Cyara menghela nafas panjang setelah pekerjaannya selesai. Dia segera menaruh alat-alat kebersihan di tempatnya, lalu membenahi diri sebelum istirahat. Candra terlihat melangkah mendekatinya, pria muda dengan senyum manis itu menepuk salah satu bahu Cyara.
"Gimana, Ci? Udah selesai pekerjaan kamu?" tanya Candra, ia juga ikut membasuh tangan, dan sedikit mengusap rambutnya yang berkeringat.
"Udah dong, Kak. Sama Cia mah pasti semua beres," jawab gadis itu ceria sambil menepuk dada bangga. Candra terkekeh, lalu tak lama setelah itu, dia pamit untuk pulang, sebab malam kian larut.
"Ci, aku pulang yah. Kamu hati-hati di sini, kalau ada apa-apa bilang sama Pak Brata. Dan inget, nanti besok kamu harus bangun, soalnya kamu masuk pagi. Bareng lagi sama aku," ujar Candra sebelum benar-benar meninggalkan halaman rumah sakit.
Cyara menganggukkan kepala, tanda mengerti dengan apa yang dibicarakan oleh Candra. Lantas setelah itu, Candra sedikit mengusap kepala Cyara, lalu pamit pulang dengan mengendarai motor maticnya.
Cyara menggerakkan tangan, memberikan tanda selamat jalan pada pria yang selalu membantunya itu. Kemudian Cyara masuk ke dalam ruangan di mana ia akan beristirahat.
Gadis manis itu menghamparkan kasur lipat di lantai, lalu menyusun satu bantal dan guling, tak lupa ia juga menarik selimut yang telah disiapkan oleh Candra atas perintah De.
Mengingat pria berjambang lebat itu Cyara senyum-senyum, merasa begitu lucu saat membayangkan wajah De yang suka marah-marah padanya. "Om Dokter lucu yah kalau lagi marah, kayak singa yang ada di kebun binatang. Udah gitu badannya banyak bulunya, mirip gorila."
Cyara terkekeh geli sambil mengganti pakaiannya dengan baju tidur. Gadis cantik itu melepaskan braa mungil yang memiliki ukuran tak seberapa. Sebab ia selalu melakukan hal tersebut agar tidurnya terasa nyaman.
Hingga tanpa menunggu lama, Cyara sudah terlelap dan masuk ke alam bawah sadar. Ada sunggingan kecil di bibirnya yang mungil, seolah memberikan tanda bahwa ia tengah mimpi indah.
***
Di mansion keluarga Tan.
Semua keluarga sedang menikmati makan malam. Akibat datang sedikit terlambat, De dan Bee tak sempat mandi terlebih dahulu. Mereka langsung bergabung dengan keluarga besarnya, di meja panjang yang berisi banyak makanan.
"Mom, Daddy benar-benar tidak turun?" tanya Bee, melihat kursi sang ayah yang tampak kosong. Dari kemarin Ken selalu seperti itu, sebab ia tak dapat menahan rasa mualnya saat menghirup aroma nasi dan aroma-aroma yang lainnya. Kecuali satu, aroma tubuh Zoya.
"Kalian tahu sendiri, Daddy tidak bisa mencium bau yang aneh-aneh," jawab Zoya setelah menyelesaikan kunyahannya.
Seperti awal kehamilan si kembar ABCDE, Ken pun kembali mengalami kehamilan simpatik. Di usianya yang sudah kepala enam, dia harus merasakan trimester pertama istrinya dengan susah payah.
"Lalu apa Daddy tidak makan?" timpal Choco yang ikut merasa aneh pula dengan gejala kehamilan yang dirasakan oleh ibu dan kakak iparnya, kenapa bisa berbeda-beda.
Lihat Aneeq! Dia malah tampak baik-baik saja. Tidak seperti sang ayah yang sepanjang hari harus muntah-muntah.
"Iya makan, tapi Daddy selalu pilih-pilih," jawab Zoya, dia pun ikut merasa kasihan sebenarnya. Namun, apa mau dikata, kalau Ken pun harus menanggung gejala kehamilan yang dialaminya.
"De, kamu tidak punya solusinya apa? Walaupun menyebalkan, tetap saja aku merasa kasihan," ucap Bee bertanya pada De yang berprofesi sebagai dokter, tetapi yang ditanya malah diam saja.
Karena dari tadi De terlihat melamun sambil mengunyah makanannya pelan-pelan. Dan hal tersebut membuat semua orang merasa heran, ada apa dengan pria berjambang lebat itu, tidak biasanya sampai melamun di meja makan, dan mengabaikan semua orang.
"Heh, De!" sentak Choco sambil mengibaskan tangan di depan wajah saudara kembarnya. De langsung berjengit dan hampir saja tersedak, dia menatap semua orang yang mengarahkan pandangan mata ke arah dirinya.
Termasuk bocah tampan bernama Ziel—anak pertama dari kakak sulungnya.
"Uncle De kenapa? Lagi jatuh cinta yah?" tebak Ziel dengan senyum penuh rona.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 165 Episodes
Comments
Hariyanti
ziel....benar banget.....🥰🥰
2025-02-24
0
aphrodite
tua y udah wayah punya cucu
2024-10-11
0
Sintia Dewi
udh punya cucu tp neneknya hamil lg/Panic/, gk kebayang anaknyq msih bocil tp udh dipanggil om/tante sama cucunya/Joyful/
2024-08-12
0