"Apa kamu kenal dengan Reynal?" tanya Om Yogi membuat Bella mengernyitkan dahinya.
"Siapa Reynal, Om? Apa dia orang penting yang harus aku ingat?"
Bukan menjawab melainkan Bella malah bertanya balik. Wanita mungil itu memiringkan kepalanya menatap polos wajah tampan paman nya.
Mendengarnya Om Yogi merasa tenang hatinya karena apa yang telah ia lakukan tidak sia-sia. Dia menyuruh dokter psikolog untuk membuat Bella melupakan Reynal.
Ditambah dengan penyakit Bella kanker otak membuat hal itu sangatlah mudah karena wanita itu sering melakukan kemoterapi, sehingga membuat ingatan nya melemah.
"Tidak! Dia bukan siapa-siapa kamu. Reynal itu hanya nama anj*ng liar yang pernah kamu pelihara terus Om bunuh pakai racun s*anida karena dia udah gigit kamu!" jelas Om Yogi dengan nada dingin.
Tatapan pria itu menunjukkan kemarahan yang amat besar membuat Bella merasa bingung.
"Entahlah, Om. Aku gak ingat apa-apa! Cuma ingat wajah keluarga kita aja. Yang lainnya enggak!" jawab Bella dengan nada lirih.
Kesulitan Bella saat ini adalah mengenali keluarganya sendiri. Bahkan, kenangan masa kecilnya semua samar-samar dalam ingatan nya.
Saat Bella berusaha mengingat masa lalu nya, kepalanya langsung sakit dan dokter mengatakan itu efek dari kemoterapi yang ia jalani selama dua tahun belakangan.
"Enggak apa-apa! Nanti saat kita pulang ke Indonesia pasti kamu bakal ingat mereka semua!" ucap Om Yogi berusaha menenangkan hati Bella.
Wanita cantik itu tersenyum senang. Hari ini adalah hari kepulangan Bella dari Dubai ke Indonesia.
Selama ini Om Yogi membawa pergi Bella ke Dubai. Dia yang merawat wanita itu dengan baik. Sedangkan anak Bella yang sudah lahir berada di Indonesia.
Orang tua Bella yang merawatnya selama ini.
Saat tiba di Bandara Soekarno Hatta. Bella tersenyum senang karena akhirnya ia menginjakkan kakinya lagi di tanah kelahirannya.
"Bella!" teriak Brayen dan Bryan serempak saat melihat adik mereka itu.
Bella yang melihatnya pun tersenyum senang. Dia meninggalkan Om Yogi lalu berlari memeluk erat tubuh kedua kakak kembarnya.
"Huwaaa … aku rindu … hiks! Aku kira dulu kita akan bertemu di surga, ternyata …"
"Di neraka!" sambung Brayen membuat Bella langsung mencubit pinggang kakaknya itu.
Auchh.
"Di dunia, Bang! Bukan di neraka!" ketus Bella dengan nada kesal.
Wanita itu mengerucutkan bibirnya. Brayen dan Bryan merasa sangat senang karena adik mereka telah sembuh.
Bryan membelai pipi Bella lembut, lalu dia mengelus rambut Bella yang sudah tumbuh. Dia merasa senang karena akhirnya Bella tak lagi botak karena penyakitnya telah sembuh.
Seluruh keluarga besar Bella saat melihat keadaan Bella di awal-awal masa pengobatan sangatlah sedih. Tubuhnya kurus, pipinya tirus dan lingkaran hitam dibawah mata. Apalagi rambutnya yang sudah banyak rontok.
"Hai, Om! How are you!" Brayen meninju bahu Om Yogi gemas karena tubuh pamannya itu sangatlah kekar meski sudah tua.
"Berhenti menggelitik, Om. Sebelum Om patahkan tanganmu!" ujar Om Yogi dengan nada dingin membuat Brayen dan Bryan berdecih.
"Cih … selalu begitu! Giliran keponakan cowok yang bercanda gak bisa. Giliran keponakan cewek, jangankan bercanda. Peluk dan cium pun di kasih! Ck … dasar pedofil pilih kasih!" celetuk Brayen membuat Om Yogi melotot ke arahnya.
"Kamu!"
"Udah, Om. Jangan cepat marah nanti cepat tua. Lebih baik kita pulang karena aku udah rindu banget sama Mama dan Papa!" lerai Bella membuat Om Yogi menghela nafas berat.
Mereka semua pun pulang ke mension Lubis. Sedangkan di tempat lain, seorang pria tampan terkejut dengan wajah berbinar ketika mendapatkan laporan dari anak buahnya.
"Apa yang kamu katakan itu benar?" tanyanya dengan nada suara yang bergetar.
"Benar, Tuan. Saya melihat istri Anda di Bandara Soekarno Hatta!"
Reynal menjatuhkan ponselnya. Dia tersenyum dengan mata yang berair.
"Tunggu aku, Bella! Aku akan minta maaf dan buat kamu kembali ke dalam pelukan aku!" gumam Reynal pelan penuh tekad.
*
*
*
Bersambung.
Maaf baru up, insya Allah awal bulan baru bisa crazy up 🌹🙏
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem aneuk Nanggroe Aceh ❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments
YuWie
malah bahaya klo lupa atau hilang ingatan sama si rey2 itu... terakhir kan si bel2 sdh sumpah tuh ke si rey jgn sampe luluh lho ya..biarkan rey2 ngenesss
2025-01-25
0
Dewa Rana
Bryan kan kalau dibaca brayen Thor. jadi si kembar brayen dan brayen 🤣
2024-08-30
0
Dewa Rana
maaf Thor, psikolog bukan dokter. kalau psikiater baru dokter
2024-08-30
0