BAB 6. TIPE SUAMI IDAMAN

Setelah 1 jam bergelut dengan pelajaran yang cukup menguras otak, akhirnya mata kuliah pun selesai. Satu persatu para mahasiswa meninggal kelas, beserta Noval, dosen yang menggantikan Diandra yang beralasan sedang ada keperluan penting.

Kini tinggal menyisakan Naura dan Lusi yang masih duduk melamun di kursinya. Naura mengambil ponselnya dari dalam tas, dia ingin mengirim pesan pada suaminya.

📨 'Mas udah makan belum?' Pesan terkirim.

Tak berapa lama, Wahyu membalas pesan istrinya.

📩 'Ini Mas lagi makan bareng teman kantor, istrinya Mas udah makan belum😍

Naura tersenyum membaca pesan balasan dari suaminya, apalagi dengan emoticon yang membuat Naura merasa berbunga-bunga. Naura pun membalas pesan suaminya lagi.

📨 'Mata kuliah baru aja selesai, bentar lagi ke kantin, makan. Mas jangan lupa shalat ya, bentar lagi masuk waktu Dzuhur loh. Paling jam 2 nanti aku sudah pulang, Mas mau dimasakin apa? ' Pesan terkirim.

Tak berapa lama, pesan balasan dari Wahyu pun masuk lagi, Naura berbalas pesan sama suaminya, dengan raut wajah yang bahagia. Menurutnya ini ajaib sekali, baru kemarin dia menikah dengan Wahyu, dan belum lama juga dia kenal dengan suaminya itu sebelum menikah, tapi dia dan Wahyu sudah sangat akrab tanpa ada rasa canggung lagi di antara mereka berdua.

📩 '*Siap istriku sayang 😘 Mas gak akan lupa shalat kok, jadi udah gak sabar pengen shalat bareng kamu.🤗 Apapun yang kamu masak, Mas pasti makan, masakan kamu pasti enak.🥰 Oh ya pulang nya nanti hati-hati ya, Mas pulang mungkin jam 5, maaf ya Mas gak bisa jemput'

📨 'Iya Mas, gak apa-apa, nanti aku pulang nya naik Taksi aja'

📩 'Kalo bisa pilih Taksi yang supirnya kakek-kakek atau perempuan, jangan naik Taksi yang supir nya cowok yang masih muda apalagi ganteng, nanti Mas cemburu loh 🙄

Naura tertawa membaca pesan balasan dari suaminya, tapi dia senang, suaminya itu mulai posesif dengannya yang artinya Wahyu mulai perhatian padanya. Naura menekan profil suaminya dan menampilkan foto Wahyu yang terlihat sangat tampan dengan balutan kemeja putih serta jas hitam.

"Kamu benar-benar tipe suami idaman, Mas" tanpa sadar, Naura memuji suaminya itu. Senyumnya sedari tadi tak pernah pudar, dia benar-benar bahagia saat ini. Dalam sehari, Wahyu mampu mengobrak-abrik hatinya.

Apakah saat ini dia sedang jatuh cinta dengan suaminya? Entahlah, Naura sama sekali belum pernah jatuh cinta kepada lelaki mana pun selain ayahnya. Jadi dia sendiri tidak tahu apa yang sedang dirasakannya saat ini, cinta atau bukan yang dia tahu dia sangat bahagia saat ini, dalam sehari Wahyu mampu memberi kenyamanan padanya.

Setelah selesai berbalas pesan dengan Wahyu. Naura memasukkan ponselnya ke dalam tas dan bersiap untuk ke kantin, perutnya sudah sangat keroncongan, cacing cacing didalam perutnya sudah konser meminta diisi makanan.

Saat Naura juga akan keluar dari kelas, dia melihat Lusi yang masih tampak melamun di kursi nya. Naura pun menghampiri temannya itu.

"Lusi, kenapa sih? dari tadi aku perhatiin kamu melamun terus"

Lusi yang tekejut karena Naura menepuk bahunya, seketika gelagapan dan membuat beberapa bukunya yang masih terletak di atas meja, jatuh ke lantai.

"Lusi, kamu kenapa sih, kok hari ini aku perhatikan kamu aneh banget, kamu sakit?"

'Ya ampun, aku ini kenapa sih? ini masalah rumah tangga nya Naura kok malah aku yang jadi kepikiran gini ya'

"Eh, gak apa-apa kok, Naura. Kita ke kantin yuk, aku udah laparr banget nih" kata Lusi, dia berusaha menghindari pertanyaan Naura yang bisa saja membuatnya kelepasan bicara, alias keceplosan.

..._____________...

"Wahyu, lagi chat-an sama siapa sih? Kayaknya seru banget, sampai kamu senyum-senyum gitu?" Tanya Diandra, dia sedari tadi memperhatikan Wahyu yang sibuk dengan ponselnya, sementara makanan yang sudah di pesan belum Wahyu sentuh sedikitpun.

"Eh iya, oh ini lagi bales chat dari temen-temen Kantor yang pada ucapin selamat atas pernikahan aku" Jawab Wahyu, lalu kembali fokus pada ponselnya.

"Oh, kirain chat sama istri kamu sampai senyum-senyum gitu, aku cemburu loh" Ujar Diandra, dia berhenti makan kemudian mengelap bibirnya dari sisa-sisa makanan yang menempel, menggunakan tisu.

"Kamu dari tadi belum nyentuh makanan kamu loh, Wahyu. Makan dulu gih, chat teman-teman kamu biar aku yang balas" Diandra Hendak mengambil ponsel Wahyu, tapi Wahyu segera memasukkan ponselnya ke dalam saku jas nya.

"Eh gak usah, aku udah selesai kok Chat nya, sekarang ayo lanjut makan" Kilah Wahyu, dia tidak ingin Diandra tahu kalau sebenarnya dari tadi dia chatan bersama Naura, karena Diandra pasti akan salah paham padanya.

'Maaf Diandra, lebih baik kamu tidak usah tahu bagaimana hubungan ku dengan Naura, kamu akan sakit hati kalau tahu aku memperlakukan Naura dengan sangat baik. Dan untuk kamu Naura, Mas sangat minta maaf karena perlakuan Mas ke kamu itu tidak seindah yang kamu bayangkan. Mas sedang menjaga hati seseorang yang Mas cintai, dan tentunya Mas juga akan menjaga perasaan kamu sebagai istrinya Mas. Sekali lagi maaf'

"Ya udah kamu makan ya, dari tadi kamu belum makan loh, aku suapin ya" Baru saja satu suapan yang masuk ke mulut Wahyu, terdengar suara Azan, Wahyu bergegas minum kemudian mengelap bibirnya dengan tisu.

"Diandra, kamu tunggu disini aja ya, aku mau shalat dulu sebentar" Diandra pun mengangguk, kemudian Wahyu beranjak dari tempat duduknya lalu pergi ke ruangan yang sudah disediakan untuk shalat didalam Mall tersebut.

Setelah selesai shalat Wahyu masih duduk bersimpuh di atas sajadah nya. Dia memohon ampun pada yang maha Esa karena sudah mempermainkan hati seorang gadis sebaik Naura.

Sebenarnya dia tidak ingin seperti ini, namun apa boleh buat, dari awal dia tidak berani menolak perjodohan nya karena itu pasti akan menyakiti hati kedua orangtuanya sementara Wahyu tidak ingin sampai melukai perasaan dua paruh baya yang sudah dengan bersusah payah membesarkan nya.

Tapi, disisi lain Wahyu sangat mencintai Diandra, kekasih nya sejak masa SMA. Pernikahannya dengan Naura, itu tidak bisa membuatnya melupakan begitu saja waktu 7 tahun kebersamaannya dengan Diandra hingga sekarang.

...______________...

Naura telah sampai dirumah, lebih tepatnya dirumah suaminya. Dirumah ini dia akan memulai kehidupan baru dengan gelar baru sebagai seorang istri.

Saat memasuki rumah, Naura disambut dengan hangat oleh keluarga suaminya, tak bisa dipungkiri Naura sangat bahagia memiliki keluarga baru yang menerimanya dengan sangat baik. Namun, saat melihat kedua orangtua nya yang bersiap-siap akan pulang, seketika cairan bening itu lolos begitu saja mengalir di pipinya.

Walaupun tinggal di satu kota, tapi tetap saja Naura bersedih karena tidak bisa tinggal serumah lagi dengan kedua orangtuanya.

Bu Winda yang mengerti dengan perasaan menantunya, dia pun mendekati menantunya itu kemudian memeluknya. Sebagai seorang wanita dan seorang istri, tentu bu Winda tahu apa yang dirasakan oleh Naura saat ini, karena dulu Bu Winda juga pernah merasakannya sebagai seorang menantu.

Terpopuler

Comments

Ⓤ︎Ⓝ︎Ⓨ︎Ⓘ︎Ⓛ︎

Ⓤ︎Ⓝ︎Ⓨ︎Ⓘ︎Ⓛ︎

itu bukan menjaga perasaan wahyuu....

malah nyakitin dua duanya begitu lama.....

ibarat org jatuh itu berulang2 jd trauma...

klo jatuh sekali kan besok2 bisa lebih hati2..
jadi ambil sikap tegas dong Yuh wahyu

2023-10-03

0

fitriani

fitriani

wahyu aneh rajin shalat tapi kelakuannya gitu😏😏😏😏

2022-12-12

1

Nurlinda

Nurlinda

maaf kak, ini gak sempat periksa, nanti aku revisi

2022-10-01

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. MENIKAH KARENA PERJODOHAN
2 BAB 2. GAGAL MALAM PERTAMA
3 BAB 3. SIAPA YANG MENELPON?
4 BAB 4. BERBOHONG
5 BAB 5. KECURIGAAN LUSI
6 BAB 6. TIPE SUAMI IDAMAN
7 BAB 7. MASAKAN PERTAMA UNTUK SUAMI
8 BAB 8. MERASA MALU KARENA BERBOHONG
9 BAB 9. SHALAT BERSAMA
10 BAB 10. SEDIKIT EGOIS
11 BAB 11. MALAM YANG MENGESANKAN (NAURA&WAHYU)
12 BAB 12. SETANGKAI BUNGA YANG LAYU
13 BAB 13. WAHYU DAN NAURA
14 BAB 14. BAGAIMANA HARUS MENYIKAPI?
15 BAB 15. BANGKA BELITUNG
16 BAB 16. BANGKA BELITUNG 2
17 BAB 17. MEMAR
18 BAB 18. PULANG
19 BAB 19. BERDUKA
20 BAB 20. GAK PUNYA MANTAN
21 BAB 21. FAKTA MENYAKITKAN
22 BAB 22. SAMA-SAMA TERSAKITI
23 BAB 23. AKU MENUNGGU GUGATAN MU, MAS
24 BAB 24. KITA BERTIGA BISA BERSAMA
25 BAB 25. TIDAK AKAN ADA LAGI AIR MATA
26 BAB 26. KAMU JAHAT, MAS
27 BAB 27. MUNGKINKAH?
28 BAB 28. BOHONG!
29 BAB 29. TERCYDUK
30 BAB 30. SATU TAHUN LALU...
31 BAB 31. TEMAN RASA SAUDARA
32 BAB 32. NAURA JADI DOYAN MAKAN
33 BAB 33. SESEORANG YANG DISUKAI NOVAL
34 BAB 34. TIDAK BISA TIDUR
35 BAB 35. BERBEDA DARI BIASANYA
36 BAB 36. TEMAN LAMA
37 BAB 37. JANJI NAURA
38 BAB 38. SEPERTI AWAN
39 BAB 39. HAMPIR MENABRAK
40 BAB 40. KANTOR PENGADILAN AGAMA
41 BAB 41. PERGI
42 BAB 42. BERASA BALIK JADI GADIS LAGI
43 BAB 43. RUMAH SAKIT
44 BAB 44. KEKESALAN BAYU
45 BAB 45. PERMINTAAN WAHYU
46 BAB 46. MENANDATANGANI SURAT CERAI
47 BAB 47. BERTEMU LAGI
48 BAB 48. PENYESALAN PAK AGUNG
49 BAB 49. MENUJU CAFE
50 BAB 50. APAKAH DIA SUDAH MEMILIKI KEKASIH?
51 BAB 51. KERESAHAN BAYU
52 BAB 52. TIBA-TIBA PENGEN MAKAN ICE CREAM
53 BAB 53. BERANGKAT KE PALEMBANG
54 BAB 54. KEBIMBANGAN WAHYU
55 BAB 55. SERENTETAN PESAN SINGKAT
56 BAB 56. KECELAKAAN
57 BAB 57. KEGUGURAN
58 BAB 58. PERASAAN BAYU
59 BAB 59. BERUSAHA UNTUK IKHLAS
60 BAB 60. BAYU MEMASAK
61 BAB 61. DUA TEMPAT BERBEDA
62 BAB 62. KEJAHILAN BAYU
63 BAB 63. BERAKHIRNYA HUBUNGAN
64 BAB 64. MEMBORONG BUNGA
65 BAB 65. MAMA WINDA SAKIT
66 BAB 66. USAHA
67 BAB 67. UNGKAPAN
68 BAB 68. RENUNGAN TIGA HATI
69 BAB 69. RENCANA PERNIKAHAN
70 BAB 70. KERESAHAN DIANDRA
71 BAB 71. TELEPON DARI LUSI
72 BAB 72. LEMBUR
73 BAB 73. LEPASKAN DIA!
74 BAB 74. BAYU VS WAHYU
75 BAB 75. TEGANG
76 BAB 76. MEMINTA PENJELASAN
77 BAB 77. KECEWA
78 BAB 78. BELENGGU CINTA SEPASANG KEKASIH
79 BAB 79. TIDAK AKAN MENYESAL
80 BAB 80. MENGEMBALIKAN SEPERTI SEMULA
81 BAB 81. HILANG
82 BAB 82. DI CULIK
83 BAB 83. TERTANGKAP
84 BAB 84. MENJADI TAHANAN
85 BAB 85. BUKAN SOAL CINTA
86 BAB 86. APA DIA AKAN MEMAAFKAN AKU?
87 BAB 87. HANYA SEBUAH ANDAI
88 BAB 88. PEMANDANGAN MENYESAKKAN DADA
89 BAB 89. ADA APA?
90 BAB 90. SALAH PAHAM
91 BAB 91. TUGAS UNTUK ANDI
92 BAB 92. FOTO
93 BAB 93. OBROLAN KAKAK ADIK
94 BAB 94. KEMBALI KE JAKARTA
95 BAB 95. BERKAH DARI KEJUJURAN
96 BAB 96. RUMAH UNTUK NAURA
97 BAB 97. TAPI, KAMU PERNAH MENGANDUNG ANAKKU
98 BAB 98. LAMARAN
99 BAB 99. MASA, CALON ISTRINYA JANDA
100 BAB 100. GARA-GARA UNDANGAN
101 BAB 101. SEPERTI NYATA
102 BAB 102. TIGA LAKI-LAKI
103 BAB 103. SEANDAINYA WAKTU DAPAT DIPUTAR
104 BAB 104. ORIGINAL
105 BAB 105. JANGAN MENANGIS LAGI
106 BAB 106. PETUAH BU LASTRI
107 BAB 107. BISA GILA!
108 BAB 108. SEMUANYA SUDAH BERAKHIR
109 BAB 109. DASAR BUCIN!
110 BAB 110. MENGHAPUS FOTO PERNIKAHAN
111 BAB 111. RENITA
112 BAB 112. MIMPI ITU LAGI
113 BAB 113. SIAPA YANG DATANG?
114 BAB 114. BAYU PINGSAN
115 BAB 115. MENUNDA PERNIKAHAN
116 BAB 116. TANGIS PILU
117 BAB 117. TAK MENYANGKA
118 BAB 118. LIMA TAHUN KEMUDIAN
119 BAB 119. RAYAN, PAPA PULANG
120 BAB 120. MAKANAN PEMBUKA
121 BAB 121. SALAM UNTUK RAYAN.
122 BAB 122. PERISTIWA LIMA TAHUN LALU
123 BAB 123. CERITA LIMA TAHUN LALU
124 BAB 124. PENGEN PUNYA ANAK LAGI.
125 BAB 125. BAHAGIA
126 BAB 126. INGIN PULANG
127 pengumuman publish karya baru
128 PULANG
129 KEMBALI DEMI SEBUAH MISI
130 PERTANYAAN MELANI
131 BERKUNJUNG
132 ISTANA RAYAN
133 AKHIR SEBUAH CERITA. (end)
134 pengumuman karya baru
135 PROMOSI KARYA BARU
136 KARYA BARU
137 Promosi "KETULUSAN CINTA SEORANG ISTRI"
138 PUBLISH ULANG
139 KARYA BARU!
140 PROMOSI= REVENGE MARRIAGE
141 UPDATE KARYA BARU
142 KARYA BARU [MUTIARA HITAM]
143 KARYA BARU
144 RAHASIA HATI
Episodes

Updated 144 Episodes

1
BAB 1. MENIKAH KARENA PERJODOHAN
2
BAB 2. GAGAL MALAM PERTAMA
3
BAB 3. SIAPA YANG MENELPON?
4
BAB 4. BERBOHONG
5
BAB 5. KECURIGAAN LUSI
6
BAB 6. TIPE SUAMI IDAMAN
7
BAB 7. MASAKAN PERTAMA UNTUK SUAMI
8
BAB 8. MERASA MALU KARENA BERBOHONG
9
BAB 9. SHALAT BERSAMA
10
BAB 10. SEDIKIT EGOIS
11
BAB 11. MALAM YANG MENGESANKAN (NAURA&WAHYU)
12
BAB 12. SETANGKAI BUNGA YANG LAYU
13
BAB 13. WAHYU DAN NAURA
14
BAB 14. BAGAIMANA HARUS MENYIKAPI?
15
BAB 15. BANGKA BELITUNG
16
BAB 16. BANGKA BELITUNG 2
17
BAB 17. MEMAR
18
BAB 18. PULANG
19
BAB 19. BERDUKA
20
BAB 20. GAK PUNYA MANTAN
21
BAB 21. FAKTA MENYAKITKAN
22
BAB 22. SAMA-SAMA TERSAKITI
23
BAB 23. AKU MENUNGGU GUGATAN MU, MAS
24
BAB 24. KITA BERTIGA BISA BERSAMA
25
BAB 25. TIDAK AKAN ADA LAGI AIR MATA
26
BAB 26. KAMU JAHAT, MAS
27
BAB 27. MUNGKINKAH?
28
BAB 28. BOHONG!
29
BAB 29. TERCYDUK
30
BAB 30. SATU TAHUN LALU...
31
BAB 31. TEMAN RASA SAUDARA
32
BAB 32. NAURA JADI DOYAN MAKAN
33
BAB 33. SESEORANG YANG DISUKAI NOVAL
34
BAB 34. TIDAK BISA TIDUR
35
BAB 35. BERBEDA DARI BIASANYA
36
BAB 36. TEMAN LAMA
37
BAB 37. JANJI NAURA
38
BAB 38. SEPERTI AWAN
39
BAB 39. HAMPIR MENABRAK
40
BAB 40. KANTOR PENGADILAN AGAMA
41
BAB 41. PERGI
42
BAB 42. BERASA BALIK JADI GADIS LAGI
43
BAB 43. RUMAH SAKIT
44
BAB 44. KEKESALAN BAYU
45
BAB 45. PERMINTAAN WAHYU
46
BAB 46. MENANDATANGANI SURAT CERAI
47
BAB 47. BERTEMU LAGI
48
BAB 48. PENYESALAN PAK AGUNG
49
BAB 49. MENUJU CAFE
50
BAB 50. APAKAH DIA SUDAH MEMILIKI KEKASIH?
51
BAB 51. KERESAHAN BAYU
52
BAB 52. TIBA-TIBA PENGEN MAKAN ICE CREAM
53
BAB 53. BERANGKAT KE PALEMBANG
54
BAB 54. KEBIMBANGAN WAHYU
55
BAB 55. SERENTETAN PESAN SINGKAT
56
BAB 56. KECELAKAAN
57
BAB 57. KEGUGURAN
58
BAB 58. PERASAAN BAYU
59
BAB 59. BERUSAHA UNTUK IKHLAS
60
BAB 60. BAYU MEMASAK
61
BAB 61. DUA TEMPAT BERBEDA
62
BAB 62. KEJAHILAN BAYU
63
BAB 63. BERAKHIRNYA HUBUNGAN
64
BAB 64. MEMBORONG BUNGA
65
BAB 65. MAMA WINDA SAKIT
66
BAB 66. USAHA
67
BAB 67. UNGKAPAN
68
BAB 68. RENUNGAN TIGA HATI
69
BAB 69. RENCANA PERNIKAHAN
70
BAB 70. KERESAHAN DIANDRA
71
BAB 71. TELEPON DARI LUSI
72
BAB 72. LEMBUR
73
BAB 73. LEPASKAN DIA!
74
BAB 74. BAYU VS WAHYU
75
BAB 75. TEGANG
76
BAB 76. MEMINTA PENJELASAN
77
BAB 77. KECEWA
78
BAB 78. BELENGGU CINTA SEPASANG KEKASIH
79
BAB 79. TIDAK AKAN MENYESAL
80
BAB 80. MENGEMBALIKAN SEPERTI SEMULA
81
BAB 81. HILANG
82
BAB 82. DI CULIK
83
BAB 83. TERTANGKAP
84
BAB 84. MENJADI TAHANAN
85
BAB 85. BUKAN SOAL CINTA
86
BAB 86. APA DIA AKAN MEMAAFKAN AKU?
87
BAB 87. HANYA SEBUAH ANDAI
88
BAB 88. PEMANDANGAN MENYESAKKAN DADA
89
BAB 89. ADA APA?
90
BAB 90. SALAH PAHAM
91
BAB 91. TUGAS UNTUK ANDI
92
BAB 92. FOTO
93
BAB 93. OBROLAN KAKAK ADIK
94
BAB 94. KEMBALI KE JAKARTA
95
BAB 95. BERKAH DARI KEJUJURAN
96
BAB 96. RUMAH UNTUK NAURA
97
BAB 97. TAPI, KAMU PERNAH MENGANDUNG ANAKKU
98
BAB 98. LAMARAN
99
BAB 99. MASA, CALON ISTRINYA JANDA
100
BAB 100. GARA-GARA UNDANGAN
101
BAB 101. SEPERTI NYATA
102
BAB 102. TIGA LAKI-LAKI
103
BAB 103. SEANDAINYA WAKTU DAPAT DIPUTAR
104
BAB 104. ORIGINAL
105
BAB 105. JANGAN MENANGIS LAGI
106
BAB 106. PETUAH BU LASTRI
107
BAB 107. BISA GILA!
108
BAB 108. SEMUANYA SUDAH BERAKHIR
109
BAB 109. DASAR BUCIN!
110
BAB 110. MENGHAPUS FOTO PERNIKAHAN
111
BAB 111. RENITA
112
BAB 112. MIMPI ITU LAGI
113
BAB 113. SIAPA YANG DATANG?
114
BAB 114. BAYU PINGSAN
115
BAB 115. MENUNDA PERNIKAHAN
116
BAB 116. TANGIS PILU
117
BAB 117. TAK MENYANGKA
118
BAB 118. LIMA TAHUN KEMUDIAN
119
BAB 119. RAYAN, PAPA PULANG
120
BAB 120. MAKANAN PEMBUKA
121
BAB 121. SALAM UNTUK RAYAN.
122
BAB 122. PERISTIWA LIMA TAHUN LALU
123
BAB 123. CERITA LIMA TAHUN LALU
124
BAB 124. PENGEN PUNYA ANAK LAGI.
125
BAB 125. BAHAGIA
126
BAB 126. INGIN PULANG
127
pengumuman publish karya baru
128
PULANG
129
KEMBALI DEMI SEBUAH MISI
130
PERTANYAAN MELANI
131
BERKUNJUNG
132
ISTANA RAYAN
133
AKHIR SEBUAH CERITA. (end)
134
pengumuman karya baru
135
PROMOSI KARYA BARU
136
KARYA BARU
137
Promosi "KETULUSAN CINTA SEORANG ISTRI"
138
PUBLISH ULANG
139
KARYA BARU!
140
PROMOSI= REVENGE MARRIAGE
141
UPDATE KARYA BARU
142
KARYA BARU [MUTIARA HITAM]
143
KARYA BARU
144
RAHASIA HATI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!