Maryam bersama dengan Ayin masuk ke dalam restoran,dimana restoran itu tersedia semua makanan khas Indonesia,dan Alex sengaja memilih tempat itu agar Maryam tidak mengeluh lagi dengan makanan yang ia dapat.
Dari sayur soto dan juga ayam bakar serta daging rendang,semua tersedia diatas meja mereka.
"Maryam makan lah!"
Ujar Ayin,menyodorkan piring nasi kepada Maryam.
"Kamu tidak makan?"
Maryam melihat Ayin yang tidak mengambil nasi.
"Saya tidak terbiasa dengan khas Indonesia,Kami akan makan saat tiba di tempat tujuan !"
Pungkas Ayin,benar saja hanya di meja Maryam yang terdapat beberapa makanan,namun di atas meja Alex hanya ada kopi dan minuman lain nya.
'Tidak terbiasa,Alex orang Indonesia,kenapa ia juga tidak makan '
Maryam menatap ke arah Alex,begitu tiba Alex melirik nya Maryam segera berpaling.
"Maaf saya duluan !"
Ujar Maryam,meletakan nasi di atas piring nya,Ayin mengangguk ia hanya memesan segelas kopi pahit saja.
"Bismillahhirrahmannirrahim,
اللَّهُمَّ بارِكْ لَنا فِيما رَزَقْتَنا وَقِنا عَذَابَ النَّارِ
Maryam segera melahap nasi dengan menggunakan sendok,agar tidak membuat ia repot,Alex secara diam-diam memperhatikan gerak gerik Maryam,nasi berdoa hingga wanita itu menghabiskan nasi nya.
Tanpa sadar Alex tersenyum.
"Heeh!"
"Ada apa ?Tuan,Anda tersenyum ?"
Ujar Caston,yang sudah jarang melihat Alex tersenyum,bahkan hampir tidak pernah melihat.
Mendengar pertanyaan Caston,Alex langsung menatap nya dengan tajam.
"Caston,katakan pada Mereka,apa Mereka telah selesai,kalau sudah Kita akan segera pergi,sebentar lagi malam !"
Tegas Alex,Caston segera berdiri,dan berjalan ke arah meja Maryam dan Ayin.
"Wanita-wanita,apa kalian telah selesai mengisi perut ?"
Tanya Caston.
"Alhamdulillah sudah!"
Jawab Maryam,Caston menghela nafas nya lalu menatap Ayin,menyuruh mereka segera keluar.
Sementara Caston kembali ke meja Alex,Maryam dan Ayin segera keluar dari restoran,Ayin menunggu Alex di depan mobil.
"Ayin Kamu satu mobil dengan Maryam,Saya akan ikut Caston !"
"Tuan,apa tidak apa-apa?"
"Ini perintah,segera masuk mobil!"
"Baik Tuan !"
Ceklek !
Ayin segera masuk,Maryam menatap nya heran.
"Loh,Kamu?"
Maryam menatap ke arah Ayin yang masuk ke dalam mobil Alex.
"Kenapa?Kamu kecewa?"
Sindir Ayin.
"Enggak lah,itu lebih bagus!"
Ketus Maryam,lalu memperbaiki cara duduk nya,mereka langsung melanjutkan perjalanan nya.
"Masih lama gak?"
Tanya Maryam,yang kini perjalanan mereka sudah begitu larut malam.
"Sebentar lagi,kalau ngantuk,tidur saja,sampai di tempat penginapan Aku bangunin !"
Ujar Ayin.
Maryam mengangguk nya,lalu ia memejamkan mata nya sambil berdoa dalam hati.
'Tidak salah,Tuan memperlakukan nya dengan segan,ia begitu sopan dan anggun,penampilan nya juga tidak menarik perhatian orang,sangat berbeda dengan Ku!'
Ayin menatap ke arah Maryam.
Belum sampai di tempat penginapan Alex,tiba-tiba mobil Alex yang berada di depan mereka berhenti,Ayin menoleh ke luar jendela.
"Masjid"Gumam Ayin.
Tok..tok..tok..
Caston mengetuk kaca pintu mobil.Ayin segera membuka pintu.
"Ada apa?apa terjadi sesuatu?"
Tanya Ayin,begitu turun.
"Tuan menyuruh Kita berhenti,coba tanya perempuan itu apa ia ingin sholat ?"
Caston melirik ke dalam mobil,
"Tunggu Aku panggilkan,Kamu kembali ke mobil saja,Aku akan menemani nya!"
"Oke!"
Caston segera pergi meninggalkan Ayin dan juga Maryam.
"Maryam,bangun..!"
Ayin menepuk pelan bahu Maryam.
"Haah!maaf!"
Lirih Maryam saat kaget,melihat Ayin membangunkan nya.
"Disini hanya ada satu masjid,Tuan Alex meminta Kamu untuk sholat dulu!"
Ujar Ayin,Maryam mengangguk nya.
"Biar Saya temani!"
"Tidak usah,biar Saya saja,kecuali Kamu mau sholat bersama dengan Saya?"
Ayin tertegun mendengar ucapan Maryam,ia terdiam,Maryam segera berjalan ke arah Masjid yang berada di depan nya.
Masjid yang begitu indah,tapi sayang berada di tempat yang jarang di datangi orang.
Dari dalam mobil,Alex melihat ke arah Maryam yang berjalan memasuki halaman masjid.Pria ini tiba-tiba turun dari mobil.
Ceklek !
"Tuan !"
Caston menunduk.
"Istirahat dulu sebentar,sambil menunggu Wanita itu beribadah!"
Tegas Alex,Caston terkejut,namun ia tidak berani membantah.
'Semenjak wanita itu datang Bos terlalu merendah diri!'
Caston menatap Alex yang berjalan kearah Masjid.
Alex duduk di bawah pohon rindang yang berada di halaman Masjid.
Alex menatap ke arah Masjid,entah sejak kapan ia telah meninggalkan Tuhannya,ia telah sibuk dengan urusan dunia hingga lupa urusan akhirat nya,Alex membuang puntung rokok nya.
Alex kembali mengeluarkan ponsel milik nya dan melihat jam,sudah sekitar pukul 2 malam,bahkan perjalanan mereka memakan waktu cukup banyak.
Maryam yang baru saja menyelesaikan kewajiban nya lalu keluar dari Masjid.Maryam tidak mengetahui adanya Alex di bawah pohon.
Dor..Dor..Dor..
"Aaahhhh!"
Teriak Maryam yang mendengar suara tembakan,Maryam terpaku,ia menatap ke arah depan di mana suara tembakan itu berasal,orang yang berada di dalam Masjid kembali bersembunyi.
"sial "
Gumam Alex mengeluarkan senjat* nya ia bersembunyi di belakang pohon,lalu melihat kearah Maryam yang sedang bingung.
"Masuk !"
Teriak Alex,menyuruh Maryam untuk masuk dalam Masjid,namun ia malah terlihat kaget dan syok,Maryam kembali pingsan.
Bugh!
"Sial!"
Umpat Alex lagi,yang melihat Maryam pingsan.
"Cepat lindungi Tuan Alex!"
Teriak Caston,
Ayin dan pengawal lain berlari masuk ke dalam Masjid,
Dor..Dor..Dor..
Mereka kembali melepaskan tembakan,dan membalas serangan musuh.
Tap..tap..tap..tap..tap..
Alex berlari ke arah Masjid dimana Maryam terjatuh.
Dor..
"Aaaggrh!"
Alex mengerang kesakitan saat lengan nya tertembak,Caston kaget.
Dor..Dor..
Dua orang yang tertinggal berhasil di lumpuhkan oleh Caston dan Ayin .
"Tuan,Anda tidak apa-apa?"
Tanya Caston,yang menghampiri Alex.
"Aku tidak apa-apa,Kita harus cepat pergi,seperti nya ada yang mengintai Kita!"
Tegas Alex,langsung mengendong tubuh Maryam ke dalam mobil.
Blam!
Ayin menutup kembali pintu mobil,Mereka semua segera pergi meninggalkan tempat itu.
Kini Ayin dan Alex,serta Maryam dalam satu mobil.
"Tuan,Anda tertembak?"
Ayin melihat jaket milik Alex yang sobek mengenai peluru.
"Saya tidak apa-apa ?coba bangunin perempuan itu!"
Pinta Alex,Ayin mengangguk nya,namun Maryam tidak merespon.
"Tuan,mungkin ia syok,seperti saat di Menara !"
"Bisa jadi!"
"Kenapa tidak menggunakan pesawat untuk perjalanan kali ini,mengendarai mobil cukup berbahaya bagi Kita!"
Pungkas Ayin,
"Saya tau yang terbaik untuk kehidupan Kita,berhenti mengeluh!"
Ayin terdiam,ia tidak dapat berkata-kata lagi.
"Apa Kita perlu berhenti dulu?"
"Tidak perlu,sebentar lagi akan dekat dengan vill marrot,Kita singgah disana !"
"Baik Tuan!"
Jawab pengawal yang sedang mengemudi.
"Aaahhhhh!"
Teriak Maryam,Alex menoleh kebelakang yang terkejut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 276 Episodes
Comments
Eli Elieboy Eboy
𝚞𝚍𝚑 𝟸𝚡 𝚕𝚘 𝚔𝚊𝚖𝚞 𝚙𝚒𝚗𝚐𝚜𝚊𝚗
𝚔𝚕𝚠 𝚢𝚐 𝚔𝚎 𝟹𝚡 𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚊𝚔𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚊𝚑 🤣🤣🤣
2024-08-03
0
Aqila N.L.
aduh.. Si Maryam pingsan mulu
2022-11-12
2
Kenzi Kenzi
tenang maryam,...ga ada kontak skin to skin koq....aman.....
bisa2 neng maryam trauma dgn suara dar der dor...dar der doe melulu......,
2022-10-26
0