😂😂😂😂
2024-10-09
0